Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 107 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) PADA SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Putu Yogi Mahardhika; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun ajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh dari hasil observasi dianalasis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tabel kategori keaktifan belajar. Mengenai data yang diperoleh dari tes dianalisis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 73 atau tergolong kategori cukup aktif. Pada siklus II meningkat menjadi 87,2 atau tergolong kategori sangat aktif. Peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 14,2. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74,2 atau berada pada kategori sedang. Pada siklus II meningkat menjadi 88 atau berada pada kategori sangat tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,8. Ini berarti model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, keaktifan, dan hasil belajar The purposes of this research are 1. to know the enhancement of students’ learning activeness by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. 2. To know the enhancement of students’ achievement by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. This was a kind of research class experiment ( PTK) which has been implementedin in two cycles. The subject of this research was 3rd grades students in Sekolah Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. The data collection of this reasearch used observasion sheet and test. The data that had been gotten from the observation was analysed by mean formula, then converted to the level of science achievement based on 5 PAP scale. The result of this research showed that 1. There is an enhancement of students’ learning activeness in cycle 1 amount 73 or it is classified as active enough. In cycle 2, it increased becoming 87.2 or it is classified as very active. The enhancement of students’ learning activeness from cycle 1 to the cycle 2 amount 14,2. (2) There is an enhancement of students’ achievement in cycle 1 amount 74,2 or it is classified as average. In cycle II, it increased becoming 88 or it is classified as very high. The enhancement of students’ achievement from cycle I to cycle II amount 13.8. It means that guidance inquiry model can increase the activeness and achievement of science course in 3rd grades at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016.keyword : guidance inquiry model, activeness, and achievement.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA SISWA KELAS III ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit, 2) peningkatan hasil belajar IPA dengan menggunakan pendekatan saintifik pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 2 Sangsit pada tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan-tahapan kegiatan yaitu perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode tes. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) terjadi peningkatan persentase rata-rata motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA secara klasikal sebesar 7,06% dari rata-rata 140,40 dengan persentase tingkat motivasi secara klasikal sebesar 80,23% dengan kategori baik pada siklus I menjadi rata-rata 152,75 dengan persentase tingkat motivasi secara klasikal sebesar 87,29% dengan kategori baik pada siklus II, 2) terjadi peningkatan persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa sebesar 10% dari rata-rata 15,75 dengan persentase hasil belajar IPA secara klasikal sebesar 78,75% dengan kategori cukup pada siklus I menjadi rata-rata 17,75 dengan persentase hasil belajar IPA secara klasikal sebesar 88,75% dengan kategori baik pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan pendekatan saintifik dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas III SD N 2 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : Pendekatan Saintifik, Motivasi, hasil belajar. This research aims to find out: 1) increased learning motivation of students in learning the IPA using scientific approaches in the grade III SD N 2 Sangsit, 2) improved learning results using a scientific approach to the IPA in the grade III SD N 2 Sangsit. The subject of this research is the grade III SD N 2 Sangsit in 2014/2015 lessons totalling 20 people. This research is a research class action carried out in 2 cycles. Each cycle consists of the stages of activity i.e. planning, action, observation/evaluation, and reflection. The data collection method used is the method of questionnaire and test methods. Further data obtained were analyzed with descriptive statistics analysis method and a quantitative descriptive analysis method. The research results showed that 1) an increase in the average percentage of learning motivation of students in learning the IPA in classical amounted to 7.06% of average with percentages 140,40 motivation levels in classical amounted 80,23% with the good category in cycle I became 152,75 with the average percentage of the level of motivation are classical space of 87,29% with the good category in cycle II, 2) an increase in the percentage of the average of the results of learning IPA students by 10% from the average of 15.75 with percentage results learn IPA in classical of 78,75% with enough category on cycle I became an average of 17,75 with percentage results learn IPA in classical of 88.75% by category at both the cycle II. Based on the results of the study it can be concluded that by applying scientific approaches can enhance motivation and results learning IPA on grade III SD N 2 Sangsit Subdistrict of Sawan Buleleng regency lesson year 2014/2015.keyword : Scientific Approach, motivation, learning outcomes.
Penerapan Model Pembelajaran PBL Berbantuan Media Questions Box Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa ., Ni Komang Ari Yudani; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Questions Box pada siswa kelas IV semester II di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah 32 orang siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskrptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL berbantuan media Questions Box dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 4 Tulamben Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar IPA siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase hasil belajar siswa sebesar 71% yang berada dikategori sedang, dan pada siklus II persentase hasil belajar siswa meningkat menjadi 85% yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : model PBL, media Questions Box This research aimed to determine science learning outcome after applying learning model of Problem Based Learning (PBL) which using Questions Box for fourth grade students at second semester in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district Karangasem regency in academic year 2015/2016. The subjects were 32 students at fourth grade of second semester in academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district, Karangasem regency. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of learning outcome collected by using test. Data were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicates that implementation of PBL learning model which using Questions Box can improve science learning outcome for fourth grade at second semester in academic year 2015/2016 in SD Negeri 4 Tulamben Kubu district, Karangasem regency. It can be seen from the increase in student’s science learning outcomes from the first cycle to second cycle. In the first cycle the percentage of student learning outcomes is 71% in medium category, and at the second cycle the percentage of student learning outcomes increase to 85% which is at high category.keyword : PBL model, Questions Box media
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Gede Agus Darmawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 128 siswa. Sampel penelitian ini adalah SD No. 4 Tamblang yang berjumlah 20 orang siswa dan SD No. 6 Tamblang yang berjumlah 19 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 5,5 > ttabel = 2,042) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) yaitu 25,6, yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 18,89 yang berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Jadi, model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : model pembelajaran Group Investigation, hasil belajar IPA. This research aimed to determine differences in Science learning outcomes significantly between groups of students who take Cooperative learning model type Group Investigation (GI) and a group of students who take conventional learning models.This research is a quasi experimental study. The population of this study are all 5th grade elementary school students in Cluster V Kubutambahan Buleleng District of academic year 2013/2014 with a population of 128 students. The sample of Elementary School was SD 4 Tamblang totaling 20 students and SD 6 Tamblang totaling 19 students. Samples were taken by random sampling. The data collected in this research is the result of learning Science. Form of Science achievement test which used a multiple choice. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that there are differences in Science learning outcomes significantly between groups of students who take Cooperative learning model of type Group Investigation (GI) with a group of students who take conventional learning models. This is indicated by (thitung = 5,5 > ttabel = 2,042) and is supported by the difference in the average score by the students who take the Cooperative Learning Model Type Group Investigation (GI) is 25.6 which is in the best category, and students who learn using conventional learning models 18.89 which is in the pretty category. This means that there is a difference in student significantly learning outcomes between groups of students who are learning using cooperative learning models of type Group Investigation and students who are learning to follow the conventional model of learning in the 5th grade elementary school students in the District V Cluster Kubutambahan Buleleng regency. Thus, a model of type Group Investigation Cooperative learning affects students' learning outcomes in Science learning.keyword : learning model Group Investigation, Science learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Satria Udayantara; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5742

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan pada siswa kelas V semester II SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang tahun pelajaran 2014/2015, sebanyak 34 siswa yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deksritif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek berbantuan media lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Tamblang Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2014/2015. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari siklus I, persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa mencapai 76,3%. Bila dikonversikan berdasarkan PAP skala 5, maka hasil belajar yang diperoleh pada siklus I dapat dikategorikan cukup. Berdasarkan hasil analisis data siklus II, diperoleh persentase sebesar 87,3%. Jika dikonvesikan ke PAP, maka angka tersebut masuk dalam kategori tinggi.Kata Kunci : pembelajaran berbasis proyek, media lingkungan dan hasil belajar IPA The aims of this study are to improve natural science learning outcomes through the implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media the five grade students two semester elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. This study is a classroom action research (CAR) consisted of two cycles. The subject was five grade students of elementary school Negeri 3 Tamblang akademik year 2014/2015, amount of 34 students. Data collecting of this study by using test method form multiple choice. The data were analyzed using quantitative descriptive analisis method. The result of this research showed that there were implementation of Prolem Based Learning model assisted by environment media can improvements the natural science learning outcomes the five grade students elementary school Negeri 3 Tamblang Kubutambahan subdistrict academic year 2014/2015. The result of analyzed data which obtained from cycles I that the mean score of students score was 76,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be enough categorized. The result of analyzed data which obtained from cycles II that the mean score of students score was 87,3%. If converted pursuant to PAP five scale, the learning outcome from cycles I can be high categorized.keyword : problem based learning, environment media, science learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2014/2015 ., Ni Kadek Liana Karisma; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sangsit Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng semester II tahun pelajaran 2014/2014 dengan jumlah siswa 20 orang yaitu laki-laki 7 orang dan perempuan 13 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Persentase rata-rata hasil belajar IPA siswa kelas IV yaitu 73,5% pada siklus I termasuk kategori sedang menjadi 85% pada siklus II sudah termasuk kategori tinggi. Sedangkan ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 65% menjadi 85% pada siklus II. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Kata Kunci : Model jigsaw, Hasil Belajar This research aims to improve science learning outcomes in grade IV State Primary School 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng. This is the kind of research is a classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. The subjects were fourth grade students of SD Negeri 2 Sangsit District of Sawan, Buleleng second semester of the school year 2014/2014 the number of students 20 people, namely 7 men and 13 women. Collecting data used in this research is to use the test method. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive technique. The average percentage results of fourth grade students learn science, namely 73.5% in the first cycle were categorized into 85% on the second cycle has included high category. Whereas classical completeness on the first cycle is 65% to 85% in the second cycle. Results of this study showed that the application of learning models jigsaw in science subjects to improve the learning outcomes of students of class IV.keyword : Model jigsaw, Learning Outcomes
PENGARUH MODEL CORE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V DI GUGUS I NAKULA KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA ., Michael Donny Pradana Subarjo; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model CORE berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 147 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 3 Baler Bale Agung yang berjumlah 25 orang dan kelas V SD No. 5 Baler Bale Agung yang berjumlah 30 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Core berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Core adalah 33,67 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,23. Hal ini berarti penerapan model Core berbasis lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V di gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.Kata Kunci : model pembelajaran CORE, pemahaman konsep IPA The purpose of this research was to recognize understanding of science concept between the students that taught with CORE learning model based on environment and those that taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana in academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental research. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana in academic year 2013/2014 with the total 147 students. The sampel of this research was 25 students from grade V Baler Agung 3 Elementary School and 30 students from grade V Baler Agung 5 Elementary School. In collecting the data, the writer uses description test. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic (uji-t). The result of this research showed that there were the differences between the students taught with CORE learning model based on environment learning model and taught with conventional model learning. The comparison average score of the students taught with CORE learning model is 33,67 higher than student that taught with conventional learning model is 26,23. In this research the implementation of CORE learning model based on environment can be considered to be significant in understanding of science concept.keyword : core leaning model, understanding of science concept
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani; ., I Made Citra Wibawa, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.6951

Abstract

Penelitain ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV semester genap SD Negeri 1 Penarukan Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2015/2016 setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe example non example. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrumen tes pemahaman konsep. Data yang diperoleh dari tes dianalisis dengan menggunakan rumus persentase tingkat ketuntasan belajar yang selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat pemahaman konsep IPA berdasarkan PAP skala 5. Hal tersebut terlihat dari peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 71,84% atau berada pada kategori cukup pada siklus I, menjadi 81,36% atau berada pada kategori baik pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe example non example dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA dari siklus I ke siklus II sebesar 9,52%.Kata Kunci : pembelajaran kooperatif, example non example This study was aimed at finding out the increase the understanding of concept science subject fourth grade students of SD Negeri 1 Penarukan District of Buleleng academic year 2015 / 2016 after applied by cooperative learning of type example the non example. This research type is research of class action which is executed in two cycle. This research subject is fourth grade students of SD Negeri 1 Penarukan academic year 2015 / 2016. Method data collecting use method of tes with instrument of tes the understanding of concept. Obtained data of tes analysed by using formula percentage of complete storey level learn is later on converted to in storey level of is understanding of concept science pursuant to PAP scale 5. The mentioned seen from complete improvement learn student from 71,84% or reside in at category enough at cycle of I, becoming 81,36% or reside in at good category at cycle of II. Result of research indicate that applying of cooperative learning of type example the non example can improve the understanding of concept science of cycle I to cycle II equal to 9,52%.keyword : cooperative learning, example non example
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI DI DESA KALIBUKBUK ., I Komang Edi Putra; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk yang berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 4 Kalibukbuk dan di SD Negeri 2 Kalibukbuk dengan jumlah 67 siswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA siswa menggunakan metode tes.Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAantara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil analisis uji-t, dimana thitung>ttabel ( > ). Selain itu nilai rata-rata siswa kelompok eksperimen lebih tinggi daripada siswa kelompok kontrol (Meks= 23,73 > Mkon= 18,09). Penelitian menunjukkan bahwa penerapan Mind Mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : mind mapping,konvensional, hasil belajar This study was intended to know the different between science learning outcomes of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village, Buleleng sub-district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014 who were taught by using Mind Mapping learning method assisted with picture media and those who were taught by using conventional learning method. This study was in form of quasi eksperiment and post-test only control group designwas used as research design. The population of this study was all of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village which consist of 127 students. The sample of this study was all of the fifth grade students at SD Negeri 4 Kalibukbuk and SD Negeri 2 Kalibukbuk. The number of the sample was 67 students which were selected through random sampling technique. The data were collected by using test method. Multiple choices test was used as an instrument. The data obtained was analyzed through descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis. The result of the study found that there was a significant difference on science learning outcomes between the students who were taught by using Mind Mapping learning methodassisted with picture media than those who were taught by using conventional learning method of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village, Buleleng sub-district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. It can be seen from the result of the t-test analysis, whereas tobserved>ttable ( > ). Besides, the mean score of the students in experiment group was higher than those in control group (Mexp= 23,73 > Mcon= 18,09). The study shown that the implementation of Mind Mapping give positive influence toward students’ science learning outcomes.keyword : mind mapping, conventional, learning results.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CRH (COURSE REVIEW HORAY) DENGAN BANTUAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS II SD ., I Made Fandy Prasastha Kasna; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dengan bantuan permainan ular tangga pada siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri yang berjumlah 42 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri. Berdasarkan hasil observasi, rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 74 meningkat menjadi 84 (tinggi) pada siklus II. Persentase KKM siklus I adalah 53,38% meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CRH (Course Review Horay) dengan bantuan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika siswa kelas II SD Negeri 4 Banyuasri, Kecamatan buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2014/2015Kata Kunci : Tujuan, Model CRH (Course Review Horay), Hasil Belajar The purpose of this research is to improve the result of student’s learning in Mathematics course by applying model of learning that is CRH (Course Review Horay) which using Snakes and Ladders game for the second grade in SD Negeri 4 Banyuasri, Buleleng subdistrict, Buleleng regency in academic year 2014/2015. The type of this research is classroom step research that conducts in two cycles. Every cycle consists of planning, implementation of the step, observation and reflection. The subject of this research is the second grade student of SD Negeri 4 Banyuasri which numbers 42 students. The object of this research is the result of the student’s learning. Data collected by observation and test. The data were analyzed by using quantitative descriptive analysis technique. The result of the research indicates the average of the result of the student’s learning in the second grade of SD Negeri 4 Banyuasri. According to the result of the observation, the average of the learning result in the first cycle is 74 increase to 84 (high) in the second cycle. Presentase of minimum completeness criteria in the first cycle is 53,38% increase to 100% in the second cycle. According to the result of the research, it can conclude that the learning model of CRH (Course Review Horay) which help by using. Snakes and Ladder game which can increase the result of the student’s learning in Mathematics course for second grade in SD Negeri 4 Banyuasri, Buleleng subdistrict, Buleleng regency in academic year 2014/2015.keyword : The purpose, model CRH (Course Review Horay), the result of student’s
Co-Authors ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Made Aditya Purnama ., I Ngh Wira Astawa ., I Ngh Wira Astawa ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Made Sri Utami Dewi ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Mika Leni k ., Putu Yogi Mahardhika Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Putu Ananda Kusuma . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Darmawan . I Gede Eka Pratama . I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Ayu Arry Diah Triutami . I Kadek Dwi Andika Wirawan . I Ketut Gading I Komang Edi Putra . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Prasetia Aryawan ., I Made Prasetia Aryawan I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Yudi ., I Made Yudi I Putu Bayu Juliantara . I Putu Dalbo Manik Krishna ., I Putu Dalbo Manik Krishna Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Herdianto . Ketut Pudjawan Luh Ayu Rukianing . Luh Putu Ayu Febriani ., Luh Putu Ayu Febriani Luh Putu Yudha Budiarti . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Made Sumantri Marliana ., Marliana Megawati . Michael Donny Pradana Subarjo . Muhammad Rizal Zulmi . Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Prideni . Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Kadek Surtiani . Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Made Dwijayanti . Ni Made Wiardi . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Rati Ni Wayan Winasih ., Ni Wayan Winasih Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Putu Agus Yoga Permana . S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Satria Udayantara ., Satria Udayantara