Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PRODUKSI SERASAH DAUN TUMBUHAN EHA (Castanopsis buruana Miq.) DI KAWASAN HUTAN LINDUNG NANGA-NANGA PAPALIA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Muhsin .; Indrawati .; Nur Insani
BioWallacea : Jurnal Penelitian Biologi (Journal of Biological Research) Vol 2, No 2 (2015): Keragaman dan Bioteknologi
Publisher : University of Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/biowallacea.v2i2.1472

Abstract

ABSTRACT The aims of this study was to know the litter production of Eha leaves (Castanopsis buruana Miq.) at Nanga-Nanga Papalia protected forest Southeast Sulawesi province. The method that use was litter trap methods with 3 plot establish at study site based on presentage of crown covering. The litter drainage using oven with temperature ± 85ºC to 24 hours. The result of this study showed that litter production of Eha leaves (Castanopsis buruana Miq.) during 4 time of observation showed that the highest average total of litter production on plot I was 55,72 g/m2/weeks, 62,2 g/m2/weeks, 103,3 g/m2/weeks and 104,33 g/m2/weeks. Plot II was 38,10 g/m2/weeks, 41,28 g/m2/weeks, 73,44 g/m2/weeks and 71,73 g/m2/weeks. Plot III 47,47 g/m2/weeks, 49,21 g/m2/weeks, 66,15 g/m2/weeks and 65,19 g/m2/weeks. The mounthly litter production of eha leaves (Castanopsis buruana Miq.) highest on April was 968,29 g/m2/mounth and the lowest on March was 588 g/m2/mounth.Keywords : Litter, Eha (Castanopsis buruana Miq.), Nanga-Nanga Papalia.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI KONSEP DINAMIKA ROTASI DENGAN METODE FOUR TIER PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 JEMBER Asni Furoidah; Indrawati .; Rayendra Wahyu Bachtiar
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep dalam pembelajaran fisika merupakan sesuatu yang sangat mutlak diperoleh ketika siswa melakukan proses pembelajaran. Fisika yang banyak bersifat abstrak, tidak menuntut kemungkinan siswa akan bingung merumuskan suatu kejadian sehingga konsep yang didapat siswa berbeda dengan para ahli fisika. Konsep yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah disebut sebagai miskonsepsi. Miskonsepsi tidak dapat diketahui secara langsung karena bentuk miskonsepsi bisa saja terjadi karena miskonsepsi atau tidak tahu konsep. Oleh karena itu, diperlukan instrumen yang mengidentifikasi miskonsepsi yang terjadi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi konsep siswa pada materi dinamika rotasi dengan menggunakan tes diagnostik four tier. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sample penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMA NEGERI 3 JEMBER yang terdiri dari XI IPA 1, XI IPA 2, XI IPA 3, XI IPA 4, dan XI IPA 5 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen yang digunakan adalah tes four tier yang terdiri dari empat tingkatan. Tingkat pertama merupakan jawaban, tingkat kedua tingkat keyakinan dari jawaban, tingkat ketiga alasan dari jawaban, dan tingkat keempat tingkat keyakinan dari alasan. Soal tes diberikan sebanyak 10 butir soal tentang dinamika rotasi. Hasil diagnostik kepada siswa menunjukkan bahwa miskonsepsi terendah yang dialami siswa pada konsep momen gaya sebesar 45,86% dengan kategori miskonsepsi rendah . sedangkan miskonsepsi tertinggi yang dialami siswa pada kosep kecepatan linier pusat massa sebesar 80,25% dengan kategori miskonsepsi tinggi.
IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI TERBIMBING DALAM PEMBELAJARAN GETARAN HARMONIS DI SMA (STUDI PADA KETERAMPILAN PROSES SAINS, LITERASI SAINS DAN HASIL BELAJAR) Indrawati .; Ficky Syahrial; Alex harijanto
FKIP e-PROCEEDING Vol 2 No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Fisika
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains, literasi sains dan hasil belajar fisika pada materi getaran harmonis. Populasi dalam penelitian ini merupakan siswa kelas XI IPA SMA Unggulan BPPT Darus Sholah Jember yang terdiri atas tiga kelas selanjutnya di uji homogenitas lalu dipilih sebagai sampel penelitian secara random dan diperoleh kelas XI IPA A sebagai kelas kontrol dan XI IPA B sebagai kelas eksperimen. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain post-test only control design. Data penelitian diperoleh melalui observasi selama pembelajaran dan tes di akhir pembelajaran kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test untuk mengetahui pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap variabel keterampilan proses sains, literasi sains dan hasil belajar. Hipotesis yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: 1) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran getaran harmonis di SMA; 2) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap literasi sains siswa dalam pembelajaran getaran harmonis di SMA; dan 3) model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran getaran harmonis di SMA. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan model inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains, literasi sains dan hasil belajar dalam pembelajaran getaran harmonis SMA.
IMPLEMENTASI STANDAR PENGELOLAAN PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SDN 80 KURI LOMPO KECAMATAN. MARUSU KABUPATEN MAROS Indrawati .; Muhammad Fahreza W; Muh Yunus
Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pena Volume 13 Nomor 2 November 2022
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54776/jip.v13i2.379

Abstract

The aims of this study are: (1) To explain how school planning at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros for improving the quality of schools at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros , (2) To explain how the implementation of the school program at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros for improving the quality of schools at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros , (3) To explain how the leadership of the principal at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros for improving the quality of schools at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros and (4) To explain how the implementation of school supervision at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros for improving the quality of schools at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros . This research is a qualitative research with a narrative approach and takes place at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros. The subjects in this study were residents of SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros (Principal, Deputy Head, Head of Administration and Administrative Officer). Data collection techniques used are observation, interviews and documentation as well as techniques to check the validity of the data, researchers use triangulation. The results of the study show that the implementation of education management standards in improving school quality at SDN 80 Kuri Lompo, Kec. Marusu Kab. Maros is by (1) Planning the education program at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros has been carried out by referring to education management standards in an effort to improve quality. Program planning at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros stands out more than the other standard points. (2) Implementation of work programs at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros has referred to the RKS and quality improvement. However, there are still many work programs that have not been realized, such as extracurricular activities, improvement of school facilities and infrastructure, due to very few school funding constraints. Therefore, priority work programs are more important. (3) The principal has carried out supervisory activities in improving the quality of the school. This activity is carried out every day. However, it is not in accordance with education management standards. (4) Principal leadership at SDN 80 Kuri Lompo Kec. Marusu Kab. Maros has been carried out with reference to education management standards in improving school quality.Keywords: School Quality Improvement, Education Management Standards
Masker Gratis dan Informasi Social Distancing Bagi Masyarakat Dusun Motong Are Tengah ., Indrawati; Risfianty, Dwi Kartika; Fitriah, Leny
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 1, No 1 Juni (2020): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v1i1 Juni.54

Abstract

Covid-19 is a type of virus that can easily spread through aerosols and airbones. The rapid spread of covid-19 since March 2020 in Indonesia caused the government and the people of Indonesia to experience panic. A number of people experienced panic buying in buying masks so that many of the people were unable to use masks due to the scarcity of masks on the market. In addition to the use of masks, the government also applies rules that require people to do social distancing. However, the government's policy to use masks and social distancing as an effort to break the spread of the Covid-19 chain is still largely ignored by the public. This service aims to provide free masks to the community and provide information about social distancing. The method for carrying out this Community Service activity is by directing the chairman and all members of Community Service from house to house.
PEMANFAATAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DARI INDUSTRI TAHU SEBAGAI BAHAN DASAR MEMBUAT NATA DE SOYA ., Indrawati; ., Mulyadi; Quentena, Novi; ., Yusnimar
Jurnal Vokasi Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.368 KB) | DOI: 10.30811/vokasi.v3i1.993

Abstract

Salah satu home industri yang terdapat di Gampong Mesjid Punteut adalah pabrik pembuatan tahu. Bahan baku pembuatan tahu adalah biji kedelai yang diolah sehingga menghasilkan produk utamanya adalah tahu. Selain menghasilkan tahu, pabrik juga menghasikan produk sampingan berupa limbah cair dan limbah padat. Selama ini limbah cair tidak dimanfaatkan, namun limbah padat dipergunakan sebagai makanan ternak. Untuk itu dalam program penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi diberikan keterampilan berupa pelatihan untuk memanfaatkan limbah cair dari industri tahu menjadi produk baru yaitu Nata de Soya. Nata de Soya merupakan produk pangan yang bergizi tinggi terutama pada kandungan karbohidrat, protein dan serat kasar. Metode yang dilakukan pada pelatihan ini adalah ceramah dan demontrasi. Tujuan dilaksanakan program ini untuk menambahkan wawasan dan keterampilan masyarakat khusunya di Gampong Mesjid Punteut dalam mengolah limbah cair menjadi produk Nata de Soya. Hasil dari penelitian ini masyarakat sudah berhasil memanfaatkan limbah cair industri tahu menjadi olahan makanan berupa Nata de Soya. Kata kunci : limbah cair tahu, pelatihan, Nata de Soya