Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus type 2 pada lansia Anggoro, Prabowo Dwijo; Badriah, Dewi Laelatul; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v16i01.1644

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus tipe 2 merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat terutama pada lansia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada lansia di Puskesmas Astanalanggar.Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional ini dilakukan di Puskesmas Astanalanggar, Kabupaten Cirebon, pada Oktober–Desember 2024 menggunakan total sampling terhadap 166 lansia dengan diabetes tipe 2. Data meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, aktivitas fisik (dengan kuesioner DKQ-24), status merokok, dan tingkat pengetahuan (dengan kuesioner PASE). Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat menggunakan regresi logistik.Hasil: Faktor umur, status merokok, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan pengetahuan berhubungan signifikan dengan kejadian diabetes tipe 2 (p < 0,05). Status merokok merupakan faktor paling dominan dengan Odds Ratio 12,747 (p = 0,020). Kesimpulan: Kebiasaan merokok memiliki pengaruh terbesar terhadap risiko diabetes tipe 2 pada lansia. Program edukasi dan intervensi penghentian merokok perlu diprioritaskan untuk pencegahan diabetes pada populasi lansia.
Pengaruh Pemberian Puding Pepaya terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anggira; Badriah, Dewi Laelatul; Heryanto, Merissa Laora
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1672

Abstract

Latar Belakang:  Anemia pada siswi sekolah menurunkan prestasi dan produktivitas, prevalensinya di Kabupaten Kuningan 33,86 % dan di Kecamatan Kadugede 13,1 % (2024). Pepaya mengandung zat besi dan vitamin C sehingga puding pepaya diperkirakan meningkatkan hemoglobin. Penelitian ini menilai pengaruh konsumsi puding pepaya terhadap kadar Hemoglobin siswi SMA Negeri 1 Kadugede.Metode:  Jenis penelitian  Quasi experiment one group pretest–posttest. Sampel sebanyak 32 siswi kelas XII IPS dipilih secara purposive dari 118 populasi. Setiap siswi mengonsumsi 100 g puding pepaya per hari selama 14 hari. Kadar hemoglobin diukur dengan hemoglobin meter digital sebelum dan sesudah Intervensi. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon.Hasil: Analisis univariat menunjukkan 22 siswi (68,8%) tidak anemia, 7 siswi (21,9%) anemia ringan, dan 3 siswi (9,4%) anemia sedang. Rerata gambaran kadar Hemoglobin yaitu 12.581 gr/dL. Analisis bivariat menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kadar hemoglobin setelah pemberian puding pepaya selama 14 hari dengan diperoleh hasil  p-value = 0,000 (<0,05).Kesimpulan: Puding pepaya berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMA Negeri 1 Kadugede, sehingga dapat dijadikan alternatif penanganan anemia.
Determinan ketidakpatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi Indrawati, Iin; Badriah, Dewi Laelatul; Heriana, Cecep; Tseng, Susianto
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1580

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang berdampak pada kualitas hidup. WHO mencatat 1,28 miliar penderita di dunia, dengan prevalensi di Indonesia sebesar 34,1%, Jawa Barat 36,5%, dan Kabupaten Cirebon 37,2%. Di wilayah Puskesmas Susukan Lebak, 47,2% pasien hipertensi tidak patuh minum obat. Penelitian ini menganalisis hubungan determinan kesehatan dengan ketidakpatuhan konsumsi obat antihipertensi.Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan 127 responden dari 1.399 populasi, melalui teknik disproportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis dengan uji univariat, bivariat (Spearman), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, tingkat kepercayaan, dan pengaruh budaya dengan ketidakpatuhan minum obat. Namun, tingkat pendidikan, akses layanan kesehatan, dan motivasi tidak berhubungan signifikan.Kesimpulan: Faktor dominan yang memengaruhi ketidakpatuhan adalah dukungan keluarga (p = 0,003; OR = 1,182). Program penyuluhan perlu dioptimalkan dengan menekankan peran penting keluarga, misalnya melalui konseling keluarga.
Evaluasi keberhasilan strategi Dinas Kesehatan dalam upaya percepatan penurunan stunting Susanto, Agus; Badriah, Dewi Laelatul; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1721

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka stunting dan peningkatan kasus anemia pada ibu hamil di Indonesia menunjukkan hubungan erat antara stunting dan masalah gizi, yang menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan ibu dan anak. Di Kabupaten Majalengka, prevalensi stunting mencapai 24,1%. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi yang diterapkan oleh Dinas Kesehatan untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah tersebut pada tahun 2024.Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tujuh informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis melalui tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan, dan analisis data.Hasil: Menunjukkan bahwa strategi organisasi telah terjalin kerja sama dengan berbagai pihak, strategi program direncanakan secara sistematis dengan basis data dan anggaran yang jelas, serta dukungan sumber daya dari pemerintah dalam bentuk pendanaan program. Selain itu, kolaborasi lintas lembaga berjalan efektif untuk mempercepat penurunan stunting.Kesimpulan: Strategi program yang paling berpengaruh adalah inovasi “kancil menari,” yang diharapkan dapat ditingkatkan melalui kerja sama lintas sektor agar hasilnya optimal dan diterima oleh masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG MANFAAT KONSUMSI TABLET FE DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 DARMA Sukmanawati, Dera; Badriah, Dewi Laelatul; Setiayu, Yayu
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.870

Abstract

Angka kejadian anemia pada kelompok remaja 15-24 tahun yang mengalami anemia sebanyak 32,0% dan lebih banyak dialami perempuan (27.0%) dibandingkan dengan laki-laki (20.0%). Remaja putri memiliki risiko 10 kali lebih besar dibandingkan dengan remaja putra. Hasil studi pendahuluan dari 65 siswa remaja putri, sebanyak 22 orang menderita anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang manfaat konsumsi tablet Fe dengan kadar haemoglobin pada remaja putri di SMAN 1 Darma. Penelitian ini merupakan analitik deskriptif dengan rancangan korelasional. Sampel penelitian adalah remaja yang berada di SMAN 1 Darma dengan jumlah sampel sebanyak 177 responden menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup yang telah dilakukan uji validitas dan reabilitas. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat (Rank Spearman). Hasil analisis univariat menunjukan bahwa sebanyak 144 responden (81,4%) memiliki pengetahuan baik, sebanyak 150 responden (84,7%) memiliki sikap mendukung, dan 144 responden (81,4%) tidak menderita anemia. Hasil analisis bivariat diketahui bahwa pengetahuan (p-value = 0,000) p <0,05 dan sikap (p-value = 0,000) p <0,05. Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang manfaat konsumsi tablet Fe dengan kadar haemoglobin pada remaja putri di SMAN 1 Darma tahun 2023. Remaja putri diharapkan terus meningkatkan pengetahuan dan sikap melalui berbagai sumber informasi sehingga menghasilkan perubahan atau peningkatan pengetahuan dan sikap mengenai manfaat konsumsi tablet Fe bagi remaja.
Mapping global research trends in swimming anatomy and physiology: A bibliometric analysis (2015-2025) Arhesa, Sandra; Badriah, Dewi Laelatul
Journal Sport Area Vol 10 No 3 (2025): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2025.vol10(3).23643

Abstract

Background: Swimming performance is fundamentally influenced by the interaction between anatomical structures and physiological functions, both of which determine movement efficiency, endurance capacity, and overall athletic performance. Despite the increasing number of studies examining these aspects separately, there is still no comprehensive bibliometric investigation that systematically maps the research landscape on anatomy and physiology in swimming. Objectives: This study employs bibliometric analysis to comprehensively identify and characterize research trends within the field of anatomy and physiology as they pertain to swimming over the past decade (2015-2025). Methods: This study systematically analyzed 371 Scopus-indexed publications concerning the anatomy and physiology of swimming, published within the decade spanning 2015 to 2025. To discern prominent research trends, we employed co-word analysis and text mining techniques, facilitated by VOSviewer software. Finding/Results: The bibliometric analysis indicated an absence of a consistent upward trend in research within the field of anatomy and physiology related to swimming. Peak publication years were observed in 2015 and 2017, each recording 58 documents. Geographically, the United States was the most prolific contributor, accounting for 173 published documents. Lauder, G.V., was identified as the most influential author, having individually contributed 12 publications. Regarding subject focus, Agricultural and Biological Sciences constituted the predominant area of research, representing 193 documents (29.2%) of the total publications in this domain. Conclusion: This study provides a comprehensive overview of the evolution of research on anatomy and physiology in swimming and identifies key contributors and emerging themes for future investigation.