Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PEMERIKSAAN HB DAN PEMBERIAN TABLET FE GRATIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMILDI POSYANDU OGAN JAYA Era Mardia Sari; Anggraini, Helni; Amallia, Siti; Rohmin, Anur; Mariyam, Nelly; Rosdiana, Meta; Ratnawati, Ramesia
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.504

Abstract

Pregnant women are highly susceptible to pregnancy complications, such as anemia. Anemia in pregnancy is largely caused by iron (Fe) deficiency due to insufficient dietary Fe intake or excessive Fe loss from the body, for example through bleeding. The incidence of anemia in pregnant women can be reduced in various ways, one of which is by providing health education to pregnant women about anemia. The impact of anemia on pregnant women causes various problems, including the risk of giving birth to stunted children. Stunting is a condition where a child's height is shorter than the standard for their age due to ongoing malnutrition. The purpose of this activity was to determine the hemoglobin levels of pregnant women and provide free Fe tablets to pregnant women as an effort to prevent anemia during pregnancy at the Integrated Health Post (Posyandu). The method used was hemoglobin testing and distribution of free iron tablets. This activity was held at the Ogan Jaya Integrated Health Post (Posyandu) on October 25, 2024, with 12 pregnant women participating. The results obtained from 12 pregnant women included 7 with normal hemoglobin levels and 5 with mild anemia. Ten iron tablets were distributed to the pregnant women. This activity is expected to help pregnant women understand their hemoglobin levels and receive Fe tablets as a preventative measure for anemia during pregnancy at the Integrated Health Post (Posyandu).
TINJAUAN TERJADINYA MISSFILE BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN PADA RUANG PENYIMPANAN DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG PERIODE TRIWULAN II TAHUN 2023 Nita Novianti; Siti Amallia
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i2.380

Abstract

Kegiatan pelaksanaan penyimpanan berkas rekam medis di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang saat ini masih ditemukan berkas yang missfile yang dapat menghambat pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah terjadinya missfile dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya missfile berkas rekam medis. Pada penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, pengambilan data yaitu data sekunder yang berupa Standar Operasional Prosedur, data kunjungan pasien rawat jalan dan tenaga kerja rekam medis pada ruang penyimpanan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa populasi berkas rekam medis rawat jalan periode triwulan kedua tahun 2023 sebanyak 12.568 berkas maka diambil sampel sebanyak 99 berkas, dalam observasi terdapat berkas yang missfile sebanyak 30 berkas dengan persentase 30,3% dan berkas yang tidak missfile sebanyak 69 berkas dengan persentase 69.7%. Hal tersebut disebabkan karena tidak adanya tracer, dalam penjajaran berkas rekam medis masih ditemukan missfile dan kurangnya tenaga kerja rekam medis yang berasal dari jurusan rekam medis. Maka dapat disimpulkan sebaiknya menggunakan tracer, mengurutkan berkas rekam medis dengan tepat dan petugas penyimpanan rekam medis melanjutkan pendidikannya ke D3 Rekam Medis.
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN UMUR IBU DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC DI PMB TAHUN 2023 Satra Yunola; Siti Amallia
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 13 No 2 (2023): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v13i2.381

Abstract

Antenatal Care (ANC) merupakan suatu pelayanan yang diberikan oleh perawat kepada wanita selama hamil misalnya dengan pemantauan kesehatan secara fisik psikologis, termasuk dan perkembangan janin serta mempersiapkan proses persalinan dan kelahiran supaya ibu siap menghadapi peran baru sebagai orang tua. Penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan ibuhamil dapat dilakukan dengan melihat cakupan K1, K4, dan K6. Tujuan penelitian ini adalah Diketahui Hubungan Pendidikan dan Umur Ibu Dengan Kepatuhan Kunjungan ANC di PMB Tahun 2023. Jenis penelitian ini bersifat metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini Sampel dalam penelitian ini sebanyak 73 responden. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder di PMB tahun 2023 dengan melihat dan mencatat rekam medik pada lembar Check list. Hasil penelitian bivariat Hubungan Pendidikan dan usia ibu dengan Kepatuhan Kunjungan ANC p value < 0,05 (pendidikan 0,025) dan (usia ibu 0,026) terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan usia ibu dengan Kepatuhan Kunjungan ANC.
Hubungan antara Pengetahuan Tentang Gizi Seimbang Terhadap Status Gizi Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIK Siti Khadijah Palembang Tahun 2021 Yessy Octa Fristika; Siti Amallia
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.781 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i1.301

Abstract

Cara menentukan kesehatan seseorang salahsatunya adalah dilihat dari status gizi. Status gizi adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan zat gizi dari makanan dengan kebutuhan zat gizi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Gizi remaja memegang peranan penting dalam penentuan kualitas gizi dan kesehatan pada siklus hidup selanjutnya. Pengetahuan, sikap dan perilaku gizi akan berdampak terhadap status gizi remaja.Gizi seimbang pada remaja bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik, mempertahankan kesehatan, pengganti jaringan tubuh, dan mendukung kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Hubungan antara Pengetahuan tentang Gizi Seimbang terhadap Status Gizi Mahasiswa Prodi D.III Kebidanan STIK Siti Khadijah Palembang Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Sampel penelitian yang diambil secara purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 70 orang sampel, derajat kepercayaan 95 % dengan menggunakan chi square. Berdasarkan Pengetahuan tentang Gizi Seimbang terhadap Status Gizi Mahasiswa dari 70 orang mahasiswa, sebagian besar mahasiswa memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 55 orang (78,6%) dan sebagian besar mahasiswa yang memiliki status gizi yang baik sebanyak 42 orang (60,0%). Hasil uji statistik chi square diperoleh nilai P-Value = 0,001 (P-Value < α), berarti pada α = 5% menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan tentang Gizi Seimbang terhadap Status Gizi pada Mahasiswa. Analisa hubungan dua variabel didapatkan OR = 9,750 (95% CI : 2,422 – 39,245). Hasil penelitian ini merekomendasikan kepada mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang khususnya bagi remaja, mengingat betapa pentingnya pengaruh pengetahuan tentang gizi seimbang terhadap status gizi remaja.
Pengaruh Konseling Kontrasepsi Hormonal Terhadap Pengetahuan Akseptor Keluarga Berencana Siti Amallia; Yessy Octa Fristika
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.382 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.322

Abstract

Menurut World Health Organization, 2017 penggunaan kontrasepsi telah meningkat di banyak bagian dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin dan terendah di Sub-Sahara Afrika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai rata-rata pengetahuansebelumdan setelahdiberikan konseling kontrasepsi hormonal serta untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengetahuan sebelum dan setelah diberikan konseling. Penelitian ini dilakukan selama 21 hari menggunakan metode pre eksperiment dengan bentuk desain penelitian yang digunakan adalah one group- pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor keluarga berencana yang berkunjung ke RB Citra Palembang dengan jumlah sampel minimal yang diambil sebanyak 30 responden berdasarkan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konseling terhadap pengetahuan akseptor keluarga berencana kontrasepsi hormonal di RB Citra Palembang, dengan nilai ρ value 0,003(α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai pengetahuan sebelum diberikan konseling kontrasepsi hormonal adalah 7,53 yang diperoleh dari 15 pertanyaan kuesioner dengan nilai standar deviasi 1,106 sedangkan rata-rata nilai pengetahuan setelah diberikan konseling kontrasepsi hormonal adalah 10,70 yang diperoleh dari 15 pertanyaan kuesioner dengan nilai standar deviasi 1,208 dan ada pengaruh konseling kontrasepsi hormonal terhadap pengetahuan akseptor keluarga berencana di RB Citra Palembang dengan ρ value = 0,003. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan konseling pada akseptor pengguna kontrasepsi agar dapat mewujudkan keberhasilan program pelayanan kesehatan khususnya dalam bidan keluarga berencana, menambah pengetahuan akseptor sehingga tidak salah memilihalatkontrasepsi.
PENTINGNYA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI USIA 0 - 6 BULAN Siti Amallia; Era Mardia Sari; Meta Rosdiana; Nelly Mariyam; Yessy Octa Fristika; Helni Anggraini
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.372

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberi makanan lain, walaupun air putih, sampai bayi berumur 6 bulan. Masih banyak ibu yang memberikan makanan tambahan pengganti ASI (MP-ASI) kepada bayi yang berumur kurang dari empat bulan. Pemberian MP-ASI terlalu dini mempunyai resiko kontaminasi yang sangat tinggi yaitu terjadinya gastroenteritis yang sangat berbahaya bagi bayi dan dapat mengurangi produksi ASI lantaran bayi jarang menyusui. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab dengan menggunakan media cetak seperti Flip Chart dan leaflet. Kegiatan ini dilaksanakan di PMB Misni Herawati Kota Palembang pada tanggal 03 Desember 2021 dan diikuti oleh 24 orang peserta penyuluhan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang manfaat pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Diharapkan dari kegiatan ini semua ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan dapat memberikan ASI Eksklusif hingga bayi berusia 2 tahun karena ASI mengandung zat gizi dan berbagai zat kekebalan tubuh yang dibutuhkan bayi sehingga dapat melindungi bayi dari penyakit seperti diare, sakit telinga, infeksi saluran pernafasan dan alergi.
PENCEGAHAN PENYAKIT GANGGUAN REPRODUKSI MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KEPUTIHAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI KELURAHAN GANDUS Nelly Mariyam; Meta Rosdiana; Siti Amallia; Anur Rohmin; Era Mardia Sari; Helny Anggraini; Yulia; Ramesia Ratnawati
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.534

Abstract

Keputihan merupakan tanda peringatan dini adanya gangguan pada sistem reproduksi wanita sehingga tidak boleh dianggap sebagai kondisi yang normal atau sepele. Wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin agar penyebab keputihan dapat diketahui sejak dini. Oleh karena itu, ibu rumah tangga perlu memiliki pengetahuan yang memadai mengenai gangguan reproduksi, khususnya keputihan, agar mampu bersikap tepat dalam menjaga kesehatan dirinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu rumah tangga tentang penyakit gangguan reproduksi, terutama keputihan, melalui pendidikan kesehatan. Sasaran kegiatan adalah ibu rumah tangga usia produktif di RT 19 Kelurahan Gandus, Palembang. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Media yang digunakan meliputi leaflet, alat peraga, dan banner. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi, terlihat dari keaktifan mereka dalam mengajukan pertanyaan selama penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test. Pada pre-test, sebagian besar peserta memiliki pengetahuan rendah (56,2%), sedangkan pada post-test mayoritas peserta memiliki pengetahuan tinggi (71,9%). Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ibu rumah tangga untuk menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin di Puskesmas Gandus.
Implementation of Clinical Pathways and Its Impact on Average Length of Stay (ALOS) in Major Surgery Cases: A Secondary Data Analysis of BPJS Kesehatan Claims Siti Amallia
Journal of Health Service Administration and Hospital Management Vol. 2 No. 1 (2026): January, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/laceri.v2i1.468

Abstract

The adoption of the Indonesia Case-Base Groups (INA-CBGs) framework mandates a fundamental shift toward hospital operational optimization through standardized medical protocols. This investigation explores the empirical influence of Clinical Pathway (CP) integration on the Average Length of Stay (ALOS) for major surgical interventions within the National Health Insurance (JKN) ecosystem. Purpose: This study aims to quantify the relationship between protocol adherence and inpatient duration while elucidating its role in systemic cost-containment. Methods: Utilizing a quantitative explanatory design, the research analyzed the 2024 BPJS Kesehatan Sample Dataset, comprising 245,672 verified surgical claim entries from diverse hospital classifications across Indonesia. The methodology employed a stratified random sampling approach, utilizing multivariate regression and Pearson correlation analyses to examine clinical compliance indices, demographic determinants, and procedural outcomes relative to National Guidelines (PNPK). Results: The empirical data demonstrates a compelling negative correlation between protocol compliance and hospitalization duration (; ), yielding a comprehensive 33.8% reduction in national ALOS. The most pronounced efficiencies were documented in complex orthopedic procedures (38.1%) and high-risk Cesarean sections (40.4%), generating an average fiscal saving of IDR 4.4 million per encounter. Implications: These results position standardized clinical trajectories as essential deterministic instruments for ensuring fiscal solvency and maximizing bed turnover rates. Conclusion: Stringent CP adherence effectively curtails unwarranted service variability and alleviates financial pressures on social security funds. Future inquiries should synthesize administrative datasets with longitudinal patient-reported outcomes to validate that accelerated discharge protocols do not diminish post-surgical health quality.