p-Index From 2021 - 2026
6.028
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : eProceedings of Management

Pengaruh Asimetri Informasi, Firm Size dan Financial Distress Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Perusahaan Sektor Energi Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2023) Napitupulu, Theovany; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahaan adalah merupakan situasi suatu perusahaan, dimana terdapatnya berbagai penilaian yang dilakukaninvestor dalam menilai perusahaan. Dimilikinya peran penting sektor energi di Indonesia pada pertumbuhanperekonomian dan sebagai salah satu penghasilan utama negara. Jumlah perusahaan energi di indonesia meningkatsetiap tahun, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Nilai perusahaan dalam sektor energi di ukur dengan Priceto BookqValue (PBV) menunjukkan fluktuasi antara 2021-2023 dengan penurunan nilai yang dapat disebabkan olehkinerja keuangan yang menurun. Faktor seperti asimetri Informasi, Firm Size dan Financial Distress mempengaruhinilai perusahaan meskipu dampak spesifiknya bervariasi.Asimetri informasi merupakan ketidakseimbangan informasi maupun data yang milik perusahaan dengan pihakpemegang saham atau investor yang bisa mendapatkan respon negatif dari pasar. Nilai perusahaan suatu perusahaanmerupakan suatu angka yang menunjukkan seberapa besar suatu perusahaan berdasarkan total aset yang dimilikinya.Financial distress merupakan situasi dimana suatu bisnis menghadapi tantangan keuangan yang dapat membahayakankelangsungan hidupnya dalam jangka panjang.Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya bagaimana asimetri informasi,qukuran bisnis, danqkesulitan keuanganmempengaruhi nilai perusahaan sektor energi yang terdaftar di BursaqEfek Indonesia antara tahunq2021 dan 2023.Data sekunderqdan pendekatan kuantitatifqdigunakan dalam penelitian ini. Populasiqpenelitian terdiri dari pelakuusahaqsektor energi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periodeq2021–2023. Dalamqpenelitianini,qpurposive samplingqdigunakan bersama dengan analisis regresi data panel menggunakan perangkat lunakqeViews12.Hasil penelitian iniqmenunjukkan bahwa ukuran bisnis, kesulitan keuangan, dan asimetriqinformasi semuanyaberdampak secara terhadap nilai perusahaan secara bersamaan. Ukuran perusahaan dan asimetriqinformasitidakqberpengaruhqterhadap nilaiqperusahaan. Financial distress memiliki pengaruh yang positif terhadap nilaiperusahaan karena menggunakan indikator Altman Z-score.Untuk lebihqmemahami dan mengetahui bagaimanaqasimetri informasi, ukuran perusahaan, dan kesulitan keuanganmempengaruhi nilai perusahaan diqindustri energi, temuanqpenelitian ini dimaksudkan untuk menjadiqreferensi bagipara sarjanaqdan penelitianqmasa depan.qPenelitian ini juga diyakini akan berguna untuk mengevaluasiqbisnis,terutama dalam mengidentifikasiqmasalah keuangan yang mungkin menyebabkanqkebangkrutan.Kata Kunci: asimetri informasi, firm size, financial distress, nilai perusahaan
Pengaruh Green Accounting Dan Sistem Manajemen Lingkungan Terhadap Kinerja Lingkungan Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 – 2022 Maryaningsih, Rina Putri; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini perusahaan pertambangan di Indonesia berkembang sangat pesat, karena keanekaragaman sumber dayaalam yang melimpah, salah satunya sumber daya batu bara. Hal tersebut menjadi peluang perusahaan untukmengeksplorasi sumber daya alam di Indonesia. Isu lingkungan yang terjadi di Indonesia menjadi salah satuperhatian utama termasuk industri pertambangan. Penting bagi Indonesia untuk memfokuskan kebijakanperaturan lingkungan demi mensukseskan program pemerintah yaitu Sustainable Developmnet Goals 2030.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari Green Accounting dan SistemManajemen Lingkungan terhadap Kinerja Lingkungan pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di BursaEfek Indonesia Periode 2020 – 2022. Kinerja Lingkungan merupakan strategi untuk mengurangi dampaklingkungan. Green Accounting merupakan praktik akuntansi tentang alokasi dana untuk kegiatan lingkungan.Sistem Manajemen Lingkungan merupakan komponen prosedur kegiatan untuk menjaga kebijakan lingkungan.Metode penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaanpertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 – 2022. Pemilihan sampel ditentukan denganmenggunakan metode purposive sampling. Adapun jumlah sampel yang dapat diperoleh dalam penelitian inisebanyak 19 sampel dengan total 57 observasi. Berdasarkan hasil penelitian, Green Accounting dan SistemManajemen Lingkungan secara simultan berpengaruh terhadap Kinerja Lingkungan. Secara parsial GreenAccounting memiliki pengaruh negatif terhadap Kinerja Lingkungan dan Sistem Manajemen Lingkungan tidakberpengaruh positif terhadap Kinerja Lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbanganpemikiran yang bersifat positif bagi perusahaan khususnya perusahaan pertambangan dalam penerapan biayalingkungan dengan memprioritaskan kegiatan lingkungan, melakukan pelaporan yang transparan mengenaidampak lingkungan serta memperbarui manajemen lingkungan untuk memperkuat implementasi kebijakanlingkungan. Kata Kunci-kinerja lingkungan, green accounting dan sistem manajemen lingkungan
Pengaruh Pengungkapan Emisi Karbon, Kebijakan Hutang, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022) Yasmin, Najlaa Nabilah; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahaan mencerminkan persepsi publik kepada nilai sebuah perusahaan. Di Indonesia sektor energi sangatpenting bagi ekonomi, dengan sumber daya alam dan energi terbarukan yang signifikan. Jumlah perusahaan energi diBursa Efek Indonesia meningkat setiap tahun. Nilai perusahaan di sektor ini, terhitung melalui Tobin's Q, berfluktuasiantara 2018-2022, mungkin karena penurunan aset dan kinerja keuangan yang lemah. Faktor seperti kebijakan hutang,ukuran perusahaan, serta pengungkapan emisi karbon memberikan pengaruh nilai perusahaan melalui dampak yangbervariasi. Kajian ini menjelaskan pengaruh pengungkapan emisi karbon, kebijakan hutang, serta ukuran perusahaankepada nilai perusahaan sektor energi di BEI tahun 2018-2022. Memakai metode kuantitatif melalui data sekunder danteknik purposive sampling, analisis regresi data panel dijalankan pada Eviews 12. Hasil menjelaskan kebijakan hutang,pengungkapan emisi karbon, selanjutnya ukuran perusahaan dalam bersama-sama memberikan pengaruh nilaiperusahaan. Secara parsial, pengungkapan emisi karbon tidak signifikan, kebijakan hutang memberikan pengaruh negatif,serta ukuran perusahaan memberikan pengaruh positif signifikan. Penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai referensiuntuk memahami dampak faktor-faktor ini terhadap nilai perusahaan di sektor energi, serta meningkatkan kepercayaaninvestor melalui transparansi. Kata Kunci-nilai perusahaan, pengungkapan emisi karbon, kebijakan hutang, ukuran perusahaan
Pengaruh Carbon Emission Disclosure, Cash Holding, dan Foreign Ownership Terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Kesuma, Raegina Maria Deiva; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahaan mencerminkan keberhasilan manajerial dan menjadi acuan utama bagi investor dalam menilaiprospek perusahaan. Salah satu ukuran nilai perusahaan adalah PBV, yang mempresentasikan sejauh mana publikmemberikan penilaian pada nilai buku per saham perusahaan. Tingginya PBV menandakan kepercayaan pasaryang tinggi mengenai performa serta prospek entitas bisnis. Studi ini difokuskan untuk mengevaluasi pengaruhcarbon emission disclosure, cash holding, dan foreign ownership terhadap nilai perusahaan secara simultanmaupun parsial. Objek penelitian mencakup perusahaan yang bergerak di sektor energi dan terdaftar di Bursa EfekIndonesia (BEI) selama periode 2019 hingga 2023. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan populasisebanyak 83 perusahaan. Metode purposive sampling diterapkan untuk memilih sampel penelitian, menghasilkan78 data observasi. Metode analisis data yang dipakai regresi data panel melalui software EViews 13. Studi inimenemukan bahwa secara simultan, CED, CH, dan FO memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.Secara parsial, hanya CED yang memiliki pengaruh positif, sementara CH dan FO tidak mempengaruhi nilaiperusahaan secara signifikan. Implikasi berdasarkan studi yaitu peneliti selanjutnya mempertimbangkan variabellain, memperluas sektor dan periode penelitian. Perusahaan diharapkan lebih transparan terhadap isu lingkungandan keberlanjutan, tidak hanya fokus pada kinerja keuangan. Investor juga diharapkan mempertimbangkantanggung jawab sosial dan lingkungan dalam menilai nilai jangka panjang perusahaan.Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Carbon Emission Disclosure, Cash Holding¸ Foreign Ownership
Pengaruh Carbon Emission Disclosure, Eco-Efficiency, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Zahraisha, Nadia; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahan adalah metrik penting yang menunjukkan bagaimana investor memandang masa depanperusahaan dan efektivitas manajemen dalam mengoperasikannya. Tujuan studi ini untuk menganalisis dampakeco-efficiency, ukuran perusahaan, dan CED terhadap nilai perusahaan energi yang terdaftar di BEI antara tahun2019-2023. Rasio PBV digunakan untuk menghitung nilai perusahaan. Perangkat lunak EViews 13 berguna untukmengolah analisis regresi data panel dalam penelitian kuantitatif ini. Data tidak langsung yang digunakan diraihdari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perusahan. Pengambilan purposive sampling berfungsi gunamenyeleksi sampel penelitian tepat dengan standar yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitianmenunjukan bahwa eco-efficiency, ukuran perusahan, dan pengungkapan emisi karbon semuanya secarasignifikan memengaruhi nilai perusahan pada saat yang sama. Secara parsial, satu-satunya hal yang secarasignifikan meningkatkan nilai perusahan adalah CED; eco-efficiency dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh.Diharapkan studi ini dapat membantu perusahaan mengembangkan rencana keberlanjutaan dan investor membuatkeputusan investasi berdasarkan pertimbangan lingkungan. Disarankan agar variabel tambahan dimasukan dalampenelitian mendatang untuk menghasilkan temuan yang lebih terperinci tentang nilai perusahan.Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Carbon Emission Disclosure, Eco-Efficiency¸ Ukuran Perusahaan
Pengaruh Environmental Disclosure dan Firm Size terhadap Kinerja Keuangan (Studi Komparatif pada Perusahaan yang terdaftar di IDXESGLeader dan FTSE4Good Emerging pada Tahun 2020-2023) Larasati1, Nabila; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran terhadap keberlanjutan telah menjadi sorotan global yang mendorong perusahaan tidak hanya fokus padaprofit tetapi bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Inisitaif ini melahirkan indeks keberlanjutan, salah satunya diperusahaan Asia Tenggara. Penelitian menganalisis pengaruh pengungkapan lingkungan dan ukuran perusahaan terhadapkinerja keuangan membandingkan praktiknya antara perusahaan di Indonesia dan Malaysia. Melalui regresi panel danindependent sample t-test dengan sampel purposive terdapat 84 data observasi namun dilakukan outlier data sehinggamenghasilkan 79 data observasi dari 43 perusahaan di IDXESGLeaders dan 36 perusahaan di FTSE4Good Emergingpada tahun 2020-2023. Temuan penelitian menunjukkan environmental disclosure berpengaruh negatif terhadap kinerjakeuangan di Indonesia tetapi tidak signifikan di Malaysia. Firm Size berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan diMalaysia tetapi tidak di Indonesia. Hasil uji beda memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan penerapan secara signifikanpada environmental disclosure dan firm size pada kedua negara. Implikasi pada penelitian adalah efektivitaspengungkapan lingkunga dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dapat berbeda dikarenakan latar regulasi,transparansi, dan kapasitas internal perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat strategi internal denganregulasi dan sumber daya perusahaan sehingga memperoleh kinerja keuangan yang optimal.Kata Kunci- Environmental Disclosure; Firm Size; FTSE4Good Emerging IDXESGLeader; Kinerja Keuangan
Pengaruh Green Accounting, Green Innovation, dan Foreign Ownership Terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Zuhra, Siti Maryam; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengarah pada tujuan untuk mengevaluasi dampak green accounting, green innovation, sertaforeign ownership terhadap nilai perusahaan sektor energi yang berada di bawah pengawasan Bursa EfekIndonesia selama tahun 2019 sampai 2023. Pendekatan Rasio Tobin’s Q digunakan studi tersebut sebagai alatuntuk mengukur nilai perusahaan yang mencerminkan kinerja pasar terhadap nilai aset perusahaan. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian mencakup 14perusahaan yang berasal dari sektor energi dan dipilih berdasarkan kriteria tertentu. dengan total 70 observasi.Data dikumpulkan melalui annual report dan sustainability report, kemudian dianalisis melalui pendekatanregresi data panel dengan memanfaatkan software Eviews versi 13. Hasil penelitian mencerminkan secarasimultan, green accounting, green innovation, dan foreign ownership berdampak pada nilai perusahaan. Secaraparsial, hanya green innovation yang memberikan pengaruh positif dan signifikan, sedangkan green accountingdan foreign ownership tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensibagi studi selanjutnya, khususnya dalam konteks keberlanjutan dan nilai perusahaan. Peneliti selanjutnyadisarankan menambahkan variabel seperti carbon emission disclosure, eco-efficiency, dan environmentalperformance untuk memperluas hasil penelitian. Temuan ini juga memberikan masukan strategis bagi perusahaandalam menerapkan green innovation untuk meningkatkan nilai melalui efisiensi, citra positif, dan daya saing. Bagiinvestor, green innovation dapat menjadi indikator prospektif dalam menilai keberlanjutan dan kinerja perusahaan.Kata Kunci: Foreign Ownership; Green Accounting; Green Innovation; Nilai Perusahaaan
Pengaruh Green Intellectual Capital Disclosure, Cash Holding, dan Kepemilikan Asing Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Khansa, Dhiva Mutiara; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja keuangan mencerminkan kecakapan perusahaan dalam menghasilkan laba dan memanfaatkan sumberdaya secara optimal dan efisien. Kinerja keuangan pada studi ini diproksikan dengan Return on Equity (ROE).Pengukuran ini mengukur besar keuntungan yang tergolong hak pemilik modalnya. Semakin tinggi ROE yangdihasilkan, semakin baik dan kuat posisi modal pemilik dalam perusahaanPenelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis baik secara simultan maupun parsial pengaruh green intellectualcapital disclosure (GICD), cash holding (CH), dan kepemilikan asing (KA) pada kinerja keuangan perusahaan.Fokus penelitian adalah emiten sektor energi yang tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) selamaperiode 2019–2023.Penelitian dilakukan pada 16 perusahaan sektor energi selama periode 2019–2023, dengan total 80 observasi.Penetapan sampel dioperasikan dengan purposive sampling technique, sedangkan data diambil dari annual reportdan sustainability report. Analisis dilakukan memakai regresi data panel dengan mengoperasikan software EViews13.Penelitian ini menemukan bahwa secara simultan, GICD, CH, dan KA yang dianalisis berpengaruh signifikanpada performa keuangan perusahaan. Namun, berdasarkan hasil uji parsial, hanya CH yang terlihat berpengaruhpositif dan signifikan pada kinerja keuangan. Sebaliknya, GICD dan KA tidak memberikan pengaruh yangsignifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa keduanya belum berperan dominan dalam memengaruhi kinerjakeuangan perusahaan sektor energi selama periode observasi.Studi ini diharapkan memberikan rujukan bagi studi selanjutnya dengan mempertimbangkan variabel lain yangrelevan. Perusahaan disarankan untuk memperkuat implementasi GICD, khususnya pada aspek green humancapital, serta mengevaluasi proporsi KA. Bagi investor, disarankan untuk memperhatikan pengelolaan CH sebagailangkah strategis dalam menjaga stabilitas dan kinerja keuangan perusahaan. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Perusahaan, Green Intellectual Capital Disclosure, Cash Holding¸ KepemilikanAsing
Pengaruh Carbon Emission Disclosure, Eco-Efficiency, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023) Zahraisha, Nadia; Hapsari, Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai perusahan adalah metrik penting yang menunjukkan bagaimana investor memandang masa depanperusahaan dan efektivitas manajemen dalam mengoperasikannya. Tujuan studi ini untuk menganalisis dampakeco-efficiency, ukuran perusahaan, dan CED terhadap nilai perusahaan energi yang terdaftar di BEI antara tahun2019-2023. Rasio PBV digunakan untuk menghitung nilai perusahaan. Perangkat lunak EViews 13 berguna untukmengolah analisis regresi data panel dalam penelitian kuantitatif ini. Data tidak langsung yang digunakan diraihdari laporan keberlanjutan dan laporan tahunan perusahan. Pengambilan purposive sampling berfungsi gunamenyeleksi sampel penelitian tepat dengan standar yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitianmenunjukan bahwa eco-efficiency, ukuran perusahan, dan pengungkapan emisi karbon semuanya secarasignifikan memengaruhi nilai perusahan pada saat yang sama. Secara parsial, satu-satunya hal yang secarasignifikan meningkatkan nilai perusahan adalah CED; eco-efficiency dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh.Diharapkan studi ini dapat membantu perusahaan mengembangkan rencana keberlanjutaan dan investor membuatkeputusan investasi berdasarkan pertimbangan lingkungan. Disarankan agar variabel tambahan dimasukan dalampenelitian mendatang untuk menghasilkan temuan yang lebih terperinci tentang nilai perusahan.Kata Kunci: Nilai Perusahaan, Carbon Emission Disclosure, Eco-Efficiency¸ Ukuran Perusahaan
Pengaruh Environmental Disclosure dan Firm Size terhadap Kinerja Keuangan (Studi Komparatif pada Perusahaan yang terdaftar di IDXESGLeader dan FTSE4Good Emerging pada Tahun 2020-2023) Larasati, Nabila; Hapsari , Dini Wahjoe
eProceedings of Management Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran terhadap keberlanjutan telah menjadi sorotan global yang mendorong perusahaan tidak hanya fokus padaprofit tetapi bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Inisitaif ini melahirkan indeks keberlanjutan, salah satunya diperusahaan Asia Tenggara. Penelitian menganalisis pengaruh pengungkapan lingkungan dan ukuran perusahaan terhadapkinerja keuangan membandingkan praktiknya antara perusahaan di Indonesia dan Malaysia. Melalui regresi panel danindependent sample t-test dengan sampel purposive terdapat 84 data observasi namun dilakukan outlier data sehinggamenghasilkan 79 data observasi dari 43 perusahaan di IDXESGLeaders dan 36 perusahaan di FTSE4Good Emergingpada tahun 2020-2023. Temuan penelitian menunjukkan environmental disclosure berpengaruh negatif terhadap kinerjakeuangan di Indonesia tetapi tidak signifikan di Malaysia. Firm Size berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan diMalaysia tetapi tidak di Indonesia. Hasil uji beda memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan penerapan secara signifikanpada environmental disclosure dan firm size pada kedua negara. Implikasi pada penelitian adalah efektivitaspengungkapan lingkunga dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dapat berbeda dikarenakan latar regulasi,transparansi, dan kapasitas internal perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat strategi internal denganregulasi dan sumber daya perusahaan sehingga memperoleh kinerja keuangan yang optimal.Kata Kunci- Environmental Disclosure; Firm Size; FTSE4Good Emerging IDXESGLeader; Kinerja Keuangan