Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Curtina

APLIKASI PEMETAAN LOKASI FASILITAS KESEHATAN DI KABUPATEN LAMONGAN BERBASIS ANDROID Tsalis Musthofa Khuthoibi; Alfian Nurlifa; Aris Wijayanti; Rizki Eka Putri
Curtina Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.849 KB) | DOI: 10.55719/curtina.v2i2.400

Abstract

Kesulitan sebagian orang untuk memperoleh informasi seputar fasilitas kesehatan masyarakat seperti Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Untuk kepentingan kesehatan, salah satunya disebabkan oleh kurangnya informasi umum yang diterima masyarakat tentang jenis layanan yang ada. Hal ini juga kurang ditunjang dari segi sistem informasi yang mempermudah dalam pengelolaan serta memperoleh informasi tentang fasilitas kesehatan tersebut. Aplikasi Pemetaan Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Lamongan Berbasis Android dalam tugas akhir ini merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan informasi tentang layanan kesehatan dengan didukung gambar peta yang cukup valid karena didukung dengan teknologi Google Maps API dan juga data hasil survey yang cukup lengkap.
CLUSTERING DAERAH RAWAN BANJIR DI KABUPATEN TUBAN DENGAN K-MEANS DISERTAI VISUALISASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Ratih Aprilina; Alfian Nurlifa; Andy Haryoko; Rizki Eka Putri; Alfa Nurfahma Rosalita
Curtina Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.793 KB) | DOI: 10.55719/curtina.v3i1.441

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pengelompokkan daerah rawan banjir di Kabupaten Tuban dengan menggunakan teknik data mining. Penelitian ini didasarkan adanya kurangnya informasi untuk mengetahui dan mengantisipasi daerah mana yang berpotensi banjir. Sehingga penanganan akibat banjir di daerah-daerah yang tergenang banjir masih kurang maksimal. Oleh karena itu dalam mengoptimalkan pengetahuan informasi dan antisipasi dengan memetakan atau mengelompokkan daerah yang berpotensi rawan banjir atau tidak di daerah Kabupaten Tuban dengan metode clustering, dengan memanfaatkan data yang diperoleh dari katalog BPS “Kabupaten Tuban Dalam Angka (Tuban Regency In Figure)” dari tahun 2014 hingga 2017. Algoritma k-means adalah metode yang akan diimplementasikan untuk menggali informasi analisa dalam mengelompokkan daerah rawan banjir dengan atribut data yang digunakan adalah curah hujan, jenis tanah dan keteinggian tanah di setiap kecamatan di Kabupaten Tuban. Hasilnya diperoleh suatu sistem untuk mengelompokkan daerah rawan banjir dengan menghasilkan 3 kelompok kategori, yakni rawan, kurang rawan dan tidak rawan. Hasil visualisasi peta dengan hasil tahun 2013 sebanyak tiga warna yaitu oranye, kuning dan hijau, tahun 2014 sebanyak dua warna yaitu kuning dan hijau, tahun 2015 tiga warna yaitu oranye, kuning dan hijau serta tahun 2016 tiga warna yaitu oranye, kuning dan hijau. Dari penelitian yang telah dilakukan pada 20 data kecamaan mampu menghasilkan akurasi pengujian sebesar 45% untuk tahun 2013, 40% untuk tahun 2014, 40% untuk tahun 2015 dan 60% untuk tahun 2016. Perangkat ini dapat dikembangkan untuk membantu daerah lain dalam mengelompokkan daerah rawan banjir. Metode penelitian ini dapat dikembangkan untuk objek penelitian yang berbeda.
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB Olivia Amanda; Alfian Nurlifa; Fitroh Amaluddin; Nurul Hidayah
Curtina Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/curtina.v4i1.823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar guna mendiagnosa penyakit gigi dan mulut menggunakan Metode Forward Chaining. Permasalahan dari penelitian ini yaitu minimnya pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut serta terbatasnya sumber informasi menyebabkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut. Dari permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk membuat suatu sistem yang dapat mendiagnosa penyakit gigi dan mulut. Sistem aplikasi ini menggunakan metode Forward Chaining. Kesimpulan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem untuk mendiagosa penyakit gigi dan mulut berdasarkan gejala yang dialami dengan menerapkan metode Forward Chaining, selain itu sistem pakar ini juga memberikan solusi berdasarkan diagnosa penyakit gigi dan mulut tersebut.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SEKOLAH MENGGUNAKAN METODE FUZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING (STUDI KASUS SMP, DAN SMA KABUPATEN TUBAN) Ningsih, Ulfia Ratna; Arifia, Amaludin; Nurlifa, Alfian; Ridiani, Nia Maulina
Curtina Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6177.792 KB) | DOI: 10.55719/curtina.v1i1.184

Abstract

Sistem pendukung keputusan (SPK) adalah sebuah sistem yang dapat membantu seseorang dalam mengambil keputusan dari berbagai jenis pilihan yang dilakukan secara akurat dan sesuai dengan sasaran yang diinginkan. Dalam penelitian ini sistem pendukung keputusan digunakan untuk membantu para lulusan siswa-siswi untuk mencari sekolah-sekolah favorit dari beberapa pilihan sekolah yang ada di Kabupaten Tuban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode Fuzzy multi-attribute decision making (FMADM). Metode Fuzzy multi-attribute decision making banyak digunakan dalam memecahkan permasalahan yang bersifat multi kriteria, seperti memecahkan masalah sistem pendukung keputusan dalam menentukan pemilihan sekolah, sehingga model fuzzy multi-attribute decision making (FMADM) sangat tepat digunakan dalam proses pencarian sekolah favorit yang di inginkan. Landasan teori yang mencakup klsifikasi sistem, karakteristik system dan jenis-jenis kriteria seperti status sekolah, fasilitas sekolah, akreditasi sekolah, prestasi sekolah dan tata letak sekolah.Hasil dari proses menggunakan metode Fuzzy Multi-Attribute Decision Making (MADM) ini berupa ranking sekolah sekolah favoritsebagai rekomendasi untuk menentukan sekolah favorit SMP dan SMA di Kabupaten Tuban.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT KUCING DENGAN NAÏVE BAYES Haryoko, Andy; Bangkit Setyawan, Dany Meiko; Suryanto, Andik Adi; Nurlifa, Alfian
Curtina Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.965 KB) | DOI: 10.55719/curtina.v2i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar guna mendiagnosa penyakit pada kucing menggunakan Metode Naïve Bayes. Adapun kendala utama yang terdapat dilapangan adalah berkenaan dengan banyaknya jumlah pecinta kucing di Tuban yang tidak sebanding dengan keberadaan dokter hewan ataupun pakar kucing yang terbilang masih minim. Selain itu, minimnya keberadaan klinik hewan yang ada di Tuban, serta keterbatasan waktu yang dimiliki oleh dokter hewan dalam memberikan bantuan membuat pemilik kucing mengalami kesulitan untuk memeriksa hewan kesayangannya ketika sakit. Permasalahan dari penelitian ini yaitu terletak pada Kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik kucing tentang penyakit yang dialami oleh hewan kesayangannya itu dapat mengakibatkan kesalahan diagnosa serta penanganan yang tidak sesuai. Dari kendala dan permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk membuat suatu sistem yang dapat mengatasinya. Sistem aplikasi ini menggunakan metode Naïve Bayes, yaitu suatu metode pengklasifikasian peluang daripada class penyakit berdasarkan peluang setiap parameter gejala pada setiap class penyakit tersebut sehingga didapatkan diagnosa penyakit kucing tanpa harus menemui dokter hewan/seorang pakar. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu didapatkan hasil berupa jenis penyakit kucing yang disertai dengan persentase peluang berdasarkan gejala yang dialami kucing menggunakan sistem pakar dengan menerapkan metode Naïve Bayes yang menghitung peluang penyakit kucing berdasarkan gejala yang dialami oleh kucing, selain itu sistem pakar ini juga memberikan solusi berdasarkan diagnosa penyakit kucing tersebut.
PENENTUAN POLA KALIMAT BAHASA INDONESIA PADA KALIMAT AKTIF DAN KALIMAT PASIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTEXT FREE GRAMMER (CFG) Amaluddin, Fitroh; M, Syifa’ Gustika; Haryoko, Andy; Nurlifa, Alfian
Curtina Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.183 KB) | DOI: 10.55719/curtina.v2i1.282

Abstract

Dalam berbahasa, baik lisan maupun tulis, kita sebenarnya tidak menggunakan kata-kata secara lepas, akan tetapi, kata-kata itu terangkai mengikuti aturan atau kaidah yang berlaku sehingga terbentuklah rangkaian kata yang dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, atau perasaan, Rangkaian kata yang dapat mengungkapkan gagasan, pikiran, atau perasaan itu dinamakan kalimat dengan membuat suatu kalimat atau pola kalimat yang kuat dan yang benar maka perlu kamur besar bahasa indonesia. Kebanyakan bahwa siswa sekolah dasar atau peserta lembaga pelatihan bahasa indonesia mengalami kesulitan untuk menentukan pola kalimat terutama pola kalimat aktif dan kalimat pasif. Pada permasalahan latar belakang diatas maka dibuatlah aplikasi penentuan pola kalimat aktif dan kalimat pasif dalam suatu kalimat bahasa indonesia dengan menggunakan metode Context Free Grammer Aplikasi ini dipakai untuk sebagai alat bantu sarana pembelajaran dalam bahasa indonesia.Berdasarkan Kesimpulan yang diperoleh pada percobaan dan pengujian Aplikasi ini bisa menentukan Pola kalimat aktif dan pasif ini sehingga berhasil dan dapat membantu user dalam mengetahui pola kalimat bahasa indonesia tersebut dengan menggunakan Stemming berdasarkan Metode Context Free Grammer.
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY UNTUK PEMBELAJARAN ORGAN MATA BERBASIS ANDROID Khoirianti, Rini; Nurlifa, Alfian; Arifia, Amaludin; Rochmah, Ainur
Curtina Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.258 KB) | DOI: 10.55719/curtina.v3i2.574

Abstract

Sebuah abstrak dipersiapkan dengan baik sehingga memungkinkan pembaca untuk mengidentifikasi isi dasar dokumen dengan cepat dan akurat, untuk menentukan relevansinya dengan kepentingan mereka, dan dengan demikian akan mudah untuk memutuskan apakah akan membaca dokumen secara keseluruhan. Abstrak harus informatif dan benar-benar cukup jelas, memberikan pernyataan yang jelas dari masalah, pendekatan atau solusi yang diajukan, dan menunjukkan temuan utama dan kesimpulan. Abstrak harus 100 sampai 250 kata. Abstrak harus ditulis dalam bentuk lampau. nomenklatur standar harus digunakan dan singkatan harus dihindari. Tidak ada literatur harus dikutip. Daftar kata kunci memberikan kesempatan untuk menambahkan kata kunci, digunakan oleh pengindeksan dan abstrak layanan, selain yang sudah ada dalam judul. bijaksana penggunaan kata kunci dapat meningkatkan kemudahan bagi pihak yang berkepentingan untuk menemukan artikel kita. (11 pt).
Perancangan Ui/Ux Penjualan Tiket Bioskop Online Menggunakan Metode Desain Sprint Nafisah, Jauharotun; Suryanto, Andik Adi; Nurlifa, Alfian
Curtina Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan metode Design Sprint dalam merancang antarmuka pengguna (UI/UX) untuk penjualan tiket bioskop secara online. Melalui tahapan Understand, Diverge, Decide, Prototype, dan Validate, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kepuasan pengguna dalam proses pembelian tiket bioskop. Tahap Validate dilakukan melalui pengujian prototipe menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan 10 responden, yang menunjukkan bahwa desain prototype mendapatkan nilai 85 (Grade B), menandakan penerimaan yang baik dari pengguna. Hasil implementasi juga menghasilkan dua tampilan antarmuka: untuk pengguna dan admin.