Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS POSTUR TUBUH KULI PANGGUL BERAS DAN AYAM BEKU SECARA MANUAL TERHADAP GANGGUAN MUSCULOSKELETAL DI CV. PANDAN ARUM Kamil, Achmad; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.550

Abstract

Di sektor gudang beras dan ayam beku, banyak pekerjaan masih dilakukan secara manual, seringkali melibatkan postur tubuh yang keliru atau tidak ergonomis seperti membungkuk, jongkok, dan berlutut, yang berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal. Penelitian observasional ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko postur kerja serta keluhan muskuloskeletal pada pekerja di CV Pandan Arum. Metode yang digunakan meliputi Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menilai postur kerja lima pekerja saat pengangkatan beras dan ayam beku, serta kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan yang dirasakan. Hasil analisis REBA menunjukkan bahwa dari lima pekerja, dua berada pada tingkat risiko tinggi dan tiga pada tingkat risiko sangat tinggi saat melakukan aktivitas pengangkatan tersebut, kondisi ini dipengaruhi oleh postur kerja yang tidak alamiah dan fasilitas kerja yang kurang memadai. Sementara itu, hasil kuesioner NBM terhadap kelima pekerja menunjukkan bahwa 100% mengalami keluhan MSDs dengan tingkat keluhan tinggi, di mana keluhan terbanyak dirasakan pada bagian tengkuk atas, pinggang, dan punggung oleh semua pekerja (lima orang). Dengan demikian, aktivitas pengangkatan manual di lingkungan kerja ini memiliki risiko muskuloskeletal yang signifikan, memerlukan tindakan perbaikan segera.
ANALISIS SAFETY CLIMATE PT QUANTUM ENERGI KHATULISTIWA PADA PROYEK RDMP Liku, James Evert Adolf; Novita, Chlara; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.554

Abstract

Budaya keselamatan kerja perlu dilakukan pengukuran agar dapat mengetahui bagaimana budaya yang ada pada setiap pekerja didalam sebuah organisasi. PT Quantum Energy Khatulistiwa telah menginisiasi Proyek RDMP Dalam pelaksanaannya terdapat banyak pekerjaan berisiko tinggi yang dilakukan oleh pekerja PT Quantum Energy Khatulistiwa. Sehingga tingginya kemungkinan terjadinya unsafe behavior dan unsafe action selama pekerjaan berlangsung. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui gambaran safety climate menggunakan metode NOSACQ-50. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat dimensi dengan kategori baik dan tiga dimensi kategori buruk. Berdasarkan analisis menggunakan metode Uji Chi Squere safety climate memiliki hubungan terhadap usia, masa kerja, tingkat pendidikan, pengetahuan mengenai K3.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO DI AREA GUDANG SUKU CADANG PT LIEBHERR INDONESIA PERKASA BALIKPAPAN Pangestu, Andanu Luthfy; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.558

Abstract

PT Liebherr Indonesia Perkasa yang berlokasi di Balikpapan bergerak di bidang penyediaan alat berat dan peralatan konstruksi, khususnya untuk industri pertambangan dan konstruksi. Salah satu area yang memiliki potensi bahaya cukup tinggi adalah area gudang, dimana di area ini menyimpan berbagai jenis suku cadang, penyimpanan suku cadang di rak yang tinggi, pengoprasian alat didalam area gudang. Berdasarkan data yang bersumber dari PT Liebherr Indonesia Perkasa Balikpapan terdapat berbagai kasus kecelakaan kerja disejumlah aktivitas pekerjaan yang menimbulkan korban cidera maupun kerusakan pada fasilitas terjadi di area gudang, kecelakaan kerja pada tahun 2021 salah satu kaki pekerja terlindas forklift. Dalam upaya mencegah dan mengendalikan. HIRADC adalah sebuah bagian utama pada sistem manajemen K3 dimana metode ini memiliki hubungan langsung dengan proses mencegah dan mengendalikan bahaya di sebuah perusahaan. Hasil yang diharapkan dari penulisan laporan penelitian ini adalah dapat mengetahui bahaya dan tingkat risiko dari pekerjaan yang ada pada aktivitas di area gudang sehingga dapat mengklasifikasikan pekerjaan berdasarkan beban risiko yaitu risiko rendah, sedang, tinggi, dan ektrim.
JOB SAFETY ANALYSIS PADA PEKERJAAN PENGELASAN DI BENGKEL LAS HERY. MS BALIKPAPAN Akbar, Iqbal Al Asad Putra; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan area workshop. Manfaat peneltian ini sebagai masukan bagi perusahaan sebagai bahan evaluasi, khususnya untuk mengetahui mengenai bahaya dan resiko yang ditimbulkan dari potensi bahaya yang mungkin terjadi untuk mencegah kecelakaan kerja. Metode penelitian adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi dan wawancara. Lokasi penelitian di Bengkel Las Hery.ms Balikpapan. Adapun potensi bahaya pada proses pengelasan di Bengkel Las Hery.ms terdapat 22 potensi bahaya dari 10 tahapan pekerjaan yang dimana didalam potensi bahaya yang telah di analisa dapat menimbulkan adanya resiko bagi para pekerja dan berkurang nya tingkat produktivitas didalam perusahaan. Selanjutnya didapat pengendalian yang telah dilakukan pada pekerjaan pengelasan sesuai dengan hirarki kontrol yang dominan dari eliminasi hingga dengan alat pelindung diri.
PENILAIAN EFEKTIVITAS KEAMANAN BEKERJA PADA PT NATA GRIYA PESONA DI BALIKPAPAN Luqmantoro, Luqmantoro; Juni, Nicko Dinariandi Nada; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas sistem manajemen keamanan yang diterapkan pada PT Nata Griya Pesona di Balikpapan dengan mengacu pada standar ISO 18788:2015, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta Peraturan Kapolri No. 24 Tahun 2007. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Tiga informan utama, yaitu kepala keamanan, anggota satuan pengamanan, dan penghuni perumahan, memberikan informasi mengenai penerapan sistem keamanan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah memiliki kebijakan dan prosedur pengamanan dasar, penerapan di lapangan masih belum optimal, terutama dalam hal pelatihan rutin, pengawasan, dan dokumentasi. Evaluasi berkala belum dilakukan secara konsisten dan fasilitas keamanan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem pelatihan, pengawasan digital, dan integrasi prosedur keamanan berbasis standar internasional agar efektivitas pengamanan dapat meningkat secara berkelanjutan.
PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN PEMBERSIHAN SILO PADA PT. BALIKPAPAN READY MIX Wibowo, Dimas Wahyu; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.589

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam dunia industri, terutama pada pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi seperti pembersihan silo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya serta risiko kerja pada proses pembersihan silo di PT. Balikpapan Ready Mix dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya delapan potensi bahaya, dengan lima di antaranya tergolong risiko tinggi. Risiko tersebut meliputi paparan debu semen, bahaya jatuh dari ketinggian, paparan gas beracun, dan kontak dengan peralatan kerja yang berbahaya. Upaya pengendalian dilakukan melalui penyediaan APD, pengarahan, pemasangan rambu K3, hingga pemeriksaan rutin peralatan kerja. Wawancara dengan pekerja mengindikasikan bahwa meskipun penggunaan APD telah diterapkan, masih terdapat ketidakkonsistenan dalam pelaksanaannya serta kurangnya pelatihan keselamatan kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan disiplin penggunaan APD, pelatihan berkala, dan penegakan prosedur keselamatan untuk mencegah kecelakaan kerja.
EVALUASI KEAMANAN BEKERJA BERDASARKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT BARUNA RAYA LOGISTICS Ananta, Erwin; Afrilla, Jaya Nur; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.597

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan segala kegiatan yang mencakup tempat kerja yang harus dilakukan dan dijalankan untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting di bidang tertentu, terutama di bidang berisiko tinggi seperti transpotasi laut. PT Baruna Raya Logistics, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan transportasi sangat bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan, dengan fokus pada elemen Keamanan Bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait SMK3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Baruna Raya Logistics telah menerapkan sistem keamanan yang efektif dengan tingkat kesesuaian 97,5%. Semua elemen yang dievaluasi seperti sistem kerja, pengawasan, pengawasan, dan pelayanan menunjukkan kesesuaian 100%. Namun, elemen pemeliharaan, perbaikan, dan modifikasi sarana produksi hanya mencapai 90%. Masalah utama pada sistem penandaan peralatan yang tidak aman dan rendahnya kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa PT Baruna Raya Logistics menerapkan SMK3 dengan baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan keselamatan kerja secara keseluruhan.
Analisa Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Rumah Produksi Mie Borneo Etam dengan Metode HIRADC: Analysis of Occupational Health and Safety Risks at Mie Borneo Etam Production House Using HIRADC Method Yusmawati, Ima; Liku, James Evert Adolf; Yuliana, Lina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7133

Abstract

Bahaya dan risiko tidak terbatas hanya di industri konstruksi atau industri manufaktur. Tetapi dapat juga terjadi di industri rumahan khususnya industri makanan. Industri rumahan atau yang biasa dikenal dengan home industry adalah usaha produk berupa barang atau jasa yang biasa berpusat di rumah atau yang sering juga dikenal sebagai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk membantu mengidentifikasi bahaya pada rumah produksi Mie Borneo Etam dengan menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control). Hasil penelitian didapatkan enam proses pembuatan mie yaitu pencampuran bahan-bahan, pembentukan adonan menjadi lembaran, pembentukan mie, pengukusan mie, pendinginan mie dan pengemasan mie. Dari seluruh proses tersebut ditemukan potensi bahaya sebanyak 31 bahaya, dan bahaya paling banyak disebabkan oleh bahaya ergonomi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINDAKAN TIDAK AMAN DI PT PELINDO IV BALIKPAPAN Liku, James Evert Adolf; Haryanto, Didik; Hasma, Aftonun Nuha
IDENTIFIKASI Vol 7 No 1 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i1.150

Abstract

Unsafe action is a failure to follow the requirements and correct work procedures, thereby increasing the likelihood of accidents. As many as 80%-85% of work accidents are caused by negligence or human error. The number of work accidents at PT. Pelindo IV Balikpapan is categorized as zero accident. However, the description of work behavior at PT. Pelindo IV Balikpapan is still far from the safe category. Use of tools that are not in accordance with regulations, not using appropriate PPE and other violations that can still be encountered in the daily work process. This study aims to determine whether the factors of knowledge and training can influence unsafe action on workers at PT. Pelindo IV Balikpapan. This type of research is using a quantitative approach, namely research related to scores because data collection uses a questionnaire as the main tool for collecting data. The type of research used is obserbasional which is cross sectional with primary and secondary data collection methods. The population is all workers who are in the field as many as 33 workers. The results of this study indicate that knowledge and training factors have a significant effect on unsafe action. Keywords : Training, Knowledge, PT. Pelindo IV Balikpapan, Unsafe Action
PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN PERGUDANGAN PADA PT BORNEO MITRA BERSAMA DI BALIKPAPAN Siboro, Impol; Liku, James Evert Adolf; Zain, Abdul; Sondakh, Laura Kartarina
IDENTIFIKASI Vol 8 No 2 (2022): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v8i2.247

Abstract

Warehousing or warehouse is a very important part to support the smooth operation of the upstream oil and gas industry. Work accident is one of the risks that can cause operational disruptions in the warehouse and can cause delays in the process of supplying and delivering tools and materials needed for oil and gas production activities. More than 145,000 people work in 7,000 warehouses, where the fatal injury rate for warehousing is higher than the average for all industries (OSHA, 2004). Therefore companies are required to have a system that regulates hazard identification, risk assessment and risk control or commonly known as Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Currently, PT Borneo Mitra Bersama currently has a project at PT Pertamina Hulu Mahakam, namely the Warehouse Support Project. Based on PT BMB's preliminary observations there has been no HIRARC implementation related to the project's operational activities, while the project has a high risk value based on the tender documents. In this study using a qualitative approach. The study design in the research used was based on the ISO 31000: 2018 standard with a semi-quantitative risk analysis technique, by taking informants using a purposive sampling technique, totaling 6 people. The research results show that the risk assessment in PT Borneo Mitra Bersama's warehousing operations has 33 risks identified with the results of the risk evaluation level obtained at the initial risk, namely 6 (18.18%) risk priority level 3, 34 (72.72%) substantial level risk and 11 (33.33%) very high level risk, while the risk evaluation results obtained for residual risk are 24 (9.09%) acceptable level risk and 9 (27.27%) priority 3 or tolerable level risk risk.