Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Kolaborasi Jaringan Saraf Tiruan (JST) Dalam Identifikasi Prioritas Penanganan Pemeliharaan Jalan Kabupaten Sari, Sely Novita; Pratama, Bagus Gilang; ircham, ircham
Device Vol 14 No 1 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/device.v14i1.6702

Abstract

Pemeliharaan jalan kabupaten menjadi elemen krusial dalam pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di daerah. Kendati begitu, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia menyebabkan banyak jalan kabupaten mengalami kerusakan yang memerlukan penanganan pemeliharaan yang efektif. Dalam rangka mengidentifikasi prioritas pemeliharaan, digunakan metode Jaringan Saraf Tiruan (JST), sebuah teknologi kecerdasan buatan yang mampu mempelajari pola dari data dan mengklasifikasikan informasi baru. JST dapat memproses data kompleks, non-linear, dan tidak pasti, sehingga cocok untuk estimasi biaya, peramalan, klasifikasi, dan optimasi. Hasil analisis data menggunakan JST menunjukkan tingkat akurasi prediksi Prioritas Mutlak Penting sebesar 100%, sementara untuk Prediksi Prioritas Sangat Penting, Prioritas Cukup Penting, dan Prioritas Sedikit Penting masing-masing mencapai 66,7%. Prediksi Prioritas Tidak Penting juga mencapai 100%, dengan menggunakan History Accuracy sebagai acuan. Dengan demikian, pemodelan ini memberikan presentase prediksi untuk setiap kategori prioritas pemeliharaan jalan kabupaten, memberikan dasar informasi yang berguna untuk pengambilan keputusan.
Evaluasi Kinerja Bus Trans Jogja Jalur 15 Qhorib, Muhammad Nur; Ircham, Ircham; Anggorowati, Veronica Diana Anis
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 2 No. 3 (2023): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v2i3.934

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan daerah yang dikenal sebagai Kota Pendidikan, Wisata dan Kota Budaya, kini telah berubah menjadi daerah yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi sehingga penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang perlu ditingkatkan dan faktor apa saja yang mempengaruhi kinerja bus Trans Jogja. Data yang digunakan adalah data primer yang di dapatkan dari survey langsung di lapangan meliputi, jumlah penumpang, load factor, waktu antara, dan kecepatan rata-rata. Pengumpulan data sekunder berupa peta wilayah, jumlah armada, dan rute bus Trans Jogja. Pengumpulan data dilakukan selama 3 hari pada senin 25 September, sabtu 30 September, dan minggu 01 Oktober. Hasil analisis kemudian di bandingkan dengan ketentuan surat keputasan Direktorat Jendral Perhubungan. Hasil analisis kinerja bus Trans Jogja bedasarkan perhitungan hasil survey didapatkan waktu sirkulasi 2 jam, waktu antara mendapatkan rata-rata 13 menit, kecepatan perjalanan sebesar 22,703 km/jam, dan faktor muat sebesar 37,729%. Hasil analisis menunjukan bahwa tidak semua indikator memenuhi standar, seperti waktu sirkulasi memenuhi standar, waktu antara melebihi standar, dan faktor muat yang di bawah standar kinerja angkutan umum.
Evaluasi Penerapan Jalan Satu Arah Pada Ruas Jalan Raya Seturan Veronica Diana Anis Anggorowati; Ircham; Hias Thoriq
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman semakin lama semakin padat terutama kepadatan yang dipengaruhi oleh jumlah kendaraan bermotor khususnya kendaraan bermotor roda dua. Ini disebabkan Kota Yogyakarta merupakan Kota Pendidikan dan Kota Budaya, sehingga bisa dimungkinkan terjadinya bangkitan penduduk yang mempengaruhi bangkitan kendaraan. Hal ini menyebabkan volume kendaraan bermotor berubah dan mempengaruhi kinerja kapasitas ruas jalan. Kemudian ada solusi penerapan arus lalu lintas menjadi satu arah, sebagai contoh adalah Ruas Jalan Raya Seturan yang bermula dua arah dirubah menjadi satu arah. Penulis kali ini ingin mengevaluasi keefektivan perubahan tersebut. MKJI 1997 adalah sebagai acuan penulis dalam mengevaluasi ruas jalan ini, yaitu Analisa Kondisi Geometrik, Volume, Kecepatan, Kapasitas Dasar, dan Derajat Kejenuhan. Untuk Standar Nilai Derajat Kejenuhan yang ditawarkan MKJI 1997 adalah ≤ 0,75. Hasil evaluasi diperoleh bahwa penerapan satu arah pada ruas jalan pengamatan sudah menghasilkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,95 ini artinya dalam MKJI bahwa volume arus lalu lintas tidak stabil, kecepatan rendah, dan berbeda-beda volume mendekati kapasitas dan ini mempengaruhi secara signifikan ke ruas jalan selanjutnya yaitu Jalan Selokan Mataram yang menghasilkan nilai derajat kejenuhan sebesar 0,9. Namun pada ruas jalan sebelumnya yaitu Jalan Babarsari dan Jalan RuKo Babarsari tidak terpengaruh, yaitu masing-masing memiliki DS 0,62 dan 0,33.
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Terhadap Fasilitas Stasiun Kereta Api Tugu Yogyakarta Pada Masa New Normal Eusebius Tumbas; Ircham Ircham; Veronica Diana Anis Anggorawati
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i2.1433

Abstract

Stasiun kereta api merupakan simpul transportasi penting yang kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kelengkapan fasilitas, profesionalisme sumber daya manusia, dan sistem manajemen yang baik. Salah satu stasiun utama di Yogyakarta dikelola oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan melayani berbagai aktivitas perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan yang tersedia serta memberikan masukan bagi pengelola. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada penumpang, dengan analisis menggunakan aplikasi SPSS versi 24 untuk Windows. Data yang digunakan terdiri dari data primer (kuesioner) dan sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna terhadap fasilitas selama masa New Normal berada dalam kategori layak. Hal ini dibuktikan melalui uji validitas, uji reliabilitas, dan nilai mean, di mana seluruh indikator memperoleh skor di atas 0,3120%, melebihi standar yang ditentukan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fasilitas yang tersedia telah memenuhi harapan penumpang dan dapat menjadi dasar untuk perbaikan layanan di masa mendatang.