Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PeTeKa

PENGARUH PENGELOLAAN PERPUSTAKAAN DIGITAL TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK (STUDI KASUS DI MTS AL-FATHIMIYAH KARAWANG) Agnestina, Tamia; Umar, Abubakar; Arifudin, Yadi Fahmi
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.659-669

Abstract

Perpustakaan sekolah merupakan aspek penting yang harus dikelola secara profesional oleh satuan pendidikan dengan menyesuaikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini berdasarkan Undang-Undang tentang perpustakaan Nomor. 43 Tahun 2007 pasal 23 ayat 1. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengelolaan perpustakaan digital, minat baca dan pengaruh pengelolaan perpustakaan digital terhadap minat baca peserta didik di MTs Al-Fathimiyah Karawang. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto, melalui teknik pengumpulan data kuesioner dengan sampel sebanyak 81 peserta didik. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis statistik deskriptif, uji persyaratan analisis data dan analisis statistik inferensial/hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dapat diketahui pengelolaan perpustakaan digital dengan nilai persentase sebesar 75%, dan minat baca dengan nilai persentase sebesar 62%, keduanya berada pada kategori sedang (cukup baik). Berdasarkan hasil dari kedua uji hipotesis pada penelitian ini (Uji T dan Uji Regresi linear sederhana) dapat simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel pengelolaan perpustakaan digital (X) terhadap minat baca (Y). Hal ini dapat dilihat dari nilai Thitung Ttabel yaitu 8,847 Ttabel 1.664 untuk taraf signifikansi 5% maka diperoleh nilai r = 0,705, sehingga dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya semakin tinggi pengelolaan perpustakaan digital maka minat baca peserta didik akan meningkat, dan begitu pula sebaliknya.
PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SISTEM ZONASI Adah, Miftahussa; Umar, Abubakar; Arifudin, Yadi Fahmi
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.577-584

Abstract

Education is one of the main pillars in the development of a country. To achieve quality and equitable education for all citizens, the acceptance of new students is very crucial. However, in practice, there are various problems that arise, especially related to injustice in access and educational opportunities. To overcome this challenge, the zoning system for accepting new students is one of the solutions introduced by many countries. This zoning concept aims to create fairness and openness in education by allocating students based on the geographical location where they live. One of the main benefits of the zoning system is educational equity. By distributing students evenly in various regions, diversity and equality will be created in the learning environment. This will help reduce social and economic disparities between regions, so that every child has the same opportunity to get access to a proper education. In addition, the zoning system also encourages inclusivity in education. By combining students from various social and cultural backgrounds, a multicultural learning environment will be formed. This can increase understanding, tolerance and mutual respect among students, thereby creating a generation that is more open and accepting of differences. However, it must be acknowledged that the implementation of the zoning system also faces its own challenges. One of the main problems is the limited capacity of schools in each region. If an area has a population of students that is more than the capacity of the existing schools, this can lead to accumulation and a decrease in the quality of education. Therefore, careful planning and management is needed so that the zoning system can run effectively. In addition, another challenge is the role of parents in supporting the implementation of the zoning system. Some parents may prefer schools in certain areas that are considered more prestigious than schools closer to where they live. This can lead to a shift in the problem from geographic disparities to social and educational inequalities. In order to overcome these obstacles, the government needs to provide adequate educational facilities and infrastructure, improve the quality of teaching staff, and involve all stakeholders in planning and evaluating the zoning system. Overall, the zoning system in accepting new students is a positive step towards a more inclusive and equitable education. By providing equal opportunities for every child to get access to quality education, the hope for a generation that is competitive and has a strong personality is increasingly real.
MANAJEMEN TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN LAYANAN AKADEMIK SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KARAWANG Mashuriyah, Mashuriyah; Umar, Abubakar; Arifudin, Yadi Fahmi
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.682-689

Abstract

Prosedur pelayanan pendidikan mewujudkan hal yang terutama yang harus diperhatikan. Dikarenakan Pendidikan sendiri menjalankan suatu bagian yang bergabung dengan menyediakan jasa. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan manajemen tata usaha dalam meningkatkan layanan akademik siswa di MAN 2 Karawang. Teknik penggumpulan data memerlukan pengamatan, tanya jawab dan pengumpulan. Adapun narasumber pada pengkajian ini yaitu kepala sekolah, kepala tata usaha, staff tata usaha dan peserta didik MAN 2 Karawang. Teknik analisis data dengan reduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Menurut hasil penelitian: (1) perencanaan manajemen tata usaha dalam meningkatkan layanan akademik siswa seperti: pembentukkan program kerja tata usaha dalam rapat kerja tahunan yang dihadiri kepala sekolah, kepala tata usaha dan staff tata usaha. (2) pengorganisasian manajemen tata usaha dalam meningkatkan layanan akademik siswa yang terdiri dari tujuh bidang kepala arsip, operator KP KU, operator emis, Staff Tata Usaha Bagian Layanan Akademik, Staf Tata Usaha Bagian Keuangan, Staf Tata Usaha Bagian Surat Menyurat Peserta Didik, dan Staf Tata Usaha Bagian Surat Menyurat Tenaga pendidik dan Tenaga kependidikan. (3) pelaksanaan manajemen tata usaha untuk meningkatkan layanan akademik belum cukup baik, hal ini dilihat kurangnya kedisiplinan dari staff tata usaha. Selain itu, pelaksanaan manajemen tata usaha sudah sesuai dengan tahap perencanaan yang telah dirumuskan hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan program kerja yang terlaksana dengan kebutuhan tahun ajaran baru. (4) pengawasan manajemen tata usaha untuk meningkatkan layanan akademik sudah cukup baik bisa dilihat dari hasil evaluasi yang dilaksanakan berkala dari harian hingga tahunan.