Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Analisis Piramida Penduduk untuk Pemberdayaan Sumber Daya Manusia di Desa Riso dalam Menghadapi Tantangan Ekonomika Biologi Kesehatan Masa Kini Wahyudi, Wahyu; Rahmah, Mufti Hatur; Salman, Salman; Asrirawan, Asrirawan; Nurhidayah, Nurhidayah; Badu, Muhammad Nasir; Novitasari, Eni
MALAQBIQ Vol. 3 No. 1 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v3i1.937

Abstract

Ekonomika biologi kesehatan merupakan salah satu tantangan bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidupnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menganalisis struktur demografis dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di Desa Riso dengan menggunakan piramida penduduk sebagai alat bantu visual. Pendekatan ini memberikan wawasan mendalam tentang distribusi usia dan jenis kelamin, yang kritikal dalam menghadapi tantangan ekonomika dan kesehatan yang berkembang. Melalui analisis ini, kami mengidentifikasi potensi dan tantangan yang dihadapi oleh penduduk desa dalam mengelola sumber daya lokal mereka secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan jumlah penduduk usia produktif yang dominan, Desa Riso memiliki kesempatan untuk memperkuat kapasitas lokal dalam menghadapi tantangan kesehatan dan ekonomi masa depan. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya intervensi yang berfokus pada penguatan kapasitas dan pemberdayaan penduduk, khususnya dalam bidang pendidikan kesehatan dan keterampilan ekonomi, untuk memastikan kesejahteraan jangka panjang.
Pendampingan Peningkatan Keaksaraan Anak Nelayan Putus Sekolah Melalui Program Sekolah Pesisir Rahmah, Mufti Hatur; Nurhidayah; Hasbahuddin
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i2.2572

Abstract

Sekolah Pesisir merupakan program yang diupayakan dapat memecahkan masalah-masalah pendidikan seperti kelompok belajar bagi anak nelayan putus sekolah. Program ini diselenggarakan di Lingkungan Cilallang yang terletak di Kawasan pesisir pusat kota Pendidikan Sulawesi Barat, Majene. Anak-anak pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama, bahkan Sekolah Dasar telah banyak yang ikut melaut selama berhari-hari hingga akhirnya memilih untuk putus sekolah. Bahkan beberapa anak belum memiliki keterampilan dasar menulis dan membaca. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan peningkatan keaksaraan bagi anak nelayan putus sekolah yang berfokus pada pengajaran calistung (baca, tulis, hitung). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat 88,89 % responden yang menyatakan bahwa kegiatan sesuai dengan kebutuan mitra, dan 96,3 % responden yang menyatakan telah mendapatakan kebermanfaatan secara langsung dari Program Sekolah Pesisir.
Organoleptic Characteristics and Nutritional Content of Instant Baby Porridge Made from the West Sulawesi Local Cultivar of Foxtail Millet (Setaria italica L.) Rahmah, Mufti Hatur; Aulia, Dian; Pasoso’, Hermin Pondo; Winarty, Winarty
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 5 (2025): May
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i5.9533

Abstract

Instant baby porridge is a popular complementary food due to its convenience. Typically made from rice flour, alternatives like Foxtail Millet (Setaria italica) offer higher levels of protein, calcium, and phosphorus. This study analyzes the organoleptic characteristics and nutritional content of instant baby porridge made from Foxtail Millet, aiming to offer a nutritious alternative to rice-based products for breastfed infants. Two formulations were tested: F1 (60% Foxtail Millet, 20% chicken, 20% corn) and F2 (60% Foxtail Millet, 20% anchovy, 20% mung bean). Organoleptic tests showed F1 to be the most preferred formulation. Nutritional analysis of F1 revealed 8.50% moisture, 3.37% ash, 14.63% protein, 2.84% fat, 71.51% carbohydrate, 62.2% digestible carbohydrates, and 9.31% crude fiber. The study found Foxtail Millet-based porridge to be a promising alternative to rice, providing better nutritional value. Furthermore, the utilization of local Foxtail Millet contributes to food diversification and strengthens local food security in Indonesia by harnessing an underutilized, nutrient-rich resource. This research highlights the potential of Foxtail Millet to support both infant nutrition and local food resilience.