Drs. I Gusti Ngurah Sura Ardana,M.Sn. .
Unknown Affiliation

Published : 63 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

INTERPRETASI FILM “MERANTAU” SUTRADARA GARETH EVANS DALAM KARYA ILUSTRASI UDIS SUANDI Suandi, Udis; I Nyoman Rediasa; I Gusti Ngurah Sura Ardana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i2.66018

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Interpretasi film merantau dalam karya ilustrasi Udis Suandi (1) Konsep interpretasi film pada karya ilustrasi, (2) proses pembuatan karya ilustrasi dari interpretasi film merantau, (3) Visual karya ilustrasi dari menginterpretasi film merantau. Jenis penelitian ini adalah metode Practice-Based Research (PBR) atau penelitian berbasis praktik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, dan dokumentasi. Setelah pengumpulan data kemudian direduksi data, penyajian data, dan kesimpulan sehingga hasil dari analisis data digunakan sebagai dasar untuk membuat karya ilustrasi yang menginterpretasikan dari film tersebut. Karya ilustrasi yang dihasilkan menggabungkan elemen-elemen visual yang kuat dan simbolik yang mewakili tema dan pesan lain dari penulis terhadap film "Merantau". Selain itu visual karya dari interpretasi film merantau menjadi empat karya ilustrasi. Karya 1 berjudul (Ready), karya 2 (Difficult), Karya 3 (Fight), karya 4 (Eternal) dibarapkan juga dapat meningkatkan apresiasi terhadap film-film Indonesia dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan karya seni ilustrasi yang berhubungan dengan sinema dan memperkaya pemahaman terhadap representasi visual dalam konteks budaya lokal. Kata Kunci: interpretasi, film, "Merantau", karya ilustrasi, interpretasi visual
LUKISAN KOLASE DARI SAMPAH PLASTIK MADE AGUS JANARDANA DI DESA BUNGKULAN,KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG, BALI Setiawan, Kadek Rizky; Ardana, I Gusti Ngurah Sura; Koriawan, Gede Eka Harsana
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 13 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v13i3.73310

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan memiliki kreativitas yang tinggi, salah satunya adalah lukisan kolase dari bahan sampah plastik. Penelitian Lukisan kolase Dari Sampah Plastik Made Agus Janardana Di Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang (1) alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan lukisan wajah dari bahan sampah plastik, (2) proses pembuatan lukisan wajah dari bahan sampah plastik (3) mencari nilai estetika dalam lukisan kolase dari bahan sampah plastik didesa bungkulan, kecamatan sawan, buleleng, bali. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan metode, observasi, wawancara, dokumentasi. Penulis menggunakan metode penelitiaan berjenis metode penelitian deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini antara lain gunting, pisau/cutter, laptop, aplikasi photoshop. Dan bahan yang digunakan damlam pembuatan lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini adalah sampah plastik, lem fox, kertas, bingkai. Proses pembuatan lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini adalah diawali dengann desain wajah menggunakan aplikasi photoshop di dalam laptop, lalu dilanjutkan dengan mencetak desain dengan dua rangkap cetakan yang dibutuhkan. Setelah itu cetakan yang pertama digunakan sebagai mal dan cetakan yang kedua di jadikan sebagai media. Mal dipotong sesuai warna. Lalu dilanjutjan dengan pemilihan sampah plastik yang cocok dengan mal dan langsung dipotong sesuai mal. Setelah itu sampah yang telah dipotong di tempel dengan cetakan desain yang dijadikan media. Begitu seterusnya sampai seluruh desain tertutupi oleh sampah plastik. Nilai estetika dalam lukisan kolase dari bahan sampah plastik ini antara lain dari unsur titik, garis, ruang tekstur, warna, dan gelap terang. Kata kunci: kolase, sampah, plastik
SENI UKIR TUA DI DESA TEJAKULA Saputra, I Kadek Yudi; Sila, I Nyoman; Ardana, I Gusti Ngurah Sura
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v14i1.78048

Abstract

Ukiran tua di Desa Tejakula dapat dilihat pada bangunan Pura, Pura Dalem Kauh Desa Tejakula merupakan salah satu Pura dengan bangunan yang dihiasi ukiran tua. Pelinggih Padma, Pelinggih Piasan Singa Rata, dan pintu Candi Gelung merupakan bangunan dengan ukiran tua. Pelinggih Padma merupakan bangunan dengan ukiran berbahan batu padas sebagi bahan baku utamaya. Produksi dan pengrajin ukiran batu padas jarang ditemukan di Desa Tejakula. Pelinggih Piasan Singa Rata dan pintu Candi Gelung merupakan bangunan dengan ukiran yang menggunakan bahan kayu. Ukiran berhan kayu sangat dilestarikan di Desa Tejakula, produksi ukiran kayu banyak ditemukan di Desa Tejakula yang menjadikan pengrajin ukiran kayu sebagai pekerjaan yang diminati. Pelinggih Padma, Pelinggih Piasan Singa Rata, dan pintu Candi Gelung adalah bangunan dengan ukiran yang sudah ada sebelum ukiran berbahan pasir melela mulai diproduksi di Desa Tejakula tahun 1970-an, dengan demikian bangunan tersebut memiliki umur lebih dari 50. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan ukiran, motif ukiran tua, dan ciri khas ukiran tua di Desa Tejakula. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dipakai adalah teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan analisis domain dan analisis taksonomi. Hasil (1) penerapan ukiran tua dapat dijumpai khususnya pada Pura, berbahan batu padas dan kayu. (2) terdapat motif ganggongan, kakul-kakulan, mas-masan, kuta mesir, batu sari, patra sari, patra punggel, bun paye, bun sumangka, karakter tikus, macan, kambing, dan patung singa. (3) motif khas pada ukiran tua Tejakula berbahan batu padas dan kayu adalah motif bun paye dan bun sumangka. Kata-kata kunci: seni ukir, Desa Tejakula, motif hias
Co-Authors -, Hardiman ., Apriliya Saputra ., AVIF VIKRI ZAHIR IBRONI ., Dewa Made Johana ., I Kadek Joni Dwi Pranata ., I Kadek Susila Priangga ., I Komang Heri Diantara ., I Made Santika Putra ., I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si. ., I Wayan Sudiarta, S.Pd., M.Si. ., KADEK ANGGA HERIAWAN ., Komang Juliawan ., Kusyoman Widiat Permana ., MARGIA SASPINA ., Ni Putu Wikantariasih ., Putra Wali Aco Agus Sudarmawan Apriliya Saputra . AVIF VIKRI ZAHIR IBRONI . Dewa Made Johana . Dewi, Ni Wayan Erica Drs. I Gusti Nyoman Widnyana . Drs.Hardiman, M.Si. . Drs.Mursal . Gede Agus Wahyu Setia Yasa . Gede Eka Harsana Koriawan Gede Maha Semaya Bakti . Gede Nuarsana . Hardiman - I Dewa Gede Aristawan Gotama . I Dewa Gede Aristawan Gotama ., I Dewa Gede Aristawan Gotama I Gede Wahyu Awan Sunarwan . I Gede Wahyu Awan Sunarwan ., I Gede Wahyu Awan Sunarwan I Gusti Made Budiarta I Kadek Joni Dwi Pranata . I Kadek Susila Priangga . I Ketut Sudita I Komang Heri Diantara . I Made Diana Dwi Putra . I Made Diana Putra . I Made Santika Putra . I Nyoman Rediasa I Nyoman Rediasa, S.Sn, M,.Si. . I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si . I Nyoman Sila I Putu Suhartawan . I Wayan Sudiarta KADEK ANGGA HERIAWAN . Ketut Nala Hari Wardana Komang Juliawan . Kusyoman Widiat Permana . Langen Bronto Sutrisno Luh Suartini . M.Si ., I Nyoman Rediasa, S.Sn., M.Si M.Si. ., Drs.Hardiman, M.Si. MARGIA SASPINA . Muhammad Farhan Nugraha Ni Nyoman Sri Witari Ni Putu Wikantariasih . Ni Wayan Erica Dewi Niky Rohmatulloh . Pande Made Ari Sugitha . Puji Purnomo Suwandi . Putra Wali Aco . Sabarudin Indra Wijaya . Saputra, I Kadek Yudi Setiawan, Kadek Rizky Suandi, Udis UNDIKSHA . Voni Wijayanti Voni Wijayanti . Voni Wijayanti ., Voni Wijayanti Wijayanti, Voni Yulia Nurul Fatih