Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Potensi Ekonomi Mina Padi di Kedah Malaysia dan di Indonesia Apriyani, Anita; Siregar, Sasmita; Rahim, Hairazi; Putra, Yudha Andriansyah
JURNAL AGROPLASMA Vol 11, No 1 (2024): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v11i1.5053

Abstract

Government agricultural policies around the world prioritize increasing domestic production, productivity and sustainability while addressing food security and resource constraints. One promising strategy that is gaining global attention is integrating rice and fish cultivation. This approach offers ecological and economic benefits, such as increased soil fertility, natural pest control, and increased household income. This approach offers ecological and economic benefits, such as increased soil fertility, natural pest control, and increased household income.Integrated aquaculture is an efficient method for overcoming scarcity of food and land resources. This research aims to analyze the economic potential of integrated rice and catfish cultivation in Kedah and in Indonesia in terms of cropping patterns, profitability and financial feasibility, as well as specifics. This research was conducted using descriptive methods. Integrating rice and catfish cultivation in Kedah with a land area of 10,000m2 shows a negative return of -2,823.20. This is because the production value of the floating bed exceeds the cost of income. Meanwhile, in Indonesia, the integration of mina padi shows profitable or positive results because production costs tend to be smaller than floating beds. Keywords: rice cultivation, catfish farming, rice mina, siluriformes
EFESIENSI PRODUKSI OLAHAN DAUN KELOR DENGAN MENGGUNAKAN MESIN SPINNER PADA KELOMPOK TANI KELORIA, DESA BANDAR LABUHAN Putra, Yudha Andriansyah; Siregar, Gustina; Nasution, Arya Rudi; Saragih, Syaiful Amri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.49210

Abstract

Kelor merupakan tanaman super food yang dapat diolah untuk berbagai jenis suplemen seperti kapsul, teh celup,bubur, bahan kosmetik, sabun dan untuk keperluan kesehatan dan kosmetik. Saat ini mitra mengalami keterbatasan dalam melakukan proses produksi terutama dalam sistem pencucian daun kelor yang akan diolah menjadi berbagai produk turunan tersebut. Proses pencucian daun kelor masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan  ember  dan  tanpa  saringan  sehingga  mengakibatkan  jumlah produksi ketika panen tidak sama dengan hasil akhirnya. Kegiatan kemandirian masyarakat  ini  berupaya  memecahkan  permasalahan  mitra,  yakni  dengan  rancang bangun mesin pencuci diharapkan menjadi solusi terhadap persolan mitra pada bidang produksi. Pada bidang pengelolaan kelompok, tim juga melakukan tambahan kegiatan berupa manajemen kelompok, manajemen keuangan, dan juga sistem budidaya yaitu teknik pemangkasan daun.Tim  pelaksana  telah  melakukan  proses  rancang  bangun  mesin  pencuci,  disertai dengan pelatihan manajemen mutu dan perawatan mesin sehingga mitra mampu melakukan proses produksi sesuai dengan standar perusahaan. Pelatihan operasional dan pemeliharaan mesin juga diberikan sehingga mitra mampu  mengoperasionalkan  mesin  sesuai  dengan penggunaannya  dan  mampu merawat mesin, sehingga mesin dapat digunakan untuk waktu jangka panjang. Hasil dari pengabdian ini adalah mesin pencuci daun yang juga disebut mesin Spiner yakni bentuk mesin pencuci dan peniris paling sederhana dengan kapasitas produksi yang relatif rendah sehingga mitra dapat memilih untuk dioperasikan secara manual atau sepenuhnya otomatis. Dengan penggunaan mesin ini nantinya dapat   meminimalisasi kehilangan daun akibat pencucian dan meningkatkan jumlah produksi atau penjualan dengan standar kebersihan yang diinginkan konsumen. Edukasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dari mesin bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada  mitra  tentang  kesehatan  dan  kesalamatan  kerja  yang  baik diterapkan agar mitra tetap terjaga dan terhindar dari hal-hal yang berbahaya. Edukasi mengenai manajemen kelompok sehingga mitra dapat mengorganisir kinerja anggota dan sistem pengelolaan keuangan sederhana. Edukasi mitra terkait teknik pemangkasan  sehingga mitra dapat memproduksi daun kelor sesuai pertumbuhan tanaman.
TIGA RUNGGU VILLAGE SIAM ORANGE FARMING BUSINESS DEVELOPMENT STRATEGY REVIEWED FROM AN ISLAMIC PERSPECTIVE Siregar, Gustina; Putra, Yudha Andriansyah; Sabri, Tio Ardhito
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 6 (February 2024)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simalungum Regency, Tigga Runggu District is one of the areas that has the potential for economic excellence in the form of natural resource wealth to be developed, namely the horticultural agricultural sector which has an important role in supplying adequate nutrition for the community, especially oranges with high vitamin C content, but this high potential is not supported by easy access to increase farmers' production and income with strategic planning from an Islamic perspective. This research is quantitative. Researchers will describe the situation in the field to find a strategy formulation for developing the contribution of horticultural  farming  businesses  using  SWOT analysis.  From  the  results  of  the  Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS) quadrant analysis, it is clear that "the contribution of Siamese orange farming businesses in Tigga Runggu sub-district has low competitive power to face threats from other agropolitan areas. Therefore, the strategy focuses on agricultural mechanisms and optimization as well as target markets.  The  steps that  need  to  be  taken  include  improving  infrastructure  facilities and infrastructure (Assembly), providing guidance and counseling to farmers, and collaborating with partners between the government, the private sector, and farmers or stakeholders to carry out related on-farm and off-farm activities. with post-harvest management where the production results will be brought in raw or processed form. This research aims to identify the key  internal  and  external  factors  that  influence  Siamese  orange  farming.  The  research location was determined purposively with the consideration that the area is the center of orange production in Simalungun Regency. The results of the research that has been carried out show alternative strategies for developing Siamese orange farming, namely: (a) S-O (Strengths-Opportunities) Strategy: Increasing the land area will increase the demand for orange fruit. (b) W-O (Weakness-Opportunities) Strategy: The higher demand for citrus fruit will  increase  farmers'  capital.  (c)  S-T (Strengths-Threats)  Strategy:  Maximizing  farming experience to reduce pest and disease attacks, improving product quality to face similar business competition. (d) W-T (Weakness-Threats) Strategy: Pay attention to production by implementing appropriate integrated pest management (IPM) and improving care for Siam orange plants.
ANALYSIS FEASIBILITY OF DAIRY BUFFALO MILK BUSINESS SYARIAH IN LUBUK PAKAM DISTRICT, DELI SERDANG REGENCY Putra, Yudha Andriansyah; Harahap, Mailina; Siregar, Gustina; Sitorus, Yuda
Proceeding International Seminar of Islamic Studies INSIS 6 (February 2024)
Publisher : Proceeding International Seminar of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine and analyze the feasibility of a dairy buffalo business in syariah system in Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency.This research was conducted in Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency. This study used a saturated or census sampling method. In this study, the respondents were 7 dairy buffalo milk farmers in Lubuk Pakam District. Data analysis uses BEP (Break Event Point) and R/C ratio (Return Cost Ratio). The results of the feasible to cultivate because it had obtained the R/C ratio (Revenue Cost Ratio) is 2.51 1 and the total production ("3,476 liters") production BEP (107.03 liters) means that the dairy buffalo business in Lubuk Pakam District, Deli Serdang Regency is profitable. Operational Aspects Product Quality, The recommended location for the cage, Number of Workers and Wages. Marketing Aspect that become attention from this research are Consumer Interest Analysis, Market Position Apart from being feasible from the results of this research, this buffalo milk business is sharia provisions and has sustainability for running the business in the future.
Analisis Faktor-Faktor Bauran Pemasaran dalam Membeli Sayur Organik di Pasar Modern Kota Medan Putra, Yudha Andriansyah
PERWIRA - Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia Vol 3 No 1 (2020): PERWIRA - Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia
Publisher : Perkumpulan Pendidik Kewirausahaan Indonesia (Perwira Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.589 KB) | DOI: 10.21632/perwira.3.1.42-54

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen membeli sayur organik, sejauhmana strategi bauran pemasaran mempengaruhi kepuasan konsumen membeli sayur organik, sejauh mana hubungan kepuasan konsumen dengan loyalitas konsumen dalam membeli sayur organik, dan bagaimana perbedaan sikap dan minat konsumen dalam membeli sayur organik di Carrefour plaza Medan fair, dan Supermarket Brastagi, Medan. Teori yang digunakan adalah teori tentang perilaku konsumen, yakni faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen. Metode penelitiannya adalah studi kasus yang didukung survey untuk mengumpulkan data mengenai faktor-faktor terkait dengan variabel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli sayur organik di kedua tempat penelitian. Metode analisis yang dipakai adalah Regresi linear Berganda. Dari hasil penelitian dihasilkan bahwa nilai Signifikansi dengan alpha (α) 0,10 maka nilai Sig < 0,10, dapat diartikan bahwa secara serempak variabel produk (X1), harga (X2), lokasi (X3), fasilitas (X4), pelayanan (X5) berpengaruh signifikan terhadap variabel pembelian sayur organik sayur organik (Y).
Pendampingan Kewirausahaan Melalui Entrepreneurial Practical Pada Program Wirausaha Merdeka “Smart Entrepreneurship” di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Handayani, Susi; Bismala, Lila; Siregar, Gustina; Andriany, Dewi; Siregar, Rahmad Bahagia; Hasibuan, Lailan Safina; Putra, Yudha Andriansyah; Arda, Mutia; Hafsah, Hafsah
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2025): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v7i1.24279

Abstract

  Program Wirausaha Merdeka “Smart Entrepreneurship” merupakan Program Wirausaha Merdeka Angkatan 2 Tahun 2023 UMSU.  Dalam program ini, terdapat 3 tahap yang harus diikuti oleh mahasiswa peserta, yaitu pre immersion, immersion dan post immersion.  Pada tahap immersion, mahasiswa melakukan entrepreneurial practical di lokasi UKM mitra.  Dalam kegiatan entrepreneurial practical pada tahap immersion, mahasiswa belajar proses bisnis secara langsung pada mentor (pemilik ukm/ manajer ukm), Menyusun proposal bisnis dan melakukan prototyping produk, dengan didampingi oleh DPL dan mentor. Entrepreneurial Practical bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan minat kewirausahaan mahasiswa, serta memicu aktivitas kewirausahaan. Kegiatan yang dilakukan berupa persiapan (bimbingan teknis dan penyamaan persepsi DPL, mentor dan mahasiswa, pelaksanaan entrepreneurial practical (DPL, mentor dan mahasiswa) dan monitoring dan evaluasi (DPL, mentor mahasiswa dan tim pengelola program).  Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan minat kewirausahaan mahasiswa, memicu aktivitas kewirausahaan dan menciptakan usaha-usaha baru.  Kegiatan pendampingan ini dinyatakan berhasil karena mampu menciptakan 30 prototyping produk yang sudah diuji pasar dan divalidasi.
Analisis Determinan dari Intensi Mahasiswa dalam Menggunakan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran Bismala, Lila; Hasibuan, Lailan Safina; Siregar, Gustina; Firmansyah, Nunung Agus; Andriany, Dewi; Arda, Mutia; Putra, Yudha Andriansyah; Hafsah, Hafsah; Handayani, susi; Indari, Ayu
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v11i1.14834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan dari Intensi Mahasiswa dalam menggunakan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran. data penelitian dikumpulkan dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dengan menggunakan angket yang disebarkan dengan bantuan google form, dan menghasilkan 248 jawaban yang valid. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital mempengaruhi perceived ease of use dan perceived usefulness, namun literasi digital tidak mempengaruhi Intensi Mahasiswa dalam menggunakan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran. Di samping itu, analisis data mengungkapkan bahwa Intensi Mahasiswa dalam menggunakan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran dipengaruhi oleh Perceived ease of use dan Perceived usefulness. Sementara hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Perceived ease of use dan Perceived usefulness berperan dalam memediasi hubungan antara literasi digital dan Intensi Mahasiswa dalam menggunakan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa digital literasi harus dikembangkan agar mampu menumbuhkan Intensi Mahasiswa dalam menggunakan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran, dan didukung oleh Perceived ease of use dan Perceived usefulness
EFESIENSI PRODUKSI OLAHAN DAUN KELOR DENGAN MENGGUNAKAN MESIN SPINNER PADA KELOMPOK TANI KELORIA, DESA BANDAR LABUHAN Putra, Yudha Andriansyah; Siregar, Gustina; Nasution, Arya Rudi; Saragih, Syaiful Amri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i4.49210

Abstract

Kelor merupakan tanaman super food yang dapat diolah untuk berbagai jenis suplemen seperti kapsul, teh celup,bubur, bahan kosmetik, sabun dan untuk keperluan kesehatan dan kosmetik. Saat ini mitra mengalami keterbatasan dalam melakukan proses produksi terutama dalam sistem pencucian daun kelor yang akan diolah menjadi berbagai produk turunan tersebut. Proses pencucian daun kelor masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan  ember  dan  tanpa  saringan  sehingga  mengakibatkan  jumlah produksi ketika panen tidak sama dengan hasil akhirnya. Kegiatan kemandirian masyarakat  ini  berupaya  memecahkan  permasalahan  mitra,  yakni  dengan  rancang bangun mesin pencuci diharapkan menjadi solusi terhadap persolan mitra pada bidang produksi. Pada bidang pengelolaan kelompok, tim juga melakukan tambahan kegiatan berupa manajemen kelompok, manajemen keuangan, dan juga sistem budidaya yaitu teknik pemangkasan daun.Tim  pelaksana  telah  melakukan  proses  rancang  bangun  mesin  pencuci,  disertai dengan pelatihan manajemen mutu dan perawatan mesin sehingga mitra mampu melakukan proses produksi sesuai dengan standar perusahaan. Pelatihan operasional dan pemeliharaan mesin juga diberikan sehingga mitra mampu  mengoperasionalkan  mesin  sesuai  dengan penggunaannya  dan  mampu merawat mesin, sehingga mesin dapat digunakan untuk waktu jangka panjang. Hasil dari pengabdian ini adalah mesin pencuci daun yang juga disebut mesin Spiner yakni bentuk mesin pencuci dan peniris paling sederhana dengan kapasitas produksi yang relatif rendah sehingga mitra dapat memilih untuk dioperasikan secara manual atau sepenuhnya otomatis. Dengan penggunaan mesin ini nantinya dapat   meminimalisasi kehilangan daun akibat pencucian dan meningkatkan jumlah produksi atau penjualan dengan standar kebersihan yang diinginkan konsumen. Edukasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dari mesin bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada  mitra  tentang  kesehatan  dan  kesalamatan  kerja  yang  baik diterapkan agar mitra tetap terjaga dan terhindar dari hal-hal yang berbahaya. Edukasi mengenai manajemen kelompok sehingga mitra dapat mengorganisir kinerja anggota dan sistem pengelolaan keuangan sederhana. Edukasi mitra terkait teknik pemangkasan  sehingga mitra dapat memproduksi daun kelor sesuai pertumbuhan tanaman.
Pendampingan Legalitas Halal dan Pirt Pada Usaha Makanan Arda, Mutia; Putra, Yudha Andriansyah; Handayani, Susi
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2025): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v7i2.27021

Abstract

Sertifikat halal dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) pada sebuah produk dewasa ini sudah menjadi suatu keharusan. Karena masyarakat akan semakin selektif dan enggan mengonsumsi produk yang tidak memiliki sertifikat halal dan PIRT akan ditinggalkan. Banyak produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mencantumkan label halal tetapi tidak mendapatkan sertifikat halal. Padahal prosedur yang berlaku dalam pemberian izin label halal ini adalah berdasarkan sertifikat halal yang dikeluarkan oleh BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal), dan sertifikat PIRT yang dikeluarkan Dinas Kesehatan. Pengetahuan masyarakat akan makanan, obat atau produk yang lainnya yang berkaitan dengan halal dan higienis cukup tinggi namun kesadaran untuk memverifikasi barang yang terjamin kehalalannya dan kebersihannya masih rendah. UMKM Kue Bawang Zetty adalah salah satu tenant binaan PUSKIIBI (Pusat Kewirausahaan, Inovasi dan Inkubator Bisnis) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang belum memiliki izin halal dan PIRT yang sudah kadarluarsa (masa berlaku sudah habis). Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini untuk membantu tenant membuat izin halal dan PIRT sehingga label dan nomor perizinannya dapat dicantumkan pada kemasan produk UKM. Sehingga target luaran kegiatan ini adalah jasa yang dihasilkan berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, sehingga mitra mengetahui, memahami dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen yang pada akhirnya akan meningkatkan omset penjualan UKM baik secara online maupun offline.
Customer satisfaction index in Indonesian student micro credentials program Bismala, Lila; Siregar, Gustina; Andriany, Dewi; Handayani, Susi; Hafsah, Hafsah; Hasibuan, Lailan Safina; Arda, Mutia; Putra, Yudha Andriansyah; Manurung, Yayuk Hayulina
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 4: November 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i4.21653

Abstract

The Indonesian Student Micro-Credentials Program implemented by Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) carries 5 courses, all of which are carried out online, in a relatively short time within 2 months. The learning objectives, which are intended to create practical skills, require students to master the courses they follow, thus causing many problems, which have an impact on the satisfaction of the participants of this program. This study aims to measure the customer satisfaction index (CSI) of participants in this program. Of the 514 participants who were used as respondents, 279 respondents filled out the google formula, and the response rate was 54%. The results showed that the CSI value of the program was 0.85, which means that the participants were very satisfied with the implementation of this program at UMSU. Based on the assessment of it is quality, the dimension assessment is carried out in order of the highest average value, namely this program (4.48), interaction and flexibility (4.33), managers (4.24), lecturers (4.23), students (4.20), assessment (4.16), process (4.14), content design (4.15), partners (4.11), and technology (4.05). Based on the assessment of the level of importance or expectation of this program, the dimension assessment is carried out in order of the highest average value, namely this program (4.47), interaction and flexibility (4.38), managers (4.23), lecturers (4.22), process (4.17), content design (4.17), students (4.13), peer (4.13), assessment (4.11) and technology (4.04).