Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Parents' Perceptions of Sex Education for Early Childhood in Preventing Child Abuse Jeti, La; Tarno, Tarno; Susanto, Aris; Rachmi, Titi; Maimuna, Maimuna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14176

Abstract

Banyaknya fenomena penyimpangan seksual yang terjadi saat ini menunjukkan akibat dari kurangnya pendidikan seks yang benar, antara lain adalah maraknya pelecehan seksual pada anak usia dini. Sayangnya hal tersebut tidak disadari oleh anak yang bersangkutan dan juga oleh orang-orang disekitarnya. Pengertian pendidikan seks adalah memberikan informasi tentang seks dengan tujuan mengurangi risiko perilaku seksual negatif. Namun istilah ini masih asing di sebagian kelompok masyarakat, sehingga para orang tua ragu untuk mengajarkan anaknya tentang seks. Meskipun hal ini telah dilakukan di situs lain namun hanya menggambarkan persepsi orang tua dalam kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi orang tua terhadap pendidikan seks yang diberikan pada anak sejak dini. Dilakukan di Desa Labuan Diri Siontapina Kabupaten Buton, penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dan melibatkan 5 orang orang tua (ibu) sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menganggap pendidikan seks sebagai topik yang tabu, vulgar dan tidak pantas untuk disampaikan kepada anak sehingga cenderung menghindarinya.
Meningkatkan Karakter Terpuji Anak Usia 5-6 Tahun melalui Metode Live In di TK Tunas Bangsa Oktvia, Milan; Jeti, La; Risman, Kadar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19880

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan Karakter Terpuji Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Live In di TK Tunas Bangsa, Kabupaten Buton Tengah. Peneliti menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart, model tersebut terdiri dari empat tahapan dalam pelaksanaan peneliti tindakan kelas, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa dengan melalui metode live in dapat meningkatkan karakter terpuji anak TK Tunas Bangsa. Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan presentase ketuntasan anak yang sebelumnya pada prasiklus hanya mencapai 54,55% dengan nilai rata-rata 13,09 namun meningkat pada siklus I saat menggunakan metode live in yaitu 68% dengan nilai rata-rata 16,27. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan yang baik yaitu 77,6% dengan nilai rata-rata 18,6. Pada hasil siklus II telah mencapai ketuntasan klasikal yaitu 75%. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dikatakan bahwa penggunaan metode live in dapat meningkatkan perilaku terpuji anak Usia 5-6 Tahun di TK Tunas Bangsa.
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Disiplin Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri 26 Buton di Desa Sumber Sari Kecamatan Siotapina Sari, Mustika; Jeti, La; Marwah, Marwah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21059

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penanaman nilai karakter disiplin pada anak usia 5–6 tahun di TK Negeri 26 Buton, Kecamatan Siotapina. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman disiplin dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan rutin, penyusunan aturan yang jelas, pemberian reward, serta kolaborasi dengan orang tua. Kegiatan rutin meliputi datang tepat waktu, berbaris sebelum masuk kelas, menyimpan sepatu di rak, berdoa, mewarnai, menyusun huruf nama, mempresentasikan karya, bermain puzzle bergiliran, merapikan mainan, dan membuang sampah pada tempatnya. Kegiatan tersebut mengembangkan aspek tertib, tanggung jawab, kemandirian, dan percaya diri anak.
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI AGAMA DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI DI LEMBAGA ISLAM TERPADU RUMAH ANAK SHOLEH Sumiati, Sumiati; Saleh, Rachman; jeti, La
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i5.1288

Abstract

Penanaman nilai agama dan moral pada anak usia dini menghadapi tantangan berupa paparan konten digital yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menanamkan nilai agama dan moral di PAUD Islam Terpadu Rumah Anak Sholeh, Pasarwajo, Buton. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan 25 anak kelas B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan efektif melalui pembiasaan doa harian, hafalan surah, keteladanan, dan kolaborasi dengan orang tua. Sebanyak 72% anak menunjukkan perkembangan signifikan dalam hal kedisiplinan dan sopan santun. Tantangan utama yang dihadapi adalah pengaruh konten digital serta kurangnya penguatan nilai-nilai tersebut di lingkungan rumah. Penelitian ini menawarkan model pembiasaan berbasis agama yang dapat diterapkan di PAUD, dengan potensi pengaplikasian yang luas
PENGENALAN KONSEP SAINS TUMBUHAN MELALUI KEGIATAN PLANTING DI TK SOSIAL WAGOLA Fauji, Asria Ali; Jeti, La; Hartati, Hartati
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i6.1305

Abstract

This study aims to determine how planting activities can help early childhood learn about the concept of science about plants. The study was conducted at TK Sosial Wagola with a qualitative descriptive approach and the Participatory Action Research (PAR) method with a qualitative descriptive approach. The subjects of the study consisted of 10 children in group B aged 5-6 years. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, which were analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that planting activities had a positive impact on children's understanding of plant parts, growth processes, and the functions of each part. Children also showed the ability to observe, estimate, and conclude based on direct experience. In addition to improving scientific understanding, this activity also developed fine motor skills, a sense of responsibility, and concern for the environment. Children also experienced an increase in their thinking, speaking, and manual skills. And children became more active, curious, and concerned about the environment. This study suggests that activities such as planting be made a routine part of learning so that children can learn directly through experience.
STIMULASI PERKEMBANGAN KEAKSARAAN ANAK USIA 4–5 TAHUN MENGGUNAKAN BAHAN SISA DI TK SOSIAL WAGOLA Ode, Inang Wa; Jeti, La; Henny, Henny
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i6.1372

Abstract

This study aims to describe how the stimulation of literacy development in children aged 4–5 years can be carried out using leftover materials as learning media at TK Sosial Wagola. The research employed a descriptive qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, which were analyzed using the Miles and Huberman model consisting of three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that utilizing leftover materials such as used paper, cardboard, snack packaging, and skewers is effective in stimulating children's literacy skills. The children demonstrated progress in recognizing letters, identifying object names based on initial sounds, writing their own names, and distinguishing between vowels and consonants. The use of leftover materials also made the learning process more enjoyable, contextual, and stimulated children's creativity. This study reveals that environmentally-based alternative media can enhance early childhood literacy naturally through meaningful play-based learning.
MENANAMKAN JIWA WIRAUSAHA MELALUI KERAJINAN KAIN TENUN TRADISIONAL DI DESA PAJAM KECAMATAN KALEDUPA SELATAN KABUPATEN WAKATOBI Sarleni, Sarleni; Jeti, La; Marwah, Marwah
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/sinergi.v2i6.1373

Abstract

This study aims to instill an entrepreneurial spirit in six-year-old children through traditional woven fabric crafts in Pajam Village, South Kaledupa District, Wakatobi Regency. A participatory qualitative approach was employed, involving children, teachers, parents, and local artisans. Activities such as making brooches, bracelets, keychains, and wallets from traditional woven fabric were designed to foster entrepreneurial values, including self-confidence, responsibility, leadership, originality, and goal orientation. Observations and interviews revealed that children developed entrepreneurial skills through these creative processes. The support of parents and teachers played a vital role in enhancing children's interest and enthusiasm. The study concludes that traditional woven fabric crafts are an effective learning medium for nurturing an entrepreneurial mindset from an early age while simultaneously preserving local cultural heritage.
Implementasi Pengasuhan Orang Tua dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun: - Adnan, Adnan; Jeti, La; Yamin, Kurnia Fadillah; Ayu, Desti; Dasriana, Wa Ode
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1926

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan kemampuan orang tua dalam menyediakan waktu untuk mengasuh, membimbing, serta mengarahkan anaknya menjadi lebih baik. Pola asuh orang tua memiliki banyak faktor yang mempengaruhi serta melatar belakangi orang tua dalam menerapkan pola pengasuhan pada anak-anaknya sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dengan menggunakan faktor internal dan eksternal. Adapun pola asuh yang diterapkan yaitu pola asuh otoriter dan demokratis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui implementasi pengasuhan orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan sumber data dari penelitian ini terbagi menjadi 2 yaitu data primer dan data sekunder. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bantea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini menggunakan wawancara dengan orang tua dan anak tidak mandiri, menyusun pedoman observasi berupa check list, dekumentasi dan cacatan lapangan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan orang tua membuat anak menjadi lebih mandiri diantarannya mampu mengendalikan diri sewajarnya, mengetahui akan haknya, menumbuhkan kepercayaan kepada orang dewasa yang tepat serta sudah mulai mampu menggunakan pikiran untuk menyelesaikan masalah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi pengasuhan orang tua dalam meningkatkan kemandirian anak di Desa Bantea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah tergolong berhasil. Keberhasilan penelitian yang dimaksud yaitu karena mengingat kemandirian berkaitan dengan kemampuan anak dalam mengambil keputusan terhadap segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas dan kebutuhan individu.