Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica (L) Urban) terhadap Fertilitas Tikus Putih Betina (Rattus norvegicus) Galur Wistar Mariyam, Nelly
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.695 KB) | DOI: 10.26630/jk.v7i2.205

Abstract

Pegagan merupakan salah satu tanaman obat yang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Pegagan mengandung sejumlah bahan aktif golongan triterpenoid yang diduga mampu mempengaruhi organ-organ reproduksi betina. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun pegagan terhadap fertilitas tikus putih (Rattus norvegicus) betina galur wistar, yang meliputi persentase implantasi, persentase kehilangan gestasi dan persentase kematian pasca implantasi.   Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap terhadap tikus betina dengan berat 200-240 gram. Sampel terdiri dari 30 ekor tikus yang dibagi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun pegagan. Analisis data menggunakan One way Anova dan dilanjutkan dengan Post Hoc Test. Hasil penelitian memperlihatkan pemberian ekstrak daun pegagan dosis 125 mg dapat menurunkan persentase implantasi, meningkatkan persentase kehilangan gestasi dan meningkatkan kematian pasca implantasi namun tidak berbeda nyata dengan kontrol sedangkan dosis 200 mg, 275 mg dan 350 mg dapat menurunkan persentase implantasi, meningkatkan kehilangan gestasi dan meningkatkan kematian pascaimplantasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan ekstrak daun pegagan (Centella asiatica (L) urban) dapat menurunkan fertilitas tikus putih (Rattus norvegicus) betina.
HUBUNGAN ANTARA PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP RENDAHNYA KEIKUTSERTAAN SUAMI MENJADI AKSEPTOR KB PRIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG BETUTU PALEMBANG TAHUN 2017 Nelly Mariyam; Ria Oktaviani
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 10 No 02 (2020): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v10i02.296

Abstract

Partisipasi pria untuk mengikuti program KB masih rendah. Salah satunya disebabkan minimnya akses laki-laki terhadap perolehan informasi, pelayanan KB, dan kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pekerjaan dan pendidikan terhadap rendahnya keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria di Wilayah Kerja Puskesmas Talang Betutu Palembang tahun 2017. Desain penelitian Kuantitatif bersifat Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, populasi pada penelitian ini adalah seluruh akseptor KB pria dari bulan Januari – Mei yang berjumlah 106 orang tercatat didalam Rekam Medik di Puskesmas Talang Betutu Palembang Tahun 2017, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang berjumlah 51 orang dan alat ukur yang digunakan adalah Cheklist. Analisis data meliputi univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi-Square. Hasil uji statistik didapatkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan terhadap rendahnya keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria dengan p value 0,036, hubungan antara pendidikan terhadap rendahnya keikutsertaan suami menjadi akseptor KB pria dengan p value 0,006 Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada Puskesmas Talang Betutu Palembang untuk meningkatkan penyuluhan kesehatan khususnya tentang Kontrasepsi Pria dan pentingnya ber-KB
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL MENGHADAPI KELAHIRAN Annisa Khoiriah; Nelly Mariyam
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v5i1.157

Abstract

Kecemasan ibu hamil sebelum melahirkan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain umur ibu hamil, paritas, sosial ekonomi, dan pendamping persalinan. Tingginya kecemasan yang dialami ibu hamil menghadapi persalinan rata-rata 107.000.000 ibu hamil di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di BPM Ellna Palembang 2019. Penelitian dilakukan pada tanggal 18 Mei sampai dengan 4 Juni 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah Survey Analytic dengan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang akan Menghadapi Persalinan di BPM Ellna Palembang dengan jumlah sampel 56 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, data dengan menggunakan univariat dan bivariat dianalisis dengan statistik Chi-Square. Dari statistik Chi-Square terhadap adanya hubungan bermakna antara usia dengan tingkat kecemasan (ρ value = 0,037), paritas dengan tingkat kecemasan (ρ value = 0,004), dan pengetahuan ibu hamil dalam Menghadapi Persalinan di BPM Ellna Palembang 2019. Kepada BPM Ellna diharapkan dapat menambah upaya dan mengurangi kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan sehingga dapat menurunkan risiko tinggi pada ibu hamil dan bersalin.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Dalam Pemberian Imunisasi BCG Di Puskesmas Sembawa Nelly Mariyam; Annisa Khoiriah; Latifah Latifah
Jurnal Kebidanan Besurek Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi D III Kebidanan Akademi Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jkb.v6i2.288

Abstract

Menurut data dari Puskesmas Sembawa program imunisasi BCG telah mengalami penurunan dari tahunketahun. Penelitian bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Ibu TerhadapPemberian Imunisasi BCG di Wilayah Puskesmas Sembawa. Metode yang digunakan adalah metodekuantitatif dengan desain penelitian ini yaitu desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalahibu yang mempunyai bayi dengan umur ≤ 12 bulan yang berkunjung ke puskesmas sembawa, denganjumlah sampel 51 responden. Hasil penelitian univariat dari 51 responden yang berpendidikan tinggisebanyak 32 responden (62,7%), dari 51 responden yang tidak bekerja sebanyak 26 responden (51%), dandari 51 responden yang berpengetahuan baik sebanyak 32 responden (62,7%). Analisis bivariat hubunganantara pendidikan dengan pemberian imunisasi BCG, (p value 0,000). Ada hubungan antara pekerjaandengan pemberian imunisasi BCG, (p value 0,013). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberianimunisasi BCG, (p value 0,009). Dari hasil penelitian diharapkan pada pihak Puskesmas Sembawa untuklebih meningkatkan kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat, adanya penyuluhan dan pendidikantentang imunisasi akan membantu kepedulian ibu terhadap pemberian imunisasi terutama imunisasi BCG.
Description of Maternal Knowledge in Exclusive Breastfeeding on Pandemic Covid 19 in 2020 Tiara Pratiwi; Nelly Mariyam; Mardelia Astriani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Celebes Vol 3 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT CELEBES VOLUME 03 NOMOR 01
Publisher : Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of exclusive breastfeeding has not been widely realized by many parties. This can be seen from the 2010 Susenas (National Socio-Economic Survey) data that only 33.6 percent of infants aged 0-6 months receive exclusive breastfeeding. Based on the 2010 Basic Health Research (Riskesdas), only 15.3 percent of babies aged less than 6 months are exclusively breastfed. Mothers do not fully understand the correct way of breastfeeding including the techniques and methods of obtaining breast milk, especially for working mothers, which are an obstacle to exclusive breastfeeding (Roesli, 2008). There are still many obstacles experienced in the implementation of exclusive breastfeeding, where the conditions of the pandemic Covid 19 which began to worsen in early 2020, although until now the transmission of the COVID-19 virus through breast milk and breastfeeding has not been proven. The study was conducted to describe the knowledge of mothers about exclusive breastfeeding during the Covid Pandemic 19. The type of research used is descriptive-analytic research with a quantitative approach to describe all objects and research subjects using accidental sampling technique where the sample is the entire population of 67 mothers. breastfeeding. The instrument used was primary data collection by using a questionnaire. The results showed that 67 respondents who had good knowledge were 22 respondents (32.8%), 39 respondents (58.2%) had sufficient knowledge and 6 respondents (9%) had insufficient knowledge. The number of mother respondents who have good knowledge tends to provide exclusive breastfeeding. Based on data from the results of cross tabulation (crosstab), it shows that the number of respondents who have good knowledge and provide exclusive breastfeeding is 17 people (25.3%), while respondents who are knowledgeable enough and give exclusive breastfeeding are 25 people (37.3%) and respondents only 6 people (4.6%) had less knowledge and exclusive breastfeeding. However, all breastfeeding mothers do not know that mothers with suspected Covid 19 or mothers who are independently isolated can still provide breast milk by following health protocols to prevent transmission of Covid 19.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA IBU HAMIL DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) NANI SURYANTI PALEMBANG Tiara Pratiwi; Nelly Mariyam; Sri Mulia Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v4i1.8900

Abstract

Kemampuan ibu untuk mendapatkan dukungan menyusui telah terkena dampak negatif dari pandemi covid-19 padahal ibu yang baru pertama kali menyusui berisiko lebih tinggi untuk berhenti menyusui dini karena merasa jika mereka tidak memiliki pengetahuan menyusui dari pengalaman sebelumnya mereka tidak akan berhasil dalam menyusui. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif di PMB Nani Suryanti. Analisis data yang dilakukan pada pengabdian masyarakat dengan menggunakan analisa univariat dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling yaitu ibu hamil dan pendamping ibu yang melakukan pemeriksaan kehamilan sebanyak 25 orang. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini yaitu dengan memberikan penyuluhaan pada ibu hamil dan pendamping terkait pemberian ASI Eksklusif di masa pandemi covid-19. Para ibu dan pendamping diminta mengisi kuisioner sebelum penyuluhan dan setelah penyuluhan. Berdasarkan hasil data diketahui yang memiliki pengetahuan baik tentang ASI Eksklusif Sebanyak 8 orang (32%) menjadi meningkat 18 orang (72%), untuk berpengetahuan cukup mengenai ASI Eksklusif sebanyak 13 orang (52%) menjadi 6 orang (24%), sedangkan berpengetahuan kurang sebanyak 4 (16%) orang menurun menjadi 1 orang (0,4%).
ANALISIS KARAKTERISTIK IBU MENYUSUI YANG MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF Nelly Mariyam; Mardelia Astriani; Rina Puspita; Putri Safitri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.366

Abstract

Latar belakang: ASI eksklusif merupakan sumber gizi yang ideal karena komposisinya seimbang secara alami dan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi, sehingga ASI eksklusif merupakan makanan yang paling sempurna bagi bayi kualitas dan kuantitasnya, disamping murah, mudah didapat dan juga pemberiannya bisa dilakukan setiap hari makanan pertama yang terbaik dan paling sempurna untuk bayi. Program pemberian ASI Eksklusif tidak berlangsung secara optimal dapat dipengaruhi oleh pekerjaan, tingkat pendidikan, dan usia ibu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Karakteristik Ibu Menyusui yang Memberikan ASI Eksklusif di RB. Citra Palembang Tahun 2018. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif Kategorik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel 30 responden dari data primer. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19-30 Juni tahun 2018. Hasil: Dari hasil penelitian didapat Distribusi frekuensi responden yang dikategorikan berpendidikan Dasar  sebanyak 9 responden (30%),  berpendidikan Menengah sebanyak 15 responden (50%), dan yang berpendidikan Tinggi sebanyak 6 responden (20%). Distribusi frekuensi responden yang dikategorikan berusia >18 tahun sebanyak 5 responden (16,7%), berusia >20 sebanyak 13 responden (43,3%), sedangkan yang berusia >30 tahun sebanyak 12 responden (40%). Distribusi frekuensi responden yang dikategorikan bekerja sebanyak 8 responden (26,7%), sedangkan yang tidak bekerja sebanyak 22 responden (73,3%). Saran: Bagi tenaga kesehatan terutama bidan diharapkan agar dapat menjadi bahan acuan untuk meningkatkaan mutu dan sebagai pelaksana langsung dapat memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui yang memberikan ASI Eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Tingkat Pendidikan, Usia, Pekerjaan
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PADA TINDAKAN PENANGANAN ISPA BALITA DI PUSKESMAS 23 ILIR PALEMBANG TAHUN 2017 Nelly Mariyam; Rada Sagita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v7i2.1084

Abstract

ISPA adalah suatu  keadaan dimana saluran pernafasan mengalami inflamasi yang menyebabkan terjadinya obstruksi jalan nafas dan akan menyebabkan retraksi dinding pada dada saat melakukan pernafasan. Berdasarkan (WHO) Tahun 2012 manyatakankematianakibat ISPA diseluruhduniasekitar 19% atauberkisar 1,6-2,2 juta.Daridata Kementrian Kesatuan Kesehatan Indonesia menunjukkan penderita ISPA semakin bertambah tia ptahun. Penelitian in ibertujuan untuk mengetahui informas tentang pengetahuan ibu pada tindakan penanganan ISPA balita dipuskesmas 23 ilir Palembang. Penelitian ini menggunakan studi analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam (Indepth Interview) sebanyak 6 orang yaitu 5 orang informan dan 1 orang bidan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 07-11 bulan juli 2017.Dari hasil penelitian bahwa pengetahuan merupakan hasil tahu dari seorang manusia yang diperolehnya dari pengalaman serta informasi yang ada, diketahui gejalanya seperti batuk, Pilek, demam, tenggorokan berwarna merah, sesak nafas, nafas lebih dari normal, suhu tubuh meningkat lebih dari 39 °C. penyebabnya bisa terjadi karena virus-virus mikosovirus, perubahan cuaca, dan folusi udara. Adapun yang termasuk penyakit ISPA yaitu seperti batuk, pilek, demam suhu tubuh  meningka, tenggorokan berwarna merah, bernafas berbunyi seperti mengi. Dan dari Suatu sikap belum otomatis terwujud dalam suatu tindakan. Dan cara penanganan  balita Demam dikomres menggunakan air hangat kuku, kemudian diberiobat, apabila keadaan masih kurang membaik maka segera meminta pertolangan kepada petugas kesehatan. Dan cara menangani Batuk pada Balitayaitu dengan memberikan obat antibiotic sesuai dengan dosis, memberikan  minum  melebihi biasanya. Diharapkan  untuk puskesmas 23 ilir dapat meningkatkan program  pendidikan  kesehatan dan  penyuluhan  kesehatan bagi keluarga pada umumnya dan kelompok informan ISPA secara berkala menyebarkan informasi mengenai gejala, penyebab, yang termasuk, dan penanganan ISPA melalui media leaflet, poster dan sebagainnya
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI IBU PADA PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Sri Mulia Sari sari; Dea Mega Arini; Putinah; Nelly Mariyam
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 12 No 24 (2022): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v12i24.170

Abstract

Cervical cancer is one of the most common types of cancer in women and is terrible, considering the level of danger of the disease. The purpose of this study was to determine the relationship between husband's support and mother's motivation during the Visual Inspection of Acetic Acid (IVA) at the Gandus Health Center Palembang in 2021. The design of this study was an analytical descriptive design using a cross sectional approach. The sampling technique used the Probability Sampling technique as many as 39 respondents at the Gandus Health Center Palembang from April to July 2021. The results of this study were univariate research. It was found that respondents who had good husband support were (61.5%), respondents who had strong motivation were (59 .0%) and the results of the bivariate study found that there was a relationship between husband's support and respondent's motivation at the Gandus Palembang Health Center in 2021 with a p value of 0.035. The conclusion of this study is that there is a relationship between husband's support and respondent's motivation at the Gandus Health Center Palembang in 2021 with a p value of 0.035.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN IBU HAMILTENTANG ANTENATAL CARE TERHADAP KEPATUHAN KUNJUNGAN KEHAMILAN DI PMB RABIAH PALEMBANG TAHUN 2020 Nelly Mariyam; Latifah; Meta Rosdiana; Tiara Pratiwi; Mardelia Astriani
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 12 No 24 (2022): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v12i24.176

Abstract

Abstrak Antenatal care (ANC) is a planned program in the form of observation, education, and medical treatment in pregnant women to obtain a process of pregnancy and childbirth are safe and satisfactory. On 2019, the coverange pregnant women visits (K1) at 96,73% and pregnant women visits (K4) at 95,19%.The purpose from this research is to know the Relationship characteristic and knowledge of pregnant women about Anc toward pregnancy visits. Kinds of this research used analytic survey through Cross Sectional approch. The population from this research were all the pregnant women in Alia Medika Health Center Palembang with the sample 61 respondents which took with accidental sampling technic. Data processed in a univariat analysis and bivariat analysis with Chi-Square test. The results from this research showed pregnant women with age at risk there were 70,5% and pregnant women not risk 29,5% and pregnant women with good knowledge there were 85,2% and low education 14,8%, pregnant women with good knowledge there were 85,2% and low knowledge 14,8% and pregnant women who work 73,8% and who did not work 26,2%. This research used Chi-Square test showed there was correlation between mother’s age with compliance visit pregnancy pregnant women’s knowledge about ANC toward pregnancy visits with p value = 0,029 and there was correlation between mother’s education with compliance visit pregnancy pregnant women’s knowledge about ANC toward pregnancy visits p value = 0,016 there was correlation between mother’s knowledge with compliance visit pregnancy pregnant women’s about ANC toward pregnancy visits with p value 0,016 there was correlation between mother’s job with compliance visit pregnancy pregnant women’s about ANC toward pregnancy visits with p value 0,048. Hoped for Alica Medica Health Center Palembang to improve service (K1-K4) appropriate national standards targets for society especially pregnant women.