Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Market Orientation, Digital Marketing Capabilities, and Product Innovation on Competitive Advantage through Customer Engagement: Evidence from the Creative Economy Sector in Indonesia Sucidha, Irma; Diany, Adista Anjar; Irayana, Ika
The Eastasouth Management and Business Vol. 3 No. 03 (2025): The Eastasouth Management and Business (ESMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esmb.v3i03.744

Abstract

This study examines the influence of market orientation, digital marketing capabilities, and product innovation on competitive advantage through customer engagement in the Indonesian creative economy sector. A quantitative approach was employed, with data collected from 250 respondents using a five-point Likert scale. Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS 3) was used for data analysis. The results demonstrate that market orientation, digital marketing capabilities, and product innovation significantly enhance customer engagement, which in turn strongly contributes to competitive advantage. Customer engagement also mediates the relationships between these strategic factors and competitive advantage, emphasizing its role as a critical pathway to sustainable competitiveness. The findings highlight the importance of aligning market-oriented strategies, leveraging digital platforms, and fostering continuous innovation to build stronger customer relationships and long-term market advantage. The study contributes to both academic understanding and managerial practices in strengthening the creative economy sector in Indonesia.
Brand Loyalty in the Age of Consumer Empowerment: Building Sustainable Relationships Through Value Co-creation Sucidha, Irma
Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY) Vol. 1 No. 5 (2024): Management Studies and Business Journal (PRODUCTIVITY)
Publisher : Penelitian dan Pengembangan Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/arqde428

Abstract

In an era of consumer empowerment marked by technological advances and changes in consumer behavior, understanding the role of consumer collaboration in the co-creation process of brand loyalty is crucial for business success. Although the importance of brand loyalty has been recognized, there remains a lack of understanding of how consumer collaboration specifically influences brand loyalty, especially in today's dynamic context. This research aims to investigate the role of consumer collaboration in the co-creation process on brand loyalty in the era of consumer empowerment. By utilizing the systematic literature review method, relevant articles from reputable international databases, such as Scopus and Web of Science, were collected and analyzed. Findings from the literature review indicate that consumer collaboration in co-creation plays an important role in influencing brand loyalty by building trust, satisfaction, and emotional connection between brands and consumers. The practical implication of this research is that brands should prioritize consumer involvement in co-creation initiatives to increase brand loyalty and competitiveness in the market. Future studies could expand understanding of the relationship between consumers and brands and the effectiveness of co-creation strategies in increasing brand loyalty.
Keputusan Mahasiswa Kota Banjarmasin Dalam Membeli Produk Makanan Melalui Aplikasi Shopee Food Sucidha, Irma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.9304

Abstract

Mahasiswa merupakan kalangan terpelajar yang memiliki tugas belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan di tingkat perguruan tinggi. Di Banjarmasin, kalangan mahasiswa tidak hanya berasal dari kota Banjarmasin, namun juga banyak dari kotaatau kabupaten lain dari provisi Kalimantan selatan dan sekitarnya. Kemudahan akses membeli secara online khususnya dalam membeli kebutuhan makanan saat ini semakin dipermudah salah satunya dengan munculnya berbagai aplikasi penyedia layanan jual beli makanan dan minuman salah satunya melalui layanan shopee food. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh variabel gaya hidup, harga, promosi serta kepribadian kalangan mahasiswa dalam melakukan keputusan membeli melalui aplikasi shoppe food di kota Banjarmasin Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif, serta menggunakan 150 sample mahaiswa yang saat ini berada di Kota Banjarmasin berdasarkan olah data yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner serta dianalisis dengan menggunakan SEM PLS, diketahui bahwa hanya variabel gaya hidup dan kepribadian yang mampu membuktikan hubungan yang kuat terhadap keputusan membeli menggunakan aplikasi shopee food di kalangan mahasiswa kota Banjarmasin.
Pengaruh Kampanye Boikot Produk Kecantikan Terhadap Brand Loyality dan Brand Image: Studi Pada Konsumen Milenial Sucidha, Irma
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13775

Abstract

Artikel ini membahas tentang dampak kampanye boikot produk kecantikan terhadap persepsi dan loyalitas konsumen milenial. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain survei, penelitian ini menunjukkan bahwa kampanye boikot memiliki pengaruh signifikan terhadap persepsi merek dan loyalitas konsumen. Temuan menunjukkan bahwa konsumen milenial yang terpapar kampanye boikot cenderung memiliki persepsi negatif terhadap merek yang terlibat, yang kemudian berdampak pada penurunan loyalitas merek. Analisis data menunjukkan adanya korelasi negatif yang kuat antara kampanye boikot dengan loyalitas merek, memperkuat argumen bahwa kampanye boikot dapat merusak citra merek dan mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Namun, penelitian ini juga mengungkap bahwa perusahaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan konsumen melalui upaya permintaan maaf yang tulus dan tindakan perbaikan yang nyata. Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa perusahaan kecantikan harus mengembangkan strategi komunikasi krisis yang efektif dan proaktif untuk mengatasi dampak negatif dari kampanye boikot dan mempertahankan loyalitas konsumen milenial. Selain itu, pemantauan terus-menerus terhadap perubahan nilai-nilai dan ekspektasi konsumen milenial juga penting agar perusahaan tetap relevan dan selaras dengan tren pasar.
Mempertahankan Bahasa Melayu & Pelatihan Eco Print pada Siswa Songserm Wittaya Islamic School, Thailand Diany, Adista Anjar; Sucidha, Irma
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7744

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Songserm Wittaya, Thailand Selatan, dengan tujuan utama untuk mempertahankan penggunaan bahasa Melayu sebagai identitas budaya lokal serta memperkenalkan pelatihan eco print sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa yang berkolaborasi dengan guru dan siswa dalam dua kegiatan utama, yaitu pembelajaran interaktif bahasa dan budaya Melayu serta pelatihan teknik eco print. Studi ini memanfaatkan metode Participatory Action Research (PAR) dalam pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan melalui proses wawancara, observasi secara langsung, serta penyelenggaraan FGD antara peserta dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek soft skill dan hard skill peserta. Berdasarkan hasil akhir kegiatan ditemukan bahwa terjadi peningkatan pemahaman sebesar 60% terhadap pemahaman budaya melayu dan 40% peningkatan dalam komunikasi bahasa melayu, serta 68% pemahaman materi eco print dan peningkatan 60% praktik eco print. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya berhasil memperkuat identitas budaya, tetapi juga meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan dan kemampuan kewirausahaan berbasis kreativitas. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengabdian lintas negara yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan, budaya, dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Thailand.
DETERMINASI KEPUTUSAN GENERASI Z MEMBELI KOPI KELILING DI KOTA BANJARMASIN Sucidha, Irma; Irayana, Ika
JURNAL LENTERA BISNIS Vol. 14 No. 3 (2025): JURNAL LENTERA BISNIS, SEPTEMBER 2025
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v14i3.1977

Abstract

The phenomenon of mobile coffee (Starling/Kopling) has become an informal business model that has transformed the coffee consumption landscape in Indonesia, including in Banjarmasin, by offering high accessibility and affordable prices. This study aims to analyze and identify the most dominant determining factors influencing the Purchase Decisions of Generation Z in Banjarmasin. This quantitative research uses an explanatory cross-sectional design with 105 Generation Z respondents in Banjarmasin, selected through accidental sampling, where the majority of respondents are students (49.52%). The independent variables examined are Product Quality (X1), Price (X2), Location/Access (X3), Promotion/Social Media (X4), Brand Image (X5), and Service Quality (X6) on Purchase Decision (Y). Partially (t-test), four variables were proven to have a significant effect: Product Quality (X1), Location/Access (X3), Brand Image (X5), and Service Quality (X6). Based on the regression coefficient values, Brand Image (0.300) is the most dominant factor, followed by Service Quality (0.250). Meanwhile, Price (X2) and Promotion/Social Media (X4) do not have a significant effect. These findings highlight that amidst the homogeneity of mobile coffee prices, psychological and social factors reflected in brand image, product quality, and service become the main determinants of Purchase Decisions for Generation Z.