Claim Missing Document
Check
Articles

RUMAH SAKIT ZENDING SUKUN DI KOTA MALANG TAHUN 1928-1942 Mochammad Zaqi Irwansyah; Septina Alrianingrum
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas Rumah Sakit Zending Sukun di Kota Malang pada tahun 1928-1942. Penelitian menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan memanfaatkan arsip seperti, laporan tahunan rumah sakit, surat kabar kolonial, dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendirian Rumah Sakit Zending Sukun didasari atas keterbatasan pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat bumiputra Kota Malang. Dalam perkembangan Rumah Sakit Zending Sukun dipimpin oleh tiga direktur yakni dr. Nortier, dr. J.P de Jong, dan dr. J. Lodder. Pada tahun 1942 Jepang mengambilalih Rumah Sakit Zending Sukun dan dijadikan rumah sakit negara.
KOPERASI SIMPAN PINJAM PEMBIAYAAN SYARIAH BAITUL MAAL WAT TAMWIL NURUL UMMAH NGASEM (KSPPS BMT-NU NGASEM) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SOSIAL TAHUN 2012-2019 Uri Fatma Yeni; Septina Alrianingrum
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah baitul maal wat tamwil nurul ummah ngasem atau KSPPS BMT-NU Ngasem tahun 2012-2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang pendirian dari KSPPS BMT-NU Ngasem pada tahun 2012 serta menganalisis upaya KSPPS BMT-NU Ngasem dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, perkembangan, serta upaya dari KSPPS BMT-NU Ngasem dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat kecamatan Ngasem pada tahun 2012-2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan tahapan heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber (verivikasi), interpretasi (analisis berbagai sumber Sejarah yang menghasilkan fakta sejarah), dan historiografi (penulisan sejarah). Data diperoleh melalui arsip serta dokumen resmi lembaga, wawancara pelaku sejarah, serta kajian pustaka.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS BMT-NU Ngasem didirikan oleh MWC NU Ngasem dengan memperhatikan kondisi masyarakat serta internal organisasi tahun 2012. KSPPS BMT-NU Ngasem menerapkan sistem operasional koperasi berprinsip syariah secara profesional sesuai syariat islam. KSPPS BMT-NU Ngasem dalam perkembangannya melengkapi dokumen legalitas, mendirikan kantor cabang, membuka toko swalayan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. KSPPS BMT-NU Ngasem meraih penghargaan sebagai koperasi berprestasi tingkat nasional tahun 2019. KSPPS BMT-NU Ngasem berkontribusi meningkatkan kesejahteraan sosial dengan berbagai upaya meliputi program simpanan, program pembiayan, program bantuan sosial serta program pemberdayaan kepada masyarakat kecamatan Ngasem. KSPPS BMT-NU Ngasem berkontribusi kepada lembaga NU dengan keuntungan 20 setiap tahunnya.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS LUMIO BAGI GURU SEJARAH JAWA TIMUR Mastuti, Sri; Suprijono, Agus; Liana, Corry; Riyadi, Riyadi; Alrianingrum, Septina; Listyaputri, Dinar Rizky; Fajriyah, Izzatul
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.35786

Abstract

Keberadaan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh seorang guru.Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, seorang guru harus memahami dan memiliki kemampuan Pengetahuan Pedagogi Konten Teknologi (TPCK) di dalam dirinya. Berkaitan dengan Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK), yang terdiri dari pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogis yang seharusnya dimiliki oleh seorang guru, pemerintah Republik Indonesia sebenarnya telah mengatur hal tersebut melalui Peraturan Pemerintah Nomor.74 tahun 2008. Pada rumusan Peraturan Pemerintah tersebut, salah satunya adalah bahwa seorang guru harus menguasai dan menggunakan teknologi dalam pembelajarannya. Kompetensi tersebut ditingkatkan melalui Kurikulum Merdeka yang telah mewajibkan penggunaan sumber-sumber belajar digital dalam pembelajaran yang disusun oleh para guru. Berdasarkan hal tersebut, sudahkah para guru menggunakan aplikasi digital dalam pembelajarannya? Oleh karena sangat pentingnyaa, penguatan literasi digital dalam hal pemanfaatan aplikasi digital untuk pembelajaran sejarah, maka pelatihan penggunaan ekosistem Lumio untuk mengembangkan inovasi pembelajaran sejarah bermanfaat secara signifikan meningkatkan ketrampilan guru dalam penggunaan tehnologi digital.Habituasi guru dalam penggunaan tehnologi cukup tinggi yaitu 85,4, tetapi dalam hal  penggunaan aplikasi pembelajaran terintegrasi hampir tidak ada. Karena itu untuk lebih menguatkan literasi digital guru sejarah maka dilakukan pelatihan pemanfaatan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah. Pelatihan dirancang dengan menggunakan model hybrid (in-house/off-site training dan online/virtual training), yang terdiri dari dua sesi pertemuan dan satu sesi penugasan. Sesi pertama dilakukan tes diagnostic ekosistem digital untuk mengetahui seberapa jauh literasi digital guru. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi pemahaman konsep dan materi ekosistem digital. Pertemuan kedua diisi dengan perancangan penyusunan inovasi perangkat pembelajaran digital. Dan sesi ketiga berupa kegiatan penugasan yang dilaksanakandibawah bimbingan, dengan hasil akhir berupa inovasi perangkat pembelajaran digital yang terintegrasi dengan platform Lumio. Hasil pelatihan menunjukkan, para guru sejarah berhasil menyusun perangkat pembelajaran digital yang inovatif secara mandiri. Para guru mencapai keberhasilan dalam membuat desain kelas dan pembelajaran sejarah di aplikasi Lumio dengan cara mengisi perpustakaan Lumio dengan bahan ajar, materi ajar, dan asesmen. Dengan demikian para guru sejarah berhasil memanfaatkan aplikasi Lumio untuk pembelajaran sejarah.