Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN MODEL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) MENGGUNAKAN MODEL COBIT 4.1 DI KANTOR KETAHANAN PANGAN KABUPATEN KLATEN Faizal Amir; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 3, No 2 (2015): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v3i2.3074

Abstract

Perkembangan sistem informasi di Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten sudah dikembangkan namun belum secara optimal. Masih banyak sistem yang belum terintegrasi antara Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten dengan customer. Masalah semakin banyaknya lumbung lumbung pangan yang berdiri sendiri tidak dibawah naungan kantor ketahanan pangan, Pelayanan oleh kantor ketahanan pangan seperti keluhan customer dan respom yang diberikan cukup lama, Terbatasnya SDM yang mengelola aspirasi publik yang tidak seimbang dengan jumlah customer yang ada, Kurangnya  informasi harga yang terpusat sehingga antara kantor dan customer tidak sama dan suatu ketika itu ditemukan harga yang tidak sesuai dengan keadaan pasar pada saat itu.Subyek yang akan dibahas pada penelitian  ini adalah “Pembuatan Model CRM di Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten”. Model ini diharapkan bisa digunakan untuk  acuan mengoptimalkan kinerja E-government di Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten. Adapun dalam penelitian ini terdapat tahapan-tahapan dalam pembuatan model CRM. Tahapan tersebut antara lain pencarian data dengan metode observasi, wawancara dan studi pustaka dan kuisioner, metode pengolahan data meliputi, pemilihan tujuan TI, menentukan proses dalam mencapai tujuan TI, penilaian tingkat kematangan, kajian atribut kematangan, pendefinisian usulan tindakan perbaikan, dan pembuatan model CRM mulai dari, pembuatan arsitektur sistem informasi, arsitektur infrastruktur jaringan, dan pengujian perancangan kerangka model dengan menggunakan uji kelayakan.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan model yaitu : “Kerangka Model CRM di Kantor Ketahanan Kabupaten Klaten” yang dapat memberikan kemudahan dalam berinteraksi dengan customer melalui media layanan yang tersedia. Hasil uji kelayakan sistem menunjukan bahwa sistem yang di usulkan dapat diimplementasikan dan dapat membantu mendukung strategi organisasi dalam meningkatkan pelayanan di Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten., sehingga terjalin sebuah hubungan yang berkesinambungan dengan customer.Kata kunci: Customer Relationship Management (CRM) dengan COBIT 4.1, Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Klaten
PEMBUATAN MODEL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DI RS KIA PERMATA BUNDA Viviani Rosmala Dewi; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 2 (2017): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i2.10826

Abstract

RS KIA Permata Bunda merupakan salah satu rumah sakit yang melayani ibu dan anak .Selain itu RS KIA Permata Bunda juga   melayani hamper seluruh  penyakit umum. sistem informaasi CRM (Customer Relationship Management) ini dibangun dengan menyesuaikan kebutuhan di RS KIA Permata Bunda.Pembuatan Model Customer Relationship Management ini dilihat dari sudut pandang proses bisnis, data dan teknologi informasi yang diterapkan di RS KIA Permata Bunda serta pembuatan model Customer Relationship Management ini tidak sampai pada pembuatan aplikasi. Subyek yang akan dibahas pada penelitian ini adalah “Pembuatan Model CRM di RS KIA Permata Bunda”. Adapun tahapan dalam pembuatan model CRM ini antara lain pengumpulan data (observasi, wawancara, studipustaka, metodekuesioner). Analisis data meliputianalisis SWOT, analitycal, collaborative, Pembuatan Model meliputi Pembuaatan proses bisnis baru, Arsitektur data, Arsitektur aplikasi, Arsitektur teknologi, pembuatan model CRM, uji kelayakan model, serta Rekomendasi.Hasil dari penelitian yang dilakukan menghasilkan model perencanaan yaitu “Model Customer Relationship Management”membantu pihak RS KIA Permata Bunda dalam menentukan perencanaan dan pengembangan system informasi yang mengarahkan pada hubungan RS KIA Permata Bunda dengan customer.Berdasarkan hasil uji kelayakan yang dihasilkan telah sesuai dengan kebutuhan bisnis dan layak direkomendasikan karena penelitian dari responden 100% menyetujui model CRM yang diusulkan.Kata kunci: Customer Relationship Management(CRM), RS KIA Permata Bunda
PEMBUATAN MODEL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA DIVISI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN PERUSAHAAN (DP3) PT.XYZ Dessy Norita Pratiwi; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 4, No 2 (2016): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v4i2.10749

Abstract

Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan PT. XYZ belum memutuskan kebijakan pengelolaan pelanggan menggunakan Customer Relationship Management (CRM). Proses pengelolaan pelanggan di PT. XYZ sangat berpengaruh terhadap tingkat kemajuan perusahaan. Pengelolaan pelanggan di PT. XYZ masih dilakukan secara manual tanpa aplikasi yang terkontrol, sehingga integrasi data atau history pelanggan kantor pusat maupun kantor cabang tidak terintegrasi. Sehingga analisis pelanggan dan proyek sesuai dengan Great Plains. Modifikasi dan klasifikasi setiap proses bisnis yang disesuaikan dengan id proyek belum dapat dilakukan di Great Plains, sehingga menyulitkan administrasi dalam konteks monitoring kode history pelanggan. Monitoring realisasi pelanggan dan proyek belum dapat diakomodir Great Plains sehingga menyulitkan Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan (DP3) untuk melakukan controlling terhadap pelanggan dan proyek. Kemudian data pelanggan dan proyek belum dapat terintegrasi secara integral dari setiap unit kerja. Metode pengumpulan data yang akan dilakukan yaitu menggunakan metode observasi, metode wawancara dengan kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan (DP3) PT. XYZ, dan metode studi pustaka. Berdasarkan data tersebut, maka dilakukan analisis data dan pembuatan model CRM. Hasil dari perancangan akan dilakukan pengujian kesesuaian antara hasil perancangan model Customer Relationship Management dengan kebutuhan perancangan pada Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan (DP3) PT. XYZ. Perancangan yang sudah teruji maka akan digunakan oleh PT. XYZ dalam pembangunan model CRM.Hasil uji kelayakan pembuatan model CRM di Divisi Perencanaan dan Pengembangan (DP3) PT. XYZ yang dibagikan pada 5 responden menghasilkan 96,96 % yang sesuai dan 3,04 % tidak sesuai. Dengan hasil demikian maka dapat dikatakan bahwa model CRM yang dibuat sesuai dengan yang dibutuhkan, dengan adanya perbaikan untuk kedepannya. Diharapkan mempermudah dan mempercepat  proses pengolahan data pelanggan dan proyek. Sehingga pemantauan history setiap proyek dan pelanggan dapat dilakukan secara cepat dan akurat, yang diharapkan mampu meningkatkan efisien dan efektivitas kerja.Kata kunci : CRM, Customer Relationship Management, Divisi Perencanaan dan Pengembangan Perusahaan.
RANCANG BANGUN SIG PEMANTAUAN PENYEBARAN PENYAKIT DBD KABUPATEN SIAK BERBASIS WEB Zul Fachmi; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2890

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu faktor kualitas hidup yang mencerminkan pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia. Dinas Kesehatan Kabupaten Siak masih kesulitan untuk pemantauan lokasi penyebaran penyakit demam berdarah dengue disetiap daerah-daerah yang ada di Kabupaten Siak dikarenakan belum adanya informasi dalam bentuk peta. Selain itu, pengolahan data yang terkait tentang penyakit demam berdarah dengue belum terintegrasi secara maksimal karena data masih tersimpan dalam bentuk arsip teks. Penyajian informasi penyakit demam berdarah dengue masih sebatas brosur dan leaflet sehingga mengalami kesulitan dalam penanggulangan penyebaran penyakit demam berdarah dengue di Kabupaten Siak. Kurangnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat dan bersih. Agar seluruh upaya itu berjalan lancar, diperlukan sosialisasi serta pemahaman tentang penyakit demam berdarah dengue kepada masyarakat. Oleh karena itulah sistem informasi geografis merupakan suatu solusi yang akan diberikan guna menunjang pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Siak untuk dapat membantu masyarakat banyak.Topik dalam penelitian ini adalah Rancang Bangun SIG Pemantauan Penyebaran Penyakit DBD Kabupaten Siak Berbasis Web. Langkah awal yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan literatur. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup identifikasi masalah, analisis kebutuhan sistem, analisis kebutuhan proses, perancangan antarmuka, implementasi dan pengujian sistem berupa Black Box Test dan Alpha Test.Hasil dari penelitian ini adalah Rancang Bangun SIG Pemantauan Penyebaran Penyakit DBD Kabupaten Siak Berbasis Web. Dengan kesimpulan SIG ini mampu memberikan informasi tentang peta penyebaran penyakit DBD dan dapat mengetahui tinggi dan rendahnya kasus DBD disetiap kecamatan serta dapat mencari data kasus DBD berdasarkan tahun. Dari pengujian dihasilkan sangat setuju (SS) 50% dan setuju (S) 47,1% sehingga aplikasi ini membantu pengguna dengan baik dan layak untuk digunakan. Kata Kunci : SIG, pemantauan, penyebaran, DBD, Kabupaten Siak.
PEMBUATAN MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING BTM SURYA UMBULHARJO DENGAN TOGAF ARCHITECTURE DEVELOPMENT METHOD (Bagian Penghimpunan dan Pembiayaan) Fitrayadi Fitrayadi; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2881

Abstract

BTM Surya Umbulharjo merupakan badan usaha atau amal usaha yang bergerak di bidang pelayanan jasa keuangan mikro syariah yang kegiatannya untuk menghimpun dana dan menyalurkannya melalui usaha jasa keuangan syariah dari dan untuk anggota. Perencanaan strategi sistem informasi, sumber daya manusia, integrasi data, aplikasi pendukung proses bisnis dan perangkat infrastruktur teknologi belum dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis penghimpunan dan pembiayaan yang sesuai dengan perkembangan bisnis organisasi dalam pengembangan arsitektur enterprise. Salah satu tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan organisasi.Metodologi yang digunakan dalam pembuatan model arsitektur enterprise adalah TOGAF ADM (Architecture Development Method). Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang terkait dengan kondisi proses bisnis, sistem informasi dan infrastruktur saat ini. Tahapan pemodelan dimulai dari pembuatan arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi yang meliputi data dan aplikasi, arsitektur teknologi, peluang dan solusi, perencanaan migrasi. Tahap selanjutnya melakukan pengujian terhadap model yang dihasilkan dan memberikan rekomendasi.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah model yang berisi dokumen perancangan Enterprise Architecture Planning (EAP) yang meliputi bisnis, data, aplikasi dan teknologi. Dari hasil uji kelayakan bahwa pemodelan arsitektur enterprise yang dibuat layak diterapkan di BTM Surya Umbulharjo serta valid dengan hasil pengujian diperoleh 100%. Kata kunci : Arsitektur enterprise, BTM Surya Umbulharjo, Koperasi, TOGAF ADM.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI DAN TRANSACTION PROSESSING SYSTEM(TPS) PENGELOLAAN BARANG PADA MINIMARKET MULTI OUTLET BERBASIS WEB ( STUDI KASUS DI A SWALAYAN MINOMARTANI SLEMAN) Lilik Saputra; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 2 (2017): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i2.10827

Abstract

A Swalayan Minomartani misalnya yang bergerak di bidang penjualan barang Minimarket ini mempunyai gudang 1 dan 3 outlet. Pengolahan data antara gudang dengan outlet pada A Swalayan Minomartani terdapat masalah yang harus dihadapi lagi, yaitu gudang yang memiliki sistem hanya untuk pengolahan data pembelian dari supplier. Sehingga, admin tidak tahu berapa stok yang ada di outlet dengan cepat dan akurat. Sedangkan outlet memberikan laporan stok barang dengan hasil retur penjualan setiap harinya dan kemudian menyerahkan ke bagian gudang. Masalah-masalah lain yang terkait yaitu dengan ketidakcocokan antara jumlah barang dalam pemesanan barang,data barang dalam sistem di gudang dengan hasil pengecekan fisik pada saat proses penyetokkan barang untuk outlet. Pada penelitian ini Rancang Bangun Sistem Informasi  Transaction Processing System (TPS) Pengelolaan Barang Pada minimarket multi outlet Berbasis Web Penetian ini bertujuan Pengelolaan Barang Pada minimarket multi outlet.Pengembangan aplikasi Rancang Bangun Sistem Informasi  Transaction Processing System (TPS) Pengelolaan Barang Pada minimarket multi outlet Berbasis Web ini terdapat empat tahap,   yaitu : 1) Analisis, 2) Perancangan, 3) Implementasi, dan     4) Pengujian. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi pustaka, observasi dan wawancara. Aplikasi Rancang Bangun Sistem Informasi  Transaction Processing System (TPS) Pengelolaan Barang Pada minimarket multi outlet Berbasis Web ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP Database MySQL.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini memudahkan karyawan untuk mengakses informasi pengelolaan barang . Hasil pengujian sistem, menunjukkan bahwa sistem layak untuk digunakan. Hasil persentase pengujian Black Box dan Alpha Test menunjukkan tingkat kepuasan mencapai 100%. Kata Kunci : SI, TPS, minimarket multi outlet, Web.
PEMBUATAN MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE PLANNING BTM SURYA UMBULHARJO DENGAN TOGAF ARCHITECTURE DEVELOPMENT METHOD (BAGIAN PENGHIMPUNAN DAN PEMBIAYAAN) Fitrayadi Fitrayadi; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 2 (2014): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i2.2858

Abstract

BTM Surya Umbulharjo merupakan badan usaha atau amal usaha yang bergerak di bidang pelayanan jasa keuangan mikro syariah yang kegiatannya untuk menghimpun dana dan menyalurkannya melalui usaha jasa keuangan syariah dari dan untuk anggota. Perencanaan strategi sistem informasi, sumber daya manusia, integrasi data, aplikasi pendukung proses bisnis dan perangkat infrastruktur teknologi belum dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis penghimpunan dan pembiayaan yang sesuai dengan perkembangan bisnis organisasi dalam pengembangan arsitektur enterprise. Salah satu tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan organisasi.Metodologi yang digunakan dalam pembuatan model arsitektur enterprise adalah TOGAF ADM (Architecture Development Method). Penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang terkait dengan kondisi proses bisnis, sistem informasi dan infrastruktur saat ini. Tahapan pemodelan dimulai dari pembuatan arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur sistem informasi yang meliputi data dan aplikasi, arsitektur teknologi, peluang dan solusi, perencanaan migrasi. Tahap selanjutnya melakukan pengujian terhadap model yang dihasilkan dan memberikan rekomendasi.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah model yang berisi dokumen perancangan Enterprise Architecture Planning (EAP) yang meliputi bisnis, data, aplikasi dan teknologi. Dari hasil uji kelayakan bahwa pemodelan arsitektur enterprise yang dibuat layak diterapkan di BTM Surya Umbulharjo serta valid dengan hasil pengujian diperoleh 100%. Kata kunci : Arsitektur enterprise, BTM Surya Umbulharjo, Koperasi, TOGAF ADM.
PELAKSANAAN DIGITAL GOVERNMENT SERVICES BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN KETRANSMIGRASIAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ali Tarmuji
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencanangan Jogja Cyber Province dengan konsep Digital Government Services (DGS) menunjukkan sikap yang jelas dari pemerintah Provinsi DIY untuk memanfaatkan TIK dalam penyelenggaraan tata pemerintahan yang menitikberatkan pada pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi melalui Pusat Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi DIY memperluas tugas dan fungsinya untuk merangkul seluruh elemen ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dalam satu kegiatan Supply Chain Management yang baik. Kegiatan ini menuntut kesiapan dan kemampuan peningkatan skill tenaga kerja, lembaga-lembaga kursus keterampilan tenaga kerja, meningkatkan aksesibilitas pelaku bisnis yang membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensinya, lokasi transmigrasi yang membutuhkan penempatan, dan lain sebagainya. Selain itu Pusat Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi DIY juga menjadi pusat bertemunya antara tenaga kerja yang membutuhkan lowongan pekerjaan dan para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja. Pusat Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi DIY juga menerapkan konsep One Roof by Systems yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di mana pelayanan kepada seluruh elemen rantai asupan ini dapat diberikan oleh berbagai institusi terkait, demikian pula akses dan distribusi tenaga kerja dapat dilakukan pada berbagai tempat. Penyusunan Detailed Technical Design (DTD) DGS Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian merupakan langkah awal menuju implementasi DGS di lingkungan tersebut.Penyusunan DTD memerlukan suatu sumber daya terutama data yang cukup kompleks, sehingga untuk mendapatkannya diperlukan beberapa metode. Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai metode antara lain : wawancara dengan pimpinan Dinas Tenaga Kerja Provinsi D.I. Yogyakarta, studi pustaka di berbagai media dokumen yang dimiliki dinas dan pihak lain yang terkait, dan observasi ke lokasi khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian DIY. Data hasil dari pengumpulan tersebut akan disusun sebuah rancangan DTD DGS Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian..Tahap pelaksanaan DGS di Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian telah masuk pada tahap penyusunan DTD DGS Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian ini lebih dititiktekankan pada penyusunan landasan yang jelas menuju proses implementasi program-program unggulan dalam rangka mewujudkan Jogja Cyber Province khususnya penyelenggaraan layanan berbasis digital. Laporan yang disusun tersebut berfungsi untuk memberikan gambaran yang jelas tentang layanan unggulan pada bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian Daerah Istimewa Yogyakarta.
PENGALAMAN PEMBANGUNAN JOGJABELAJAR.ORG DALAM LINGKUP DIGITAL GOVERNMENT SERVICES BIDANG PENDIDIKAN PROVINSI DIY Ali Tarmuji
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Government Services Bidang Pendidikan merupakan salah satu dari enam bidang yang diunggulkan untuk dilaksanakan oleh Pemerintah DIY dalam rangka pencanangan Jogja Cyber Province. Berdasarkan master plan pengembangan JCP, pembangunan DGS Bidang Pendidikan dititikberatkan pada Peningkatan Kualitas Pendidikan K-12 dan Pendidikan Tinggi dengan dua program unggulannya Smart School (berkembang menjadi Jogja Learning Gateway yang diimplementasi dalam jogjabelajar.org) dan Regional Digital Library and Knowledge Center Network (diimplementasikan dalam digital library).Pembangunan jogjabelajar.org bertumpu pada pedoman tujuh kerangka keselarasan TI dan organisasi dan panduan lain yang termuat dalam blueprint JCP, serta dokumen-dokumen kebutuhan dari Dinas Pendidikan DIY dan kalangan pendidikan dasar menengah di lingkungan DIY. Lingkup pekerjaan meliputi mempersiapkan sarana menuju smart school berbasis internet dengan cara mengimplementasikan sebuah layanan belajar via internet menggunakan salah satu engine pembelajaran atau learning Management System yang open source sehingga dapat dimodifikasi untuk disesuaikan dengan kebutuhan tersebut di atas. Langhkah selanjutnya adalah melakukan sosialisasi penggunaan jogjabelajar.org di lingkungan dinas, dilanjutkan ke lingkungan pengelola (admin) dan guru-guru dan siswa di lingkungan DIY.Terbangunnya JLG dengan implementasi jogjabelajar.org dimungkinkan kolaborasi antara pendidik, pembelajar (siswa), praktisi, profesional, kalangan bisnis dapat bertemu dan dapat bertukar ilmu di suatu wadah pembelajaran online via internet. Di jogjabelajar.org terdapat fasilitas untuk proses pembelajaran, dari penyediaan media belajar, bahan belajar, sistem penilaian, sistem pendataan keaktifan, diskusi, pengumuman, dan lain-lain seputar pendidikan. Sehingga jogjabelajar.org diharapkan mampu memberikan salah satu solusi untuk mengatasi kekukarangan metode yang dihadapi dalam pembelajaran dengan metode konvensional.
Rancang Bangun Sistem Hybrid Penjualan Barang Menggunakan Framework Flutter Berbasis Business Logic Component Refaldi Ergian; Ali Tarmuji
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 10, No 1 (2022): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v10i1.21543

Abstract

Saat ini proses proses manajemen bisnis di SAHA CELL dilakukan dengan menghitung secara manual menggunakan kalkulator dan harus menghapal harga setiap produk oleh karyawan. Karyawan juga akan menulis kode dan harga produk dalam buku catatan harian. Kondisi ini membuat transaksi menjadi tidak valid, karena karyawan salah menuliskan kode dan harga yang menyebabkan kerugian SAHA CELL. Penelitian ini menyelesaikan masalah di dalam proses bisnis SAHA CELL menggunakan framework Flutter berbasis BLOC (Business Logic Component). Sistem yang dibangun terdiri dari aplikasi mobile dan web berbasis hybrid sehingga memungkinkan proses dilakukan secara online dan offline. Hasil dari pengujian sistem menggunakan Pengguna Acceptance Test oleh pemilik toko menghasilkan keberhasilan 100% yang mengindikasi sistem dapat diterima baik.