Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Political Communication of The General Election Commission and The Election Supervisory Board in Responding to Allegations of Voter Data Leakage Yusuf Samad, M.; Setiono, Sigit; Ayu Permatasari, Diah; Pribadi, Kukuh; Dahlian Persadha, Pratama
International Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 3 No. 2 (2024): International Journal of Advanced Multidisciplinary (July-September 2024)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/ijam.v3i2.621

Abstract

The alleged case of voter data leakage in the General Election Commission's (KPU) Sidalih application occurred ahead of the 2024 elections, the voter data was allegedly traded on BreachForums by an anonymous account. Responding to the alleged case, the political communication of the KPU and the Election Supervisory Board (Bawaslu) through the Twitter (X) social media account is very minimal, even the KPU did not convey its attitude at all on its Twitter social media account. This study aims to determine how the KPU RI and Bawaslu RI utilize Twitter (X) social media as a strategic communication tool and how to utilize Twitter (X) social media in responding to the alleged leakage of KPU's data. The research method used is a qualitative research method with a case study. The results showed that the lack of information about the alleged leakage of KPU data conveyed by KPU RI and Bawaslu RI through their Twitter social media channels, this was also exacerbated by the absence of dialogic communication on uploads related to the alleged leakage. The suggestion of this research is that KPU RI and Bawaslu RI need to optimize their political communication through Twitter social media management by consistently providing the latest information related to the alleged leakage of KPU data as well as building dialogical communication with the public or netizens. In addition, it is also necessary to improve the security infrastructure of the Sidalih application.
DASI-MU, Podcast-Based Dakwah at the Branch Board of Muhammadiyah Bangsalsari Pribadi, Kukuh; Rahman, Miftahur
Journal Of Humanities Community Empowerment Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Humanities Community Empowerment
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jhce.v2i4.2339

Abstract

LSI survey results regarding self-identification as a member of Muhammadiyah or NU by Denny J.A. shows that the public who identify themselves as members of Muhammadiyah in 2023 will be 5.7%, which is down from 9.4% in 2005. This raises thoughts about the existence of Muhammadiyah in the digital realm so that it can be better known by the public. This is what underlies the DASI-MU service program to provide digital da'wah space on podcast channels so that Muhammadiyah's da'wah can be more widely known and makes it easier for the congregation to access da'wah content. This program is in collaboration with the Muhammadiyah Bangsalsari Branch Leader and in collaboration with Muhammadiyah Diktilitbang Mu-Research
Pelatihan Pengembangan Media Sosial Dalam Penyadaran Kritis di Panti Asuhan Budi Mulia Juariyah, Juariyah; Pribadi, Kukuh; Sudahri, Sudahri
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i1.22636210

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, menjadi kebutuhan primer bagi setiap orang. Oleh karena itu sangat dibutuhkan kemampuan sekaligus pemahaman dalam penggunaan berbagai platform digital yang terus mengalami perkembangan, terutama pemanfaatan media sosial bagi anak termasuk juga dikalangan anak asuh di Panti Asuhan. Tujuan Pengabdian ini adalah pemanfaatan media sosial dibutuhkan kecerdasan, terutama dalam memilih platform digital dan etika dalam transformasi digital. Anak asuh perlu pendampingan, dan juga transformasi pengetahuan digital yang lebih terarah. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan praktek. Hasilnya adalah melalui pelatihan ini bisa dilihat, sebelumnya sulit menfungsikan media secara baik dan benar, setelah mengukuti pelatihan,  banyak peserta yang memiliki kemampuan untuk pengembangan media sosial
ANALISIS SENTIMEN WARGANET TERHADAP GERAKAN BDS (BOYCOTT, DIVESTMENT AND SANCTIONS) PRODUK-PRODUK ISRAEL Pribadi, Kukuh; Aditya Dimas Pratama
MEDIAKOM Vol. 7 No. 02 (2024): Mediakom, Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v7i02.1828

Abstract

The BDS Movement, a non-violent movement to pressure Israel against its violence against the Palestinian people, has become a massive cyber movement involving many social media accounts and other online mass media. Using the Brand24 Social Media Monitoring Tools, the researchers tried to read the sentiment that emerged around this topic, from the results of their analysis can draw the conclusion that the reach of the BDS Movement has been quite broad even though it has occasionally experienced rises and falls in terms of its reach. In addition, it was also found that 90% of citizens were negative about the topic and 10% were positive or neutral.
TINDAK PERSUASIF DALAM PROMOSI DIGITAL PENERIMAAN MAHASISWA BARU: UPAYA MENARIK MINAT CALON MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER Kurniawan, Putra; Pribadi, Kukuh
MEDIAKOM Vol. 8 No. 02 (2025): Mediakom, Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v8i02.3248

Abstract

Komunikasi persuasif melalui media internet banyak menjadi pilihan masyarakat dan lembaga sebagai sarana menawarkan produk, jasa, dan program, sebagaimana yang dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Sebagai lembaga perguruan tinggi swasta, Unmuh Jember berkepentingan untuk menyosialisasikan dan memromosikan program pendidikannya kepada masyarakat, khususnya lulusan sekolah menengah atas (SMA). Hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan simpati calon mahasiswa yang diharapkan akan memilih Unmuh Jember sebagai kampus pilihannya. Dalam rangka muwujudkan harapan tersebut, Unmuh Jember memanfaatkan media online , seperti instagram dengan konten yang bersifat promotif. Dari fenomena tersebut maka penelitian ini mencoba melihat bagaimana pendekatan strategis perihal tindakan persuasif yang dilakukan oleh Lembaga kampus Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Jember. Harapannya, penelitian ini dapat membantu kebijakan perihat strategi persuasi dalam rangka promosi kampus. Kata Kunci : Persuasif; promosi digital; media sosial; video Instagram
Peran Media Sosial WhatsApp Dalam Konsultasi Pasien Tuberkulosis Dengan Pendamping Di Sekawan's TB Jember Silvie Ayu Masruroh; Pribadi, Kukuh
MEDIAKOM Vol. 8 No. 01 (2024): Mediakom, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial WhatsApp merupakan salah satu bentuk media baru yang berkembang saat ini. Media tersebut dimanfaatkan oleh individu maupun lembaga karena keefisienannya. Seperti lembaga kesehatan Sekawan’s TB Jember yang memanfaatkan WhatsApp sebagai alat konsultasi pasien TB, karena jarak geografis pasien dengan pendamping yang jauh dan sulit untuk ditempuh secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana media sosial WhatsApp diperankan sebagai alat komunikasi antara pendamping dan pasien TB, dengan harapan perubahan perilaku guna kesembuhan pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi Informan penelitian ini bersifat kelompok, yaitu empat pendampingan di mana setiap pendamping dua pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp menjadi media utama dalam pendampingan dan konsultasi pasien TB dengan pendamping. WhatsApp memiliki fitur dan fungsi yang efektif dan fleksibel untuk komunikasi, sehingga berpeluang besar dalam mencapai kesembuhan dan kepatuhan pasien TB. Dapat disimpulkan, bahwa media sosial berperan penting dalam menunjang keberhasilan proses pendampingan pasien TB. Komunikasi digital yang efisien dan adaptif dapat memperkuat kedekatan emosional untuk motivasi pasien dalam masa pengobatan.
Enhancing the Capacity of Sidomulyo Tourism Village Managers Through Technical Training on Developing Tourism Packages Based on Village Tourism Potential Bagus Indra Tjayadhi; Pribadi, Kukuh
Journal Of Humanities Community Empowerment Vol. 3 No. 3 (2025): Journal of Humanities Community Empowerment
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jhce.v3i3.1820

Abstract

Tourism villages have become an appealing option for travelers seeking outdoor experiences while engaging with the daily life of rural communities. Sidomulyo Village, located in Silo District, Jember Regency, is one of the tourism villages that offers diverse natural and cultural attractions. Despite its rich potential, the village managers particularly the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) still face challenges in packaging these attractions into structured and marketable tour packages. Developing tour packages requires technical skills, including mapping tourism attractions, designing route sequences, estimating travel time, and calculating realistic costs. This community service program was carried out to enhance the capacity of Pokdarwis members in understanding tour package concepts, creating itinerary plans, and practicing basic guiding techniques. The program began with an introductory session on identifying village tourism potential, followed by technical training and hands-on assistance. Through this series of activities, participants not only gained theoretical insights but were also able to create one-day tour packages and overnight tour programs. The results indicate an improvement in participants’ knowledge and skills in transforming local tourism potential into more structured tourism products. This program is expected to strengthen the readiness of Sidomulyo Tourism Village to promote its attractions more effectively and contribute to the development of community-based tourism in the region
ETIKA VISUAL DALAM REPRESENTASI SIMULACRA PADA VISUAL AI YANG MENGHIDUPKAN FIGUR DARI FOTO LAMA ananta, Adela; Pribadi, Kukuh
MEDIAKOM Vol. 9 No. 02 (2026): Mediakom, Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v9i02.5393

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam bidang visual telah memunculkan fenomena rekonstruksi foto lama yang mampu menghidupkan kembali figur manusia, termasuk individu yang telah meninggal dunia. Fenomena ini banyak ditemukan pada platform media sosial TikTok dan menimbulkan persoalan mengenai batas antara realitas, simulasi visual, serta etika representasi. Visual AI tidak hanya berfungsi sebagai media kreatif, tetapi juga membentuk simulacra yang menciptakan realitas visual baru dan memengaruhi pemaknaan audiens secara emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi simulacra pada visual Artificial Intelligence yang menghidupkan kembali figur dari foto lama serta mengkaji penerapan etika visual dalam proses penciptaan dan pemaknaan visual tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi terhadap lima konten visual AI rekonstruksi foto lama di platform TikTok. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori simulacra dan perspektif etika visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual AI membentuk simulacra yang bersifat hiperreal, di mana visual tidak lagi merepresentasikan realitas faktual, melainkan menciptakan realitas imajiner yang diterima secara emosional oleh audiens. Dari sisi etika visual, proses produksi visual AI mengandung persoalan etis terkait manipulasi visual dan ketiadaan izin figur yang direpresentasikan, namun dalam pemaknaan audiens visual tersebut dipahami sebagai ekspresi simbolik nostalgia dan emosi personal kolektif.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN EVENT EXPO PROGRAM STUDI DALAM MENDUKUNG AKREDITASI PERGURUAN TINGGI Yasmin, Salsabila; Pribadi, Kukuh
MEDIAKOM Vol. 10 No. 01 (2026): Mediakom, September 2026 (on going)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/mediakom.v10i01.5446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen event dalam penyelenggaraan Expo Produk Program Studi sebagai bagian dari upaya mendukung Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) di Universitas Muhammadiyah Jember, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive sampling yang melibatkan mahasiswa panitia expo, panitia AIPT, dan pihak universitas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen event telah dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu penelitian, desain, perencanaan, koordinasi, dan evaluasi yang berjalan secara sistematis dan berkesinambungan. Tahap penelitian dilakukan melalui studi banding dan eksplorasi digital. Tahap desain menghasilkan konsep perusahaan bersih yang merepresentasikan citra profesional meskipun mengalami perubahan lokasi. Tahap perencanaan menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam penyusunan timeline, anggaran, dan pemilihan vendor. Koordinasi berlangsung intensif melalui komunikasi vertikal dan horizontal, meskipun masih terdapat kendala miskomunikasi. Evaluasi kegiatan menunjukkan berjalan efektif, namun belum optimal dari sisi efisiensi. Faktor pendukung meliputi tim kolaborasi, kreativitas mahasiswa, kualitas desain, dan pemahaman institusi, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perubahan lokasi, kendala vendor, kompleksitas komunikasi, dan keterbatasan sumber daya manusia.