Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Stock Peternakan

PENGARUH PENAMBAHAN MINERAL MAKRO DALAM RANSUM TERHADAP PERTAMBAHAN BERAT BADAN DAN EFISIENSI RANSUM PADA KAMBING KACANG YURMA METRI; RENI ELMIATI
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v4i1.752

Abstract

Pemeliharaan ternak kambing lokal di Sumatera Barat sebagian besar masih secara tradisional dengan pemeliharaan semi intensif dan aspek mineral sering kurang diperhatikan. Pada kenyataannya peranan mineral sangat penting untuk semua aspek metabolisme dalam tubuh. Defisiensi atau masalah kelebihan salah satu mineral akan mengganggu metabolisme yang dimanifestasikan dalam produksi. Umumnya hijauan makanan ternak tumbuh pada tanah yang rendah tingkat kesuburannya karena lahan yang lebih subur digunakan untuk menanam tanaman pangan, oleh sebab itu kandungan gizi hijauan menjadi rendah termasuk mineral. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi kekurangan mineral pada hijauan pakan ternak adalah dengan menambahkan campuran mineral dalam konsentrat. Berdasarkan pemikiran tersebut maka dilakukan penelitian ini.            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehui pengaruh penambahan mineral makro dalam ransum terhadap pertambahan berat badan dan efisiensi ransum pada kambing lokal.            Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), di mana ternak yang dijadikan   materi   penelitian  sebanyak 20 ekor, terdiri dari 4 perlakuan  dan  5  kelompok  ternak  sebagai ulangan .  Perlakuan  yang  diberikan  adalah  :  A. hijauan yang terdiri dari rumput lapangan, gamal dan lamtoro serta konsentrat yang terdiri dari jagung, dedak dan bungkil kelapa sebagai perlakuan kontrol, perlakuan B adalah ransum A + Ca +P, perlakuan C adalah ransum A + Ca + P + Mg dan perlakuan D adalah ransum A+ Ca + P + S.            Uji DNMRT menunjukkan bahwa pertambahan bobot badan terendah terdapat pada. ransum A (kontrol) dan tertinggi pada ransum D sama halnya dengan Efisiensi Penggunaan Ransum. Suplementasi yang dilakukan dapat meningkatkan pertambahan bobot badan harian. Peningkatan bobot badan harian diimbangi oleh peningkatan konsumsi bahan kering ransum. Keadaan tersebut menyebabkan nilai efisiensi penggunaan ransum (EPR) cenderung meningkat.             
TINJAUAN KANDUNGAN GIZI DAN KEUNGGULAN NUTRISI DADIH SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN BERKHASIAT TINGGI Fatdillah, Haezah; Febrianti, Firshty Putra,; Metri, Yurma
STOCK Peternakan Vol 6, No 1 (2024): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v6i1.1281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan karakteristik nilai gizi dari dadiah secara fisik dan kimia. Parameter yang dilakukan untuk menentukan kualitas dadiah meliputi pengujian kadar air, protein, dan lemak pada dadiah. Teknik pengambilan sampel dadiah (n = 13) menggunakan teknik purposive sampling dan eksperimental laboratorium. Hasil penelitian menunjukan karakteristik dadiah dengan rata-rata kadar air sebesar 72,43%, protein 8,09%, dan lemak 7,63%. Data karakteristik dadiah pada penelitian ini telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk susu fermentasi.
PRODUKSI TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) DAN RUMPUT GAJAH PADA SISTEM PERTANIAN TUMPANG SARI DENGAN BERBAGAI WAKTU TANAM Metri, Yurma; Sari, Desi Ratna
STOCK Peternakan Vol 6, No 1 (2024): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v6i1.1255

Abstract

Penelitian bertujuan mengkaji perlakuan waktu tanam terung ungu sebagai tanaman tumpangsari pada budidaya rumput gajah. Penelitian dilakukan di Ranggo Malai, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan dan 4 perlakuan waktu tanam terung terdiri dari T1: umur rumput gajah 40 hari (20 hari sebelum potong paksa), T2: umur rumput gajah 60 hari (saat potong paksa), T3: umur rumput gajah 80 hari (20 hari setelah potong paksa), dan T4: umur rumput gajah 100 hari (pemotongan kedua). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis varians dan selanjutnya diuji menggunakan uji Duncan pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan waktu tanam terung ungu terhadap umur rumput gajah tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat buah per tanaman dan diameter buah tanaman terung ungu, sedangkan perlakuan waktu tanam terung pada umur rumput gajah berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan rumput gajah yaitu pada perlakuan T3.
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP ORGANOLEPTIK DAN TINGKAT KESUKAAN SUSU KAMBING FERMENTASI Jannah, Hidayatul; Metri, Yurma; Anggraini, Okta Refi; Riani, Uci Sarly
STOCK Peternakan Vol 6, No 1 (2024): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v6i1.1280

Abstract

Susu kambing fermentasi merupakan susu yang dilakukan penambahan bakteri asam laktat yang dilakukan penyimpanan secara an aerob. Bakteri asam laktat akan mengubah laktosa menjadi asam laktat sehingga proses fermentasi akan menurunkan nilai pH dari susu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kesukaan panelis terhadap produk susu kambing fermentasi dengan penambahan ekstrak kulit buah manggis sebanyaak 0%, 1%, 2% dan 3% dengan  lama penyimpanan refrigerator suhu 4oC selama 0  hari, 14 hari, dan 28 hari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 3x4 dengan 3 kali ulangan. Panelis yanng digunakan sebanyak 25 orang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa penambahan ekstrak kulit buah manggis hingga 3% kedalam susu kambing fermentasi selama 28 hari berpengaruh nyata (P0,05) terhadap rasa dan terkstur, dan berpengaruh tidak nyata (P0,05)  terhadap tekstur susu kambing fermenetasi. Pemberian ekstrak kulit buah manggis hingga 3% dan penyimpanan di dalam refrigerator selama 28 hari masih dapat diterima pada kriteia 3 (agak suka) oleh panelis.Kata kunci : kulit buah manggis, lama penyimpanan, organoleptik, susu kambing fermentasi )