Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Literatur Review Meta Analitik Hubungan Lama Duduk dengan Low Back Pain (LBP) Ayu Lestari; Imran Safei; Lisa Yuniarti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 5 No. 1 (2026): April: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v5i1.7192

Abstract

Low back pain (LBP) is one of the most common musculoskeletal complaints globally and is the main cause of decreased work productivity. One of the risk factors that has been widely studied in the literature is prolonged sitting duration. Prolonged sitting activities cause increased static pressure on the lumbar spine, fatigue of the supporting muscles, as well as a decrease in local blood flow that can trigger chronic pain. This study is a literature review with a meta-analytical approach that aims to analyze the relationship between long-term sitting and the incidence of LBP. The review process was carried out following PRISMA guidelines through searches on PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar databases for publication in 2020–2025. Of the 20 previous studies analyzed, most showed a positive association between sitting time and an increased risk of LBP, both in adults, adolescents, and children. Sitting for more than 6 hours per day increases the risk of LBP by 33%, especially in individuals with low physical activity. In addition, longer sitting durations with poor posture and minimal active rest were found in the group of office workers and professional drivers who had a high prevalence of LBP. Physical activity has been shown to play a protective role against the risk of LBP, while ergonomic interventions such as lumbar support can reduce pain complaints. Although most studies were observational, the consistency of results supports the importance of prevention through reduced sitting time, increased physical activity, and ergonomic work environment settings. These findings provide a scientific basis for multidimensional interventions to effectively reduce the incidence of LBP.  
Respon Terhadap Penggunaan Stylus Pen dan Fitur Record dalam Pembelajaran Matematika Online Suci Wulandari; Widdya Rahmalina; Sri Novia Martin; Lisa Yuniarti
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v4i2.3164

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak negatif terhadap pembelajaran yang dilaksanakan secara online. Yang menjadi masalah adalah sulitnya memahami konsep-konsep pada materi pembelajaran matematika. Pendidik diharuskan untuk kreatif dalam memanfaatkan produk teknologi. Salah satunya pemanfaatan stylus pen dan fitur record yang tersedia dalam aplikasi meeting online seperti Google Meet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap perkuliahan matematika daring dengan menggunakan stylus pen dan fitur record tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan subjek penelitian yaitu 104 mahasiswa STKIP Adzkia yang terlibat dalam pembelajaran matematika online dengan menggunakan stylus pen dan memanfaatkan fitur record yang tersedia pada aplikasi Google Meet. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penggunaan stylus pen dan fitur record ketika pembelajaran matematika online ini dapat berdampak pada pemahaman konsep matematika yang lebih baik, komunikasi matematis, suasana pembelajaran, hasil belajar, dan keefektifan pembelajaran matematika online.
IMPLEMENTASI MODEL STAD DALAM PENULISAN BEST PRACTICE PADA MGMP BAHASA INDONESIA TINGKAT MTS KOTA PADANG Dina Fitria Handayani; Lisa Yuniarti
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memiliki kewajiban untuk mengembangkan profesi secara berkelanjutan. Publikasi ilmiah menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan. Salah satu jenis publikasi ilmiah yang memiliki angka kredit 2 poin dan direkomendasikan dalam kenaikan pangkat guru adalah best practice. Best practice merupakan sebuah karya tulis yang menceritakan mengenai pengalaman terbaik seorang pendidik dalam memperbaiki mutu pelayanan pendidikan dan pengajaran yang ada di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar keberhasilan penggunaan model STAD dalam penulisan karya ilmiah best practice pada MGMP Bahasa Indonesia tingkat MTs Kota Padang. Model penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan survey. Penelitian ini menunjukkan bahwa guru yang memiliki pemahaman tinggi mengenai penulisan karya ilmiah best practicesebesar 64,3%. Sementara, 21,4% memiliki pemahaman yang sedang dan 14,3% lainnya memiliki pemahaman yang rendah mengenai penulisan karya ilmiah best practice. Berdasarkan ketiga presentase di atas menunjukkan bahwa lebih banyak guru yang memiliki pemahaman mengenai penulisan karya ilmiah best practice. Penulisan best practice yang di publikasi dapat membantu guru memenuhi 2 poin dalam kenaikan pangkat. Kendala yang dihadapi oleh guru pada saat penulisan best practice terletak pada waktu, tugas lain di luar profesi guru, dan penentuan pengalaman terbaik yang telah dilalui guru. Penggunaan model STAD memudahkan guru dalam mengembangkan dan menumbuhkan pemikiran kooperatif, kritis, dan kreatif yang dapat membantu pembelajaran kolaboratif menjadi lebih mudah.