Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Deteksi Bahan Tambahan Makanan dan Obat melalui Pendekatan Nanosensor di BPOM Surabaya Amalina, Ilma; Hayaza, Suhailah; Jiwanti, Prastika Krisma; Saputra, Mirza Ardella; Susilo, Raden Joko Kuncoroningrat; Amrillah, Tahta; Firmansyah, Mochammad Lutfi; Mulya, Fadjar; Sari, Retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31947/jpmh.v6i1.44257

Abstract

Perkembangan nanoteknologi dalam bidang kesehatan memiliki manfaat yang sangat besar, seperti ditemukaannya material penghantaran obat yang efektif, termasuk juga dalam aplikasi deteksi dini berbagai penyakit, cemaran berbahaya dalam tubuh, maupun lingkungan. Selain itu, dalam upaya pengawasan makanan, nanoteknologi berperan dalam terciptanya alat pendeteksi dini bahan tambahan makanan, yang diketahui berbahaya apabila dikonsumsi oleh manusia secara berlebih, seperti adanya zat warna yang tidak diijinkan maupun kandungan tambahan makanan yang melebihi batas toleransi. Nanosensor berbasis screen printed electrode (SPE) merupakan salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mewujudkan terciptanya rangkaian alat pendeteksi yang cepat, sensitif, dan portable. Pada kegiatan ini, nanoteknologi yang diterapkan pada pembuatan alat nanosensor diperkenalkan khususnya kepada analis yang ada di pusat pengawasan obat dan makanan serta dinas kesehatan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan tim badan pengawas obat dan makanan tentang manfaat nanoteknologi dalam pendeteksian bahan tambahan makanan. Kegiatan ini juga merupakan upaya untuk menjalin kerjasama berkelanjutan antara tim pengabdian masyarakat yang merupakan peneliti dalam bidang nanosensor dengan user di lapangan yang merupakan badan pengawas obat dan makanan, untuk mengembangkan teknologi nanosensor sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Badan Pengawas Obat dan Makanan Surabaya, Jawa Timur. Acara dihadiri oleh 57 apoteker dan analis di lingkungan pusat pengawasan obat dan makanan, dinas kesehatan, serta instansi swasta di Surabaya. Kegiatan ini diisi dengan edukasi tentang aplikasi nanoteknologi diberbagai bidang serta demo penggunaan alat nanosensor berbasis SPE untuk mendeteksi logam berat, antibiotic, dan pewarna makanan. Sebanyak lebih dari 57% peserta menyatakaan sangat puas dengan pelaksanaan kegiatan ini. Dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dihasilkan artikel ilmiah dan publikasi pada media cetak/elektronik, serta video rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat, sesuai dengan indikator kinerja utama yang ditetapkan secara nasional.
Comparative Analysis of Charge Recombination Dynamics in Dye-Sensitized Solar Cells with different Counter Electrodes Azizah, Evi Nur; Nurhayati, Nunik; Al Jazeera, Lalu Jihad; Yuliantini, Lia; Hatta, Mohammad; Amrillah, Tahta; Nursam, Natalita Maulani; Firdaus, Yuliar
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol 25, No 1 (2025)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jet.703

Abstract

Counter electrodes are essential in dye-sensitized solar cells (DSSCs) for facilitating charge transfer and catalyzing the regeneration of the electrolyte, impacting overall efficiency. Common counter electrode materials include platinum (Pt), poly(3,4-ethylenedioxythiophene)-poly(styrenesulfonate) (PEDOT:PSS), and graphene, each with distinct advantages and challenges. Pt, a traditional choice, offers excellent catalytic activity but is expensive and scarce. PEDOT:PSS, a conductive polymer, is cost-effective and easily deposited but often suffers from high recombination losses and lower efficiency. Graphene, known for its high conductivity and large surface area, is emerging as a promising alternative. However, a lack of comparative studies on how different counter electrode materials influence recombination dynamics limits the understanding needed for optimizing DSSC performance. This study addresses this gap by examining Pt, graphene, and PEDOT:PSS -based counter electrodes, analyzing their effects on charge transfer, recombination behaviour, and efficiency through J-V measurements, charge extraction, and transient photocurrent (TPC) as well as transient photovoltage (TPV) analyses. Graphene-based DSSCs show superior performance, achieving the highest photocurrent density and power conversion efficiency up to 5.12% at an intensity equivalent to 1 sun (100 mWcm-2), due to enhanced charge extraction and minimized recombination. TPC data reveal that graphene supports faster charge transport, while TPV analysis shows longer electron lifetimes than PEDOT:PSS-based DSSCs. In contrast, PEDOT:PSS-based DSSCs exhibit high recombination losses, lower photocurrent, and s-shaped J-V curves, indicating high resistance of limited charge transfer efficiency. These findings highlight graphene’s potential as an optimal counter electrode material for efficient, high-performance DSSCs.