Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Edukasi Peningkatan Pengetahuan tentang Stunting, Skrining Anemia dan Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri Riyanto, Riyanto; Oktaviani, Ika; Sariyanto, Iwan; Mulyani, Roza
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i2.1159

Abstract

Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting, skrining kejadian anemia pada remaja dan pemberian tablet Fe sebagai upaya optimalisasi pencegahan dan deteksi dini stunting yang dimulai sejak usia remaja. Metodologi: Desa Pujo Basuki, kabupaten Lampung Tengah sebagai tempat mitra kegiatan ini yang melibatkan 136 remaja. Metode pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat digunakan dalam kegiatan tersebut. Indikator dan dampak yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan pencegahan stunting, teridentifikasinya remaja yang mengalami anemia dan status gizi, serta intervensi pemberian tablet tambah darah. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kadar hemoglobin, pengukuran antopometri, dan pemberian tablet Fe. Hasil: Hasil kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh peningkatan pengetahuan tentang stunting dari rata-rata pretest 5,3 (min-max: 2-8) menjadi rata-rata posttest 6,76 (min-max: 5-10). Remaja putri yang terdeteksi anemia 40,1%, status gizi tidak normal 27,7% dan diberikan tablet Fe untuk meningkatkan kadar hemoglobin sebagai pencegahan dini stunting. Kesimpulan: Remaja telah memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang stunting dan pencegahannya. Upaya pencegahan telah dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin untuk deteksi anemia dan pemberian tablet tambah darah.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengadaan Sarana Pembuangan Air Limbah Di Desa Candi Retno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu Tahun 2024 Mulyono, Rifai Agung; Oktaviani, Ika; Rusyantia, Anggun; Jaya, R . Prana; Prasteyowati, Prasteyowati; Aghniya, Rofana; RR. Nurfauziah, RR.
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i5.1644

Abstract

Sebagian besar penduduk desa Candiretno menggunakan air kerawang tanpa proses masak sebagai sumber air minumnya. Untuk kebutuhan memasak dan kebutuhan MCK masyarakat menggunakan air dari sumur gali dengan kualitas cukup memenuhi syarat secara fisik namun belum pernah dilakukan uji laboratorium untuk menguji kualitas air secara keseluruhan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan keterampilan pembuatan Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL) dan mengoptimalkan program kesehatan pemerintah (Program STBM). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada identifikasi dan pemanfaatan aset-aset yang dimiliki oleh desa, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam membuat Sarana Pembuangan Air Limbah (SPAL). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya Sarana Pembuangan Air Limbah, hal ini terbukti dengan terbangunnya 2 buah sarana SPAL dan 1 Jamban keluarga di Desa Candi Retno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk sadar akan sanitasi dasar. Perlu pembinaan berkelanjutan kepada masyarakat agar lebih semangat lagi untuk membuat sarana sanitasi dasar.
Integrated Approach to Stunting Prevention and Treatment: Catfish Cultivation as a Sustainable Solution in Pujo Basuki Village- Trimurjo District, Central Lampung Regency Oktaviani, Ika; Sariyanto, Iwan; Riyanto, Riyanto; Mulyani, Roza
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KOMUNITAS KESEHATAN Vol 2 No 01 (2024): JUNI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jb.v2i01.2338

Abstract

Introduction: Stunting is a significant health problem in Indonesia, especially in rural and remote areas. Central Lampung Regency, namely Pujo Basuki Village, has been designated as a stunting locus area since 2022 because the prevalence of stunting is 15.8%. The aim of this activities had to raise public awareness in efforts to reduce and prevent stunting in the Pujo Basuki Village area, Central Lampung, Lampung Province. Method: Through the planning and preparation, implementation and monitoring, evaluation and reporting stages of an integrated approach to preventing and handling stunting through training in catfish cultivation and how to make catfish feed, Providing catfish assistance, nutritional education to residents with stunted children and KEK pregnant women. Results: Training was carried out and the creation of catfish ponds and distribution of catfish seeds at 3 location points in village subsections. It was carried out for 2.5 months. The harvest is given to families with stunted toddlers and pregnant women with KEK. There was an increase knowledge about nutrition and balanced menus for toddlers of cadres and families of stunting from 59% to 80%. Conclusion: Activities are carried out optimally, residents are enthusiastic in increasing their efforts to reduce the incidence of stunting and prevent stunting in the future. Catfish cultivation and education activities will continue in 2024 with the target of creating a processed menu made from catfish to revive the village's creative economy.
The Effect of Compensation, Commitment and Work Discipline on Employee Performance: Pengaruh Kompensasi, Komitmen dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Oktaviani, Ika; Kusuma, Kumara Adji
Indonesian Journal of Law and Economics Review Vol. 15 (2022): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.367 KB) | DOI: 10.21070/ijler.v15i0.785

Abstract

This study aims to determine the effect of compensation, commitment and work discipline on employee performance at CV. Indo Prima Plastik. This research uses quantitative research with hypothesis testing. The sample used in this study were 50 employees at CV. Indo Prima Plastik. The analytical tool used in this research is using IBM SPSS statistical software version 2.5.0, this study aims to determine the effect of compensation, commitment and work discipline. Primary data in this study were obtained from questionnaires. The results of this study prove that (1) compensation has an effect on employee performance, (2) commitment has an effect on employee performance, (3) work discipline has an effect on employee performance.
Pengenalan Posyandu Terintegrasi Dan Upaya Pencegahan Penyakit Di Tingkat Desa Sebagai Langkah Mendukung Transformasi Layanan Primer Sariyanto, Iwan; Oktaviani, Ika; Riyanto, Riyanto; Mulyani, Roza
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpmpkm.v7i2.23459

Abstract

Transformasi layanan primer Kementerian Kesehatan menjadi fondasi utama dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, dengan Posyandu sebagai ujung tombak. Namun, di Kampung Pujo Basuki, Kecamatan Trimurjo, Posyandu belum terintegrasi secara optimal, menyebabkan masih tingginya prevalensi stunting, anemia, dan kasus Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan Posyandu terintegrasi, dan mengimplementasikan upaya pencegahan penyakit guna mendukung transformasi layanan primer. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan luring (teori dan praktik) bagi kader posyandu. Pengabdian ini dilaksanakan pada Bulan April Hingga November tahun 2025. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kader Posyandu. Sebelum pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan, sebanyak 13 dari 21 kader (61%) menunjukkan tingkat pemahaman yang belum memadai, sementara hanya 8 kader (38,09%) yang memiliki pemahaman baik. Pasca-intervensi, terjadi pergeseran positif yang substansial; proporsi kader dengan pemahaman yang belum memadai menurun menjadi 4 orang (19,05%), sedangkan proporsi kader yang memahami meningkat menjadi 17 orang (80,95%). Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa intervensi pengabdian masyarakat mampu meningkatkan kapasitas. Disarankan untuk meningkatkan komitmen perangkat desa dan mengimplementasikan Posyandu terintegrasi secara penuh.