Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN MEDIA KARTU MATEMATIKA UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Nurul Hidayah; Heny Sulistyaningrum
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.438 KB) | DOI: 10.24269/silogisme.v3i2.1279

Abstract

PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK, HASIL BELAJAR MATEMATIKA
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT GIGI DAN MULUT MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB Olivia Amanda; Alfian Nurlifa; Fitroh Amaluddin; Nurul Hidayah
Curtina Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/curtina.v4i1.823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pakar guna mendiagnosa penyakit gigi dan mulut menggunakan Metode Forward Chaining. Permasalahan dari penelitian ini yaitu minimnya pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut serta terbatasnya sumber informasi menyebabkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut. Dari permasalahan tersebut mendorong peneliti untuk membuat suatu sistem yang dapat mendiagnosa penyakit gigi dan mulut. Sistem aplikasi ini menggunakan metode Forward Chaining. Kesimpulan dari penelitian ini adalah menghasilkan sistem untuk mendiagosa penyakit gigi dan mulut berdasarkan gejala yang dialami dengan menerapkan metode Forward Chaining, selain itu sistem pakar ini juga memberikan solusi berdasarkan diagnosa penyakit gigi dan mulut tersebut.
Prototype Pengukur Kadar Gula Darah Menggunakan Teknik Non-Invasive Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Amin Masnun; Fitroh Amaludin; Andik Adi Suryanto; Nurul Hidayah
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 2 - Februari 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototype pengukur kadar gula darah menggunakan teknik non-invasive berbasis mikrokontroler arduino uno sangat diperlukan bagi penderita diabetes meletus supaya penderita penyakit diabetes bisa selalu mengecek kadar gula darah selalu dalam kisaran normal. Pengukuran secara non-invasive pada alat ini memanfaatkan fenomena optik berupa terjadinya penyerapan panjang gelombang gula darah. Metode pelaksanaan yang dilakukan supaya berhasil untuk menciptakan alat ukur gula darah secara non-invasive mulai dari perancangan hardware seperti rangkaian sensor infrared dan photodiode, pushbutton, LCD dan fingerprint, aplikasi sebagai fitur tambahan. Setelah melakukan perancangan hardware mulai pengumpulan data, melakukan penelitian di Puskesmas Tambakboyo. Alat ukur kadar gula darah non-invasive dibuat dengan cara menghitung nilai intensitas cahaya yang diterima oleh photodiod yang dipancarkan oleh sensor infrared. Hasil dari pembacaan sensor pada alat mendapatkan tingkat keakuratan pembacaan gula darah sebesar 94,2% dengan tingkat eror sebesar 5,8%.
Sosialisasi literasi digital cakap dan bijak menggunakan dompet elektronik di SMK Sunan Bejagung Tuban Andik Adi Suryanto; Amaludin Arifia; Alfian Nurlifa; Asfan Muqtadir; Fitroh Amaluddin; Aris Wijayanti; Andy Haryoko; Suprapto Suprapto; Miftahul Ulum; Nurul Hidayah; Layla Ayu Mustika Putri; Dhoni Prasetya; Syahrul Andrian Setia Budi; Rachmalia Vinda Kusuma; Miftahul Munir; Saeful Mizan; Yosia Dian Purnama Windrayadi; Mardi Widodo; Tabhita Sri Hartati Wulandari; Guruh Putro Dirgantoro
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.38805

Abstract

Abstrak Perkembangan transaksi keuangan digital di kalangan pelajar menuntut peningkatan literasi keamanan finansial digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa kelas XII SMK Sunan Bejagung Tuban terkait penggunaan dompet elektronik secara aman, pencegahan kejahatan siber, serta verifikasi legalitas layanan keuangan digital. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, simulasi praktik keamanan akun, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan angket respon. Kegiatan melibatkan 68 siswa dan menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan dari kategori kurang menjadi sangat baik setelah kegiatan. Respon peserta juga sangat positif sehingga kegiatan dinilai efektif meningkatkan literasi keamanan finansial digital. Secara kuantitatif, hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan kategori pemahaman sangat baik dari 1,7% (pretest) menjadi 82,8% (posttest), serta penurunan kategori kurang dari 66,8% menjadi 0%, yang dihitung berdasarkan persentase jumlah responden pada tiap skala penilaian instrumen pretest dan posttest (N=68). Kata kunci: literasi digital; dompet elektronik; keamanan siber; pelajar SMK; pengabdian masyarakat. AbstractThe rapid growth of digital financial transactions among students has increased the need for stronger digital financial security literacy. This community service program aimed to enhance the understanding of Grade 12 students at SMK Sunan Bejagung Tuban regarding the safe use of electronic wallets (e-wallets), cybercrime prevention, and verification of the legitimacy of digital financial services. The program employed educational sessions, hands-on simulations of account security practices, interactive discussions, and evaluations using pretests, posttests, and participant response questionnaires. A total of 68 students participated in the program. The findings demonstrated a substantial improvement in participants’ understanding, shifting from a poor level before the program to a very good level after its completion. Participants also provided highly positive responses, indicating that the program was effective in strengthening digital financial security literacy. Quantitatively, descriptive analysis showed that the proportion of participants in the very good understanding category increased from 1.7% in the pretest to 82.8% in the posttest, while the proportion in the poor category decreased from 66.8% to 0%. These percentages were calculated based on the number of respondents within each rating category of the pretest and posttest instruments (N = 68). Keywords: digital literacy; electronic wallets; cybersecurity; vocational high school students; community service.