Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Analisis Faktor Penyebab Degradasi Moral Sopan Santun Pada Siswa Kelas Tinggi SD Negeri 3 Kesu’ Laurentius, Josua; Hakpantria, Hakpantria; Iindarda S. Panggalo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8186

Abstract

Degradasi moral sopan santun pada siswa kelas tinggi di Sekolah Dasar menjadi isu yang mencolok dalam masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor penyebab terjadinya degradasi moral pada siswa kelas tinggi di SD Negeri 3 Kesu’. Terjadinya degrdasi moral pada siswa kelas tinggi di SD Negeri 3 Kesu’ tentu ada faktor yang mempengaruhi. Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber pengetahuan dan upaya dalam menanggulangi terjadinya degradasi moral sopan santun pada siswa kelas tinggi di SD Negeri 3 Kesu’, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara. Dalam skripsi ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisa data menunjukkan bahwa ada 2 faktor yang menyababkan degradasi moral. Faktor tersebut, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor eksternalnya terbagi menjadi faktor lingkungan Sekolah, faktor lingkungan sosial dan faktor gadget/media sosial.
Penggunaan Media Pembelajaran Assemblr Edu Berbasis 3D untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS Siswa Kelas IVB UPT SDN 4 Makale Utara Adelia, Adelia; Salo, Eky Setiawan; Hakpantria, Hakpantria
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8237

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa dengan menggunakan media pembelajaran interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunakan media pembelajaran Assemblr Edu berbasis 3D dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV UPT SDN 4 Makale Utara. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengikuti skema alur penelitian Arikunto, yang terlaksana sebanyak 2 siklus Dimana setiap siklus dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data penelitian adalah observassi, wawancara, angket dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SDN 4 Makale Utara yang berjumlah 18 siswa. Hasil analisis penelitian dengan membagikan angket/kuesioner menunjukkan bahwa motivasi belajar IPAS siswa kelas 4 SDN 4 Makale Utara meningkat Setelah proses pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan media pembelajaran Assemblr Edu berbasis 3D. Pada siklus I dengan kategori sangat tinggi itu sebanyak 0.00%, tinggi 0.83%, sedang 88.88%, sedangkan pada siklus II kategori sangat tinggi itu sebanyak 16.66%, tinggi 72.22% dan sedang 11.11%. Dari analisis diatas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Assemblr Edu berbasis 3D dengan materi cerita tentang daerahku mampu meningkatkan motivasi belajar IPAS siswa kelas IVB SDN 4 Makale Utara.
Penerapan Model Snowball Throwing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS di Kelas IV SDN 10 Mengkendek Rantekada, Rasika; Hakpantria, Hakpantria; Trivena, Trivena
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.11518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di SDN 10 Mengkendek. Permasalahan utama yang diangkat adalah rendahnya pencapaian hasil belajar siswa yang belum mencapai ketuntasan minimal yang ditetapkan sekolah. Untuk itu, digunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes hasil belajar yang diberikan pada akhir setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ketuntasan belajar siswa. Pada siklus I, tingkat ketuntasan siswa baru mencapai 63%, yang berada di bawah target ketuntasan 85%. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 89%, menunjukkan keberhasilan intervensi pembelajaran dengan model Snowball Throwing. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman konsep, dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN 10 Mengkendek. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif di jenjang sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas 3 SDN 2 Tallunglipu Lusiana, Lusiana; Hakpantria, Hakpantria; Padalingan, Yohanis
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifita model pembelajaran basic learning dalam miningkatkan keterampilan membaca pada siswa kelas 3 SDN 2 Tallunglipu keterampilan membaca merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran, khususnya pada jenjang sekolah dasar, metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, obsevasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 11 siswa kelas 3 di SDN 2 Tallunglipu, yang mengalami kesulitan dalam kelancaran dan pemahaman bacaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada keterampilan membaca siswa setelah diterapkannya model based learning. Rata-rata nilai siswa miningkat dari 63,2 pada pra-siklus siklus menjadi 82,4 pada siklus II. Persentase siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) juga mengalami peningkatan dari 36% menjadi 88% selain itu, aktivitas dan minat siswa dalam kegiatan membaca meningkat secara nyata. Model pembelajaran based learning terbukti mampu membantu siswa memahami siswa secara bertahap, meningkatkan kepercayaan diri, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.