Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGADAAN BERAS PADA PERUSAHAAN UMUM BADAN URUSAN LOGISTIK (PERUM BULOG) DALAM MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN SUMBAWA Nurhidayati, Sri; Makmur, Khaerul; Wijaya, Donny
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v4i2.1428

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi tentang implementasi kebijakan pengadaan beraspada Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) dalam mewujudkan ketahananpangan di Kabupaten Sumbawa. Luasnya wilayah lahan pertanian menjadikanKabupaten Sumbawa sebagai wilayah produksi untuk ketahanan pangan dalamKabupaten Sumbawa maupun luar Kabupaten Sumbawa. Adapun tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakaan pengadaan berasBulog dalam mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. Jenispenelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakanpendekatan studi kasus. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitudengan menggunakan observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa, salah satu bentuk aspek standar sasarankebijakan pelaksanaan pengadaan beras yang dilakukan oleh Badan UrusanLogistik (BULOG) kabupaten Sumbawa sudah maksimal, hal ini dapat dilihatdari ketersediaan beras di gudang Bulog Sumbawa yang mengalami surplussehingga pasokan pangan khususunya di Kabupaten Sumbawa sudah terpenuhi.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS KINERJA PERANGKAT DESA DI DESA SEBASANG KECAMATAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA Ardiyansyah, Ardiyansyah; Wijaya, Donny
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v5i1.1631

Abstract

Hasil penelitian menemukan bahwa kepemimpinan Kepala Desa belum optimal dalam meningkatkan efektivitas kinerja perangkat desa. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk mengetahui kepemimpinan Kepala Desa dalam meningkatkan efektivitas kinerja perangkat desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Kepemimpinan Kepala Desa belum optimal dalam meningkatkan efektivitas kinerja perangkat desa sesuai dengan ciri-ciri kepemimpinan yang baik menurut Pasolong (2015:46). Hal ini dikarenakan dalam menjalankan kepemimpinannya kepada desa belum dapat meningkatkan peran aktif pegawai dalam mengikuti musyawarah desa, selain itu kepala desa mengalami kesulitan dalam memilih alternatif suatu kegiatan, tingkat kerjasama antar perangkat desa yang masih kurang. 2) Adanya hambatan Kepala Desa dalam menjalankan kepemimpinannya untuk meningkatkan efektivitas kinerja perangkat desa. Hal ini dikarenakan kepala desa kurang didukung oleh peran aktif perangkat desa dalam mengikuti rapat desa, selain itu kepala desa kesulitan dalam memilih alternatif suatu kegiatan, kurangnya kerja sama antar perangkat desa, selain itu kurang sesuainya kinerja perangkat desa dengan apa yang diharapkan oleh kepala desa.
AKUNTABILITAS DALAM PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SUMBAWA Wijaya, Donny; Putri, Nabila Arlita; Muslim, Muslim
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v5i2.1839

Abstract

Memberi pelayanan yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh pemerintah. Bentuk peningkatan kualitas melalui laporan akuntabilitas yang dijadikan sebagai acuan perbaikan terhadap layanan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui akuntabilitas pelayanan publik dan Faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumbawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer. Adapun jumlah informan dalam penelitian ini adalah 6 informan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teori Miles Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Akuntabilitas pelayanan publik di dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten Sumbawa sudah cukup baik. Dilihat dari proses pelayanan yang diberikan, kejelasan aturan yang sudah sesuai SOP, kedisiplinan serta biaya pelayanan. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi Akuntabilitas Pelayanan Publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kabupaten Sumbawa yaitu profesionalisme pegawai, pelayanan yang memuaskan, transparansi, sarana prasarana, Tingkat kesadaran Masyarakat dan sumber daya manusia.
IMPLEMENTASI PERMENDIKBUD NOMOR 79 TAHUN 2015 TENTANG DATA POKOK PENDIDIKAN DI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SUMBAWA Muslim, Muslim; Hidayat, Nasrul; Wijaya, Donny
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v5i2.1841

Abstract

Data Pokok Pendidikan (Dapodik) adalah Sistem pendataan nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan dan memeriksa data satuan pendidikan, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sumber daya pendidikan, substansipendidikan, dan capaian pendidikan yang diperbaharui secara daring. Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2015 Tentang Data Pokok Pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2015 tentang Data Pokok Pendidikan, faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2015 tentang Data Pokok Pendidikan dan upaya – upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat dalam proses implementasi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dalam proses Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2015 Tentang Data Pokok Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumbawa sudah berjalan dengan cukup baik terlihat dari beberapa tugasnya yang telah dijalankan yaitu: melakukan pengisian dan pengiriman data pengawas sekolah, sosialisasi, bimbingan, dan layanan teknis, melakukan pengelolaan manajemen pendataan, melakukan verifikasi dan validasi, adapun hambatan yang di hadapi dalam proses Implementasi Permendikbud Nomor 79 Tahun 2015 seperti pergantian operator yang terjadi ditingkat satuan pendidikan sehingga memerlukan waktu yang lama untuk menyesuaikan diri, terbatasnya internet di daerah terpencil, sering terjadinya pergantian versi system dapodik, kurangnya komunikasi antara operator Dinas Pendidikan dan Operator Satuan Pendidikan
EFEKTIVITAS PENGAWASAN PEMILIHAN KEPALA DAERAH OLEH BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM (BAWASLU) KABUPATEN SUMBAWA Haryanto, Iwan; Wijaya, Donny
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i1.2009

Abstract

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan demokrasi lokal. Agar pelaksanaannya berjalan jujur, adil, dan bebas dari kecurangan, peran pengawasan menjadi sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan Pilkada oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan komisioner Bawaslu, panwaslu kecamatan, serta masyarakat pemilih, dan dianalisis dengan teknik triangulasi. Hasilnya menunjukkan bahwa Bawaslu Sumbawa telah menjalankan fungsi pengawasan secara aktif, namun masih dihadapkan pada kendala seperti keterbatasan SDM, anggaran, serta resistensi dari peserta pemilu. Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, diperlukan penguatan kelembagaan, sinergi antar-stakeholder, serta peningkatan literasi pemilu di masyarakat.
STRATEGI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA (MUSRENBANGDES) DI DESA MUER Sujastiawan, Ade; Wijaya, Donny; Yamin, Muhammad
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i1.2011

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam proses pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) menjadi forum utama dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan berdasarkan aspirasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi peningkatan partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes di Desa Muer, Kabupaten Sumbawa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, aparat desa, dan peserta Musrenbangdes, serta observasi langsung terhadap proses pelaksanaan musyawarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama partisipasi rendah berasal dari kurangnya informasi, keterbatasan pemahaman warga terhadap proses perencanaan, dan minimnya pelibatan kelompok marginal. Strategi yang dapat diambil mencakup peningkatan sosialisasi, penguatan kapasitas warga, serta pendekatan berbasis komunitas yang lebih inklusif.
KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM PELAKSANAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT KABUPATEN SUMBAWA Ardiyansyah, Ardiyansyah; Sahabuddin, Sahabuddin; Wijaya, Donny
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i2.2245

Abstract

Permasalahan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Sumbawa, khususnya di Kota Sumbawa Besar, masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah parkir kendaraan yang tidak tertata dengan baik di sejumlah kawasan strategis, seperti di sekitar rumah sakit, sekolah, dan pusat pertokoan, yang berdampak pada kemacetan lalu lintas pada jam-jam tertentu. Kondisi ini menuntut peran aktif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam penegakan peraturan daerah serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumbawa dalam melaksanakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis kinerja Satpol PP didasarkan pada indikator evaluasi kinerja birokrasi menurut Agus Dwiyanto, yang meliputi produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Satpol PP Kabupaten Sumbawa secara umum telah berjalan dan memenuhi sebagian besar indikator kinerja tersebut. Namun demikian, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, terutama pada aspek akuntabilitas yang masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam hal pertanggungjawaban kinerja, keterbukaan, dan kemudahan akses informasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan kinerja Satpol PP secara berkelanjutan guna mewujudkan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat yang lebih efektif di Kabupaten Sumbawa.
PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA DI LABUHAN SUMBAWA KECAMATAN LABUHAN BADAS Wijaya, Donny; Mardiansyah, Mursalin; Nurhidayati, Sri
Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Kapita Selekta Administrasi Publik
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/kapitaselekta.v6i2.2247

Abstract

Pembangunan infrastruktur desa merupakan salah satu prioritas dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah perdesaan. Infrastruktur yang memadai berperan penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, sosial, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, sebagai salah satu desa pesisir di Kabupaten Sumbawa, terus melaksanakan berbagai program pembangunan infrastruktur desa yang bersumber dari dana desa dan dukungan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pembangunan infrastruktur desa di Labuhan Sumbawa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparat pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, tokoh masyarakat, dan warga desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program pembangunan infrastruktur desa di Labuhan Sumbawa telah berjalan sesuai dengan perencanaan dan regulasi yang berlaku, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan aksesibilitas dan aktivitas masyarakat. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis, serta partisipasi masyarakat yang belum optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah desa dan pihak terkait dalam meningkatkan efektivitas pembangunan infrastruktur desa.