Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBINAAN NARA PIDANA DALAM UPAYA MENCEGAH TERJADINYA PENGULANGAN TINDAK PIDANA (RESIDIVE) DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLS IIB LUBUKSIKAPING Darlisma, Darlisma; Fauzia Zainin; Jasmalinda, Jasmalinda; Andreas Ronaldo; Ittaqullah Gunawan
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1393

Abstract

Residive (pengulangan tindak pidana) merupakan pengulangan tindak pidana, dimana pelaku tindak pidana sebelumnya telah dijatuhi hukuman pidana dalam jangka waktu tertentu dan telah berkekuatan hukum tetap Pembinaan adalah suatu usaha, tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara efisien dan efektif untuk memperoleh hasil yang maksimal dan lebih baik dengan tujuan merubah pola pikir seseorang agar menjadi luas, baik pemikiran tentang ilmu pengetahuan terlebih harus memahami tentang ajaran agama yang dipercayai. Pembinaan adalah kegiatan interaksi secara langsung antara warga binaan dan pembina yang mana kegiatan tersebut bersifat perssuasif yaitu suatu usaha yang dilakukan secara terus menerus untuk mengubah tingkah laku malalui keteladanan, pembinaan kepribadian Yang meliputi kesadaran beragama dan bernegara. Permasalahan dalam penelitian ini adalah:1. Bagaimana pelaksanaan pembinaan terhadap untuk mencegah terjadinya pengulangan tindak pidana di Rutan kls II B Lubuk Sikaping. 2.Apa upaya yang dilakukan Rutan kls II B Lubuk Sikaping untuk mengatasi terjadinya pengulangan tindak pidana. Untuk menjawab permasalahan tersebut telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian hukum Yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1. Pelaksanaan pembinaan narapidana untuk mencegah terjadinya residisvis adalah pembinaan narapidana sama dengan pembinaan narapidana lainnya, perbedaannya hanya terletak pada sa.at pembinan asimilasi dan integrasi.2. Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya residive adalah pada tahap awal pembinaan dimulai dengsn tahap admisi dan pengenalan lingkungan, tahap pembinaan mental dan spritual serta pembinaan kemandirian.
Optimalisasi Pemanfaatan Lidi Sawit Sebagai Bahan Baku Kerajinan Tangan untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal Yuliza, Mai; Usvita, Mega; Darlisma, Darlisma
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 4 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v4i4.1969

Abstract

West Pasaman Regency has great potential in managing palm frond waste that has not been fully explored. This community service activity aims to achieve the following main objectives: (1) identify the problems and needs of the Maju Bersama Business Group, (2) provide solutions based on the identification of existing problems in the Maju Bersama Business Group, (3) increase community participation in the utilization of palm fronds, (4) increase community income through the utilization of palm fronds. The activity partner is the Maju Bersama Business Group led by Mrs. Sesdia Neri, located in Jorong Kampung Pisang, Nagari Ampek Koto, Kinali District, West Pasaman Regency. The Maju Bersama Business Group was established in January 2024. The program stages include socialization, training, technology implementation, mentoring and evaluation, as well as program sustainability. Evaluation results show that 30% of participants understood very well, while 50% understood, and 20% adequately understood the material presented. Thus, it can be concluded that this activity successfully achieved its educational objectives, as all participants demonstrated adequate understanding of the material provided.