Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Telur Rebus terhadap Penyembuhan Laserasi pada Ibu Post Partum Apriyanti, Popy; Lamdayani, Rinda; Apriyani, Titin
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3364

Abstract

Laserasi perineum adalah luka pada daerah muskular yang ditutupi kulit antar introitus vagina dan anus yang disebabkan oleh robekan karena persalinan. Komplikasi yang terjadi dari laserasi perineum adalah penyembuhan luka yang terlambat bahkan terjadi infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian telur rebus terhadap penyembuhan laserasi pada ibu post partum. Desain penelitian ini adalah Quasi eksperimen yang rancangannya menggunakan Posttest Only Control Group Design. Jumlah sampel sebanyak 10 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampel dalam penelitian ini 5 responden mengkonsumsi telur rebus dan 5 responden tidak konsumsi telur rebus. Analisis yang digunakan uji mann whitney test. Hasil uji mann whitney test menunjukan nilai P value =0,011. Kesimpulanya Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh pemberian telur rebus terhadap penyembuhan laserasi ibu post partum.
Pengaruh Pemberian Massage Endorphin terhadap Kondisi Psikologi Ibu pada Masa Postpartum Apriyani, Titin; Aryanti, Aryanti; Sari, Yona
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i1.1525

Abstract

Pada proses persalinan terjadi sebuah kombinasi antara proses fisik dan pengalaman emosional bagi seorang perempuan. Pasca melahirkan ibu akan mengalami beberapa perubahan, baik perubahan fisik maupun psikologi, seorang ibu akan merasakan gejala-gejala psikiatrik saat melahirkan, beberapa penyesuaian oleh ibu. Salah satu cara mengatasinya yaitu dengan Endorphin massage yaitu merupakan salah satu teknik sentuhan dan pemijatan ringan disekitar leher, punggung dan lengan. Teknik sentuhan ringan ini sangat penting bagi ibu postpartum untuk memberikan rasa tenang dan nyaman selama masa nifas serta mencegah terjadinya stress pasca persalinan. Berdasarkan data World Health Organisation (WHO) pada tahun 2018 postpartum blues secara global berkisar antara 0,5% hingga 60,8%, sedangkan di Negara berkembang 10-50% ibu yang menjalani masa perinatal telah terdeteksi mengalami depresi. Penyebab postpartum blues belum diketahui secara pasti namun diduga beberapa faktor diantaranya perubahan hormonal yang drastis pasca salin. Tujun penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian massage endorphin terhadap kondisi psikologi ibu pada masa postpartum di PMB Husiyati Palembang. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi – Eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian One Grup pretest-postest. Penelitian ini memiliki 1 kelompok yaitu kelompok yang diberikan massage endorphin dengan jumpal sampel 10 responden. Analisa data menggunakan uji t-test diperoleh p value 0,000 (<0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan setelah pemberian massage endorphin terdapat penurunan kondisi psikologi ibu pada masa postpartum di PMB Husniyati Palembang.
Edukasi Pijat Bayi untuk Mendukung Tumbuh Kembang Bayi dan Meningkatkan Pengetahuan Ibu Apriyani, Titin; Purwani, Rani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1857

Abstract

Pijat bayi adalah pijatan lembut yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Masa tumbuh kembang bayi adalah masa keemasan dan masa kritis bayi. Masa keemasan yaitu masa bayi yang berlangsung sangat singkat dan juga tidak dapat diulang lagi. Sedangkan masa kritis yaitu pada masa ini bayi begitu peka pada lingkungan dan membutuhkan asupan gizi maupun stimulasi yang baik untuk pertumbuhan serta perkembanganya. Pijat bayi akan optimal sebagai stimulasi tumbuh kembang jika dilaksanakan secara rutin saat sehat. Pengabdian yang dilakukan ini memiliki tujuan yaitu memberikan pemahaman serta praktek mengenai pijat bayi kepada masyarakat terkhususnya ibu yang memiliki bayi sehingga pijat dilaksanakan secara mandiri pijat bayi kepada anaknya. Di wilayah PMB Husniyati Palembang masih banyaknya ibu yang tidak mengetahui manfaat pijat bayi, sehingga belum memberikan stimulasi perkembangan dan pertumbuhan dengan pemijatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi penyuluhan kesehatan tentang pijat bayi yang terdiri 3 tahap yaitu persiapan, pelaksaanaan, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan mayoritas peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan baik setelah diberikan edukasi dan pendidikan tentang manfaat pijat pada bayi. Oleh karena itu, edukasi direkomendasikan sebagai bentuk promosi kesehatan salah satunya tentang pijat pada bayi yang akan menstimulasi tumbuh kembang bayi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat.
Edukasi Konsumsi Susu Kedelai untuk Mengurangi Hot Flush pada Premenopause Apriyani, Titin; Rahmadayanti, Ade Marlisa
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.3134

Abstract

Pre menopause merupakan hilangnya fungsi generatif dari ovarium sehingga dalam pemenuhan hormon estrogen akan berkurang. Produksi hormone estrogen yang berkurang menyebabkan perubahan fisik dan psikologis. Premenopause merupakan salah satu fase normal dalam kehidupan wanita tetapi akan terjadi peruhanan antara lain perubahan fisik yang dapat berupa hot flush, menstruasi tidak teratur, mudah lelah, daya ingat menurun, berat badan bertambah. Hot flush yaitu perasaan panas, gerah bahkan rasa seperti terbakar pada area wajah, lengan, leher, dan tubuh bagian atas. Hot flush dapat diatasi dengan konsumsi susu kedelai sebagai upaya mengurangi hotflush. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada ibu premenopause dalam mengatasi atau mengurangi hot flush. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di RT 23 RW IX Kel. Tangga Takat Kec. SU II Palembang di bulan November 2023 pada ibu premenopause. Metode yang di gunakan dalam pengabdian masyarakat ini antara lain penyuluhan, diskusi, tanya jawab. Sasaran responden pengabdian masyarakat yaitu ibu premenopause sejumlah 20 orang. Setelah diberikan materi manfat konsumsi susu kedelai untuk mengatasi hotflush di peroleh peningkatan pengetahuan ibu premenopause yaitu 93,5% berpengetahuan baik dan 6,5% berpengetahuan cukup. Kesimpulan dari pengabdian ini bahwa di dapatkan pengaruh baik dari edukasi manfaat susu kedelai terhadap hotflush ibu premenopause.
Edukasi Terapi Non Konvensional Inhalasi Aromaterapi Jahe terhadap Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I Apriyani, Titin; Putri, Vivi Dwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3455

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil. Kehamilan menyebabkan perubahan hormonal pada wanita karena terjadi peningkatan hormon estrogen, progesteron dan hormon gondotropin yang dikeluarkan oleh plasenta. Perubahan hormon menimbulkan gejala pusing, mual, dan muntah, terutama pada trimester pertama. Salah satu aromaterapi yang sering digunakan adalah jahe, aromaterapi jahe juga efektif dalam mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama kehamilan. Efek jahe pada sistem saraf pusat ditunjukkan pada hewan percobaan dengan gingerol, yang mengakibatkan penurunan frekuensi muntah. Aromaterapi jahe merupakan salah satu penanganan secara non konvensional yang dapat digunakan sebagai upaya mengurangi emesis gravidarum. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk membantu memberikan edukasi kepada ibu hamil dalam mengatasi atau mengurangi emesis gravidarum. Pengabdian masyarakat ini dilakukan PMB Nurachmi di bulan Oktober 2023 pada ibu hamil trimester I. Persiapan pada pengabdian masyarakat ini yaitu mendiskusikan atau mempersiapkan materi yang akan disosialisasikan kepada ibu hamil trimester I. Kemudian membuat spanduk yang mempermudah proses sosialisasi. Saran sebaiknya Ibu hamil trimester I lebih memanfaatkan bahan-bahan alami atau Terapi Non Konvensional untuk mengatasi emesis gravidarum sehingga dapat diatasi.
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU HAMIL TERHADAP BERAT BADAN LAHIR BAYI DI PMB SAGITA Apriyani, Titin; Rahma, Melia; Anggraini, Ririn
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 1 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i1.2618

Abstract

Gizi ibu hamil merupakan salah satu fokus perhatian kegiatan perbaikan gizi masyarakat karena dampaknya yang signifikan terhadap kondisi janin yang dikandungnya, peningkatan berat badan dan nutrisi ibu selama kehamilan sangat penting untuk dipantau, karena merupakan indikator pertumbuhan dan perkembangan janin. Tujuan penelitianadalah mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu hamil terhadap berat badan lahir bayi di PMB Sagita Palembang. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan bayinya di PMB Sagita Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di PMB Sagita Palembang pada bulan Mei 2022. Data yang digunakan adalah data sekunder, data diambil dari catatan bidan dengan melihat kenaikan berat badan ibu pada masa hamil dan berat badan bayi ketika lahir, data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 53 responden, ibu hamil dengan kategori normal sebanyak 45,3% dan pada kategori tidak normal sebanyak 61,5%, berat badan lahir bayi pada rentang 2500-4000 gram sebanyak 92,4%, BB <2500 gram sebanyak 3,8% dan BB >4000 gram sebanyak 3,8%. Hasil uji chi squaredidapatkan nilai ρ-value  0,279 > ɑ  (0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kenaikan BB ibu hamil terhadap berat badan lahir bayi di PMB Sagita.
EFEKTIVITAS JUS BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP HIPERTENSI PADA WANITA MENOPAUSEDI PMB LISMARINI PALEMBANG Rahmadayanti , Ade Marlisa; Apriyani, Titin; Musaddas, Rahmi
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 13 No 2 (2024): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v13i2.2727

Abstract

Hipertensi pada wanita menopause terjadi karena penurunan hormon estrogen, di mana hormon ini dapat meningkatkan anti oksidan sehingga mampu mengurangi stress dan peradangan pada tubuh. Buah naga merah mengandung flavonoid yang dapat mereleksasi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh sehingga tekanan darah menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan tekanan darah pada wanita menopause usia 51-60 tahun yang mengalami hipertensi ringan dan sedang. Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperimen dengan pendekan two group pre-test post-test desain dan pengambilan sample menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 22 responden. Data dikumpulkan secara langsung saat penelitian dengan cara observasi dan dianalisa secara univariat dan bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa terdapat pengaruh terhadap tekanan darah dengan p value (0,014) maka dapat disimpulkan <0,05. Maka diharapkan wanita menopause dengan hipertensi lebih cepat penurunanan tekanan darahnya dengan mengkonsumsi jus buah naga sebagai pengobatan non-farmakologi.
The Effect of Effleurage Massage on the Level of Back Pain Scale in Trimester III Pregnant Women Ade Marlisa Rahmadayanti; Titin Apriyani; Yan Permadi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.340

Abstract

Pregnancy is a physiological process that occurs in every woman in the reproductive phase. The growth and development of the fetus in the uterus can result in anatomical and physiological changes in pregnant women. The occurrence of back pain is caused by musculoskeletal changes. By providing massage therapy it is hoped that it can reduce the severity of back pain in third trimester pregnant women. This research used a pre-experimental design with a pretest-posttest with control group design. The sampling method used a purposive sampling technique, which took samples from third trimester pregnant women who experienced back pain in the Lubuk Bintialo Health Center Work Area. Data analysis used in this research was the T-test to determine the effect of effleurage massage on the level of the back pain scale. Based on research conducted, of the 18 respondents before receiving effleurage massage in the treatment group, the average maternal pain scale was 5.44, while in the control group it was 5.67. Meanwhile, after receiving effleurage massage, the treatment group experienced a significant decrease with a mean of 3.7 with a mean difference of 1.66 before being given effleurage massage. Meanwhile, in the control group, the average result was 5.56 with a mean difference of 0.11. The results of bivariate analysis using the T-test obtained sig results. 0.000 < 0.05 indicates that there is an influence of effleurage massage on the back pain scale level of pregnant women in the third trimester. Thus, the application of effleurage massage can be used as an alternative treatment to reduce back pain in third trimester pregnant women by doing it according to the procedure.
PENGARUH AROMATERAPI LEMON TERHADAP INSOMNIA IBU PERIMENOPAUSE DI RT 34 RW 12 KELURAHAN II ILIR PALEMBANG Purwani, Rani; Apriyani, Titin; Fatrin, Tiara
Jurnal Kesehatan Abdurrahman Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Abdurahman
Publisher : STIKES Abdurahman. Pusat Informasi dan Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55045/jkab.v14i1.222

Abstract

Insomnia is the inability to get enough sleep, both quality and quantity. Sleep disorders that occur include inappropriate sleep length or sleep quantity and sleep quality such as ineffective sleep. One effort to overcome insomnia is with aromatherapy therapy. The essential content of lemon is to stabilize the central nervous system, thereby producing a calming effect and overcoming insomnia. This research aims to determine the effect of lemon aromatherapy on isomnia in perimenopausal mothers. This type of research is quantitative with a Quasi Experimental design with a One Group Preetest Posttest design. The population of this study were all perimenopause mothers in RT 34 RW 12 Kelurahan II Ilir. The sample in this study was 15 respondents, who were made into 1 group, namely, the intervention group. where the intervention group was the group that was given lemon aromatherapy for 7 days for 10 minutes, as many as 15 respondents. The analysis used was the Wilcoxon. The results of this study showed the effect of lemon aromatherapy in overcoming insomnia in perimenopausal mothers, a p-value of 0.001 was obtained. Where the significance value is smaller than the α value of 0.05. The conclusion of this study is that Ho is rejected, meaning that there is a significant effect in overcoming insomnia in the intervention group.
Hubungan Tingkat Stres dan Dismenore Terhadap Siklus Menstruasi Mahasiswa Melia Rahma; Ririn Anggraini; Titin Apriyani; Divaliana Shafira Hernanda
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v4i2.232

Abstract

Penyebab terjadinya gangguan siklus salah satunya adalah stress, sebanyak 60 – 70% wanita di Indonesia menderita dismenore. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui hubungan tingkat stress dan dismenore terhadap siklus menstruasi mahasiswa STIKES Abdurahman Palembang Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskripsif analitik. Pengambilan jumlah sampel menggunakan cara purposive sampling dengan jumlah sampel 80 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Berdasarkan hasil analisa menggunakan chi square didapatkan p value = 0,040 lebih kecil dari α = 0,05 ( p value ≤ α) hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat stress terhadap siklus menstruasi mahasiswa STIKES Abdurahman Palembang Tahun 2021. Simpulan, terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress dan dismenore terhadap siklus menstruasi mahasiswa STIKES Abdurahman Palembang Tahun 2021. Penelitian selanjutnya dapat meneliti tentang penatalaksanaan stress dan disemenore sehingga bisa menjadi refrensi dan bisa diaplikasikan ke masyarakat.