I Wayan Muliarta
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 60 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

PELATIHAN PEMBELAJARAN PENJASORKES BERBASIS BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENGAJAR GURU-GURU PENJASORKES SD SE-KOTAMADYA DENPASAR Satyawan, I Made; Sudarmada, I Nyoman; Muliarta, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.837 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9599

Abstract

Pendidikan Jasmani adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan jasmani, kesehatan dan kebugaran jasmani, kemampuan dan keterampilan, kecerdasan dan perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis. Agar para pengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan pada berbagai jenjang sensitif terhadap perkembangan pengetahuan tentang pembelajaran masa depan, diperlukan serangkaian kegiatan untuk mengembangkan pembelajaran. Kegiatan ini sangat urgent dilakukan untuk memfasilitasi upaya peningkatan kualitas pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis blended learning. Dengan pembelajaran berbasis blended learning akan memudahkan bagi pebelajar (learner) untuk mengakses pembelajaran penjas dengan menggunakan berbagai modus belajar. Melalui pembelajaran berbasis blended learning juga akan meningkatkan keterampilan soft skill (keterampilan memanfaatkan teknologi informasi) bagi pelajar dan mahasiswa. Melalui Pembelajaran Berbasis blended learning akan membangun jembatan antara konteks pembelajaran yang bersifat teaching-based, instructor-mediated ke arah konteks pembelajaran yang bersifat learning-based. Keuntungan yang akan diperoleh melalui pembelajaran ini terutama untuk menyediakan sumber-sumber belajar bagi mahasiswa yang berpeluang untuk mengembangkan setiap individu mencapai kemampuan optimal dalam keterampilan hard skill maupun soft skill.
PELATIHAN PEMBELAJARAN PENJASORKES BERBASIS BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENGAJAR GURU-GURU PENJASORKES SD SE-KOTAMADYA DENPASAR Satyawan, I Made; Sudarmada, I Nyoman; Muliarta, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.837 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9599

Abstract

Pendidikan Jasmani adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan jasmani, kesehatan dan kebugaran jasmani, kemampuan dan keterampilan, kecerdasan dan perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis. Agar para pengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan pada berbagai jenjang sensitif terhadap perkembangan pengetahuan tentang pembelajaran masa depan, diperlukan serangkaian kegiatan untuk mengembangkan pembelajaran. Kegiatan ini sangat urgent dilakukan untuk memfasilitasi upaya peningkatan kualitas pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis blended learning. Dengan pembelajaran berbasis blended learning akan memudahkan bagi pebelajar (learner) untuk mengakses pembelajaran penjas dengan menggunakan berbagai modus belajar. Melalui pembelajaran berbasis blended learning juga akan meningkatkan keterampilan soft skill (keterampilan memanfaatkan teknologi informasi) bagi pelajar dan mahasiswa. Melalui Pembelajaran Berbasis blended learning akan membangun jembatan antara konteks pembelajaran yang bersifat teaching-based, instructor-mediated ke arah konteks pembelajaran yang bersifat learning-based. Keuntungan yang akan diperoleh melalui pembelajaran ini terutama untuk menyediakan sumber-sumber belajar bagi mahasiswa yang berpeluang untuk mengembangkan setiap individu mencapai kemampuan optimal dalam keterampilan hard skill maupun soft skill.
IMPLEMENTASI SPORT SCIENCE DALAM PENANGANAN CEDERA DI PERGURUAN SILAT SATRIA MUDA INDONESIA UNIT PANJI ANOM Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Luh Putu Tuti Ariani; I Wayan Muliarta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v12i1.48804

Abstract

Cedera olahraga merupakan salah satu faktor penghambat atlet untuk meningkatkan performa maupun mencapai prestasi tertinggi. Pencak silat merupakan olahraga bela diri dengan karakteristik full body contact, berpotensi menimbulkan cedera bagi atletnya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang penanganan cedera olahraga kepada atlet Perguruan Silat Satria Muda Indonesia (PS SMI) Unit Panji Anom yang berbasis sport science. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diawali proses pemberian materi secara teoritis, dilanjutkan memberikan pendampingan penanganan cedera, dan diakhiri dengan proses evaluasi menggunakan instrumen unjuk kerja untuk mengukur tingkat keterampilan para peserta dalam menangani kasus cedera. Peserta yang terlibat sejumlah 20 pesilat PS SMI Panji Anom. Narasumber yang dihadirkan yaitu salah satu dosen Fakultas Kedokteran Undiksha.  Melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan oleh narasumber, maka pemahaman dan keterampilan para peserta telah berhasil mencapai nilai dengan rata-rata 89 atau secara individu semua peserta telah meraih nilai di atas 70. Disimpulkan bahwa seluruh peserta telah memiliki pemahaman dalam penanganan cedera menggunakan metode RICE. Diharapkan pasca kegiatan ini, peserta secara konsisten untuk mengimplementasikan penanganan cedera menggunakan metode RICE apabila ditemukan kasus cedera baik saat latihan maupun bertanding.