Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Hubungan Antara Indeks Harga Saham dan Nilai Tukar di Indonesia (Emerging Market) dan di Singapura (Developed Market) menggunakan Analisis Vector Error Correction Model (VECM) Paramata, Adhayani Mentari
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.1.621-630.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan jangka panjang antara harga saham (closing price) dengan nilai tukar di Indonesia sebagai emerging market dan Singapura sebagai developed market. Penelitian ini menggunakan Vector Error Correction Model (VECM) dan hasil penelitian menemukan bahwa harga saham dan nilai tukar di Indonesia dan Singapura mempunyai hubungan kointegrasi dan mengikuti pendekatan Portofolio Balanced Effect.
URGENSI MANAJEMEN RANTAI PASOK BISNIS HALAL PERSPEKTIF ISLAM Paramata, Adhayani Mentari; Abubakar, Achmad; Mahfudz, Muhsin
Oikos Nomos Vol 16, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jkeb.v16i2.23001

Abstract

Bisnis halal merupakan aspek yang sangat peting bagi umat islam dalam menjalani bisnisnya karena permintaan produk halal di dunia semakin hari semakin meningkat. Produk halal tidak dilihat hanya dari hasil akhirnya saja tetapi juga dari  . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat urgensi dan konsep manajemen rantai pasok bisnis halal sebagai solusi dari peningkatan kualitas produk halal dari produsen kepada konsumen. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model rantai pasok halal dan faktor- faktor kritis yang berpengaruh dalam keberhasilan implementasi rantai pasok halal. Penelitian ini merupakan penelitian konseptual dengan menggunakan metode studi pustaka atau literature review. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Penelitian ini menghasilkan rumusan selain sumber daya manusia, pengadaan halal, manufaktur halal, logistik dan distribusi halal, dan kontrol kualitas halal, diperlukan juga pembiayaan dari perbankan syariah yang tentunya mendukung bisnis yang melandaskan syariat islam.
TUJUAN DAN PRINSIP KONSUMSI DALAM ISLAM Asriyana, Asriyana; Paramata, Adhayani Mentari; Wijaya, Abdi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 8, No 1 (2025): JIMB - VOLUME 8 NOMOR 1 MEI 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v8i1.33058

Abstract

Artikel ini membahas dimana konsumsi dalam Islam tidak hanya dilihat sebagai pemenuhan kebutuhan pribadi, tetapi juga sebagai tindakan yang berkontribusi pada kesejahteraan individu dan sosial. Prinsip – prinsip konsumsi dalam Islam diarahkan untuk mencapai keseimbangan, keadilan, dan kepuasan Allah SWT. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan makna dibalik realita sosial yang terjadi, dengan menggunakan pendekatan studi pustaka (library research). Adapun sumber data yang dipakai dalam penelitian terdiri buku, jurnal, artikel, berita baik dari media cetak dan elektronik serta data pendukung lainnya yang berhubungan dengan judul yang akan di teliti. Dalam Islam, tujuan konsumsi bukanlah konsep utilitas melainkan kemaslahatan (maslahah). Pencapaian maslahah merupakan tujuan dari syariat Islam (maqasid syariah). Dalam ekonomi Islam, konsumsi tidak hanya sekedar menghabiskan nilai guna dari suatu barang, namun ada suatu nilai yang menjadi hal yang cukup penting dalam konsumsinya. Dalam al-Quran surat al-Baqarah 168 Allah selalu mengingatkan “Makan dan minumlah, namun janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah itu tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. Allah SWT sangat membenci orang yang berlebih-lebihan. Seseorang yang belanja dengan israf, tanpa skala prioritas maqashid (maslahah), sehingga lebih besar spendingnya dari penghasilannya akan membuahkan bencana yaitu akan mencelakakan dirinya dan rumah tangganya.
Deconstruction of Bapemperda's Functions in Improving the Effectiveness of Establishing Regional Regulations Podungge, Abdul Wahab; Hunawa, Robby; Paramata, Adhayani Mentari; Nuna, Muten
JURNAL LEGALITAS Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.51 KB) | DOI: 10.33756/jelta.v15i1.12242

Abstract

This article aims to analyze the function of Bapemperda in increasing the effectiveness of the formation of Regional Regulations in the Bone Bolango Regency. The Regional Regulations Formation Agency (Bapemperda) of the Bone Bolango DPRD is one of the council's equipments for forming regional regulations. The type of research used in this article is empirical normative, which combines a normative legal approach with the addition of various elements of empirical studies. The results show that the implications of political intervention sometimes affect the issues and local regulations issued and do not represent the community's interests but are dominated by political interests. Ideally, local regulations must be responsive and meet usual policy standards that at the implementation level can be used and can answer problems that develop in the community. Human resources have an essential role in an organization, such as the rapid development of information technology, globalization, and changes in the world of positions and work, and are tied to the existing system. Members of Bapemperda and local governments play a role in forming regional regulations and other policy designs. To increase the effectiveness of the formation of Regional Regulations, it is necessary to have a relationship between human resources and the objectives that apply to Bapemperda itself. The researcher then offers a prototype product called CIS-Approach, a development concept from the results of the research and data analysis of the previous authors, which is expected to be a consideration for the government in formulating regional regulatory policies. CIS-Approach indicators are: 1) human resources with the system; 2) human resources with the issue; 3) human resources with regulations.
Four Characteristics of the Prophets: a Way to Reduce Moral Hazard's Problem Paramata, Adhayani Mentari; K, Amiruddin; Abdullah, Muhammad Wahyuddin
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 7, No 1 (2024): JIMB - VOLUME 7 NOMOR 1 MEI 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v7i1.26803

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkonstruksi teori agensi dalam kaitannya dengan memitigasi adanya moral hazard dalam sebuah informasi yang tidak sesuai antara principal (pemilik modal) dan agent (penerima wewenang) pada pembiayaan mudharabah. Penelitian ini dilakukan dengan memakai metode penelitian systematic literature review (SLR), yang pada dasarnya mengumpulkan dan meringkas hasil penelitian dengan metode ilmiah.  Penelitian ini dapat disimpulkan peran teori agensi dalam meminimalisir asimetri informasi adalah dengan cara menggunakan metafora empat sifat nabi, dimana indikator metafora empat sifat nabi adalah Shiddiq (jujur), Tablig (komunikatif/transparan), Amanah (kepercayaan), dan Fathanah (kerja cerdas). Penelitian ini diharapkan dapat berimplikasi dan membantu lembaga keuangan syariah ataupun dengan Lembaga independen yang di dalamnya mengatur aktivitas bisnis dan muamalah dengan sistem keaagenan.
Hybrid Contract Perspektif Ekonomi Islam Paramata, Adhayani Mentari; Sapa, Nasrullah Bin; Widjaja, Abdi
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 6, No 3 (2023): JIMB - VOLUME 6 NOMOR 3 Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v6i3.23744

Abstract

Salah satu indikator kemampuan perbankan dapat beradaptasi dengan kebutuhan manusia modern adalah kemampuan bank yang selalu mau berinovasi dengan hal-hal baru salah satu contohnya adalah dengan menerapkan sistem multi akad (Hybrid Contract) dalam mengembangkan inovasi bisnisnya. Multi Akad (hybrid contract) adalah dua atau lebih kesepakatan (akad) dalam satu kontrak yang dilakukan oleh beberapa pihak dalam hal ini perbankan dan nasabahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan memahasi konsep hybrid contract dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau literature review. Penelitian ini merumuskan beberapa konsep tentang jenis-jenis, rukun, syarat, dan batasan-batasan dari hybrid contract yang sesuai dengan ekonomi islam.