Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Studi Literatur: Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar Marcello, Steven Aldo
JURNAL NERS LENTERA Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v10i1.4309

Abstract

Pendahuluan: Prestasi akademik merupakan salah satu komponen penting untuk digunakan sebagai tujuan yang harus dicapai oleh setiap pelajar atau siswa, terutama siswa sekolah dasar. Studi literatur ini dilakukan untuk mengkaji artikel yang mengidentifikasi efektifitas dari aktivitas fisik terhadap prestasi akademik siswa SD. Metode: Pengumpulan data yang berupa artikel dilakukan melalui database PubMed dan ScienceDriect dengan kata kunci dalam bahasa inggris “physcical activity”, “elementary student”, dan “academic performance”, ditemukan artikel sebanyak 650 artikel (PubMed: 45, ScienceDirect: 605). Hasil: ditemukan sebanyak 5 artikel setelah dilakukan analisis data sesuai kriteria inklusi dengan rentang waktu publikasi 2018-2022. Studi literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aktivitas fisik terhadap prestasi akademik siswa SD. Kesimpulan: melakukan aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan prestasi belajar atau prestasi akademik.
Pengaruh Adaptasi Dalam Bermain Puzzle Terhadap Kativitas Belajar Siswa Di Sekolah Dasar Marcello, Steven Aldo; Mare, Agustina Chriswinda Bura; Maryuti, Ira Ayu; Pae, Kristina
JURNAL NERS LENTERA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v13i1.7338

Abstract

Pendahuluan: aktivitas belajar merupakan prinsip yang penting dalam proses belajar mengajar. Dalam suatu proses pembelajaran, adaptasi diperlukan baik oleh guru maupun peserta didik (siswa). Peneliti ingin mengetahui pengaruh dari konsep permainan puzzle berbasis adaptasi terhadap aktivitas belajar siswa. Metode: desain penelitian explanatory surveydengan pendekatan cross-sectional, populasi siswa kelas 5-6 SD dengan jumlah sampel sebanyak 123 siswa menggunakan rule of the thumb. Hasil: mayoritas siswa memiliki persepsi dan informasi bermain puzzle yang cukup, pembelajaran tentang puzzle yang cukup, penilaian yang cukup dan emosi yang positif dalam bermain puzzle. Keaktifan belajar siswa, sebanyak 11,4% aktif, 18,7% cukup aktif, dan 69,9% kurang aktif. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara puzzle terhadap aktivitas belajar siswa (p-value= 0,000). Pembahasan: puzzle dapat memberikan pengaruh terhadap aktivitas belajar siswa, namun ada beberapa faktor yang dapat mengganggu pengaruh tersebut diantaranya adalah kecemasan yang dialami oleh siswa. Kesimpulan: Permainan puzzle berbasis adaptasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aktivitas belajar siswa, dimana siswa akan beradaptasi dengan permainan puzzle yang diberikan dan dapat memberikan suatu respon adaptif berupa aktivitas belajar siswa yang memiliki kategori aktif, cukup aktif dan kurang aktif.
Analysis of Predisposing, Reinforcing, and Enabling Factors on Human Papilloma Virus (HPV) Vaccination Behavior Based on Green's Theory Juwita, Linda; Prabasari, Ninda Ayu; Marcello, Steven Aldo
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5059

Abstract

Women exposed to HPV are at a higher risk of developing cervical cancer. One preventive measure is HPV vaccination, which can be administered starting at the age of >9 years. However, the motivation, willingness, and acceptance of HPV vaccination among adolescents remain relatively low. This study aims to analyze the relationship between predisposing, reinforcing, and enabling factors influencing HPV vaccination behavior in adolescent girls based on Green's theory. This research is a descriptive analytic study using a cross-sectional approach. The population consists of female adolescents from SMA Pembangunan Jaya 2. The sampling technique used is purposive sampling, targeting participants who meet the inclusion criteria. The independent variables include predisposing factors (knowledge, attitude), reinforcing factors (information sources, costs), and enabling factors (family support, peer support). The dependent variable is HPV vaccination behavior. Data were analyzed using bivariate statistical analysis with the Chi-Square test. Statistical tests on predisposing and reinforcing factors using Chi-Square revealed that knowledge (p-value: 0.097 > 0.05), attitude (p-value: 0.084 > 0.05), information sources (p-value: 0.285 > 0.05), and costs (p-value: 0.981 > 0.05). For enabling factors, parental support (p-value: 0.001 < 0.05) and peer support (p-value: 0.021 < 0.05). Predisposing and reinforcing factors do not have a significant relationship with HPV vaccination behavior, while enabling factors have a significant relationship with HPV vaccination behavior.
Mekanisme Koping Family Caregiver Merawat Lansia Yang Mengalami Proses Penuaan Prabasari, Ninda Ayu; Juwita, Linda; Marcello, Steven Aldo
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18755

Abstract

ABSTRACT The aging process will occur in the elderly, wheresoever will be some body impairment. The role of family caregivers is important to accompany and help the elderly, while caring for the elderly, family caregivers will use coping mechanisms as a form of reaction or defense effort in dealing with stressors which in this case are stressors when caring for the elderly. Researchers want to know the description of the family caregiver’s coping mechanisms while caring for the elderly at home. Non-experimental research using a cross-sectional approach with a descriptive research type, the population of family caregivers living with the elderly was 76 people who corresponding the inclusion and exclusion criteria. The majority of family caregivers used positive coping mechanism strategies (planful, self-controlling, seeking-social, accepting, and positive reappraisal) and sometimes or rarely used negative coping mechanism strategies (confronting, distancing, and escape avoidance). Coping mechanisms can occur due to several factors that support these efforts to overcome problems or stressors faced by family caregivers in caring for the elderly. Keywords: Coping Mechanism, Family Caregiver, Elderly ABSTRAK Proses penuaan akan terjadi pada lansia, dimana penurunan fungsi tubuh akan terjadi. Peran family caregiver penting untuk mendampingi dan membantu lansia, selama merawat lansia family caregiver akan menggunakan mekanisme koping sebagai bentuk reaksi atau upaya pertahan dalam menghadapi stresor yang dalam hal ini adalah stresor ketika merawat lansia. Peneliti ingin mengetahui gambaran dari mekanisme koping family caregiver selama merawat lansia dirumah. Penelitian non-eksperimental menggunakan pendekatan cross-sectional dengan jenis penelitian deskriptif, populasi family caregiver yang tinggal bersama lansia sebanyak 76 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Mayoritas family caregiver menggunakan strategi mekanisme koping yang positif (planful, self-controlling, seeking-social, accepting, dan positive reappraisal) dan kadang atau jarang menggunakan strategi mekanisme koping yang negatif (confronting, distancing, dan escape avoidance). Mekanisme koping dapat terjadi akibat beberapa faktor yang mendukung usaha tersebut untuk mengatasi masalah atau stresor yang dihadapi oleh family caregiver dalam merawat lansia. Kata Kunci: Mekanisme Koping, Family Caregiver, Lansia
BEBAN CAREGIVER DAN STRES DALAM MERAWAT LANJUT USIA DENGAN SINDROM GERIATRI DI RUMAH Marcello, Steven Aldo; Prabasari, Ninda Ayu; Juwita, Linda
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.362

Abstract

Proses aging atau penuaan yang dialami oleh lansia beresiko menyebabkan sindrom geriatri, sindrom geriatri sendiri dapat menyebabkan penurunan fungsi fisiologis dan dan kognitif. Sehingga, hal tersebut tentunya perlu pendampingan dari caregiver. Keluarga dapat dikatakan caregiver yang memiliki peran penting dalam proses perawatan lansia yang ada di rumah. Beban fisik maupun psikologis dapat terjadi pada caregiver dalam merawat lansia. Disamping itu, tekanan emosional juga beresiko menyebabkan stres, sehingga mempengaruhi caregiver dalam proses perawatan lansia di rumah. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui beban caregiver dan tingkat stres pada caregiver, serta hubungan diantara keduanya. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional study pada 76 family caregiver di wilayah kerja Puskesmas Kenjeran Surabaya, yang menggunakan kuesioner The Zarith Burden Interview untuk mengukur beban caregiver dan kuesioner Perceived stres scale (PSS) untuk mengukur tingkat stres caregiver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata caregiver mengalami beban ringan, sedangkan untuk rata-rata tingkat stres dalam kategori stres sedang. Hubungan antar beban caregiver dan tingkat stres diuji menggunakan uji korelasi rank spearman dan didapatkan hasil p= 0.043, r= -0.232, dan dapat diartikan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara beban caregiver dan tingkat stres caregiver dalam merawat lansia dengan sindrom geriatri di rumah. Beban yang dirasakan oleh caregiver dapat menyebabkan perubahan tingkat stres pada caregiver.