Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Equilibrium: Jurnal Pendidikan

Strategy of Lecturer to Implement the Drawing Media in the Indonesian Society Studies Muhammad Masdar; Harifuddin Harifuddin; Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.688 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i2.7692

Abstract

Artikel ini menyajikan relevansi peran komponen utama pengajaran di kelas, yaitu guru, media pengajaran, dan partisipasi kelas. Tujuan pengajaran adalah untuk menciptakan kondisi yang merangsang keterlibatan siswa di dalam kelas. Untuk mencapai hal tersebut, di sinilah perlunya penggunaan media ajar sebagai properti yang dapat menarik minat siswa untuk berpartisipasi di dalam kelas. Pada saat yang sama, guru harus memiliki keterampilan dalam menggunakan media pengajaran. Untuk itu dilakukan penelitian dengan cara survey dengan pendekatan ex-post facto pada mahasiswa PKn semester 5 FKIP UPRI Makassar pada mata kuliah Sosiologi Pendidikan. Jumlah mahasiswa semester 5 berjumlah 30 orang ditetapkan sebagai responden dengan teknik Total Sampling. Kepada responden disebarkan angket tentang aktivitas guru, fungsi media, dan tingkat keterlibatan mereka di dalam kelas. Hasil kuesioner dianalisis menggunakan tabulasi frekuensi. Berdasarkan hal tersebut diperoleh hasil sebagai berikut: (1) guru memiliki peran vital dalam menciptakan kondisi yang dapat memotivasi siswa untuk terlibat dalam pembelajaran. (2) jenis media pembelajaran memiliki daya tarik motivasional siswa. (3) tingkat partisipasi kelas muncul dari perpaduan kualitas guru dan penggunaan media pembelajaran. Kesimpulan yang diperoleh adalah kualitas guru menentukan pemilihan dan penggunaan media ajar yang dapat meningkatkan partisipasi siswa di kelas.
Uang Panai Sebagai Harga Diri Perempuan Suku Bugis Bone (Antara Tradisi dan Gengsi) Rinaldi Rinaldi; Achmad Hufad; Siti Komariah; Muhammad Masdar
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.908 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v10i3.8411

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami makna uang panai sebagai harga diri perempuan suku Bugis Bone baik dari segi tradisi maupun dari segi gengsi, uang panai secara tradisi merupakan sesuatu yang harus dipenuhi pihak laki-laki sebelum menikahi perempuan suku Bugis, pemberian uang panai terkadang dipengaruhi gengsi sehingga jumlah uang panai yang diminta keluarga perempuan sangatlah besar. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan melihat tradisi pemberian uang panai kepada perempuan suku Bugis Bone yang kemudian dipengaruhi oleh gengsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Pemberian uang panai secara tradisi merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pihak laki-laki, tanpa uang panai maka tidak ada pernikahan. 2). Tradisi uang panai menjadi gengsi dalam masyarakat suku Bugis Bone sehingga jumlah uang panai sangat tinggi. 3) Ketika ingin melihat status sosial perempuan lihatlah berapa jumlah uang panai yang diberikan pihak laki-laki kepada pihak perempuan, semakin tinggi uang panai yang diberikan maka semakin tinggi status sosial perempuan.