Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK PEMBELAJARAN DARING PADA PELAJARAN MATEMATIKA DI MASA PANDEMI COVID-19 : Analysis of The Impact of Online Learning On Math Lessons During the Covid-19 Pandemic Diva Apri Mulya
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 4 No. 2 (2019): Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai Analisis Dampak Pembelajaran Daring pada Pelajaran Matematika Kelas VI di Masa Pandemi Covid-19 Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan metode fenomenologi sebagai upaya untuk memahami makna yang sesungguhnya dari suatu fenomena atau kejadian. Subjek penelitiannya adalah Kepala Sekolah, guru dan siswa. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring sangat berdampak bagi peserta didik terutama kelas VI dalam memperdalam pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang didapatkan oleh peserta didik itu sendiri, karena belajar daring kurang efektif apalagi pada pembelajaran matematika yang lebih memahami tentang hitung-hitungan dan rumus. Pada proses pembelajaran daring lambatnya umpan balik guru kepada peserta didik atau peserta didik kepada guru hal ini juga dapat memicu kurang efektif dalam proses pembelajaran daring. Kata Kunci : Pembelajaran Daring, Pembelajaran Matematika
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Model Kooperatif Tipe Make A Match Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V Di SDN 14/III Punai Merindu Ahmad, Yudhistira; Apri Mulya, Diva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11382

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat peningkatan dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model kooperatif tipe Make A Match pada mata pelajaran IPA kelas V di SDN No. 14/ III Punai Merindu. Permasalahan yang dihadapi pada mata pelajaran IPA ini sangat membosankan bagi siswa dan menyebabkan siswa kekurangan motivasi dan hasil belajar siswa menjadi kurang baik. Hal ini diakibatkan karena di dalam mengajar masih menggunakan gaya mengajar yang konvensional dan ceramah terlebih lagi guru kurang memanfaatkan media di setiap proses pembelajaran guru masih bergantung pada buku teks dan buku pegangan siswa sehingga pembelajaran menjadi tidak menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah campuran, yaitu campuran antara metode kualitatif dan kuantitatif, metode kualitatif mendeskripsikan aktivitas siswa sementara metode kuantitatif menghitung hasil belajar siswa.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dalam bahasa inggris dikenal dengan classroom Action Research. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2023/2024. dengan melibatkan 18 orang siswa. Terdiri dari 7 perempuan dan 11 laki-laki. sampel dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN No. 14/III Punai Merindu. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, siklus 1 dilakukan sebanyak 2 kali dan siklus 2 dilakukan sebanyak 2 kali. Hasil penelitian yang didapatkan Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan sehingga hasil aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan persentase aktivitas siswa pada siklus I sebesar 77,77 persen dan meningkat pada siklus II menjadi 92,46 persen. Kriteria aktivitas siswa pada siklus II adalah “Sangat Aktif”. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a match dapat meningkatkan hasil belajar yang diperoleh siswa. Dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I hanya sebesar 44,44 persen dengan nilai rata-rata kelas sebesar 63,50 dan meningkat pada siklus II dengan persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 80,55 persen dan nilai rata-rata kelas sebesar 75,28. Artinya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Make a match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada maka pelajaran IPA merupakan model pembelajaran yang efektif pada kelas V materi mata pembelajaran IPA di SDN No. 14/III Punai Merindu
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Terpadu Kelas V Sekolah Dasar Ali Imron, Muhammad; Apri Mulya, Diva; Agustandi, Egi; Fitri, Shobrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.11415

Abstract

Hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas V SDN/III Koto Rendah hanya 18,75% yang mencapai kriteria katuntasan minimun yang ditetapkan sekolah yaitu 74. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor seperti, siswa malas bertanya kepada guru jika materi pelajaran yang mereka tidak mengerti, dan kurangnya nimat baca terhadap materi pembelajaran IPA dari dalam diri siswa. Untuk mengatasai permasalahan tersebut peneliti mencoba menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN/III Koto Rendah. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus setiap siklus terdiri 2 kali pertemuan tatap muka dan 1 kali evaluasi. Adapun hasil penelitian tindakan kelas ini dapat dilihat dari nilai rata-rata meningkat dari 30,51 pada siklus I menjadi 52,42 pada siklus II, dan menjadi 80,62 pada siklus III. Sementara dilihat dari ketuntasan belajar siswa dari 0% pada siklus I menjadi 37,5% pada siklus II, dan menjadi 75% pada siklus III.
Upaya Guru Dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Melalui Pembelajaran SBDP di SD No.15/III Tj. Pauh Mudik, Kerinci Ahmad, Yudhistira; Apri Mulya, Diva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.24987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya guru dalam meningkatkan kreativitas peserta didik pada pembelajaran SBDP di SD No.15/III Tj. Pauh Mudik, Kerinci. Kreativitas peserta didik dalam pembelajaran SBDP pada tingkat pendidikan dasar memiliki tujuan agar dapat mengembangkan kesadaran seni atau keindahan karena guru sangat kesulitan dalam menguji kreativitas peserta didik. Permasalahan yang dihadapi adalah Sarana prasarana masih minim, sehingga sangat mempengaruhi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya minat peserta didik untuk kreatif saat guru melakukan kegiatan belajar mengajar di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kendala guru dalam meningkatkan kreativitas berpikir pada peserta didik yakni guru belum bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, minimnya sarana prasarana, kemampuan guru yang masih rendah, dan guru kurang kreatif dalam membuat bahan ajar. Upaya yang dilakukan guru dalam menangani permasalahan yaitu menghargai ide-ide yang disampaikan peserta didik, guru dapat merangsang kreativitas peserta didik saat pembelajaran, dan guru harus respek terhadap pertanyaan ataupun jawaban dari peserta didik. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan pembelajaran SBDP untuk melihat kemampuan kreativitas peserta didik.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Ii Dengan Menggunakan Media Belajar Congklak Di Sekolah Dasar Apri Mulya, Diva; Ahmad, Yudhistira; Ansori, Ansori
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31009

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kondisi pendidikan yang diamati pada kelas dua Sekolah Dasar, dengan fokus khusus pada proses pedagogis yang berkaitan dengan operasi aritmatika, terbukti bahwa proses pembelajaran yang ada saat ini tidak memenuhi kriteria pengalaman pendidikan yang efektif. Keterlibatan siswa selama kegiatan instruksional tetap tidak mencukupi, karena sejumlah siswa menunjukkan kurangnya perhatian terhadap penjelasan yang diberikan oleh pendidik. Akibatnya, ini mengurangi kemanjuran upaya mengajar dan belajar, mengharuskan instruktur mengulangi materi untuk siswa yang terlepas dari pengalaman belajar. Para peneliti telah menerapkan pendekatan pedagogis matematika yang memanfaatkan media pembelajaran teliti untuk memfasilitasi pengajaran topik perkalian dan pembagian dalam konteks Kelas II di Sekolah Dasar untuk tahun akademik 2024/2025. Hasil yang diperoleh dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas dua menghasilkan kesimpulan bahwa penggabungan media pembelajaran congklak secara signifikan meningkatkan kinerja siswa dalam matematika mengenai konsep multiplikasi dan pembagian, di samping peningkatan kompetensi instruksional yang ditunjukkan oleh guru kelas. Temuan dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di dua siklus membuktikan validitas hipotesis tindakan yang didalilkan. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pengajaran yang memanfaatkan media pembelajaran congklak dapat secara efektif meningkatkan hasil belajar siswa terkait topik faktor dan kelipatan di Kelas II di Sekolah Dasar.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGGUNAAN QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA INTERAKTIF SD NEGERI 139/III LEMPUR MUDIK Shobrina Fitri; Muhammad Ali Imron; Egi Agustandi; Ferinaldi; Diva Apri Mulya; Yudhistira Ahmad; Wira Hadi Kusuma
AbdiMasya | Hira Institute Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Hira Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) provides a great opportunity to create interactive and effective learning. This workshop aims to improve the competence of teachers at SDN 139/III Lempur Mudik in using the Quizizz application as an interactive science learning media. The activity involved 10 teachers, which was carried out through theory, practice, and evaluation sessions. The evaluation results showed that 80% of participants understood the use of Quizizz well based on the pre-test and post-test. Teachers were also able to create interactive quizzes with good quality, and the participation rate reached 90%. Obstacles such as limited devices and adaptation to technology were successfully overcome through mentoring solutions and the provision of additional devices. This workshop made a positive contribution to learning innovation in elementary schools, with the hope of continued mentoring for the sustainability of the program. Keywords: learning technology, Quizizz, teacher competence, interactive science.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENDUKUNG PERAN GURU DALAM PENYAMPAIAN MATERI DI KELAS Diva Apri Mulya; Muhammad Ali Imron; Egi Agustandi; Helmi Syarif; Shobrina Fitri; Ade Taufan; Muhammad Rizzky Abdillah
AbdiMasya | Hira Institute Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Hira Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to improve teachers' skills in developing and utilizing digital learning media to support their role in delivering learning materials. The activity was conducted at Sungai Tutung 02/III Public Elementary School, targeting all 17 elementary school teachers. The activity employed a workshop approach in the form of in-service training with a participatory approach, where participants actively engaged through hands-on practice in creating digital-based learning media using the Genially application. The activity included an introduction to digital learning media, training in media creation, and mentoring for classroom implementation. The results of the activity demonstrated an increase in teachers' understanding and skills in designing creative and interactive digital learning media. Teachers demonstrated high enthusiasm and were able to produce Genially-based learning media that could be used in the learning process. This activity had a positive impact on learning innovation and is expected to increase student motivation and understanding of the material presented.
Elevating Educational Quality: The Synergistic Impact of Principal Supervision, Learning Environment, and Teacher Pedagogy Yesi Elfisa; Diva Apri Mulya; Muhammad Ali Imron; Shobrina Fitri; Zamdani Zamdani
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 3 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i3.1618

Abstract

Improving learning quality in Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT) in Merangin Regency requires principal academic supervision, a supportive learning environment, and teachers’ pedagogical competence. This quantitative ex post facto survey examined the extent to which these three variables predicted learning quality. Data were collected from 86 teacher respondents through a Likert-type questionnaire using saturated sampling of the accessible SDIT teacher population. The data were analyzed using descriptive statistics, assumption tests, simple linear regression, multiple linear regression, t-tests, an F-test, and coefficients of determination. The results show that principal academic supervision significantly predicted learning quality (R² = 0.232 or 23.2%), the learning environment significantly predicted learning quality (R² = 0.264 or 26.4%), and Teacher Pedagogical Competence was the strongest individual predictor (R² = 0.298 or 29.8%). Simultaneously, the three predictors explained 46.5% of the variance in learning quality. These findings indicate that learning quality is associated with the combined strengthening of instructional leadership, school learning conditions, and teacher pedagogical capacity.
Pemanfaatan Lubuk Larangan sebagai Sumber Belajar Kontekstual pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Kabupaten Merangin Shobrina Fitri; Egi Agustandi; Muhammad Ali Imron; Diva Apri Mulya; Muhamat Soprian
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JIMAD - AGUSTUS
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v4i3.531

Abstract

Science learning in elementary schools is still predominantly based on textbooks, resulting in the underutilization of the local environment as a contextual learning resource. Consequently, students have not yet gained meaningful learning experiences that connect scientific concepts with real-world phenomena in their surrounding environment. This study aims to analyze the potential of Lubuk Larangan in Merangin Regency as a contextual learning resource, examine the integration of ecosystem concepts and local wisdom into science learning, and explain its contribution to students' conceptual understanding, science process skills, and environmental awareness. The findings indicate that Lubuk Larangan functions as a natural laboratory that supports contextual learning through direct observation of river ecosystems, thereby enhancing scientific thinking skills, learning motivation, active participation, and appreciation of local culture. Its implementation requires the support of instructional materials, collaboration among stakeholders, and school policies to ensure sustainability. The novelty of this study lies in the development of a community-based natural laboratory perspective of Lubuk Larangan that integrates river ecology, ethnoscience, conservation practices, science learning, and character education.
Peran Kearifan Lokal Masyarakat Merangin dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar di SD Negeri 001/VI Bangko Egi Agustandi; Shobrina Fitri; Muhammad Ali Imron; Diva Apri Mulya; Vivin Anisa
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JIMAD - AGUSTUS
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v4i3.563

Abstract

Character education among elementary school students is becoming increasingly complex due to social change, technological development, and weakening connections between students and local culture. Merangin local wisdom has the potential to serve as a foundation for contextual character education; however, research that conceptualizes it as an integrated ecosystem in elementary schools remains limited. This study aims to analyze the forms of Merangin local wisdom, mechanisms for integrating them into learning and school culture, family and community involvement, and supporting and inhibiting factors in its implementation at SD Negeri 001/VI Bangko. This study employed a qualitative approach with a case study design through observations, semi-structured interviews, and documentation involving the principal, teachers, students, parents, and community leaders. Data were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that values of mutual cooperation, deliberation, responsibility, care, politeness, and togetherness are transformed through culture-based learning, exemplary practices, habituation, cultural projects, and social activities. The novelty of this study lies in its conceptual model of local wisdom as a character education ecosystem integrating schools, families, communities, and responses to digital challenges.