Nita Anggraeni
Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KETERCAPAIAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI SEKOLAH DAERAH TERPENCIL KABUPATEN BULUKUMBA Anggraeni, Nita; Poerwanti, Endang
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v4i2.11582

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to analyze the level of achievement of the National Education Standards in remote areas in Bulukumba Regency. The type of research used is a case study using the Explanatory Sequential Design mix method. This research was conducted in Bulukumba Regency. The subjects of this study were the Principal, Teachers in remote areas and the head of the Education Office of the district of Bulukumba. Data collection techniques are observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis in the form of data reduction, data presentation, and verification. To test the wetness of the data using triangulation analysis methods and sources. The results showed that the National Education Standards reached by the Kahaya district school, Bulukumba Regency was in terms of content, process, graduation competencies, education staff, management, and assessment, while only the facilities and infrastructure standards had not been achieved. The obstacle faced is the access road to school, the availability of facilities and infrastructure. Efforts made in overcoming obstacles are carried out efficiently by utilizing the surrounding environment to be a means of learning activities.Keywords: Achievement of SNP, Schools, Remote Areas Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis tingkat ketercapaian Standar Nasional Pendidikan di Sekolah daerah terpencil Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dengan menggunakan pendekatan mix method Explanatory Sequential Desaign. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bulukumba. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru di daerah terpencil dan kepala Dinas Pendidikan kabupaten Bulukumba. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan Verifikasi. Untuk menguji keabsahan data menggunakan analisis triangulasi metode dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Nasional Pendidikan yang telah tercapai oleh sekolah daerah Kahaya, Kabupaten Bulukumba yaitu pada standar isi, proses, kompetensi kelulusan, tenaga kependidikan, pengelolaan dan penilaian, sedangkan hanya standar sarana dan prasarana yang belum tercapai. Kendala yang dihadapi adalah akses jalan menuju sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala yaitu dilakukan efisiensi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar untuk dijadikan sarana kegiatan pembelajaran.Kata kunci: Ketercapaian SNP, Sekolah, Daerah Terpencil
PENGARUH BIAYA PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN (STUDI KASUS PADA PT. SULING MAS TRITUNGGAL ABADI TULUNGAGUNG) Sutrismi, Sri; Anggraeni, Nita
JAT : Journal Of Accounting and Tax Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/jat.v2i1.785

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah biaya pemasaran memiliki pengaruh yang signifikan baik secara serempak maupun parsial terhadap penjualan produk. Besarnya biaya pemasaran yang dikeluarkan nantinya akan mempengaruhi penjualan perusahaan. Biaya pemasaran (X) meliputi biaya advertensi, biaya promosi penjualan, serta biaya komisi penjualan. Sedangkan penjualan menjadi variabel terikat (Y). Alat analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan program SPSS. Dari hasil analisis diketahui bahwa biaya pemasaran memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap penjualan. Dari hasil uji f, variabel bebas (X) secara serempak atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat (Y). Dari hasil uji t, masing-masing variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen secara signifikan. Secara parsial atau secara sendiri-sendiri, variabel biaya advertensi, biaya promosi penjualan dan biaya komisi penjualan berpengaru. Jadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan adalah biaya komisi Penjualan. Dari analisa koefisien determinasi diketahui pengaruh variabel bebas secara serempak terhadap variabel terikat.
PROBLEMATIKA HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL INDIKASI GEOGRAFIS (KAJIAN YURIDIS EMPIRIS TERHADAP POTENSI INDIKASI GEOGRAFIS DI BANTEN) Anggraeni, Nita; Istiqomah, Istiqomah; Danu, Danu
Jurnal Ilmiah Galuh Justisi Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Galuh Justisi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/justisi.v12i2.15273

Abstract

Penelitian ini melihat bahwa Banten memiliki potensi indikasi geografis yang besar, namun produk yang terindikasi geografis dari Banten masih rendah, oleh karenanya perlu ditinjau terkait problematika indikasi geografis di Provinsi Banten ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaturan indikasi geografis dalam kerangka hukum nasional dan internasional, serta untuk mengidentifikasi sumber daya alam yang berpotensi indikasi geografis di Provinsi Banten serta problematika yang menyertainya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis empiris. Hasil dari penelitian ini adalah; pertama. Pengaturan indikasi geografis di Indonesia berada pada satu undang-undang dengan merek, namun substansinya tetap bersifat sui Generis (berbeda dan bersifat unik) dan pengaturan indikasi geografis di Indonesia sudah diakui internasional. Kedua. Sampai tahun 2023 belum ada satu produkpun dari Banten yang terdaftar indikasi geografis, meskipun sudah ada yang didaftarkan. Permasalahannya ada pada tiga hal. 1) pemahaman masyarakat, 2) keterlibatan Pemerintah, 3) pendampingan yang lemah.
Perang Dagang Dalam Hukum Perdagangan Internasional Anggraeni, Nita
Al Ahkam Vol. 15 No. 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Fakultas Syariah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37035/ajh.v15i1.1967

Abstract

Perang dagang adalah konflik ekonomi yang terjadi antara dua atau lebih negara dengan melibatkan tarif perdagangan satu dengan yang lainnya. Perang dagang Amerika Serikat berdampak terhadap ekonomi global, karena kedua negara tersebut merupakan negara ekonomi raksasa. Dampak perang dagang hampir dialami berbagai negara terutama negara yang sedang berkembang. Walaupun berdampak terhadap ekonomi global, dalam GATT WTO tidak ada ketentuan yang menyatakan bahwa perang dagang adalah bentuk pelanggaran, karena merupakan konflik ekonomi antar negara dan berdasarkan prinsip resiprositas.. Selain dampak negatif, perang dagang merupakan suatu peluang dan tantangan bagi negara Indonesia untuk mengambil alih ekspor kepada kedua negara tersebut. Kata Kunci: perang dagang, GATT-WTO, bea masuk, tarif
Formulasi Mie Berbasis Tepung Ulat Sagu (Rhynchophorus ferrugineus) dan Kunyit (Curcuma domestica Val.) sebagai Pangan Fungsional dengan Aktivitas Antioksidan Tinggi Trisnawati, Astie; Sumarlan, Sumarlan; Anggraeni, Nita; Jehaman, Tonsisius
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.2258

Abstract

Ulat sagu dan kunyit keduanya merupakan sumber daya lokal yang kaya gizi dan antioksidan, yang berpotensi mencegah stres oksidatif, mengendalikan obesitas, dan penyakit metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan formula mie berbasis tepung ulat sagu dan kunyit sebagai produk pangan fungsional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Analisis dilakukan dengan dua kali ulangan, meliputi uji proksimat, antioksidan dan daya terima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie berbasis tepung ulat sagu dan kunyit memiliki kandungan gizi yang bervariasi tergantung formula yang digunakan. Kandungan protein tertinggi terdapat pada formula 8H4 sebesar 8,46%, Kandungan antioksidan tertinggi diperoleh pada formula 8H3 sebesar 428,94 µg/g dan uji hedonik diperoleh bahwa dari aspek warna, semua formula relatif dapat diterima konsumen dengan nilai p-value 0,341 (>0,05), menandakan tidak ada perbedaan signifikan antar formula. aroma terdapat perbedaan signifikan (p-value 0,024), tekstur terdapat perbedaan yang signifikan (p-value 0,008) dan rasa tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p-value 0,099).
Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Tamu di Le Bistro Norwegian Cruise Line Anggraeni, Nita; Soeswoyo, Dina Mayasari
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yume.v8i3.10763

Abstract

Industri pelayaran modern berkembang pesat sebagai bagian dari sektor pariwisata global yang kompetitif. Dalam konteks tersebut, kualitas pelayanan menjadi elemen krusial yang memengaruhi pengalaman dan kepuasan tamu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan tamu di restoran Le Bistro Norwegian Cruise Line (NCL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 80 tamu yang berkunjung pada periode 13–19 April 2025. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert lima poin dan diuji melalui analisis validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pada variabel kualitas pelayanan (X) dan kepuasan tamu (Y) dinyatakan valid dan reliabel. Uji normalitas, heteroskedastisitas, dan linearitas juga menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi klasik. Temuan utama menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu, dengan nilai t hitung 41,844 > t tabel 1,658 dan nilai signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,957 menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memberikan kontribusi sebesar 95,7% terhadap kepuasan tamu, sedangkan 4,3% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan Le Bistro NCL, semakin tinggi tingkat kepuasan tamu yang dihasilkan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen NCL untuk memperkuat standar pelayanan, khususnya terkait kebersihan seragam pramusaji dan kesesuaian pelayanan dengan ekspektasi tamu. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi variabel lain seperti atmosfer restoran, kualitas makanan, atau pengalaman digital untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor pembentuk kepuasan tamu.Kata kunci: kualitas pelayanan, kepuasan tamu, restoran kapal pesiar, Norwegian Cruise Line, hospitality.