Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Real Coster

Pemuridan Warga Gereja dalam Membentuk Penatalayanan Gereja Misi di BCM Ipoh - Perak Joni Manumpak Parulian Gultom; Timotius Togatorop; Candra Gunawan Simanjuntak; Alexander Djuang Papay; Daniel Agustin; Irfan Feriando Simanjuntak
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2: September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.369 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i2.124

Abstract

The stewardship of mission churches abroad is urgent and cannot be waiting. BCM Perak as a Local Church in Malaysia stands as a form of outreach to the souls of the Indonesian Migrant Workers who work there, requiring servants of God and leaders who can be relied on them. That is related to the limited number of ministers and leaders of the local church who can speak Indonesian. However, the local congregation, mostly Indonesian workers, does not have sufficient capacity and capability to serve and lead. The local mission church lacks ministers in almost all of its existing ministries. Discipleship is a strategic step to give birth to new Christian ministers and leaders with strategies for discipleship and mentoring of local churches. So that the church does not experience service stagnation and can still be a forum for continuous congregational faith development. This research is using the descriptive qualitative method. The purpose of this paper is to provide encouragement and longing for church members to take burdened in taking part in the stewardship of the local church maximally and continuously. The results obtained are an increase in the general number of God's servants as much as 45% of the existing number by looking at the effectiveness and efficiency of stewardship in the local church. AbstrakPenatalayan gereja misi di luar negeri adalah sangat urgen dan tidak dapat ditunda. BCM Perak sebagai Gereja Lokal di Malaysia berdiri sebagai bentuk penjangkauan jiwa jiwa dari Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di sana memerlukan para pelayan Tuhan dan pemimpin pemimpin yang bisa di andalkan. Hal ini berkaitan dengan sangat terbatasnya sekali para pelayan dan pemimpin dari gereja lokal yang memang bisa berbahasa Indonesia. Namun warga gereja yang sebagian besar di isi oleh tenaga kerja Indonesia yang bekerja tidak cukup mempunyai kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk bisa melayani dan juga memimpin. Gereja misi lokal kekurangan pelayan Tuhan hampir diseluruh bagian penatalayan yang ada. Pemuridan adalah menjadi langkah yang strategis untuk dapat melahirkan pelayan dan pemimpin Kristen yang baru strategi pemuridan dan mentoring gereja lokal sehingga gereja tidak mengalami stagnasi pelayanan dan tetap dapat menjadi wadah untuk pembinaan iman jemaat secara kontinyu. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Tujuan dari paper ini adalah untuk memberikan dorongan dan kerinduan bagi warga gereja untuk terbeban dalam mengambil bagian dari penatalayanan gereja lokal secara maksimal dan terus berlangsung secara kontinyu. Hasil yang sudah dapat dilihat adalah terjadi peningkatan secara umum jumlah pelayanan Tuhan sebanyak 45% dari jumlah yang ada dengan melihat efektifitas dan efisiensi penatalayanan yang ada dalam gereja lokal. 
Pembinaan Iman Kristen untuk Pekerja Indonesia di Ladang Sawit Sitiawan, Perak Joni Manumpak Parulian Gultom; Hendri Hutapea; Rikardo Butar-Butar; Eko Prasetyo
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 1: Maret 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.348 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v2i1.112

Abstract

The faith mature of believers is the duty of church leaders also of all who have received salvation in Christ Jesus. It is also an urgent concern and needs facing by Indonesian male workers working in Malaysian palm oil fields. The people who need help and assistance spiritually to be accompanied and taught about the basic principles of God's Word. It is difficult faced because of the many obstacles and obstacles faced in being able to go to worship and serve God. The reason is,   the local church is limited. They do something for them is not maximize.  It is because constrained by the existing language and culture. How is the matter STT REAL can provide a little solution in building their faith and spiritual life? And what kind of strategies can be maximized to do for them? By using descriptive qualitative research methods, it is obtaining how the values and data are accurate directly. The purpose of this research is to make a positive contribution to building the Indonesian Christian community, especially those who are working in Malaysia that they remain in the faith and continue to experience good spiritual growth.AbstrakPembinaan iman orang percaya bukan saja menjadi tugas dari para pemimpin gereja namun juga semua orang yang telah menerima keselamatan dalam Kristus Yesus. Hal ini jugalah yang menjadi perhatian dan kebutuhan yang urgen dihadapi oleh para pekerja pria Indonesia yang bekerja di lading lading sawit Malaysia. Mereka adalah orang yang memerlukan bantuan dan pertolongan khususnya secara rohani untuk didampingi dan diajarkan tentang prisn dasar Firman Tuhan. Hal ini menjadi kesulitan yang dihadapi karena banyaknya halangan dan hambatan yang dihadapi untuk bisa pergi beribadah dan melayani Tuhan. Alasan lainnya adalah bagaimana gereja lokal sangat terbatas sekali dapat melayani mereka karena terkendala dengan Bahasa dan budaya yang ada. Pertanyaannya adalah bagaimana STT REAL memberikan sedikit solusi dalam membina iman dan kehidupan rohani mereka? Dan strategi srategi seperti apa yang bisa dimaksimalkan untuk dikerjakan buat mereka? Dengan menggunakan metode penelitian desktiptif secara kualitatif didapatkan bagaimana nilai dan data data akurat secara langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi positif untuk membangun masyarakat Kristen Indonesia khususnya yang sedang bekerja di Malaysia sehingga tetap bertahan dalam iman dan terus mengalami pertumbuhan kerohanian yang baik.  
Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Anak Muda Yudhy Sanjaya; Rini Sumanti Sapalakkai; Francois P Tomasoa; joni Manumpak Parulian Gultom; Fredy Simanjuntak
Real Coster : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: Maret 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.599 KB) | DOI: 10.53547/rcj.v1i1.103

Abstract

Many young people or young people use drugs or illegal substances. This is of course a concern for many groups, including teachers or lecturers from educational institutions. If allowed to do so, it will be detrimental to the younger generation who later have an important role in society or the country. So it is necessary to make prevention efforts. The use of illegal substances is certainly harmful to the body and character and mental health. It can even cause death. But why is drug use among the younger generation or students? For this reason, this journal is compiled with the hope of motivating many agencies to make efforts to prevent drug use. AbstrakBanyak anak-anak muda atau generasi muda yang menjadi pengguna dari obat atau zat terlarang. Hal ini tentunya mejadi keresahan banyak kalangan termasuk guru atau dosen dari instansi pendidikan. Bila dibiarkan maka akan merusak generasi muda yang kelak memiliki peranan penting dalam masyarakat ataupun negara. Sehingga Perlu dilakukan upaya pencegahan. Penggunaan zat terlarang tentunya berbahaya baik bagi kesehatan tubuh maupun karater dan mental. Bahkan dapat menyebabkan kematian. Namun kenapa penggunaan narkoba justru banyak dikalangan generasi muda atau para pelajar. Untuk itulah jurnal ini disusun dengan harapan dapan menjadi pendorong banyak instansi melakukan upaya pencegahan penggunaan narkoba.