Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

WORKSHOP PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL UNTUK MENDUKUNG UMKM DESA LENDANG NANGKA UTARA Hardianti, Farlina; Izzah, Aidil; Rachman, Sry Anita; Mujtahidin, Samsul
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 3 Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v3i1.49

Abstract

Desa lendang nangka utara merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan masbagik, Kabupaten nusa tenggara barat. Desa ini terdiri atas 15 dusun. Potensi alam yang dimiliki Desa lendang nangka utara yaitu sektor peternakan, pertanian, dan perkebunan, akan tetapi tidak sepenuhnya masyarakat Desa lendang nangka utara fokus pada sektor tersebut. Permasalahan yang ditemukan di Desa lendang nangka utara adalah kurangnya kesadaran untuk mengelola hasil potensi sumber daya alam desa yang ada menjadi produk siap konsumsi seperti contohnya adalah buah kelapa. Adanya potensi perkebunan kelapa yang dimiliki oleh Desa lendang nangka utara ini kurang didukung oleh kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah potensi yang ada yang mengakibatkan sumber daya alam yang terkumpul dijual sebagai barang mentah dengan harga murah, berdasarkan permasalahan tersebut pemecahan masalah yang paling tepat yaitu dengan memberikan pelatihan soft skill bagaimana cara mengolah potensi SDA yang ada (buah kelapa) menjadi barang jadi yang siap ju al dengan harga yang lebih tinggi. Edukasi ini bertujuan memberikan wawasan bagi masyarakat pemilik perkebunan kelapa di Desa Peninjoan mengenai cara menambah nilai jual dari potensi sumber daya kelapa yang ada melalui workshop singkat tentang “ Workshop Pengenalan Pembuatan Virgin Coconut Oil Untuk Meningkatkan Umkm Desa Lendang Nangka Utara”.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA PADA ANAK USIA DINI Mujtahidin, Samsul; Hardianti, Farlian; Rachman, Sry Anita
Berajah Journal Vol. 4 No. 3 (2024): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v4i3.342

Abstract

Early Childhood Education is an educational institution that develops six aspects of development, one of which is cognitive development. Stimulation of cognitive development in early childhood includes recognizing the concept of numbers, counting and stating the concept of numbers. However, the conditions currently occurring in the field are the demands of parents who want to see their children be able to read, writing and arithmetic because they are worried that their children will not be accepted into favorite elementary schools which require passing the reading, writing, and arithmetic test for prospective students. This research is classroom action research, which was conducted in 2 cycles. The subjects in this study were the children of Group B TK Al-Khairiyah with a total of 20 children. Data collection techniques in this study are observation and documentation. Data analysis techniques using quantitative descriptive. The results of the study showed that the ability of children at the pre-cycle stage is still in the developing stage. In cycle I, the average score was 2.8 with a percentage of 62.52% in the 'Developing as Expected' category. And in cycle II there was a pretty good increase, with a percentage reaching 80%. Therefore, it can be said that the snakes and ladders game can improve the numeracy skills of young children.
Penggunaan Permainan Tradisonal Batok Kelapa Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Pada Anak Usia 5-6 Tahun Supiani, Supiani; Mujtahidin, Samsul
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Asimilasi Pendidikan, April 2025
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v3i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun di PAUD As-Syafi’iah tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak usia kelompok B 5-6 tahun. Objek sebagai bahan kajian yang diteliti pada penelitian ini yaitu kemampuan motorik kasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument penelitian yang digunakan untuk mendapat data-data adalah menggunakan lembar observasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Standar pencapaian indikator keberhasilan pada penelitian peneliti menetapkan keberhasilan 70%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar dapat ditingkatkan melalui penggunaan permainan tradisional batok kelapa. Peningkatan kemampuan motorik kasar dapat dilihat dari hasil berikut ini :1) Pra siklus terdapat 5 anak yang tuntas dengan persentase 33%, 2) Siklus I terdapat 8 anak yang tuntas dengan persentase 53%, 3) Siklus II terdapat 11 anak yang tuntas dengan persentase 73%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik kasar anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan permainan tradisional batok kelapa.
MENANAMKAN DISIPLIN PADA ANAK USIA DINI Harjanty, Rokyal; Mujtahidin, Samsul
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2022): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2022
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v3i1.157

Abstract

Discipline in children was to provide an understanding of what is good for them and what is bad. Discipline education needs to be instilled in children that making mistakes certainly has a number of consequences, because the reason for that is the function of punishment in children's education. Discipline is a value behavior that can be done by force and can be done voluntarily. For early childhood, this form of discipline must be implemented voluntarily and through play. Teachers, society and parents are the most influential factors for disciplining children.