Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 107 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

pengembangan multimedia presentasi pembelajaran berorientasi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas V semester genap di SDN 2 Banjar Bali Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 ., Pramita Yuni Astari; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.194 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan prosedur pengembangan multimedia presentasi pembelajaran; 2) mengetahui validitas multimedia presentasi pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil review para ahli dan uji coba produk; 3) menguji efektivitas multimedia presentasi pembelajaran yang dikembangkan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 2 Banjar Bali. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pencatatan dokumen, kuesioner dan tes tertulis. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar pencatatan dokumen, kuesioner dan tes obyektif pilihan ganda. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) produk multimedia presentasi pembelajaran dikembangkan dengan model ADDIE melalui 5 tahapan (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi); 2) validitas multimedia presentasi pembelajaran menurut review para ahli diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari review ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, dan ahli desain pembelajaran berturut-turut yaitu 93,3%, 93,3% dan 92%. Berdasarkan uji coba produk juga diperoleh hasil sangat baik. Persentase tingkat pencapaian dari uji coba perorangan, kelompok kecil, dan lapangan berturut-turut yaitu 93,73%, 93,33% dan 92,4%. 3) efektivitas multimedia presentasi pembelajaran menunjukan thitung (11,285) > ttabel (2,042) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang menggunakan dengan siswa yang tidak menggunakan multimedia presentasi pembelajaran pada pelajaran IPA kelas V semester genap tahun pelajaran 2015/2016 di SDN 2 Banjar Bali. Ini berarti multimedia presentasi pembelajaran efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPA. Kata Kunci : pengembangan, multimedia presentasi, kontekstual, ADDIE This study aims to: 1) describe the development procedures of multimedia instructional presentation; 2) determine the validity of multimedia instructional presentations developed based on review of the experts and product trials; 3) test the effectiveness of multimedia instructional presentations developed through science learning outcomes of fifth grade students in second semester academic year 2015/2016 in SDN 2 Banjar Bali. This research is a development research by using ADDIE models. The data collection is done by using method of documents recording, questionnaires, and written test. The instruments used in data collection are documents recording sheet, questionnaires, and multiple choices objective test. Analyses of the data used are qualitative descriptive, quantitative descriptive, and inferential statistics. The results of this research are: 1) product of multimedia instructional presentations developed using ADDIE model through 5 stages (analysis, design, development, implementation, evaluation); 2) the validity of the multimedia instructional presentation according to the expert reviews obtained very good results. The percentage of the achievement level from the reviews of the expert in course content, expert in instructional media, and expert in instructional design, respectively are 93.3%, 93.3%, and 92%. Based on trials of products also obtained very good results. The percentage of the achievement level of individual testing, small group testing and field testing, respectively are 93.73%, 93.33%, and 92.4%. 3) the effectiveness of instructional multimedia presentation shows tcount (11.285)> ttable (2.042) so that H0 and H1 accepted. Thus, there is a significant difference between the learning outcomes of students who apply multimedia instructional presentation with students who do not apply in science lesson of fifth grade second semester academic year 2015/2016 in SDN 2 Banjar Bali. This means multimedia instructional presentations effectively used to improve outcomes of science learning. keyword : development, multimedia presentations, contextual, ADDIE
ANALISIS ISI TAJUK RENCANA MEDIA MASSA CETAK HARIAN KOMPAS TENTANG MASALAH-MASALAH AKTUAL PENDIDIKAN ., Ahmad Faisol Mansur; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.762 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7721

Abstract

Media Massa sebagai salah satu sumber belajar masyarakat seharusnya dapat menyajikan informasi aktual dalam dunia pendidikan, akan tetapi kenyataannya sebagian media massa di Indonesia masih rendah perhatiannya dalam menyikapi masalah pendidikan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap permasalahan aktual pendidikan, (2) mengetahui struktur penulisan tajuk rencana media massa cetak harian Kompas dalam memaparkan masalah-masalah aktual pendidikan, (3) mengetahui jenis permasalahan aktual pendidikan yang menjadi perhatian media massa cetak harian Kompas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh tajuk rencana harian Kompas. Sampel penelitian ini menggunakan teknik quota sampling yang berupa tajuk rencana yang terbit dalam rentangan Februari hingga April 2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tingkat perhatian media massa cetak harian Kompas terhadap masalah-masalah aktual pendidikan dapat dikategorikan masih rendah yaitu dengan jumlah sebanyak 6 judul dari 150 tajuk rencana atau sebesar 4%, (2) anatomi tulisan tajuk rencana terhadap 6 judul tulisan yang menyangkut masalah-masalah aktual pendidikan telah mencakup pemaparan masalah, pemberian kritik, dan pemberian solusi atau alternatif dalam memecahkan masalah, (3) masalah aktual pendidikan yang disoroti harian Kompas (edisi tanggal 1 Februari sampai 30 April 2016) didominasi oleh masalah-masalah kualitas atau mutu pendidikan yaitu sebanyak 6 judul (46%) sedangkan sisanya adalah permasalahan kuantitas (23%), relevansi pendidikan dan efektivitas-efisiensi pendidikan masing-masing 15%.Kata Kunci : tajuk rencana, Kompas, masalah pendidikan. Mass Media as one of the learning sources of the societies should be able to present actual information in education sector, but in fact half of the mass media in Indonesia still have low attention in addressing the issue of education. Therefore, this study aims to (1) determine the level of attention of daily printed media Kompas toward the actual problems of education, (2) determine the structure of writing of editorial printed mass media Kompas in describing the actual problems of education, (3) determine the type of the actual educational issues which become concern to the daily printed media Kompas. This type of research is descriptive quantitative. The population of the study was the whole editorial daily Kompas. The research sample used quota sampling technique in form of an editorial published from February to April 2016. The data collection method in this research was the method of documentation. Data were analyzed using qualitative descriptive technique. The results of this study were (1) the level of attention of the printed media Kompas toward the actual problems of education can be considered still low, namely with a total of six titles from 150 editorial or 4%, (2) the anatomy of writing editorials toward six titles of the writing concerning the actual problems of education has covered exposure problems, giving feedback, and providing solutions or alternatives to solve the problem, (3) the actual issue of education highlighted by the daily Kompas (edition from February 1 to 30 April 2016) is dominated by the issues of quality or the quality of education is as much as 6 titles (46%) while the rest is the problem of quantity (23%), educational relevance and effectiveness-efficiency of the education is 15% respectively.keyword : editorial, Kompas, educational issues.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN AGAMA HINDU MATERI ORANG SUCI UNTUK SISWA KELAS VIII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Komang Setia Adi Kurniawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.363 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7722

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan desain pengembangan multimedia interaktif dengan model penelitian pengembangan DDD-E dalam mata pelajaran Agama Hindu; (2) menguji validitas hasil pengembangan media pembelajaran interaktif Agama Hindu untuk siswa semester genap kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja dan (3) mengetahui efektivitas penggunaan pengembangan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar Agama Hindu siswa kelas VIII semester genap di SMP Negeri 6 Singaraja. Penelitian pengembangan ini menggunakan model DDD-E. Tahap desain telah dilaksanakan pembuatan outline, membuat flowchart, mendesain awal media, membuat storyboard, rancangan spesifikasi secara rinci mengenai menyusun teks acuan patokan seperti instrumen dan soal obyektif setelah itu menentukan pemilihan media, pemilihan format, dan rancang awal produk yang akan di kembangkan. Desain ini digunakan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran interaktif Agama Hindu kelas VIII. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif kuantitatif, dan teknik analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi dan Ahli desain mendapatkan kualifikasi nilai sangat baik sehingga media valid dan dilanjutkan ke ahli media yang mendapatkan kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% dan hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% masing-masing pada kualifikasi sangat baik serta hasil uji lapangan sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik sehingga media dikatakan valid untuk diuji cobakan. Penghitungan hasil belajar t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil Agama Hindu siswa setelah menggunakan media (84,14) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (60,85). Dengan demikian, penelitian di SMP Negeri 6 Singaraja memperoleh kesimpulan yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Agama Hindu kelas VIII.Kata Kunci : Pengembangan, multimedia interaktif, model pengembangan DDD-E This research aims to (1) describe the design of interactive multimedia development with the development of research models DDD-E in the subjects of Hinduism; (2) test the validity of the results of the development of interactive learning media Hinduism for the second semester students of class VIII SMPN 6 Singaraja and (3) determine the effectiveness of the use of interactive learning media development to the learning outcomes Hinduism second semester of eighth grade students in SMPN 6 Singaraja. The development of research using DDD-E models. The design phase has been implemented making an outline, create a flowchart, the initial design media, create a storyboard, design specifications for details about preparing a benchmark reference text such as instrument and objective matter after it determines the selection of media, format selection, and early design products that will be developed. This design is used to develop an interactive learning media products Hinduism class VIII. Analysis of the data using three techniques, namely descriptive analysis of qualitative, quantitative descriptive analysis techniques and inferential statistical analysis techniques. The results of expert evaluation of the content and design experts gain qualifications excellent value so that the media is valid and continued to the media experts who get good qualifications. Individual test results of 91.3% and a small group of test results 94.6% respectively in qualifying was excellent and the results of field tests by 90% on the excellent qualifications so as valid media to be tested. Calculation of learning outcomes t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. Results Hinduism students after using the media (84.14) is higher than before using the media (60.85). Thus, research in SMPN 6 Singaraja to the conclusion that the use of interactive learning media positive and significant impact on learning outcomes of Hinduism class VIII.keyword : development, interactive multimedia, the development model of DDD-E
ANALISIS BERITA WARTA SIANG SEBAGAI BENTUK KEPEDULIAN RADIO TERHADAP MASALAH-MASALAH AKTUAL PENDIDIKAN PADA RRI SINGARAJA ., Megawati; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.611 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i3.8542

Abstract

Tingkat kepedulian RRI Singaraja terhadap masalah-masalah pendidikan relatif rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat kepedulian berita warta siang sebagai bentuk kepedulian radio terhadap masalah-masalah aktual pendidikan pada Radio Republik Indonesia Singaraja; dan (2) mengetahui wujud kongkret kepedulian warta siang sebagai bentuk kepedulian radio terhadap masalah-masalah aktual pendidikan pada Radio Republik Indonesia Singaraja. (3) Untuk mengetahui unsur-unsur anatomi berita pendidikan pada Radio Republik Indonesia Singaraja. Penelitian ini dilakukan di RRI Singaraja dari bulan 1 s/d 29 Februari 2016. Data tentang kepedulian RRI terhadap masalah-masalah aktual pendidikan dikumpulkan menggunakan pencatat dokumen dan wawancara. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) tingkat kepedulian siaran warta siang RRI Singaraja terhadap masalah-masalah aktual pendidikan berada pada urutan ke 2 dengan jumlah siaran sebanyak 38 berita atau sebesar 19%. Dari 9 jenis berita, termasuk prinsip masalah sosial, hal ini berarti tingkat kepeduliannya terbilang cukup. (2) Wujud kongkret masalah-masalah aktual pendidikan yang menjadi sorotan siaran warta siang RRI Singaraja didominasi oleh persoalan masalah kualitas/mutu (17.8%), masalah efektivitas dan efisiensi (19%), masalah relevansi (18.4%), dan masalah efektivitas dan efesiensi (20.4%). Dari hasil keseluruhan jumlah masalah-masalah aktual pendidikan sebesar (75.6%) dapat dikategorikan cukup, karena pada jenis berita pendidikan dan kesehatan jadi satu kategori sehingga pada jenis masalah pendidikan tidak 100% hasilnya. (3) Anatomi berita terdapat 30 berita siaran yang menyangkut masalah-masalah aktual pendidikan yang memenuhi syarat sebesar (87.2%) itu berarti, berita warta siang yang menyangkut masalah-masalah aktual pendidikan tidak semuanya memenuhi unsur-unsur anatomi, disebabkan tidak semua berita memenuhi syarat 5W+1H.Kata Kunci : analisis, berita, pendidikan, kepedulian, rri RRI Singaraja level of awareness to the problems of education is relatively low. Therefore, this study aims to (1) determine the level of awareness during the news bulletin on the radio as a form of concern for the actual problems of education in the Radio Republik Indonesia Singaraja; and (2) determine the concrete form of care as a concern during the news radio on the actual problems of education in the Radio Republik Indonesia Singaraja. (3) To know the elements of anatomy education news on Radio Republik Indonesia Singaraja. This research was conducted in RRI Singaraja from month 1 s / d February 29, 2016. Data on RRI concern to the actual problems of education were collected using a recording of documents and interviews. The study found that: (1) the degree of concern during the news broadcasts RRI Singaraja on actual problems of education was ranked second by the number of broadcast news as much as 38 or 19%. Of the nine types of news, including the principle of social problems, this means that the level of concern is quite. (2) Being a concrete actual problems of education in the spotlight broadcast news during the RRI Singaraja dominated by the issue of the quality problem / quality (17.8%), issues of effectiveness and efficiency (19%), issues of relevance (18.4%), and the issues of effectiveness and efficiency (20.4%). From the results of the overall number of actual problems of education (75.6%) can be considered sufficient, because the type of education and health news into one category so that the kind of education the problem is not 100% result. (3) Anatomy news, there are 30 news release concerning the actual problems of education are eligible for (87.2%) it means, the news bulletin afternoon concerning the actual problems of education are not all the elements of anatomy, because not all the news meet 5W + 1H requirements.keyword : analysis, news, education, awareness, RRI.
ANALISIS ISI TAJUK RENCANA PADA HARIAN BALI POST TENTANG MASALAH-MASALAH PENDIDIKAN SEBAGAI WUJUD KEPEDULIAN MEDIA MASSA TERHADAP DUNIA PENDIDIKAN ., Moh. Mahrus; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.681 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7769

Abstract

Selama ini perhatian media massa cetak di Indonesia yang menurunkan tulisan tajuk rencana masalah pendidikan masih cukup rendah. Media massa cetak cenderung menurunkan tulisan tajuk rencana tema politik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat perhatian media massa cetak harian Bali Post terhadap permasalahan pendidikan, (2) mengetahui struktur penulisan tajuk rencana harian Bali Post terhadap pemaparan masalah pendidikan, (3) mendapatkan gambaran permasalahan-permasalahan pendidikan yang menjadi fokus kepedulian media massa cetak harian Bali Post selama kurun waktu tiga bulan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Objek dan subjek penelitian ini adalah semua tajuk rencana yang terbit selama tiga bulan mulai tanggal 1 Februari s/d 30 April 2016 dalam bentuk guntingan koran (kliping). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan dokumen (dokumentasi) dengan menggunakan pengkategorian intercoder. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif (kuantitatif dan kualitatif). Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat kepedulian harian Bali Post terhadap masalah-masalah pendidikan berada pada urutan ke 1) Politik dan Pemerintahan, 2) Sosial Budaya, 3) Hukum dan Kriminal, 4) Pendidikan, 5) Ekonomi Bisnis dan seterusnya. Tingkat kepedulian sudah cukup baik yaitu 12 buah tulisan (16,67%) sudah di atas angka rata-rata (7,2%). (2) Anatomi tulisan tajuk rencana terhadap 12 tulisan yang menyangkut masalah-masalah pendidikan telah memenuhi layaknya sebuah tulisan tajuk rencana. Ketentuan yang dimaksudkan itu meliputi;pemaparan masalah pendidikan, pemberian kritik dan masukan untuk mencari jalan keluar pemecahan masalah (solusi).(3) Masalah-masalah pendidikan yang disoroti harian Bali Post (edisi 01 Februari 2016 s/d 30 April 2016) didominasi oleh masalah kualitas (mutu) pendidikan yaitu sebanyak 12 item (50% ) lebih, sedangkan masalah kuantitas sebanyak 2 item (8,33%), relevansi 9 item (33,33%), efektifitas dan efisiensi 4 item (16,66%). Kata Kunci : Tajuk Rencana, Bali Post, Masalah Pendidikan Nowadays, the attention of the print media in Indonesia which lowers editorial writing educational issues is still quite low. Print mass media tends to degrade editorial writing of political theme. This study aims to (1) determine the level of attention of the daily print media Bali Post on the issues of education, (2) determine the structure of editorial writing on daily Bali Post toward the exposure of educational issues, (3) get an overview of the educational issues that become the focus of concern of daily print mass media Bali Post over a period of three months. This research is a descriptive study. The object and subject of this research is all editorial published for three months starting from February 1 s/d 30 April 2016 in the form of newspaper clipping (clipping). Data collection method used is the recording of documents (documentation) using intercoder categorization. Data that have been already collected were analyzed using descriptive analysis (quantitative and qualitative). The results of this research show that (1) the level of concern of daily Bali Post toward the issues of education are in order to 1) Politics and Government, 2) Socio-Cultural, 3) Law and Crime, 4) education, 5) Business Economics and so on. The level of concern is good enough, namely 12 pieces of writing (16.67%) have been already above the average (7.2%). (2) Writing anatomy of editorials toward 12 articles concerning educational issues has met like a editorial writing. The provisions intended including; the exposure of educational issues, the criticism and feedback to find a way of problem solving (solution). (3) The issues of education highlighted by daily Bali Post (edition February 1, 2016 to 30 April 2016) are dominated by quality issues (quality) of education by 12 items more than (50%), while the issues of quantity are 2 items (8.33%), relevance of 9 items (33.33%), effectiveness and efficiency of 4 items (16.66%).keyword : Editorial, Bali Post, Education Issues
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MODEL PLOMP PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VIII DI SMPN 1 SERIRIT ., Kadek Pendiartawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.175 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7723

Abstract

Penelitian ini didasari adanya keterbatasan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan materi ajar untuk meningkatkan minat belajar siswa serta rendahnya hasil belajar IPS pada siswa dari kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP Negeri 1 Seririt 2) mengetahui validitas multimedia pembelajaran interaktif 3) mengetahui efektifitas penggunaan multimedia pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan Plomp. Data kevalidan multimedia interaktif diperoleh dengan menggunakan angket. Sedngkan efektivitas media diperoleh dari hasil tes. Data yang diperoleh tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 72% berada pada kualifikasi cukup. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 80% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 94% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 92,83% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji lapangan sebesar 91,27% berada pada kualifikasi sangat baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 20.80. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,0017. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa IPS siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia pembelajaran interaktif. Nilai rata-rata setelah menggunakan media (89,73) lebih tinggi dibandingkan sebelum menggunakan media (58.53). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia pembelajaran interaktif efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016 di SMP N 1 Seririt.Kata Kunci : Pengembangan, e-learning, Schoology, IPS This study is based on the limitations of media learning interesting and appropriate teaching materials to improve student interest and poor learning outcomes IPS students of the minimum completeness criteria. This study aims to 1) produce a multimedia interactive learning in social studies class VIII semester of the 2015/2016 academic year in SMP Negeri 1 Seririt 2) determine the validity of multimedia interactive learning 3) determine the effectiveness of the use of multimedia interactive learning. This type of research is the development of research, development model Plomp. Interactive multimedia validity of data obtained using a questionnaire. Sedngkan effectiveness of media obtained from the test results. The data obtained were analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The results of expert evaluation of the content of 94% are in excellent qualifications. The results of expert evaluation of media by 72% in the qualification enough. The results of expert evaluation of the design of 80% are in good qualification. Individual test results by 94% in the excellent qualifications. The result of a small group of 92.83% in the excellent qualifications. The results of field tests of 91.27% in the excellent qualifications. Learning outcomes manually tally the results obtained t calculate equal to 20.80. Price t table 5% significance level is 2.0017. So the price of t is greater than the price of t table so that H0 rejected and H1 accepted. So there are significant differences IPS student learning outcomes between before and after using multimedia interactive learning. The average value after using the media (89.73) is higher than before using the media (58.53). It can be concluded that the use of multimedia interactive learning effectively to improve student learning outcomes in social studies class VIII semester of academic year 2015/2016 in SMP N 1 Seririt.keyword : development, multimedia, IPS
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Ngh Wira Astawa; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7663

Abstract

Multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif (2) mendeskripsikan hasil validasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan (3) menguji efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif terhadap pretasi belajar IPA siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 91,8% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 93,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 12,207. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti hasil belajar IPA terdapat perbedaan yang signifikan yaitu hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media.Kata Kunci : multimedia interaktif, IPA, prestasi belajar. Interactive learning multimedia in science subject for the seventh grade of junior high school students. The purposes of this study are (1) to describe the design of interactive learning multimedia development (2) to describe the validation result of interactive learning multimedia development (3) to examine the effectiveness of the use of interactive learning multimedia on the seventh grade of junior high school student’s achievement. This study is a development research which used Borg & Gall model as the development stage. The data in this study were collected from the validation of the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, as well as data of the student’s learning. The instrument used was questionnaire for the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, individual trial, and small group trial. The data analysis techniques were three, namely descriptive qualitative analysis technique, narrative descriptive analysis technique, and descriptive quantitative analysis technique. The result of the evaluation on the course content expert shows 90% falls on the very good qualification, instructional design expert with 91.8% on very good qualification and instructional media specialist 93.3% on the very good qualification. While the result of individual trial shows 91.3% on the good qualification, the small group with 94.6% on the good qualification, and the field tests shows 89% on the good qualification. The result of the manual learning outcome shows that t values 12.207 quantification. The value of t on the 5% significant table level was 2.021. So, the quantification of t is bigger than the significant table of t which made H0 rejected and H1 accepted. This means that there is a significant difference between the science subject learning outcomes before using the media and after using the media.keyword : multimedia interactive, science, learning achievement.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 6 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., I Ngh Wira Astawa; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.313 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7664

Abstract

Multimedia pembelajaran interaktif pada mata pelajaran IPA untuk siswa SMP kelas VII. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan rancang bangun pengembangan multimedia pembelajaran interaktif (2) mendeskripsikan hasil validasi pengembangan multimedia pembelajaran interaktif dan (3) menguji efektivitas penggunaan multimedia pembelajaran interkatif terhadap pretasi belajar IPA siswa kelas VII SMP. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan, penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall sebagai tahapan pengembangan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data validasi ahli isi mata pelajaran, ahli media dan ahli desain pembelajaran serta data dari siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner untuk ahli isi mata pelajaran, ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, uji coba perseorangan, dan uji coba kelompok kecil. Analisis data menggunakan tiga teknik yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif, teknik analisis deskriptif naratif, dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 90% pada kualifikasi sangat baik. Ahli desain sebesar 91,8% pada kualifikasi sangat baik. Ahli media sebesar 93,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji perorangan sebesar 91,3% pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 94,6% pada kualifikasi baik. Hasil uji lapangan sebesar 89% pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 12,207. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,021. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti hasil belajar IPA terdapat perbedaan yang signifikan yaitu hasil belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan media.Kata Kunci : multimedia interaktif, IPA, prestasi belajar. Interactive learning multimedia in science subject for the seventh grade of junior high school students. The purposes of this study are (1) to describe the design of interactive learning multimedia development (2) to describe the validation result of interactive learning multimedia development (3) to examine the effectiveness of the use of interactive learning multimedia on the seventh grade of junior high school student’s achievement. This study is a development research which used Borg & Gall model as the development stage. The data in this study were collected from the validation of the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, as well as data of the student’s learning. The instrument used was questionnaire for the course content expert, instructional media specialist, expert of the instructional design, individual trial, and small group trial. The data analysis techniques were three, namely descriptive qualitative analysis technique, narrative descriptive analysis technique, and descriptive quantitative analysis technique. The result of the evaluation on the course content expert shows 90% falls on the very good qualification, instructional design expert with 91.8% on very good qualification and instructional media specialist 93.3% on the very good qualification. While the result of individual trial shows 91.3% on the good qualification, the small group with 94.6% on the good qualification, and the field tests shows 89% on the good qualification. The result of the manual learning outcome shows that t values 12.207 quantification. The value of t on the 5% significant table level was 2.021. So, the quantification of t is bigger than the significant table of t which made H0 rejected and H1 accepted. This means that there is a significant difference between the science subject learning outcomes before using the media and after using the media.keyword : multimedia interactive, science, learning achievement.
PERANAN RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) SINGARAJA DALAM MENJAGA KELESTARIAN BUDAYA LOKAL BALI (STUDI TENTANG ACARA SUDANG LEPET JUKUT UNDIS) ., Luh Putu Yuli Rastini; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.502 KB) | DOI: 10.23887/jeu.v4i2.7729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Radio Republik Indonesia (RRI) Singaraja dalam menjaga kelestarian budaya lokal dalam acara Sudang Lepet Jukut Undis. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif yang memiliki fokus masalah pada peranan RRI Singaraja. Populasi penelitian ini dilakukan di RRI Singaraja dengan sampel acara Sudang Lepet Jukut Undis (SLJU). Data dikumpulkan dengan metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini yaitu hasil observasi dan hasil wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analsisid deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)adanya peranan RRI Singaraja dalam menjaga kelestarian budaya Bali,2)pendengar sebagai faktor pendorong dan penghambat dalam penyiaran program Sudang Lepet Jukut Undis,3)terdapatnya dampak positif dan negatif setelah program Sudang Lepet Jukut Undis di siarkan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa RRI Singaraja memiliki peranan dalam menjaga kelestarian budaya lokal Bali melalui siaran Sudang Lepet Jukut Undis.Kata Kunci : RRI Singaraja, Sudang Lepet Jukut Undis, Pelestarian budaya Bali, This study aims to determine the role of Radio Republik Indonesia (RRI) Singaraja in preserving the local culture in an event Sudang Lepet Jukut Undis. This study uses qualitative descriptive analysis has focused on the role of RRI Singaraja problems. The study population was conducted in RRI Singaraja with samples show Sudang Lepet Jukut Undis (SLJU). Data collected by observation and interview methods. The instrument of this study is the result of observation and interviews. Data were analyzed using descriptive analsisid kualitatif.Hasil research shows that 1) the role of RRI Singaraja in preserving Balinese culture, 2) the listener as factors driving and inhibiting the broadcasting program lepet Sudang Lepet Jukut Undis, 3) the presence of positive and negative impacts after program Sudang lepet Jukut undis broadcast. Based on these results, it can be said that the RRI Singaraja has a role in preserving the local culture through broadcast Sudang Lepet Jukut Undis.keyword : Bali's cultural preservation, RRI Singaraja, Sudang Lepet Jukut Undis.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA BIJI-BIJIAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ., Nijma Hidayati; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.104 KB) | DOI: 10.23887/paud.v2i1.4315

Abstract

Nijma Hidayati1, I Komang Sudarma2, I Wayan Romi Sudhita3 1,2,3Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja,Indonesia e-mail: 1hnijma@gmail.com,2darma_to@yahoo.co.id,3romisudhita@yahoo.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak setelah diterapkan metode demonstrasi berbantuan media biji-bijian melalui kegiatan menempel pada anak kelompok B tahun pelajaran 2013/2014 di TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 10 orang anak TK pada Kelompok B Tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada siklus I sebesar 59,16% yang berada pada kategori rendah. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,5% yang berada pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan adanya peningkatan sebesar 23,34% dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak pada kelompok B tahun pelajaran 2013/2014 di TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura setelah menggunakan media biji-bijian melalui kegiatan menempel. Kata Kunci : Kata-kata kunci: metode demonstrasi, media biji-bijian, kegiatan menempel, perkembangan motorik halus Abstract this Research have go to to to know development leveling motorik soft of child after to be applied method demonstration have assist of media of the seeds to through activity to patch to child B's group year lesson 2013/2014 in TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura. This research Type is the class action research that to be executed in two cycles. research Subjek is 10 child's people TK to Group B Year lesson 2013/2014. research Data about motorik's development soft to be collected with observation technique and interview. research result Data be analyzed with to use it the statictic analysiical method descriptive and method the quantitative descriptive analysiical. The Result of show data-analysiical that happen leveling motorik's development soft to cycle I as big as 59,16% that be to low category. To cycle II undergo becoming leveling 82,5% that be to high category. So can to be concluded existence as big as leveling 23,34% in to level it development motorik soft of child to group B year lesson 2013/2014 in TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura after to use it media of the seeds to through activity to patch. keyword : key words: demonstrating method, media of the seeds, patching activity, motorik's development soft
Co-Authors ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Made Aditya Purnama ., I Ngh Wira Astawa ., I Ngh Wira Astawa ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Made Sri Utami Dewi ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Mika Leni k ., Putu Yogi Mahardhika Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Putu Ananda Kusuma . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Darmawan . I Gede Eka Pratama . I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Ayu Arry Diah Triutami . I Kadek Dwi Andika Wirawan . I Ketut Gading I Komang Edi Putra . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Prasetia Aryawan ., I Made Prasetia Aryawan I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Yudi ., I Made Yudi I Putu Bayu Juliantara . I Putu Dalbo Manik Krishna ., I Putu Dalbo Manik Krishna Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Herdianto . Ketut Pudjawan Luh Ayu Rukianing . Luh Putu Ayu Febriani ., Luh Putu Ayu Febriani Luh Putu Yudha Budiarti . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Made Sumantri Marliana ., Marliana Megawati . Michael Donny Pradana Subarjo . Muhammad Rizal Zulmi . Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Prideni . Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Kadek Surtiani . Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Made Dwijayanti . Ni Made Wiardi . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Rati Ni Wayan Winasih ., Ni Wayan Winasih Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Putu Agus Yoga Permana . S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Satria Udayantara ., Satria Udayantara