Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan pada usaha mikro Pure Water Lomboan, Richiko Hoinkel; Wibowo, Yudi
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 9 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/fairvalue.v8i9.5700

Abstract

This study aimed to analyze strategies for improving service quality based on customer experience to enhance consumer satisfaction in micro businesses of drinking water refill services, specifically at Depot Air Pure Water in Bogor Regency. The research was motivated by the critical role of service quality and customer experience in shaping satisfaction and loyalty, especially in micro-business sectors. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observations, and literature review. The results indicated that service dimensions such as service speed, staff friendliness, facility cleanliness, and environmental comfort significantly influenced customers’ emotional and cognitive experiences. Based on these findings, the recommended service improvement strategies included deep understanding of customer needs, staff training in empathetic service delivery, and physical facility enhancements to support comfort. This study provided practical contributions for micro business actors in designing customer experience-oriented service strategies, as well as theoretical contributions to the management of service literature in the micro-business sector.
Analisis lingkungan kerja dan beban kerja terhadap proses adaptasi karyawan baru pada PT. Heesung Elektronik Jakarta S, Yaldo Sapta Dean; Wibowo, Yudi
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 7 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/fairvalue.v8i7.6070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai lingkungan kerja dan beban kerja terhadap proses adaptasi karyawan baru pada PT. Heesung Electronic Jakarta. Adaptasi merupakan fase yang menentukan keberhasilan karyawan baru dalam memahami budaya organisasi, menyesuaikan diri dengan tugas pekerjaan, serta menjalin hubungan sosial di tempat kerja. Ketidakmampuan karyawan baru dalam melewati fase ini secara optimal dapat berdampak pada rendahnya produktivitas, ketidaknyamanan psikologis, hingga keputusan untuk keluar dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana dua faktor utama, yaitu lingkungan kerja dan beban kerja, berperan dalam mendukung atau menghambat proses adaptasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah informan, baik dari kalangan karyawan baru, rekan kerja senior, hingga Kepala Produksi. Selain itu, observasi langsung terhadap dinamika kerja sehari-hari serta studi dokumentasi juga dilakukan untuk memperkuat hasil temuan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan interaktif yang melibatkan proses reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang kondusif, meliputi faktor fisik seperti kebersihan, pencahayaan, dan kenyamanan ruang kerja, serta faktor sosial seperti komunikasi terbuka, kerja sama tim, dan dukungan dari atasan, berkontribusi besar dalam mempercepat proses adaptasi karyawan baru. Sebaliknya, lingkungan kerja yang kaku, kurang interaktif, dan minim dukungan emosional dapat memperlambat proses penyesuaian diri. Di sisi lain, beban kerja yang terlalu berat di awal masa kerja menyebabkan tekanan mental dan kesulitan dalam menyerap informasi kerja yang baru. Oleh karena itu, jika beban kerja disesuaikan secara bertahap dan disertai dengan bimbingan yang memadai, hal tersebut justru menjadi alat pembelajaran yang efektif dalam proses adaptasi.
Dukungan kerja sebagai pilar kenyamanan dan motivasi sebuah studi kualitatif pada karyawan PT. Belfoods Indonesia Wibowo, Yudi; Septiani, Rahel
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 7 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/fairvalue.v8i7.6074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan kerja sebagai pilar dalam penciptaan kenyamanan dan motivasi kerja pada karyawan PT. Belfoods Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dengan karyawan, observasi langsung di lingkungan kerja, serta dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan kerja yang mencakup keadilan, dukungan atasan, serta penghargaan dan kondisi kerja yang memadai berperan penting dalam menciptakan kenyamanan kerja. Kenyamanan kerja yang meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, serta keseimbangan kerja dan kehidupan terbukti meningkatkan motivasi karyawan, baik secara intrinsik maupun memperkuat rasa keterhubungan, meningkatkan kepuasan kerja, serta mendorong loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan kerja merupakan pilar utama dalam menciptakan kenyamanan dan motivasi kerja, sehingga berdampak positif terhadap produktivitas dan daya saing PT. Belfoods Indonesia.
Pengenalan Tenun Lurik Melalui Motion Comic “Nurika” di SD Negeri Mijipinilihan Surakarta Wibowo, Yudi; Ramadan Ilyas, Zaidan; Aulia Agustin, Andina
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i1.2088

Abstract

Indonesia boasts a rich cultural heritage, notable for the lurik woven fabric that comes from Central Java and Yogyakarta. Nonetheless, the present generation of youth is beginning to value local cultural traditions because of the restricted access to engaging and pertinent educational resources, particularly in elementary education. At SDN Mijipinilihan, the teaching and learning process has yet to fully incorporate the understanding of lurik weaving culture. This challenge requires an inventive strategy that can effectively link children's experiences with local cultural principles. This community service endeavor aims to enhance students' comprehension and appreciation of local cultural heritage by developing digital learning materials inspired by motion comics. The project was executed as a motion comic named "Nurika," which explores the significance and philosophy of lurik fabric through an engaging visual storytelling approach. The approach involved socializing the program, providing teacher training, producing and screening media, facilitating class discussions, along with evaluation and mentoring. The results of this activity indicated a growth in students' comprehension of lurik weaving culture, as demonstrated by improved post-test scores in relation to pre-tests, along with enthusiastic student participation in discussions. Educators mentioned that this media assisted them in presenting cultural content in a more captivating and comprehensible manner for learners. In addition, this media was supplied to the school for continuous utilization. It can be inferred that using motion comics as an accessible medium grounded in local culture is an effective and pragmatic method for linking students to local wisdom principles. This program enhances students' cultural awareness while also improving teachers' skills in facilitating creative thematic education. Keywords: community engagement, comic creation, lurik fabric weaving, local traditions, educational resources, SDN Mijipinilihan