Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENYULUHAN KELOMPOK ISTRI NELAYAN DALAM MENUNJANG KETRAMPILAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DUSUN KALAMALEA KELURAHAN MADALE KECAMATAN POSO KOTA UTARA KABUPATEN POSO Syuaib, Moh Rusly; Hendrayanto, Hendrayanto
Mosintuwu Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Mosintuwu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Sintuwu Maroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71127/2808-9073.709

Abstract

Abstrak Program pengabdian kepada masyarakat dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahunan dan ketrampilan Kepada istri para nelayan tentang bagaimana meningktkan pendapatan rumah tangga. Adapun metode pelaksanaan dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat yaitu penyuluhan  Kegiatan Pelaksanaan PKM dilakukan dalam 3 tahapan yaitu persiapan, pelatihan dan evaluasi. Instrument evaluasi berupa daftar pertanyaan yang dideskripsikan setelah datanya diolah. Hasil analisis data daftar pertanyaan  menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan para istri nelayan tentang bagaimana meningkatkan pendapatan rumah tangga.  Abstract  The community service program was conducted with the aim of enhancing the knowledge and skills of fishermen's wives on how to increase household income. The implementation method was through community empowerment, namely outreach. The PKM implementation activities were carried out in three stages: preparation, training, and evaluation. The evaluation instrument was a list of questions that were described after the data was processed. The results of data analysis of the list of questions showed that there was an increase in the knowledge of fishermen's wives about how to increase household income.
Aktivisme Partisipasi Sosial Warga Negara Berbasis Digital Nurdiyanti*, Aina; Hendrayanto, Hendrayanto
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.25985

Abstract

Pasca Revolusi Industri keempat telah terjadi perubahan yang jauh massif pada aspek sosio-kutural. Disatu sisi, terdapat perilaku digital yang kurang produktif bahkan potensi berinternet secara desktruktif. Di sisi lain terdapat pula fenomena pengembangan perangkat maya untuk menyokong pembangunan demokrasi, pemajuan peradaban sosial, dan penguatan budaya warga negara partisipatif di era digital menjadi suatu yang urgen. Proses membangun dan mengembangkan akses digital sebagai wahana bagi warga negara mengaktualisasikan partisipasi publik pada sektor sosial kemanusiaan menjadi gejala yang menarik untuk dikaji secara ilmiah. Penelitian ini adalah kajian teoretis terhadap fenomena aktivisme daring melalui pemanfaatan internet dan media digital di Indonesia dalam rangka pembinaan partisipasi warga negara di era digital. Melalui penelitian ini, akan dikaji aktivisme daring melalui pemanfaatan internet dan media digital di Indonesia secara teoretis berdasarkan hasil kepustakaan. Studi-studi tentang internet dalam kaitannya dengan aktivisme gerakan sosial sebagaimana disebutkan telah menghasilkan dua perspektif. Kesatu bahwa internet dapat memfasilitasi aktivisme pada ranah luring. Kedua, internet meningkatkan praktik gerakan yang ada dengan menambahkan kampanye secara daring melalui berbagai metode. Kajian ini mejadi penting untuk diangkat sebagai topik didasarkan pada beberapa alasan. Kesatu secara teoretis, terdapat kebermanfaatan bagi lapangan ilmu pendidikan kewarganegaran yakni kajian pada aspek citizenship education pada domain sosio-kultural. Kedua secara praksis, bahwa apa yang ditemukan dapat mengungkap best practice berwarganegara di era digital. Bisa kita dapatkan faktor pendorong yang kemudian bisa kita prediksikan faktor yang membuat budaya positif berupa partisipasi sosial berbasis digital ini bertahan.
SINERGI KREASI DAN INOVASI : MEMBANGUN CITRA MELALUI SENTUHAN KREATIF VISUAL PADA EVENT PASAR SENI HUNTU ART DISTRIK GORONTALO A., Hermila; Hendrayanto, Hendrayanto; Bau, Rahmat Taufik R.L; Farman, Indra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29155

Abstract

Pasar seni sering kali adalah tempat di mana seniman lokal memamerkan karya-karya mereka, termasuk lukisan, patung, kerajinan tangan, dan barang seni lainnya. Wisatawan memiliki kesempatan untuk menyaksikan dan membeli karya-karya unik ini yang mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat setempat. Huntu Art Distrik atau di singkat Hartdisk merupakan komunitas seni anak muda Gorontalo yang berlokasi di Desa Huntu Selatan Kota Gorontalo. Selain pasar seni warga, Huntu Art juga seringan mengadakan kegiatan seperti Lokakarya Seni Karnya, Pangan Warga, Pengarsipan Karya Seni dan masih banyak lainnya. Kegiatan yang diselenggatakan tersebut bertujuan untuk mempropomosikan potensi yang ada di Desa Huntu, pengembangan kreativitas warga serta pengingkatan daya saing desa. Yang mejadi permasalahan utama adalah pihak huntu kekurangan sumber daya manusia dalam proses pelaksanaan pasar senin warga tahun ini. maka untuk membantu pihak Huntu Art dilakukan pengabdian ini untuk membantu pihak Huntu Art dalam segi sumber daya manusia. Selain itu juga sebagai bentuk promosi kepada genererasi muda dan masyarakat terkait pelestarian budaya Gorontalo. Sehingga pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan membantu pihak huntu art dari segi SDM berupa desain booth yang didesain oleh tim untuk pihak Huntu Art Distrik. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan beberapa desain booth yang telah dibuat oleh tim pengabdian yang kemudian diberikan kepada pihak Huntu Art Distrik.
Analysis of Elementary School Teacher Readiness in Implementing the Independent Curriculum in Gorontalo City Abdullah, Gamar; Hendrayanto, Hendrayanto
Journal of Pedagogi Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Pedagogi-April
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/pz4snt49

Abstract

This research aims to find out how prepared teachers are in implementing the independent curriculum in elementary schools (SD) in Gorontalo City. The research method used in this research is descriptive research with a qualitative approach. This research was conducted in several elementary schools (SD) in Gorontalo City, including SDN 96 Kota Utara, SDN 29 Kota Selatan, SDN 75 Kota Tengah, SDN 02 Kota Barat, SDN 8 Kota Barat, SDN 42 Hulonthalangi and SDN No. 57 East City. The data collection technique used in this research was conducting in-depth interviews. The research analyzed the readiness of elementary school teachers in implementing the independent curriculum using 6 indicators, namely (1) understanding of the curriculum structure, (2) readiness of learning plans, (3) readiness of the learning process, (4) readiness of teaching material modules, (5) readiness of facilities and infrastructure, 6) readiness for learning assessment. Based on the results of the research that has been conducted, it can be concluded that the readiness of teachers in implementing the independent curriculum in elementary schools in Gorontalo City based on six indicators shows that teachers in Gorontalo City are still not fully ready to implement the independent curriculum. Some teachers still lack understanding regarding the structure of the independent curriculum and admit that they still need training, especially regarding the implementation of the independent curriculum in learning, such as developing teaching modules, learning assessments, implementing the Ancasila student profile program and utilizing PMM. Apart from that, teachers admit that they still have difficulty accessing textbooks used in implementing the independent curriculum. However, in general, school infrastructure, including the internet, is very adequate in supporting the implementation of the independent curriculum in elementary schools in Gorontalo City.