Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DARING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH DASAR: The Effectiveness Of Change Learning In Indonesian Lessons During The Timepandemic Covid-19 in Primary Schools Muhammad Ali Imron; Amirul Mukminin; Marzul Hidayat
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 5 No. 1 (2020): Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang efektivitas pembelajaran bahasa indonesia selama masa pandemi covid-19. Metode penelitian ini adalah deskriptif  kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dan dokumen. Untuk teknik wawancara menggunakan jenis semi structured  interview yaitu pertanyaan sudah dibuat tapi bisa disisipi pertanyaan  lain yang berhubungan. Dokumen yang ditelaah yaitu tentang evaluasi daring.  Sedangkan analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas IV A selama masa pandemi covid-19. sesuai hasil wawancara dinilai kurang efektif, karena pada saat pembelajaran bahasa indonesia berlangsung dengan menggunakan aplikasi zoom, siswa kurang memahami pembelajaran yang disampaikan guru pada saat memaparkan materi pembelajaran hal itu terlihat saat guru menanyakan kepada siswa tentang pembelajaran yang disampaikan disitu banyak siswa yang kurang memahami dan pada saat pembelajaran berlangsung tidak semua siswa hadir dalam aplikasi zoom hal ini juga memicu siswa kurang memahami pembelajran. Kelebihan dari pembelajaran daring disini adalah waktu belajar fleksibel, dapat diakses dengan mudah, maju dibidang teknologi. Sedangkan kekurangan pelaksanaan pembelajaran daring adalah guru tidak dapat berinteraksi langsung dengan siswa, berkurangnya interaksi antara sesama, serta terkadang tidak stabilnya jaringan internet. Kata kunci: Pembelajaran Daring, Pembelajaran Bahasa indonesia, Covid-19  
Revitalisasi Perpustakaan Sekolah untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Muhammad Ali Imron; Zamdani Zamdani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SDN 58/VI Tanjung Berugo, dilihat dari segi ruangan perpustakaan yang besar dan didukung dengan sarana dan prasarana yang cukup memadai, perpustakaan sudah terlihat bagus, namun disini dari siswa yang berjumlah kurang lebih 200 terlihat sedikit yang berkunjung keperpustakaan, dikarenakan pada saat observasi tersebut ruangan perpustakaan terlihat berantakan, berantakan disini artinya buku-buku yang tidak terpakai lagi masih bertumpuk disudut-sudut ruangan perpustakaan maupun ditempat siswa membaca, sehingga tataan ruangan dan kebersihan perpustakaan menjadi tidak teratur dan berpengaruh kepada minat baca siswa, kemudian peneliti melihat staf perpustakaan bersama rekan-rekan melakukan revitalisasi perpustakaan agar minat baca siswa kembali meningkat ke perpustakaan, disinilah perlu dilakukan penelitian dan menggali informasi lebih mendalam tentang revitalisasi perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana revitalisasi perpustkaan sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif menggunakan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data didapatkan maka akan di analisis menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi perpustakaan sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa sudah meningkat dengan baik. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil observasi bahwa dengan adanya revitalisasi, perpustakaan sudah terlihat bagus, sarana dan prasarana sudah cukup memadai, kondisi dan kenyamanan ruangan sudah ditingkatkan. Didukung dengan hasil wawancara yang mana dengan adanya revitalisasi perpustakaan, pihak sekolah membuat kegiatan berkunjung secara rutin ke perpustakaan dengan bimbingan guru, setiap satu hari satu kelas yang telah ditentukan untuk berkunjung ke perpustakaan. Dengan kegiatan yang bernilai positif seperti itu maka siswa akan terbiasa untuk berkunjung ke perpustakaan dan minat baca siswa akan lebih meningkat.
Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V SDN 08/VI Lubuk Gaung I Zamdani, Zamdani; Ali Imron, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11391

Abstract

Berdasarkan hasil tes awal diketahui bahwa terdapat beberapa pemberian reward yang masih rendah dan jarang dilakukan, terdapat tiga indikator pemberian reward yang jarang dilakukan oleh guru yaitu (a) Reward dalam betuk Penghormatan (b) Reward dalam bentuk Hadiah, dan (c) Reward dalam bentuk aktifitas. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya minat belajar siswa yang kurang pada saat pembelajaran berlangsung dan tidak ada apresiasi setelah siswa berhasil menyelesaikan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dalam pemberian reward terhadap minat belajar siswa kelas V SDN 08/VI Lubuk Gaung I.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN 08/VI Lubuk Gaung I yang berjumlah 35 siswa. Teknik penarikan sampel menggunakan Sampling total. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kusioner dengan instrumen berupa angket, dokumentasi dan observasi. Teknik analisa data menggunakan rumus statistika yaitu regresi linier sederhana dan hipotesis menggunaka Uji-T. Dari analisis data pada Uji instrumen dihitung menggunakan rumus uji”t” maka diperoleh thitung 2,958 dan ttabel 1,689 pada taraf singnifikan a = 0,05 karna thitung > ttabel (2,958 > 1,689) dan diperoleh hasil nilai Asymp sebesar 0,006 yang mana nilai tersebut lebih kecil dari probabilitas 0,05 (0,006 < 0,05). Maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak. Dari analisis data telah terbukti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian reward terhadap minat belajar siswa.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Terpadu Kelas V Sekolah Dasar Ali Imron, Muhammad; Apri Mulya, Diva; Agustandi, Egi; Fitri, Shobrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.11415

Abstract

Hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas V SDN/III Koto Rendah hanya 18,75% yang mencapai kriteria katuntasan minimun yang ditetapkan sekolah yaitu 74. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor seperti, siswa malas bertanya kepada guru jika materi pelajaran yang mereka tidak mengerti, dan kurangnya nimat baca terhadap materi pembelajaran IPA dari dalam diri siswa. Untuk mengatasai permasalahan tersebut peneliti mencoba menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN/III Koto Rendah. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus setiap siklus terdiri 2 kali pertemuan tatap muka dan 1 kali evaluasi. Adapun hasil penelitian tindakan kelas ini dapat dilihat dari nilai rata-rata meningkat dari 30,51 pada siklus I menjadi 52,42 pada siklus II, dan menjadi 80,62 pada siklus III. Sementara dilihat dari ketuntasan belajar siswa dari 0% pada siklus I menjadi 37,5% pada siklus II, dan menjadi 75% pada siklus III.
Analisa Pengaruh Suhu Lingkungan Terhadap Daya yang Digunakan Pada Kontainer Pendingin Wibisono, Yohan; Kurniawan, Edi; Ali Imron, Muhammad
Jurnal 7 Samudra Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal 7 Samudra
Publisher : PPPM - POLITEKNIK PELAYARAN SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54992/7samudra.v6i2.82

Abstract

Jumlah nilai perdagangan yang ada di suatu negara merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara. Perdagangan di Indonesia dengan laut yang luas maka Pemerintah membuat kebijakan Tol Laut. Dengan kebijakan ini meningkatkan jumlah kapal yang ada di Indonesia khususnya jenis kapal kontainer. Salah satu jenis kontainer yang diangkat adalah kontainer pendingin untuk mengangkut barang yang mudah busuk jika tidak didinginkan. Kontainer pendingin membutuhkan daya listrik yang cukup besar untuk mendinginkan ruangan di dalam kontainer yaitu 10 kW hingga 12 kW untuk ukuran kontainer pendingin 40ft. Konsumsi daya listrik kontainer pendingin dipengaruhi oleh suhu lingkungan dimana konsumsi daya tertinggi terjadi ketika pada suhu 35.90 C pada pukul 12.00 yaitu sebesar 12 kW dan konsumsi daya terendah terjadi pada suhu 30.20 C pada pukul 04.00 yaitu sebesar 10 kW.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI SMART HOME MENGGUNAKAN NODMCU ESP8266 BERBASIS IOT TERINTREGASI SENSOR CAHAYA DENGAN METODE R&D Ali Imron, Muhammad; Mashuri, Chamdan; Kistofer, Terdy; Kristianto, Hery
Inovate Vol 8 No 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/inovate.v8i1.5120

Abstract

The control system is an integrated part of today's modern life system. For example: room temperature control,washing machines, robots, airplanes, and so on. In the era of analog technology development, electrical devices aregenerally controlled manually by the user. Someone has to turn on and off the switch directly connected to the electricaldevice. Sometimes, there are some electrical devices that are found still alive when not in use, this can be caused by theuser's negligence to turn off these electrical devices. If there are quite a number of electrical devices in a house, it willbe very ineffective and inconvenient to manually turn off and on these electrical devices. To overcome this problem, acontrol system or smart home is proposed where the system is expected to be time efficient and minimize electricitywastage. The research method that will be used is the R&D method, namely developing products and validating theseproducts so that they become new products that meet needs. The new product is developed through systematicprocedures and field trials so that it meets certain quality criteria or standards, effectiveness and efficiency. In thisresearch using NodeMCU and ralay to store data and manage several commands that have been stored into NodeMCUthen commands are given to relays whose job is to connect and disconnect electric currents, for control devices coupledwith light sensors. To control the tool using Google Home, from the test results it was found that the NodeMCU, therelay and the light sensor were running according to the command.Key Words : Smart Home, Internet Of Things (IoT), Light Sensor
Pemanfaatan Media Interaktif untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Negeri 58/VI Tanjung Berugo Egiagustandi, Egiagustandi; Ali Imron, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang sering dijumpai pada sekolah dasar khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus adalah tidak adanya kreativitas anak dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, dikarenakan siswa berkebutuhan khusus mengalami keterlambatam dalam proses belajar dan kurang fokus dalam menerima pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaat media interaktif untuk meningkatkan kreativitas anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar dan memberikan pengetahuan dampak positif penggunaan media interaktif untukanak berkebutuhan khusus agar menciptakan pembelajaran yang bermakna dan efektif efisien. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan teknik studi kepustakaan dengan mencari 7 artikel penelitian yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian ini adalah media interaktif berbasis digital terbukti layak dan efektif untuk meningkatkan kreativitas anak berkebutuhan khusus di sekolah dasar. Pendidikan khusus merupakan pendidikan yang memberikan pembelajaran secara khusus untuk anak berkebutuhan khusus. Media digital dinyatakan valid menjadi media yang interaktif untuk pembelajaran anak berkebutuhan khusus sekaligus meningkatkan kreativitasnya. Penelitian ini dapat menjadi salah satu referensi untuk para calon guru, guru, atau pendamping anak berkebutuhan khusus dalam segi pembelajaran yang interaktif dan memberikan dampak positif bagi perkembangan kreativitasnya.
Kesiapan dan Hambatan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ali Imron, Muhammad; Agustandi, Egi; Rizki Safari, Ageng
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi kurikulum merdeka, (2) kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, (3) hambatan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 60/VI Bangko. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SDN 60/VI Bangko. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran dikategorikan cukup baik, yang mencakup persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran; 2) Kesiapan guru SDN 60/VI Bangko dalam implementasi kurikulum merdeka dikategorikan cukup baik pada persiapan, pelaksanaan, hingga penilaian pembelajaran dan dari tiga karakteristik kurikulum merdeka yang ada pada lembar observasi dua diantaranya terpenuhi; 3) Hambatan yang dialami oleh guru di SDN 60/VI Bangko dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, yaitu sulitnya mengubah metode mengajar yang lama dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang belum maksimal.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGGUNAAN QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA INTERAKTIF SD NEGERI 139/III LEMPUR MUDIK Shobrina Fitri; Muhammad Ali Imron; Egi Agustandi; Ferinaldi; Diva Apri Mulya; Yudhistira Ahmad; Wira Hadi Kusuma
AbdiMasya | Hira Institute Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Hira Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) provides a great opportunity to create interactive and effective learning. This workshop aims to improve the competence of teachers at SDN 139/III Lempur Mudik in using the Quizizz application as an interactive science learning media. The activity involved 10 teachers, which was carried out through theory, practice, and evaluation sessions. The evaluation results showed that 80% of participants understood the use of Quizizz well based on the pre-test and post-test. Teachers were also able to create interactive quizzes with good quality, and the participation rate reached 90%. Obstacles such as limited devices and adaptation to technology were successfully overcome through mentoring solutions and the provision of additional devices. This workshop made a positive contribution to learning innovation in elementary schools, with the hope of continued mentoring for the sustainability of the program. Keywords: learning technology, Quizizz, teacher competence, interactive science.
Elevating Educational Quality: The Synergistic Impact of Principal Supervision, Learning Environment, and Teacher Pedagogy Yesi Elfisa; Diva Apri Mulya; Muhammad Ali Imron; Shobrina Fitri; Zamdani Zamdani
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 3 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i3.1618

Abstract

Improving learning quality in Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT) in Merangin Regency requires principal academic supervision, a supportive learning environment, and teachers’ pedagogical competence. This quantitative ex post facto survey examined the extent to which these three variables predicted learning quality. Data were collected from 86 teacher respondents through a Likert-type questionnaire using saturated sampling of the accessible SDIT teacher population. The data were analyzed using descriptive statistics, assumption tests, simple linear regression, multiple linear regression, t-tests, an F-test, and coefficients of determination. The results show that principal academic supervision significantly predicted learning quality (R² = 0.232 or 23.2%), the learning environment significantly predicted learning quality (R² = 0.264 or 26.4%), and Teacher Pedagogical Competence was the strongest individual predictor (R² = 0.298 or 29.8%). Simultaneously, the three predictors explained 46.5% of the variance in learning quality. These findings indicate that learning quality is associated with the combined strengthening of instructional leadership, school learning conditions, and teacher pedagogical capacity.