Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Buana Ilmu

HUBUNGAN TAYANGAN KARTUN UPIN DAN IPIN DENGAN EFIKASI DIRI SISWA SEKOLAH DASAR Yayan Alpian; Sri Wulan Anggraeni; Nurul Khifriyani
BUANA ILMU Vol 6 No 1 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v6i1.1997

Abstract

Masalah yang terjadi di ruang lingkung pendidikan dasar menunjukkan bahwa siswa memiliki efikasi diri yang rendah, hal ini terjadi ketika dalam menyelesaikan tugas, siswa mudah menyerah dan merasa sulit dalam mengerjakan soal yang sukar dan banyak, siswa tidak gigih dalam belajar dan tidak serius dalam menyimak materi. Selain itu, inisiatif siswa juga masih rendah, dan masih bergantung pada instruksi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tayangan kartun upin dan ipin dengan efikasi diri siswa kelas VI SDN Gugus Asri (Adiarsa Barat – Nagasari) Kecamatan Karawang Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Hasil pengujian hipotesis, terdapat hubungan antara tayangan kartun upin dan ipin dengan efikasi diri siswa. Hal ini diperoleh thitung 3,152 > ttabel 1,986 dan r_xy 0,317 dengan signifikan 0,05 dan n = 96 menunjukkan bahwa hipoesis diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tayangan kartun upin dan ipin dengan efikasi diri siswa memiliki hubungan yang rendah. Kata kunci: kartun upin dan ipin, efikasi diri siswa. Problems that occur in the basic education environment show that students have low self-efficacy, this occurs when completing assignments, students easily give up and find it difficult to work on difficult and many questions, students are not persistent in learning and are not serious in listening to material. In addition, student initiative is still low, and still depends on teacher instructions. This study aims to determine the relationship between upin and ipin cartoon shows with self-efficacy of grade VI SDN Gugus Asri (Adiarsa Barat - Nagasari) West Karawang District. This research is a type of quantitative research. The results of hypothesis testing, there is a relationship between Upin and IPIN cartoon shows with student self-efficacy. It is obtained that tcount 3.152> t table 1.986 and r_xy 0.317 with a significant 0.05 and n = 96 indicating that hypoesis is accepted. From the results of this study it can be concluded that upin and ipin cartoon shows with student self-efficacy have a low relationship. Keywords: upin and ipin cartoon, student self-efficacy
ANALISIS NILAI KARAKTER YANG TERMUAT DALAM BUKU CERITA ANAK KISAH PANGERAN BANGSA Sri Wulan Anggraeni; Harmawati; Yufika Utari; Yayan Alpian
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakter yang termuat dalam buku cerita anak yang berjudul Kisah Pangeran Bangsa karya Sigit Prabowo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kulitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Dari hasil penelitian ditemukan 35 nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam buku cerita anak berjudul Kisah Pangeran Bangsa karya Sigit Prabowo yaitu, 2 nilai karakter religius, 1 nilai karakter karakter jujur, 1 nilai karakter toleransi, 1 nilai karakter disiplin, 3 nilai karakter kerja keras, 1 nilai karakter kreatif, 1 nilai karakter mandiri, 3 nilai karakter demokratis, 7 nilai karakter rasa ingin tahu, 2 nilai karakter semangat kebangsaan, 1 nilai karakter cinta tanah air, 1 nilai karakter menghargai prestasi, 2 nilai karakter bersahabat/ komunikatif, 2 nilai karakter cinta damai, 5 nilai karakter peduli sosial, dan 1 nilai karakter tanggung jawab. Kata kunci: Pendidikan karakter, cerita anak, kisah pangeran bangsa.
PENERAPAN KETERAMPILAN PROSES IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD Yayan Alpian; Rachmi Ramdhini
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3082

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan di kelas VA SD Negeri Melong Asih 4 yang menunjukkan peserta didik memiliki hasil belajar yang rendah dalam mata pelajaran IPS. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan keterampilan proses IPS untuk meningkatkan hasil belajar IPS kelas 5. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas yang terdiri atas 4 siklus dengan satu pembelajaran di setiap siklusnya sesuai alur PTK model Kurt Lewin. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas 5A di SD Negeri Melong Asih 4 Kota Cimahi sebanyak 30 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan keterampilan proses IPS di kelas 5 dapat meningkatkan hasil belajar IPS kelas 5 SD. Peningkatan hasil belajar dapat terlihat dari evaluasi pada setiap pembelajaran. Pada tahap pra siklus, peserta didik yang tuntas mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebanyak 26,7%. Pada siklus pertama, persentase peserta didik yang mencapai nilai KKM mulai menunjukkan peningkatan menjadi 40%. Pada siklus kedua, pencapaian nilai KKM meningkat lagi menjadi 66,67%. Pada siklus ketiga, pencapaian nilai KKM sebesar 80% dan pada siklus keempat mencapai ketuntasan 100%. Proses pembelajaran yang mendorong peserta didik membangun pengetahuannya sendiri melalui keterampilan proses memberikan pengalaman bermakna dan memotivasi peserta didik untuk belajar.Kata Kunci : IPS, Keterampilan Proses, Hasil Belajar
PENERAPAN MODEL PBL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD Suci Setiarani; Yayan Alpian; Aang Solahudin Anwar
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3110

Abstract

Penilitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Rawa, hal tersebut disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang berpusat kepada guru sehingga siswa pasif selama kegiatan pembelajaran. Hal tersebut membuat siswa merasa jenuh dan tidak dapat menerima pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini terdiri dari terdiri dari 4 tahapan, yakni tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa di kelas III SD Negeri Rawa. Model Problem Based Learning (PBL) meningkatkan hasil belajar siswa, hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai hasil belajar siswa pada masa pra tindakan, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 50,63, 60,83 dan 76,25, dan naiknya grafik ketuntasan belajar siswa, pada pra tindakan 29% dengan kategori kurang sekali, siklus I 66% dengan kategori cukup dan siklus II 88% dengan kategori sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Rawa.Kata Kunci: PBL, Hasil Belajar, Matematika