Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. .
Unknown Affiliation

Published : 107 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD ., Km Arik Indrawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i2.7673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD 2 Penarukan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui dua siklus, setiap siklus terdiri dari 5 kali pertemuan yaitu 4 kali pembelajaran dan 1 kali tes. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD 2 Penarukan yang berjumlah 20 siswa. Subjek belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam pembelajaran IPA. Objek pada penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa pada ranah kognitif dan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan melalui tes tertulis berbentuk objektif yang terdiri dari 20 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase hasil belajar IPA siswa pada siklus I yaitu 72% yang berada pada kriteria sedang. Sedangkan pada siklus II rata-rata persentase hasil belajar siswa meningkat mencapai 85% yang berada pada kategori tinggi dalam pedoman konversi PAP skala lima tentang tingkatan hasil belajar. Berdasarkan hasi penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas IV SD 2 Penarukan Kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : STAD, hasil belajar IPA This research was aimed to find out the average of student’s result in science learning at fourth grade of SD 2 Penarukan by the implementation of cooperative learning model type STAD. This research was the classroom action research with two cycles, each cycles consist with five meeting, four for learning and once for doing test. The subject of this research was all students at fourth grade of SD 2 Penarukan that consist of 20 students. The objects of this research were student’s result in science learning at cognitive and cooperative learning model type STAD. Data of student’s learning in science was collected by using test method that was objective test consisting with 20 questions. The results of this research indicate that the average percentage of student’s result in science learning at first cycle is 72% which is in medium criteria. At second cycle the average percentage of student’s result in science learning increases to 85% which is in high category based on PAP five scales. According to the results of this research, concluded that there is average of student’s result in science learning by the implementation of cooperative learning model type STAD at fourth grade of SD 2 Penarukan Buleleng district Buleleng regency in academic year 2015/2016.keyword : STAD, the result in science learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NATURE OF SCIENCE (NOS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS I KECAMATAN SERIRIT TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Made Novia Hartini; ., Drs. Made Sumantri; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5876

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Nature of Science (NOS) dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di gugus I Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian Non Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas IV SD di Gugus 1 Kecamatan Seririt Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 113 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling sehingga diperoleh sampel yaitu SD N 2 Kalianget dan SD N 3 Kalianget. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thit > ttabel (5,222 > 2,048). Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran NOS dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model pembelajaran NOS berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Kata Kunci : pembelajaran, pemahaman konsep IPA, Nature of Science This study aimed to analyze the differences between students' understanding of science concepts were studied by using Nature of Science (NOS) learning model and students who learn by using conventional learning model in the fourth grade students of elementary school in cluster 1 of Seririt district in the academic year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research using non-equivalent post-test only control group design. The study population was all students fourth grade in cluster 1 of Seririt district in academic year 2013/2014, amounting to 113 students. Samples were taken by random sampling in order to obtain a sample that SD N 2 Kalianget and SD N 3 Kalianget. The understanding of science concepts data collected by using a expanded multiple-choice test. The data was analyzed busing descriptive and inferential statistics ie t-test. Based on the analysis of data obtained that value of thit > ttabel (5.222> 2.048). This result shows that there are differences in understanding science concepts significantly between group of students who learned using the NOS learning model and the conventional learning model. Thus, the NOS learning model gives positive effect on students' understanding of science concepts keyword : learning, understanding of science concepts, Nature of Science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Yudha Budiarti; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3070

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di gugus III Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah kelas IV di Gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 147 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 29,305 sedangkan ttabel dengan db = 33 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,0357. Hal ini berarti bahwa thitung lebih besar daripada ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III. Dengan demikian, model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus III Kecamatan Busungbiu,Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Hasil belajar IPA, Model Pembelajaran CLIS Problem of this research was students low natural science learning result in fourth grade. This research was purposed to know the difference of natural science learning result between the group of student who was taught by using CLIS teaching model and the group of student who was taught by conventional teaching model in the fourth grade students of elementary school in cluster three of Buleleng district, Buleleng regency in 2013/2014 school year. This research type was a quasi experiment with nonequivalent posttest only control group design. This research population was fourth grade in cluster three of Busungbiu district which consisted of 147 students. The sample of this research was choosen by random sampling technique. The data of natural science learning result were collected by using double helix test that was analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Based on t-test calculation is obtained tcount equal to 29,305 while ttable with db= 33 and level of significance 5% is 2,0357. That meant tcount is bigger than ttable. The result indicated that there was difference of natural science learning result between group of student who were taught by using CLIS teaching model and group of student who were taught by using conventional teaching model. Thus, can concluded that CLIS teaching model have an effect to the natural science learning result of fourth grade students of elementary school in cluster three of Busungbiu district, Buleleng regency in 2013/2014 school year. keyword : CLIS Teaching Model, Natural Science Learning Result
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING (PETA PIKIRAN) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI DI DESA KALIBUKBUK ., I Komang Edi Putra; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk yang berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 4 Kalibukbuk dan di SD Negeri 2 Kalibukbuk dengan jumlah 67 siswa yang dipilih dengan teknik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar IPA siswa menggunakan metode tes.Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAantara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping berbantuan media gambar dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil analisis uji-t, dimana thitung>ttabel ( > ). Selain itu nilai rata-rata siswa kelompok eksperimen lebih tinggi daripada siswa kelompok kontrol (Meks= 23,73 > Mkon= 18,09). Penelitian menunjukkan bahwa penerapan Mind Mapping berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa.Kata Kunci : mind mapping,konvensional, hasil belajar This study was intended to know the different between science learning outcomes of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village, Buleleng sub-district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014 who were taught by using Mind Mapping learning method assisted with picture media and those who were taught by using conventional learning method. This study was in form of quasi eksperiment and post-test only control group designwas used as research design. The population of this study was all of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village which consist of 127 students. The sample of this study was all of the fifth grade students at SD Negeri 4 Kalibukbuk and SD Negeri 2 Kalibukbuk. The number of the sample was 67 students which were selected through random sampling technique. The data were collected by using test method. Multiple choices test was used as an instrument. The data obtained was analyzed through descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis. The result of the study found that there was a significant difference on science learning outcomes between the students who were taught by using Mind Mapping learning methodassisted with picture media than those who were taught by using conventional learning method of the fifth grade students of SD Negeri in Kalibukbuk village, Buleleng sub-district, Buleleng regency in the academic year 2013/2014. It can be seen from the result of the t-test analysis, whereas tobserved>ttable ( > ). Besides, the mean score of the students in experiment group was higher than those in control group (Mexp= 23,73 > Mcon= 18,09). The study shown that the implementation of Mind Mapping give positive influence toward students’ science learning outcomes.keyword : mind mapping, conventional, learning results.
PENGARUH MODEL ACCRODION BERBANTUAN MEDIA GAMBAR SERI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SISWA DI KELAS V ., Ni Kadek Surtiani; ., Drs. Ketut Pudjawan,M.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan menulis karangan antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Accordion dengan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD di Desa Sangsit tahun pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Sangsit tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah 143 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik random sampling dan diperoleh kelas V SD No 8 Sangsit sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No 4 Sangsit sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan menulis karanga yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan menulis karangan antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran Accordion dan model pembelajaran Konvensional (thitung = 18,73; ttabel = 2,002) di mana rata-rata skor keterampilan menulis karangan 17,69 kelas yang belajar dengan model pembelajaran Accordion yang berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas yang belajar dengan model pembelajaran Konvensional adalah 13.7 yang berada pada kategori rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis karangan yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Accordion lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.Kata Kunci : karangan model Accordion, keterampilan menulis. This study aimed to analyze the differences between class essay writing skills are learned with Accordion learning model with the conventional model of learning in the fifth grade students of elementary Sangsit village school year 2013/2014. This research is a quasi-experimental research design with Post Test Only with Non-Equivalent Control Group Design. The study population was all students in the fifth grade elementary school in the village Sangsit academic year 2013/2014 the number of 143 people. The research sample was taken with a random sampling technique and derived class V SD No. 8 Sangsit as the experimental group and class V SD No. 4 Sangsit as a control group. The data collected were collected Karanga writing skills with the instrument observation sheet. Data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that there are differences between the essay writing skills learned in class learning model and learning model Conventional Accordion (of thitung= 18.73; ttabel = 2.002) where the average score of 17.69 essay writing skills of classroom learning with the learning model Accordion which are in the high category, while classroom learning with conventional learning model is 13.7 which is in the low category. The results of this study indicate that the essay writing skills achieved by the class that follows the model of learning with learning Accordion higher than the class that follows the model of learning with conventional learning. keyword : model Accordion, essay writing skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Luh Putu Yudha Budiarti; ., Drs. Gede Raga, M.Si; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3070

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di gugus III Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest only control group design. Populasi penelitian adalah kelas IV di Gugus III Kecamatan Busungbiu yang berjumlah 147 orang. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung sebesar 29,305 sedangkan ttabel dengan db = 33 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,0357. Hal ini berarti bahwa thitung lebih besar daripada ttabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS dan kelompok siswa yang yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus III. Dengan demikian, model pembelajaran CLIS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di gugus III Kecamatan Busungbiu,Kabupaten Buleleng pada tahun pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : Hasil belajar IPA, Model Pembelajaran CLIS Problem of this research was students low natural science learning result in fourth grade. This research was purposed to know the difference of natural science learning result between the group of student who was taught by using CLIS teaching model and the group of student who was taught by conventional teaching model in the fourth grade students of elementary school in cluster three of Buleleng district, Buleleng regency in 2013/2014 school year. This research type was a quasi experiment with nonequivalent posttest only control group design. This research population was fourth grade in cluster three of Busungbiu district which consisted of 147 students. The sample of this research was choosen by random sampling technique. The data of natural science learning result were collected by using double helix test that was analyzed by descriptive statistics analysis and inferential statistics that was t-test. Based on t-test calculation is obtained tcount equal to 29,305 while ttable with db= 33 and level of significance 5% is 2,0357. That meant tcount is bigger than ttable. The result indicated that there was difference of natural science learning result between group of student who were taught by using CLIS teaching model and group of student who were taught by using conventional teaching model. Thus, can concluded that CLIS teaching model have an effect to the natural science learning result of fourth grade students of elementary school in cluster three of Busungbiu district, Buleleng regency in 2013/2014 school year. keyword : CLIS Teaching Model, Natural Science Learning Result
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Gede Agus Darmawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan jumlah populasi 128 siswa. Sampel penelitian ini adalah SD No. 4 Tamblang yang berjumlah 20 orang siswa dan SD No. 6 Tamblang yang berjumlah 19 orang siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 5,5 > ttabel = 2,042) dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) yaitu 25,6, yang berada pada kategori baik dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 18,89 yang berada pada kategori cukup. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation dengan siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Jadi, model pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA.Kata Kunci : model pembelajaran Group Investigation, hasil belajar IPA. This research aimed to determine differences in Science learning outcomes significantly between groups of students who take Cooperative learning model type Group Investigation (GI) and a group of students who take conventional learning models.This research is a quasi experimental study. The population of this study are all 5th grade elementary school students in Cluster V Kubutambahan Buleleng District of academic year 2013/2014 with a population of 128 students. The sample of Elementary School was SD 4 Tamblang totaling 20 students and SD 6 Tamblang totaling 19 students. Samples were taken by random sampling. The data collected in this research is the result of learning Science. Form of Science achievement test which used a multiple choice. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The results showed that there are differences in Science learning outcomes significantly between groups of students who take Cooperative learning model of type Group Investigation (GI) with a group of students who take conventional learning models. This is indicated by (thitung = 5,5 > ttabel = 2,042) and is supported by the difference in the average score by the students who take the Cooperative Learning Model Type Group Investigation (GI) is 25.6 which is in the best category, and students who learn using conventional learning models 18.89 which is in the pretty category. This means that there is a difference in student significantly learning outcomes between groups of students who are learning using cooperative learning models of type Group Investigation and students who are learning to follow the conventional model of learning in the 5th grade elementary school students in the District V Cluster Kubutambahan Buleleng regency. Thus, a model of type Group Investigation Cooperative learning affects students' learning outcomes in Science learning.keyword : learning model Group Investigation, Science learning outcomes
PENGARUH STRATEGI TOK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS V SD NEGERI PADANGBAI* ., I Kadek Dwi Andika Wirawan; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis cerpen antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan Strategi TOK (Tiru Olah Kembangkan) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran konvensional di kelas V SD Negeri Padangbai Tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD di Negeri Padangbai tahun pelajaran 2013/2014, yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah populasi 74 siswa. Instrumen yang akan digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah tes kemampuan menulis cerpen siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t untuk menguji hipótesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis cerpen siswa antara kelompok siswa yang dibelajar dengan strategi TOK dan kelompok siswa yang dibelajar dengan model pembelajaran konvensional. Besarnya thitung adalah 4,479 sedangkan ttabel dengan db = 74 dan taraf signifikansi 5% adalah 2,379. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (4,479>2,379) sehingga H0 ditolak dan H¬1 diterima. Dengan demikian, strategi TOK berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerpen siswa yang diperoleh pada siswa kelas V tahun pelajaran 2013/2014 di SD Negeri Padangbai.Kata Kunci : Strategi TOK, Cerpen, Kemampuan Menulis This research aimed at knowing the significant difference on the students’ short story writing skills between the students who were taught by TOK strategy and the students who were taught by conventional teaching strategy on the fifth grade students of SD Negeri Padangbai in the academic year 2013/2014. This study was a semi-experiment research which post test only control group design. The populations of this study were all of the fifth grade elementary students of SD Negeri Padangbai in the academic years 2013/2014, in which consists of 2 classes which were 74 students. The instrument was the short story writing competency’s test and the data analysis used statistic descriptive and statistic inferential by using t test to examine the hypothesis. The results of this study show that there were significant differences on students’ writing competency between the group who was taught by TOK strategy and the group who was taught by using conventional teaching strategy. The tcount was 4,479 while ttable with db=74 and the 5% significance standard was 2,379. It meant tcount was bigger than ttable (4,479 >2,379) so that H0 was rejected, and H1 was accepted. Therefore, TOK strategy has a significant effect on the fifth grade students’ writing competency at SD Negeri Padangbai in the academic year 2013/2014keyword : TOK Strategy, Short Story, Writing Competency
PENERAPAN PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NO. 1 SEMBIRAN KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Putu Bayu Juliantara; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3508

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA setelah diterapkan pendekatan sains teknologi masyarakat pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar No. 1 Sembiran kecamatan Tejakula kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian ini adalah 28 orang siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 1 Sembiran yang terdiri dari 12 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian Tindakan Kelas ini dirancang dalam dua siklus yang terdiri dari siklus I dan siklus II, setiap siklus dari rancangan ini terdiri dari lima tahapan yaitu : 1) Tahap refleksi awal, 2) tahap perencanaan tindakan (planning), 3) tahap pelaksanaan tindakan (acting), 4) tahap observasi (observing) dan evaluasi (evaluating), dan 5) tahap refleksi (reflecting). Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Kemudian data dianalisis dengan tekhnik deskriptif kuantitatif Hasil penelitian ini adalah : 1) pada siklus I rata-rata hasil belajar siswa 66,94 dan ketuntasan belajar 46,42%, 2) Pada siklus II dengan peningkatan hasil belajar siswa menjadi 74,83 dan ketuntasan belajar 89,29%., 3) peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II : 46,42 % siklus I dan 89,29 % siklus II. Dalam siklus II ternyata ada peningkatan 42,87 %. Kata Kunci : sains teknologi masyarakat, hasil belajar. He purpose of this study were: Knowing the increase in the learning outcomes of students in learning science as applied method of Science Technology Society in class IV semester academic year 2013/2014 on the basis of the number 1 Sembiran elementary school Districts Tejakula Buleleng Regency This research is Classroom Action Research ( CAR ) with the subject of this study is 28 Elementary School fourth grade students of Sembiran elementary school consisting of 12 boys and 16 girls . Classroom Action Research is designed in two cycles consisting of the first cycle and second cycle , each cycle of this design consists of five stages , namely : 1 ) first reflection, 2) the action planning stage ( planning) , 3 ) the implementation phase of the action ( acting ) , 4 ) observation phase ( observing ) and evaluation ( evaluating ) , and 5 ) the stage of reflection ( reflecting ) . Data was collected through observation and testing methods . Then the data were analyzed with descriptive quantitative techniques The results of this study are : 1 ) in the first cycle of student learning average of 66,94 and a mastery of learning outcomes study 46,42 % , 2 ) In the second cycle of which is also coupled with improved learning outcomes be 74,.83 and 89,29 % mastery learning . , 3 ) an increase learning outcomes from cycle I to cycle II : 46,42 % and 89,29 % first cycle second cycle . In the second cycle turns out there is an increase of 42,87%. keyword : science technology society, learning outcomes
PENGARUH MODEL CORE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V DI GUGUS I NAKULA KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA ., Michael Donny Pradana Subarjo; ., Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd.; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model CORE berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 147 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD No. 3 Baler Bale Agung yang berjumlah 25 orang dan kelas V SD No. 5 Baler Bale Agung yang berjumlah 30 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Core berbasis lingkungan dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas V di Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2013/2014. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Core adalah 33,67 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,23. Hal ini berarti penerapan model Core berbasis lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas V di gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.Kata Kunci : model pembelajaran CORE, pemahaman konsep IPA The purpose of this research was to recognize understanding of science concept between the students that taught with CORE learning model based on environment and those that taught with conventional learning model at grade V Elementary School Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana in academic year 2013/2014. This research was a quasi experimental research. The research population was all students in grade V which belong to Elementary School Gugus I Nakula Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana in academic year 2013/2014 with the total 147 students. The sampel of this research was 25 students from grade V Baler Agung 3 Elementary School and 30 students from grade V Baler Agung 5 Elementary School. In collecting the data, the writer uses description test. The data were analysed using a descriptive statistic and inferencial statistic (uji-t). The result of this research showed that there were the differences between the students taught with CORE learning model based on environment learning model and taught with conventional model learning. The comparison average score of the students taught with CORE learning model is 33,67 higher than student that taught with conventional learning model is 26,23. In this research the implementation of CORE learning model based on environment can be considered to be significant in understanding of science concept.keyword : core leaning model, understanding of science concept
Co-Authors ., Ahmad Faisol Mansur ., Ahmad Faisol Mansur ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., I Made Aditya Purnama ., I Ngh Wira Astawa ., I Ngh Wira Astawa ., Ida Ayu Kade Marta Adnyani ., Kadek Pendiartawan ., Kadek Pendiartawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Komang Setia Adi Kurniawan ., Luh Putu Yuli Rastini ., Luh Putu Yuli Rastini ., Moh. Mahrus ., Moh. Mahrus ., Ni Komang Ari Yudani ., Ni Made Sri Utami Dewi ., Pramita Yuni Astari ., Pramita Yuni Astari ., Putu Ayu Widiari Suseni ., Putu Mika Leni k ., Putu Yogi Mahardhika Desak Ketut Marta Sari Dewi . Desak Putu Parmiti Dewa Putu Ananda Kusuma . Drs. Ndara Tanggu Renda . Gusti Ayu Made Mega Pertiwi ., Gusti Ayu Made Mega Pertiwi I Dewa Kade Tastra I Gede Agus Darmawan . I Gede Eka Pratama . I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari ., I Gusti Agung Ayu Wahyudiantari I Gusti Ayu Arry Diah Triutami . I Kadek Dwi Andika Wirawan . I Ketut Gading I Komang Edi Putra . I Komang Sudarma I Made Citra Wibawa I Made Fandy Prasastha Kasna ., I Made Fandy Prasastha Kasna I Made Prasetia Aryawan ., I Made Prasetia Aryawan I Made Suarjana I Made Tegeh I Made Yudi ., I Made Yudi I Putu Bayu Juliantara . I Putu Dalbo Manik Krishna ., I Putu Dalbo Manik Krishna Ignatius I Wayan Suwatra Kadek Herdianto . Ketut Pudjawan Luh Ayu Rukianing . Luh Putu Ayu Febriani ., Luh Putu Ayu Febriani Luh Putu Yudha Budiarti . M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Novia Hartini ., Made Novia Hartini Made Sumantri Marliana ., Marliana Megawati . Michael Donny Pradana Subarjo . Muhammad Rizal Zulmi . Ni Kadek Liana Karisma ., Ni Kadek Liana Karisma Ni Kadek Prideni . Ni Kadek Suci Tuti Utami ., Ni Kadek Suci Tuti Utami Ni Kadek Surtiani . Ni Luh Gede Sri Yuliastini ., Ni Luh Gede Sri Yuliastini Ni Luh Putu Diana Eka Putri ., Ni Luh Putu Diana Eka Putri Ni Luh Tirta Sari ., Ni Luh Tirta Sari Ni Made Dwijayanti . Ni Made Wiardi . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Wayan Rati Ni Wayan Winasih ., Ni Wayan Winasih Ni Wayan Wiyanthini Dewi ., Ni Wayan Wiyanthini Dewi Nijma Hidayati . Nyoman Agus Susanta . Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Putu Agus Yoga Permana . S.Pd Luh Putu Putrini Mahadewi . Satria Udayantara ., Satria Udayantara