Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 107 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT BERBANTUAN PENILAIAN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V ., Putu Ayu Widiari Suseni; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2015/2016. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Kelas yang menjadi sampel penelitian adalah kelas V di SD Negeri 1 Pemaron dan SD Negeri 1 Tukadmungga. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda/obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data hasil belajar PKn, ditemukan hasil yaitu terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V (thitung = 36,362 dan t¬tabel = 1,98, sehingga thitung > t¬tabel). Berdasarkan pemaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan penilaian portofolio berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn dibandingkan dengan model konvensional.Kata Kunci : TGT, penilaian portofolio, hasil belajar PKn This study aims to determine the significant effect of model cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) by using portfolio assessment through students PKn learning outcomes of fifth class in SD cluster XIV Buleleng district Buleleng regency academic year 2015/2016. This research is a quasi experiment research, which is designed using post test only control group design. The population of this research are all the students in grade fifth of elementary school XIV cluster Buleleng Districts Buleleng Regency Academic Year 2015/2016. Random sampling technique is used to collect the sample. In this research used grade fifth of SD Negeri 1 Pemaron and SD Negeri 1 Tukadmungga as the sample of this research. The result data analyzed using statistic descriptive analysis and inferential statistic technique (t-test). Based on the result analysis of the significant effect of model cooperative learning type Team Games Tournament (TGT) by using portfolio assessment through students PKn learning outcomes of fifth class (tCalculate = 36,362 and t¬Colum = 1,98, therefore tCalculate > tColum). Based on these results, it can be conclude that learning using model of TGT on civics learning outcomes compared with conventional learning model.keyword : TGT, portofolio assessment, PKn result learning
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe GI Dengan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar PKn ., Ketut Fina Kristina; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan metode Role Playing pada mata pelajaran PKn kelas IV di SD Negeri 3 Ambengan tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 3 Ambengan tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 23 orang, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data motivasi belajar menggunakan metode observasi dan pengumpulan data hasil belajar PKn siswa menggunakan metode tes berupa soal obyektif pilihan ganda. Data motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa yang terkumpul dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dapat dilihat dari peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase motivasi belajar PKn siswa adalah 67,73 (kategori sedang) dan meningkat pada siklus II menjadi 79,56 (kategori tinggi). Dan hasil belajar PKn siswa adalah 53,69% (kategori sangat rendah) dan meningkat pada siklus II menjadi 80,65% (kategori tinggi). Jadi dapat disimpulkan bahwa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan metode Role Playing dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar PKn siswa kelas IV semester Genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 3 Ambengan.Kata Kunci : GI, Role Playing, motivasi, hasil belajar This research was aimed to determine student’s motivation in learning and PKn learning result after the implementation of cooperative learning model type Group Investigation with Role Playing method in learning PKn at fourth grade of SD Negeri 3 Ambengan in academic year 2015/2016. The subjects of this research were the students at fourth grade of SD Negeri 3 Ambengan in academic year 2015/2016 the total was 23 students, they were consist with 13 boys dan 10 girls. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of motivation in learning collected by using observation method and data of PKn learning result collected by using test method. The data of student’s motivation and PKn learning result were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicate by determine of student’s motivation in learning and PKn learning result from first cycle to second cycle. The first cycle, the percentage of student’s motivation in learning PKn is 67,73 (medium category) and increase to 79,56 (high category) at second cycle. Data of student’s PKn learning result is 53,69% (very low category) and increase to 80,65% (high category) at second cycle. The conclusion of this research indicate that the implementation of cooperative learning model type Group Investigation with Role Playing method in learning PKn can increase the student’s motivation in learning and PKn learning result at fourth grade in second semester of academic year 2015/2016 in SD Negeri 3 Ambengan. keyword : GI, Role Playing, motivation, learning result
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) PADA SISWA KELAS III SEMESTER II SD NEGERI 1 PENARUKAN ., Putu Yogi Mahardhika; ., Drs. Ndara Tanggu Renda; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model inkuiri terbimbing dalam mata pelajaran IPA pada siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun ajaran 2015/2016. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes. Data yang diperoleh dari hasil observasi dianalasis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tabel kategori keaktifan belajar. Mengenai data yang diperoleh dari tes dianalisis menggunakan rumus mean, selanjutnya dikonversikan ke dalam tingkat hasil belajar IPA berdasarkan PAP skala 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa pada siklus I sebesar 73 atau tergolong kategori cukup aktif. Pada siklus II meningkat menjadi 87,2 atau tergolong kategori sangat aktif. Peningkatan keaktifan belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 14,2. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 74,2 atau berada pada kategori sedang. Pada siklus II meningkat menjadi 88 atau berada pada kategori sangat tinggi. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 13,8. Ini berarti model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA pada kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : inkuiri terbimbing, keaktifan, dan hasil belajar The purposes of this research are 1. to know the enhancement of students’ learning activeness by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. 2. To know the enhancement of students’ achievement by applying guidance inquiry model of Science course in 3rd grades student at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. This was a kind of research class experiment ( PTK) which has been implementedin in two cycles. The subject of this research was 3rd grades students in Sekolah Negeri 1 Penarukan year 2015/2016. The data collection of this reasearch used observasion sheet and test. The data that had been gotten from the observation was analysed by mean formula, then converted to the level of science achievement based on 5 PAP scale. The result of this research showed that 1. There is an enhancement of students’ learning activeness in cycle 1 amount 73 or it is classified as active enough. In cycle 2, it increased becoming 87.2 or it is classified as very active. The enhancement of students’ learning activeness from cycle 1 to the cycle 2 amount 14,2. (2) There is an enhancement of students’ achievement in cycle 1 amount 74,2 or it is classified as average. In cycle II, it increased becoming 88 or it is classified as very high. The enhancement of students’ achievement from cycle I to cycle II amount 13.8. It means that guidance inquiry model can increase the activeness and achievement of science course in 3rd grades at Sekolah Dasar Negeri 1 Penarukan year 2015/2016.keyword : guidance inquiry model, activeness, and achievement.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Km Arik Indrawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD 2 Penarukan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari 5 kali pertemuan yaitu 4 kali pembelajaran dan 1 kali tes. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD 2 Penarukan yang berjumlah 20 siswa. Subjek belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran IPA. Objek pada penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa pada ranah kognitif dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk objektif yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa pada siklus I yaitu 72% yang berada pada kriteria sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase hasil belajar siswa meningkat mencapai 85% yang berada pada kategori tinggi dalam pedoman konversi PAP skala lima tentang tingkatan hasil belajar. Berdasarkan hasi penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD 2 Penarukan Kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : STAD, hasil belajar IPA This research was aimed to find out the average of student’s result in science learning at fourth grade of SD 2 Penarukan by the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was the classroom action research with two cycles, each cycles consist with five meeting, four for learning and once for doing test. The subject of this research was all students at fourth grade of SD 2 Penarukan that consist of 20 students. The objects of this research were student’s result in science learning at cognitive and cooperative learning model type STAD. Data of student’s learning in science was collected by using test method that was objective test consisting with 20 questions. The results of this research indicate that the average percentage of student’s result in science learning at first cycle is 72% which is in medium criteria. At second cycle the average percentage of student’s result in science learning increases to 85% which is in high category based on PAP five scales. According to the results of this research, concluded that there is average of student’s result in science learning by the implementation of cooperative learning model type STAD at fourth grade of SD 2 Penarukan Buleleng district Buleleng regency in academic year 2015/2016.keyword : STAD, the result in science learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., Putu Mika Leni k; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan keaktifan belajar Matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada mata pelajaran Matematika kelas V di SD N 4 Selat tahun pelajaran 2015/2016, (2) peningkatan hasil belajar Matematika siswa setelah penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada mata pelajaran Matematika kelas V di SD N 4 Selat tahun pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD N 4 Selat tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 18 orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Prosedur penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data keaktifan belajar menggunakan metode observasi dan pengumpulan data hasil belajar Matematika siswa menggunakan metode tes berupa soal obyektif pilihan ganda. Data keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika siswa yang terkumpul dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dapat dilihat dari peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika siswa dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I persentase keaktifan belajar Matematika siswa adalah 61,4 (kategori aktif) dan meningkat pada siklus II menjadi 75 (kategori sangat aktif). Dan hasil belajar Matematika siswa adalah 44% (kategori rendah) dan meningkat pada siklus II menjadi 84% (kategori sedang). Jadi dapat disimpulkan bahwa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar Matematika siswa kelas V semester Genap tahun pelajaran 2015/2016 di SD N 4 Selat.Kata Kunci : Inkuiri Terbimbing, keaktifan, hasil belajar This research was aimed to (1) determine student’s the activity in learning after the Guided Inquiry method in learning Matematika at fourth grade of SD N 4 Selat in academic year 2015/2016, (2) determine Matematika learning result after the Guided Inquiry method in learning Matematika at fourth grade of SD N 4 Selat in academic year 2015/2016. The subjects of this research were the students at fourth grade of SD N 4 Selat in academic year 2015/2016 the total was 18 students, they were consist with 11 boys dan 7 girls. The procedure of this research was classroom action research that conducted in two cycles, each cycle consists of four stages that were implementation, execution, observation/evaluation, and reflection. Data of the activity in learning collected by using observation method and data of Matematika learning result collected by using test method. The data of student’s the activity and Matematika learning result were analyzed by using quantitative descriptive analysis method. The result of this research indicate by determine of student’s The activity in learning and Matematika learning result from first cycle to second cycle. The first cycle, the percentage of student’s the activity in learning Matematika is 61,4 (active category) and increase to 75 (very active category) at second cycle. Data of student’s Matematika learning result is 44% (low category) and increase to 84% (medium category) at second cycle. The conclusion of this research indicate that the Guided Inquiry method in learning Matematika can increase the student’s the activity in learning and Matematika learning result at fourth grade in second semester of academic year 2015/2016 in SD N 4 Selat. keyword : Guided Inquiry, the activity, learning result
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN BERBANTUAN MEDIA KARTU GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK ., Ni Kadek Prideni; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3237

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh anak TK Widya Kumara yaitu dalam pemanfaatan media dan kemampuan berbahasa anak masih rendah, metode yang digunakan guru masih menggunakan sistem pembelajaran konvensional. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa pada anak kelompok A semester II di TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja dengan menerapkan metode bermain peran berbantuan media kartu gambar. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah anak kelompok A TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 12 orang. Data penelitian tentang kemampuan berbahasa dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik diskriptif dan analisis stastistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil kegiatan belajar dalam perkembangan bahasa pada anak kelompok A pada sikus I sebesar 61,11% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,67 % yang berada pada kategori tinggi. Jadi terjadi peningkatan hasil kegiatan belajar dalam perkembangan bahasa pada anak sebesar 20,56 %.Kata Kunci : bermain peran, kartu bergambar, kemampuan berbahasa Problem experienced by children in TK Widya Kumara on the use of media and language skills the child is still low, methods used by teachers are still using conventional learning system. Therefore, this study aims to determine the improvement in the language skills of children in A group in the second semester of TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja by applying the method of playing the role of the media aided drawing card. This study was conducted action research with two cycles. The subjects were a group of children in TK Widya Kumara Banjar Jawa Singaraja Secon Semester of Akademic Year 2013/2014, amounting to 12 people. Data collected research on language skills with instruments such as the method of observation with the observation format sheet. Data analysis using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis. The result of the data analysis showed that there was an increase in learning outcomes in language development in children in A group in the first cycle of 61.11 % which is at the low category was experiencing an increase in cycle II to 81.67 % which is at the high category. So an increase in learning outcomes in language development in children was 20.56 %. keyword : role play, picture cards, speak abillity
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN BAHASA PADA ANAK ., I Gusti Ayu Arry Diah Triutami; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan dalam perkembangan bahasa, setelah penerapan metode bercerita berbantuan media boneka tangan pada anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2013/2014 di TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak kelompok A semester II di TK Kemala bhayangkari 2 Singaraja tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan bahasa dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan bahasa pada anak kelompok A TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media boneka tangan, pada siklus I sebesar 57,05% yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 81,7% yang berada pada pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan perkembangan bahasa sebesar 24,65% pada anak kelompok A TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja.Kata Kunci : bercerita, boneka tangan, perkembangan bahasa This study aimed to determine the improvement in language development, after the application of media assisted storytelling hand puppets for children in group A the second semester of academic year 2013/2014 in TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. This type of research tends classroom action research was conducted in two cycles. The subjects were 15 children of A group in the second semester of TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja school year 2013/2014. The data of this research on language development sheet format. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result of the data analyisis showed that an increase in language development in children in A group of TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja after applied storytelling media assited hand puppet, the first cycle 0f 57.05% which is at the low category was experiencing an increase in cycle II to 81.7 % which children in A group of TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. keyword : storytelling, hand puppet, language development
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN MEDIA BIJI-BIJIAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ., Nijma Hidayati; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.4315

Abstract

Nijma Hidayati1, I Komang Sudarma2, I Wayan Romi Sudhita3 1,2,3Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja,Indonesia e-mail: 1hnijma@gmail.com,2darma_to@yahoo.co.id,3romisudhita@yahoo.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak setelah diterapkan metode demonstrasi berbantuan media biji-bijian melalui kegiatan menempel pada anak kelompok B tahun pelajaran 2013/2014 di TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 10 orang anak TK pada Kelompok B Tahun pelajaran 2013/2014. Data penelitian tentang perkembangan motorik halus dikumpulkan dengan teknik observasi dan wawancara. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada siklus I sebesar 59,16% yang berada pada kategori rendah. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 82,5% yang berada pada kategori tinggi. Jadi dapat disimpulkan adanya peningkatan sebesar 23,34% dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak pada kelompok B tahun pelajaran 2013/2014 di TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura setelah menggunakan media biji-bijian melalui kegiatan menempel. Kata Kunci : Kata-kata kunci: metode demonstrasi, media biji-bijian, kegiatan menempel, perkembangan motorik halus Abstract this Research have go to to to know development leveling motorik soft of child after to be applied method demonstration have assist of media of the seeds to through activity to patch to child B's group year lesson 2013/2014 in TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura. This research Type is the class action research that to be executed in two cycles. research Subjek is 10 child's people TK to Group B Year lesson 2013/2014. research Data about motorik's development soft to be collected with observation technique and interview. research result Data be analyzed with to use it the statictic analysiical method descriptive and method the quantitative descriptive analysiical. The Result of show data-analysiical that happen leveling motorik's development soft to cycle I as big as 59,16% that be to low category. To cycle II undergo becoming leveling 82,5% that be to high category. So can to be concluded existence as big as leveling 23,34% in to level it development motorik soft of child to group B year lesson 2013/2014 in TK Kemala Bhayangkari 7 Amlapura after to use it media of the seeds to through activity to patch. keyword : key words: demonstrating method, media of the seeds, patching activity, motorik's development soft
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATERI TRANSPORTASI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NEGERI 3 PEGADUNGAN ., Nyoman Agus Susanta; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.2270

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah nilai siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Negeri 3 Pegadungan masih belum memuaskan, pembelajaran bersifat konfensional, dan media yang mendukung pada mata pelajaran Bahasa Indonesia belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui rancang bangun multimedia interaktif yang dikembangkan, 2) mengetahui kualitas hasil pengembangan multimedia interaktif yang dikembangkan. Model penelitian yang digunakkan dalam penelitian ini model pengembangan produk ADDIE yang dikembangkan oleh Tegeh dan Kirna. Data tentang kualitas produk pengembangan ini dikumpulkan dengan metode angket yang selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis deskriftif kuantitatif dan teknik analisis deskriptif. Subjek data terdiri dari satu ahli isi/materi bidang studi, satu ahli media pembelajaran, satu ahli desain pembelajaran, enam siswa untuk uji perorangan, duabelas siswa untuk kelompok kecil. Hasil penelitian ini adalah Multimedia Interaktif yang layak pakai sesuai dengan karakteristik siswa. Hasil validasi data menunjukkan tingkat pencapaian media ini (1) uji ahli isi mata pelajaran Bahasa Indinesia pada kualifiksi baik (persentase = 82%), (2) uji ahli media pembelajaran berada pada kualifikasi baik (persentase = 78%), (3) uji ahli desain pembelajaran berada pada kualifikasi baik (presentase = 88%), (4) uji coba perorangan berada pada kualifikasi baik (persentase = 88,66%), uji coba kelompok kecil berada pada kualifikasi sangat baik (persentase = 92,75%) . Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan kualitas Multimedia Interaktif baik dan dapat digunakan di kelas IV SD Negeri 3 Pegadungan.Kata Kunci : Pengembangan, Multimedia Interaktif, Bahasa Indonesia The problem of this study is scores for student of IV grade in SD Negeri 3 Pegadungan in for sciences is low, learning conventionally, and media to support the Indonesian yet available. This study aims to : 1) know the results of Learning Interactive Multimedia Interaktive desing, 2) know the development’s quality of the Learning Interactive Multimedia which develoved. The research model in this study Development model in this study product development model developed by ADDIE. Data about quality product development were collected by questionnaire are then analyzed by qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis techniques. Subject try consist of a subject content axpert, an instructional media expert, an anstructional design axpert, six students for individual trials, twelve students to small group test. Results of this study was Learning Interactive Multimedia which suitable to used according to the characteristics of students. are developed is good. The result showed (1) test content expert of sains subject on good qualification (percentage = 82%), (2) test instructional media expert on good qualification (percentage =78%), (3) test instructional design expert on good qualification (percentage =88%), (4) individual trial on good qualification (percentage 88,66%) and (5) small group test on very well qualification (percentage 92,75%). Based on these results can conclude a quality of Interactive Multimedia is good and can be used is class IV SD Negeri 3 Pegadungan on second semester.keyword : Development, Interactive Multimedia, Indonesian Languange
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELALARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP ., Desak Ketut Marta Sari Dewi; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): June
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v2i1.3584

Abstract

Permasalah dalam penelitian ini adalah kurangnya pemafaatan media dan nilai siswa dibawah KKM. Tujuan tersebut dirinci ke dalam tiga tahapan yang berkaitan, yaitu mendeskripsikan rancang bangun, mendeskripsikan kelayakan, dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan model pengembangan LUTHER yang memiliki enam tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII-C dan VIII-D SMP Negeri 1 Gianyar. Data validasi uji ahli isi bidang studi, ahli media, ahli desain, uji perorangan, uji kelompok kecil dan uji lapangan diperoleh dengan menggunakan angket. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif, analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial. Hasil evaluasi ahli isi sebesar 91.11% berada pada kualifikasi baik. Hasil evaluasi ahli media sebesar 92% berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil evaluasi ahli desain sebesar 78% berada pada kualifikasi baik. Hasil uji perorangan sebesar 92,30 % berada pada kualifikasi sangat baik. Hasil uji kelompok kecil sebesar 83,6% berada pada baik. Hasil uji lapangan sebesar 82,74% berada pada kualifikasi baik. Penghitungan hasil belajar secara manual diperoleh hasil t hitung sebesar 42,72. Harga t tabel taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Maka terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar bahasa indonesia siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan multimedia interaktif. Nilai rata-rata sebelum menggunakan media (62,09) dan (86,77) setelah menggunakan media sehingga terdapat meningkatan hasil belajar. Kata Kunci : multimedia interaktif, bahasa indonesia, dan hasil belajar The problem in this study is the lack of media use and grades of students under the KKM. The goal is broken down into three phases related, which describes design, describe the feasibility, effectiveness and describe the use of interactive multimedia learning media on student learning outcomes in Indonesian subjects for junior high school students. This type of research is the development of research, using LUTHER development model which has six stages, namely the concept, design, collecting materials, assembly, testing, and distribution. The study included students of class VIII-C and VIII-D SMP Negeri 1 Gianyar. Data validation test content expert fields of study, media experts, expert design, test individual, small group testing and field tests obtained using a questionnaire. The data is then analyzed by descriptive qualitative, quantitative descriptive analysis and inferential statistical analysis. The results of the expert evaluation of the content of 91.11% at good qualification. The results of the expert evaluation of media by 92% at the excellent qualifications. The results of the expert evaluation of design by 78% at both qualifications. Individual test results of 92.30% at the excellent qualifications. Small group of test results was 83.6% in both. The results of field tests of 82.74% at good qualification. Learning outcomes manually counting the results obtained t count of 42.72. Price t table significance level of 5% is 2.000. So the price of t is greater than the price of t table so H0 is rejected and H1 is accepted. So there are significant differences Indonesian student learning outcomes between before and after using interactive multimedia. The average value before using the media (62.09) and (86.77) after using the media so that there is increase learning outcomes. keyword : Interactive multimedia, Indonesian, and learning outcomes
Co-Authors ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Made Aditya Purnama ., I Ngh Wira Astawa ., I Ngh Wira Astawa ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Made Sri Utami Dewi ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Mika Leni k ., Putu Yogi Mahardhika Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Putu Ananda Kusuma . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Darmawan . I Gede Eka Pratama . I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Ayu Arry Diah Triutami . I Kadek Dwi Andika Wirawan . I Ketut Gading I Komang Edi Putra . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Prasetia Aryawan ., I Made Prasetia Aryawan I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Yudi ., I Made Yudi I Putu Bayu Juliantara . I Putu Dalbo Manik Krishna ., I Putu Dalbo Manik Krishna Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Herdianto . Ketut Pudjawan Luh Ayu Rukianing . Luh Putu Ayu Febriani ., Luh Putu Ayu Febriani Luh Putu Yudha Budiarti . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Made Sumantri Marliana ., Marliana Megawati . Michael Donny Pradana Subarjo . Muhammad Rizal Zulmi . Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Prideni . Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Kadek Surtiani . Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Made Dwijayanti . Ni Made Wiardi . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Rati Ni Wayan Winasih ., Ni Wayan Winasih Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Putu Agus Yoga Permana . S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Satria Udayantara ., Satria Udayantara