Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA NEGOSIASI ANTARAGEN DALAM SIMULASI TRANSAKSI JUAL-BELI BARANG ELEKTRONIK MENGGUNAKAN CIAGENT FRAMEWORK Ali Tarmuji
Jurnal Informatika Vol 3, No 1: January 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2616.128 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v3i1.a5256

Abstract

Software agent merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perangkat lunak yang saat mulai meluas penggunaannya. Penggunaan Software agent terpusat pada implementasi perangkat lunak yang dikhususnya untuk dipasang di perangkat keras seperti robot. Software agent lebih banyak digunakan untuk memodelkan suatu keadaan nyata atau simulasi suatu proses, apabila dilakukan dengan keadaan nyata akan membutuhkan banyak faktor dan dampak yang tidak terduga. Penerapan Software agent merambah hingga ke aplikasi yang dijalankan di internet seiring perkembangan teknologi web yang sedemikian pesatnya. Metodologi penelitian ini diawali dengan usaha mendapatkan data yang berhubungan dengan sistem dan bahan penelitian, dilanjutkan dengan perancangan sistem negosiasi antaragen yang terdiri dari rancangan proses dan antarmuka sistem. Selanjutnya mengimplementasikan rancangan tersebut ke dalam program menggunakan CIAgent Framework dengan bahasa pemrograman Java. Langkah terakhir diadakan pengujian sistem dengan menggunakan beberapa kasus negosiasi sebagai usaha untuk memonitor proses negosiasi antaragen. Analisis negosiasi antaragen dengan studi kasus pada sistem simulasi jual-beli barang elektronik ini telah dilakukan analisa kasus negosiasi dari tingkat sederhana hingga tingkat kompleks dan proses analisis. Analisa berdasarkan sistem agen yang dibangun untuk agen penjual maupun pembeli didasarkan pada tiga tingkat kemampuan negosiasi yang berbeda. Negosiasi tingkat dasar dengan bekal kemampuan dasar dalam bernegosiasi, kemampuan yang lebih baik diberikan pada tingkat agen menengah, dan tingkat yang paling baik ditunjukkan pada agen dengan kemampuan negosiasi tingkat lanjut. Ditunjukkan pada kasus ujicoba bahwa pendapatan yang diperoleh penjual dengan kemampuan negosiasi yang lebih tinggi didapatkan hasil yang lebih tinggi, sedangkan dari sisi pembeli semakin tinggi tingkatannya maka semakin kecil harga beli yang dibayarkannya. Kata kunci: antaragen, CIAgen Framework, Java, jual-beli, implementasi, negosiasi, simulasi
PEMBUATAN APLIKASI SISTEM COMPETENCY BASED DEVELOPMENT PURPOSE BERBASIS WEB Eko Aribowo; Ali Tarmuji; Prasetyo Herlambang
Jurnal Informatika Vol 5, No 1: January 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v5i1.a2792

Abstract

Strategi Perusahaan dalam mencapai visi dan Misi ditetapkan enamlangkah dan salah satunya adalah Penerapan CBHRM (Competency BasedHuman Resources Management). CBHRM adalah strategi perhutani dalammeningkatkan kualitas pegawai Perhutani. Dalam menjalankan strategi ini salahsatu tahapan yang harus dilakukan adalah melakukan pengembangankompentensi atau dinamakan Competency Based Development Purpose (CBDP).Dalam tahap ini Pegawai Perum Perhutani akan dinilai level kompetensi yangmereka miliki untuk mengetahui program pengembangan yang sesuai dengankompetensi yang disyaratkan. Penentuan pelatihan yang dilakukan secara manualmembuat Perum Perhutani membutuhkan waktu yang lama dan pelatihan yangdiikuti karyawan kurang sesuai, selain itu karyawan juga merasa kesulitan untukmemilihnya. Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah dapat mempermudahPerum Perhutani dalam menentukan pelatihan untuk karyawan yang sesuaidengan hasil tes kompetensi dan memberikan kesempatan kepada karyawan untukmemilih pelatihan yang akan diikutinya. Pengumpulan data dilakukan denganberbagai metode antara lain : studi pustaka, interview dan observasi. Modelproses yang digunakan adalah waterfall yang terdiri dari analisa kebutuhansistem, perancangan, implementasi dan pengujian. Pada perancangan sistemdimulai dari perancangan kebutuhan sistem,perancangan proses, perancangandatabase dan perancangan interface. Pada tahap implementasi menggunakanPHPMyAdmin untuk membangun basisdata dan PHP untuk teknologi ServersideTahap terakhir adalah pengujian sistem yang dilakukan dengan Black Box Testdan Alpha Test. Hasil penelitian ini berupa aplikasi sistem Competency BasedDevelopment Purpose berbasis web yang dapat membantu Perum Perhtani dalammenentukan pelatih untuk pengembangan karyawan yang sesuai dengan hasil teskompetensi yang telah dilakukan sebelumnya oleh karyawan. 
PEMBUATAN ENTERPRISE ARCHITECTURE DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA ZACHMAN Ali Tarmuji; Asty Hastiany
Jurnal Informatika Vol 7, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.75 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v7i1.a2769

Abstract

Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnahyang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawatan atau Muktamar dengan Maksud dan tujuan yaitu “menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”. Dalam pencapaian visi dan misi, masalah yang muncul hingga saat ini adalah kurangnya perencanaan yang baik dalam mengembangkan sistem informasi yang menjembatani majelis dan lembaga dengan pimpinan pusat muhammadiyah.Tahapan penelitian dilakukan dengan metode observasi dan wawancara serta membuat dokumentasi yang terkait dengan proses bisnis. Proses analisis dimulai dengan tahapan perencanaan, pemahaman kondisi saat ini, analisis SWOT yang kemudian melakukan pembuatan model sistem informasi menggunakan kerangka kerja Zahcman dan melakukan pengujian model sistem informasi yang meliputi arsitektur informasi, arsitektur pelayanan menggunakan SOA, arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi, dan beberapa rekomendasi kepada pimpinan pusat muhammadiyah. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah model yang berisi dokumen perencanaan pengembangan sistem informasi yang meliputi informasi, pelayanan, data, aplikasi dan teknologi. Hasil uji kelayakan yang dihasilkan dari kuesioner rmenyatakan perencanaan sistem yang dibagun layak untuk diterapkan pada pimpinan pusat muhammadiyah.
TINJAUAN UMUM TENTANG HELPDESK DAN FRAMEWORK TERKAIT Ali Tarmuji
Jurnal Informatika Vol 2, No 1: January 2008
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2425.884 KB) | DOI: 10.26555/jifo.v2i1.a5228

Abstract

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di suatu instansi sangat banyak dampaknya, baik positif maupun negatif. Seiring perkembangan teknologi semakin banyak pemanfaatan media TIK ini untuk membantu pelaksanaan suatu pekerjaan bahkan hampir seluruh bidang di suatu instansi. Dalam perjalanan penggunaan TIK sering muncul permasalahan-permasalahan yang jika tidak ditangani akan mengakibatkan adanya kemunduran kinerja dari bagian/seseorang yang menggunakan peralatan TIK untuk menunjang kerja mereka. Suatu instansi yang sudah sedemikian kompleksnya dalam penggunaan peralatan TIK di instansinya maka diperlukan suatu mekanisme dan unit khusus yang menangani penggunaan dan permasalahan dalam hal penggunaan TIK tersebut. Mekanisme dan unit khusus tersebut sering dinamakan tim helpdesk yang tujuan utamanya adalah menangani penyelesaian terhadap permasalahan yang muncul dari penggunaan suatu peralatan TIK tersebut sehingga mampu memperlancar kerja yang terkait. Suatu instansi dalam hal penerapan tim helpdesk memerlukan suatu perencanaan yang matang dan terorganisir. Langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh instansi dalam implementasi tim helpdesknya antara lain, (1) membentuk tim khusus untuk menganalisis organisasinya terkait kebutuhan implementasi helpdesk tersebut, (2) membentuk organisasi helpdesk sesuai kebutuhan, (3) memilih workflow helpdesk yang disesuaikan dengan kondisi instansi, (4) memilih framework yang tepat untuk mendasari jalannya implementasi helpdesk di instansi terkait, dan (5) menuangkan aturan-aturan dasar (standard operation procedur-SOP) untuk menguatkan kiprah tim helpdesk di instansi terkait.Terbentuknya tim helpdesk diharapkan dapat mengatasi permasalahan dan memberikan layanan terhadap seluruh permasalahan bidang TIK baik yang bersifat internal (pengembang aplikasi) maupun seluruh permasalahan operasional aplikasi ataupun hal-hal yang berhubungan dengan sistem dan teknologi informasi dan komunikasi. Kata kunci : helpdesk, framework, workflow, service management
PEMBUATAN ENTERPRISE ARCHITECTURE DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA ZACHMAN (STUDI KASUS : PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH ) Hastiany Hastiany; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 1 (2013): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i1.2507

Abstract

Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnah yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawatan atau Muktamar dengan Maksud dan tujuan yaitu “menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”. Dalam pencapaian visi dan misi, masalah yang muncul hingga saat ini adalah kurangnya perencanaan yang baik dalam mengembangkan sistem informasi yang menjembatani majelis dan lembaga dengan pimpinan pusat muhammadiyah. Tahapan penelitian dilakukan dengan metode observasi dan wawancara serta membuat dokumentasi yang terkait dengan proses bisnis. Proses analisis dimulai dengan tahapan perencanaan, pemahaman kondisi saat ini, analisis SWOT yang kemudian melakukan pembuatan model sistem informasi menggunakan kerangka kerja Zahcman dan melakukan pengujian model sistem informasi yang meliputi arsitektur informasi, arsitektur pelayanan menggunakan SOA, arsitektur data, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi, dan beberapa rekomendasi kepada pimpinan pusat muhammadiyah. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah model yang berisi dokumen perencanaan pengembangan sistem informasi yang meliputi informasi, pelayanan, data, aplikasi dan teknologi. Hasil uji kelayakan yang dihasilkan dari kuesioner rmenyatakan perencanaan sistem yang dibagun layak untuk diterapkan pada pimpinan pusat muhammadiyah.Kata Kunci : Muhammadiyah, SOA, Zachman, Arsitektur Enterprise
MEMBANGUN APLIKASI AUTOGENERATE SCRIPT KE FLOWCHART UNTUK MENDUKUNG BUSINESS PROCESS REENGINEERING Muslim Setyo Rejeki; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i2.2555

Abstract

Pesatnya persaingan antarperusahaan, menjadikan salah satu motivasi perusahaan untuk melakukan perbaikan. Bisnis process reengineering merupakan usaha untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja dari semua bagian atau divisi yang ada dalam proses pelayanan kepada pelanggan, efisiensi proses transaksi. Proses reengineering merupakan bagian dari bisnis process reenginerring yang mengkaji ulang dari sistem yang sudah ada. Dalam Bisnis process reenginerring yang diterapkan adalah untuk membantu analis maupun programmer dalam memahami aplikasi yang sudah ada. Dimana terdapat kendala disaat melakukan reenginerring pada sistem yang sudah ada, dimana membutuhkan pemahan lebih untuk dapat melakukan pembenahan pada sistem yang sudah ada. Pembacaan script atau kode sumber pada aplikasi yang sudah ada menjadi salah satu kendala yang seringnya terjadi khususnya oleh analis.Penelitian dimulai dengan mengumpulkan referensi yang berkaitan dengan pembuatan aplikasi konversi. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode wawancara pada analis, observasi pada suatu instansi, dan studi pustaka. Metode penelitian yang digunakan dengan analisa kebutuhan dan perancangan sistem yang meliputi perancangan proses dalam pembuatan aplikasi, perancangan grammar yang digunakan sebagai aturan baku dalam pembuatan aplikasi, perancangan scanner yang digunakan dalam mengetahui token-token dari script yang dimasukkan untuk membantu proses parsing, perancangan parser yang mengubah dari token-token yang didapat menjadi aturan untuk pembuatan flowchart, perancangan simbol flowcahart dari hasil parser, dan perancangan interface. Pada langkah terakhir dengan melakukan pengujian dari aplikasi yang telah dibuat.Penelitian yang dibuat menghasilkan sebuah aplikasi yang berfungsi melakukan autogenerate script menjadi  flowchart pada browser yang membantu analis memahami script dari aplikasi dalam mendukung bisnis process reenginerring.Kata Kunci: script, business process reenginerring, flowchart, autogenerate.
PEMBUATAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING DENGAN MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA ZACHMAN DI MAJELIS PUSTAKA DAN INFORMASI PP MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Astri Veviyana; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i2.2268

Abstract

Majelis Pustaka dan Informasi merupakan majelis yang di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang mempunyai visi misi untuk membangun organisasi islam modern di masyarakat melalui pengembangan pustaka dan informasi. Permasalahan yang muncul hingga saat ini adalah belum adanya perencanaan yang baik dalam mengembangkan sistem informasi di MPI, terbaginya waktu SDM karena kesibukan di luar MPI dan belum adanya integrasi sistem antara MPI dengan majelis lembaga lain dan PP.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Enterprise Architecture Planning dengan kerangka kerja Zachman. Sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi pustaka. Proses analisis dimulai dengan tahapan perencanaan, pemahaman kondisi saat ini, analisis SWOT yang kemudian melakukan pembuatan model SI menggunakan kerangka kerja Zahcman, tahapan selanjutnya adalah pembuatan rencana implementasi dan portofolio aplikasi dan melakukan pengujian model SI yang meliputi arsitektur data, arsitektur informasi, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi dan rekomendais kepada MPI.Hasil penelitian yang dilakukan adalah model yang berisi dokumen perencanaan pengembangan sistem informasi yang meliputi data, informasi, aplikasi dan teknologi. Penelitian ini mendefinisikan 32 entitas data dan mengusulkan 13 kandidat aplikasi di mana 4 diantaranya sudah ada namun dalam proses pengembangan. Hasil pengujian sistem yang telah dilakukan menyatakan model yang dibuat layak diterapkan di Majelis Pustaka dan Informasi Muhammadiyah.  Kata Kunci: Enterprise Architecture Planning, Kerangka Kerja Zachman, Majelis Pustaka dan Informasi, Muhammadiyah
PENERAPAN SISTEM CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) CV.GALERY ART BERBASIS WEB MENGGUNAKAN SUGARCRM Ferdi Nur Praptomo; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 2 (2017): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i2.10829

Abstract

CV. Galery art menyediakan bermacam-macam jenis mebel, kusen dan joglo. CV. Galery art memliki banyak customer yang tidak hanya berasal dari kota yogyakarta, tetapi juga berasal dari kota-kota lain di luar kota Yogyakarta. Salah satu kendala yang dihadapi CV. Galery art saat ini adalah bagaiman  memberikan informasi dari dan kepada customer dengan cepat.Penelitian ini menggunakan metode penggumpulan data dengan cara wawancara, observasi dan studi pustaka. Setelah data dikumpulkan dilakukan analisis kebutuhan sistem dan perancangan sistem yang meliputi perancangan proses, perancangan database, perancangan struktur menu dan perancangan interface. Selanjutnya implementasi sistem dengan bahasa pemograman PHP dan data base MySql. Setelah aplikasi dihasilkan maka dilakukan uji program dengan Black Box Test dan Alpha Test.Hasil dari penelitian ini adalah sebuah Sistem crm CV. Galery art Berbasis Web yang dapat memberikan pengelolaan  tentang data customer. Hasil pengujian Black Box Test diperoleh 100% responden menjawab bahwa sistem informasi ini layak dan dapat dipergunakan. Dari pengujian Alpha Test diperoleh 45% sangat setuju, 55% setuju, 0% kurang setuju dan tidak setujuKata Kunci : manajemen hubungan pelanggan, sistem crm dan CV. Galery art, sugar CRM.
PEMBUATAN MODEL ENTERPRISE RESOURCE PLANNING PADA XT SQUARE YOGYAKARTA Siti Amanah; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v3i1.2927

Abstract

XT SQUARE merupakan wisata belanja dan kuliner baru di Yogyakarta dengan konsep “ONE STOP NIGHT SHOPPING”. XT SQUARE merupakan salah satu tempat perbelanjaan baru di Yogyakarta yang buka mulai pukul 12.00 WIB sampai dengan malam hari pukul 24.00 WIB.  Permasalahan yang sampai saat ini masih dihadapi adalah teknologi dan infrastruktur yang kurang memadai untuk menunjang keberhasilan proses bisnis dan sistem informasi yang ada, kurangnya SDM dan beberapa sistem informasi yaitu sistem informasi order dan sistem informasi keuangan yang belum terintegrasi dengan baik, serta belum adanya perencanaan pengembangan sistem informasi jangka panjang. Penerapan Enterprise Resource Planning (ERP) mampu membantu permasalahan yang ada di Xt Square Yogyakarta. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah model yang berisi perencanaan pengembangan sumber daya meliputi data, aplikasi, infrastruktur, sumber daya manusia, serta perencanaan implementasi ERP. Hasil uji kelayakan yang diajukan kepada staff XT Square diperoleh prosentase 100% dan menunjukkan bahwa model ini layak diterapkan pada XT Square Yogyakarta. Kata Kunci : Enterprise Resource Planning (ERP),  ERP, Xt Square Yogyakara
Pembuatan Model Customer Relationship Management (CRM) Bidang Perindustrian (Studi Kasus Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Provinsi DIY) Wahit Desta Prastowo; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 6, No 1 (2018): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v6i1.12382

Abstract

Dinas Perindagkop merupakan salah satu bidang unggulan Pemda DIY yang telah menerapkan Blueprint IT DIY (Jogja Cyber Province). Salah satu bidang di Disperindagkop yaitu Bidang Perindustrian, bidang tersebut memiliki kendala yaitu terbatasnya SDM dan kurangnya penguasaan dan pemanfaatan teknologi, Pelayanan yang dilakukan Dinas dalam melayani pelaku industri saat ini menggunakan caraofflinedatang langsung ke dinas dan mengisi formulir buku tamu, Sistem informasi Dinas hanya sebatas sistem informasi untuk membantu menyelesaikan pekerjaan dan tidak memberikan informasi untuk customer. Pihak Dinas terutama Bidang Perindustrianbelummemilikirancangan yang jelas untuk membangun sistem CRM. Subyek padapenelitian ini adalah “Pembuatan Model CRM di Bidang PerindustrianDisperindagkop DIY”. Tahapan Penelitian ini antara lain analisis yaitu analisis saa tini, Perhitungan Cobit 4.1, analisis kondisi yang diharapkan, analisis GAP, pembuatan model CRM, uji kelayakan dan Rekomendasi. Hasil dari penelitian iniberupa“Kerangka Model CRM di Bidang Perindustrian Disperindagkop DIY.Dan hasil uji kelayakan model menunjukkan 100% sesuai, sehingga dengan persentase tersebut nantinya dapat digunakan sebagai acuan dalam pemetaan CRM dan panduan terhadap tim management dalam perencanaan aplikasi.