Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Sains Berbasis Kontekstual pada Materi Sumber Energi Kelas III Sekolah Dasar Shobrina Fitri; Egi Agustandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran, media sangat penting digunakan karena media pembelajaran dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terancana sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif, dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. pada pembelajaran materi sumber energi terlihat keterbatasan media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menerangkan pembelajaran di dalam kelas, sehingga membuat suasana pembelajaran menjadi membosankan. Maka dapat diatasi dengan mengembangkan media pembelajaran kincir air. Artikel ini mengkaji tentang cara pengembangan media pembelajaran kincir air, mengetahui validitas dan praktikalitas media pembelajaran kincir air yang dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation, Evaluation). Dengan demikian, berdasarkan proses pengembangan mulai dari prosedur, validitas dan praktikalitas, secara keseluruhan disimpulkan bahwa produk media pembelajaran kincir air “sangat baik” untuk digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Sains Berbasis Kontekstual pada Materi Sumber Energi Kelas III Sekolah Dasar Shobrina Fitri; Egi Agustandi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembelajaran, media sangat penting digunakan karena media pembelajaran dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terancana sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif, dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif. pada pembelajaran materi sumber energi terlihat keterbatasan media pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam menerangkan pembelajaran di dalam kelas, sehingga membuat suasana pembelajaran menjadi membosankan. Maka dapat diatasi dengan mengembangkan media pembelajaran kincir air. Artikel ini mengkaji tentang cara pengembangan media pembelajaran kincir air, mengetahui validitas dan praktikalitas media pembelajaran kincir air yang dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation, Evaluation). Dengan demikian, berdasarkan proses pengembangan mulai dari prosedur, validitas dan praktikalitas, secara keseluruhan disimpulkan bahwa produk media pembelajaran kincir air “sangat baik” untuk digunakan.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Discovery Learning di Kelas IV SDN 75/III Koto Rendah Agustandi, Egi; Shobrina, Shobrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan model discovery learning. Penelitian dilaksanakan pada semester I tahun ajaran 2022/2023 di kelas IV SDN 75/III Koto Rendah pada bulan Oktober 2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tiga kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 75/III Koto Rendah dengan jumlah 28 orang siswa. Teknik pegunpulan data terdiri dari observasi, soal tes dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu di kelas IV. Peningkatan ini dapat dilihat dari: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) siklus I adalah 65% dan siklus II adalah 75% pelaksaan pembelajaran pada aspek guru pada siklus I adalah 65,2% dan siklus II adalah 77,7%. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 71,2% dengan siklus II 79,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model discovey learning di kelas IV SDN 75/III Koto Rendah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Tematik Terpadu.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Terpadu Kelas V Sekolah Dasar Ali Imron, Muhammad; Apri Mulya, Diva; Agustandi, Egi; Fitri, Shobrina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i3.11415

Abstract

Hasil belajar IPA Terpadu siswa kelas V SDN/III Koto Rendah hanya 18,75% yang mencapai kriteria katuntasan minimun yang ditetapkan sekolah yaitu 74. Hal ini disebabkan oleh beberapa factor seperti, siswa malas bertanya kepada guru jika materi pelajaran yang mereka tidak mengerti, dan kurangnya nimat baca terhadap materi pembelajaran IPA dari dalam diri siswa. Untuk mengatasai permasalahan tersebut peneliti mencoba menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN/III Koto Rendah. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus setiap siklus terdiri 2 kali pertemuan tatap muka dan 1 kali evaluasi. Adapun hasil penelitian tindakan kelas ini dapat dilihat dari nilai rata-rata meningkat dari 30,51 pada siklus I menjadi 52,42 pada siklus II, dan menjadi 80,62 pada siklus III. Sementara dilihat dari ketuntasan belajar siswa dari 0% pada siklus I menjadi 37,5% pada siklus II, dan menjadi 75% pada siklus III.
Pendokumentasian Pengalaman dan Solidaritas Mahasiswa Program Doktor Kependidikan Universitas Jambi Angkatan Tahun 2024 Edi Kurniawan; Ade Taufan; Egi Agustandi; Shobrina Fitri
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2025): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v3i1.3004

Abstract

Tujuan untuk mendokumentasikan interaksi, kegiatan bersama, dan dukungan antar mahasiswa, dokumentasi ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang suportif, di mana mahasiswa merasa tidak sendiri dalam menghadapi tekanan studi. Kegiatan pengabdian ini didesain dari Pembelajaran online dan offline. Sasaran dalam pengabdian ini terdiri dari mahasiswa program doktor kependidikan angkatan 2024 berjumlah 42 orang, kelas A dan B. Yang di fokuskan untuk kelas B berjumlah 20 orang. Media yang digunakan: WhatsApp Group Kelas B dan Mata Kuliah. Waktu pelaksanaan untuk kegiatan yaitu; pada semester ganjil 2024/2025 sesuai Kelender Akademik UNJA. Dimulai pada tanggal 1 agustus 2024 s.d 29 januari 2025 untuk kelas B. Perjalanan Program Doktor Kependidikan UNJA angkatan 2024 masih panjang. Namun, dengan fondasi solidaritas dan pengalaman yang telah terukir, mereka melangkah maju dengan optimisme. Ikatan yang terbentuk bukan sekadar relasi pertemanan biasa, melainkan sebuah keluarga akademis yang saling mendukung dan menginspirasi. Mereka yakin, dengan semangat kebersamaan ini, setiap rintangan dapat diatasi, dan tujuan untuk menjadi agen perubahan di bidang kependidikan akan tercapai. Angkatan 2024 ini adalah bukti bahwa perjalanan doktor tidak harus selalu sendirian, melainkan dapat menjadi sebuah petualangan kolaboratif yang penuh makna dan kenangan.
Kesiapan dan Hambatan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ali Imron, Muhammad; Agustandi, Egi; Rizki Safari, Ageng
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) implementasi kurikulum merdeka, (2) kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, (3) hambatan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di SDN 60/VI Bangko. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SDN 60/VI Bangko. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu: 1) Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran dikategorikan cukup baik, yang mencakup persiapan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran; 2) Kesiapan guru SDN 60/VI Bangko dalam implementasi kurikulum merdeka dikategorikan cukup baik pada persiapan, pelaksanaan, hingga penilaian pembelajaran dan dari tiga karakteristik kurikulum merdeka yang ada pada lembar observasi dua diantaranya terpenuhi; 3) Hambatan yang dialami oleh guru di SDN 60/VI Bangko dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, yaitu sulitnya mengubah metode mengajar yang lama dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang belum maksimal.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGGUNAAN QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA INTERAKTIF SD NEGERI 139/III LEMPUR MUDIK Shobrina Fitri; Muhammad Ali Imron; Egi Agustandi; Ferinaldi; Diva Apri Mulya; Yudhistira Ahmad; Wira Hadi Kusuma
AbdiMasya | Hira Institute Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Hira Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) provides a great opportunity to create interactive and effective learning. This workshop aims to improve the competence of teachers at SDN 139/III Lempur Mudik in using the Quizizz application as an interactive science learning media. The activity involved 10 teachers, which was carried out through theory, practice, and evaluation sessions. The evaluation results showed that 80% of participants understood the use of Quizizz well based on the pre-test and post-test. Teachers were also able to create interactive quizzes with good quality, and the participation rate reached 90%. Obstacles such as limited devices and adaptation to technology were successfully overcome through mentoring solutions and the provision of additional devices. This workshop made a positive contribution to learning innovation in elementary schools, with the hope of continued mentoring for the sustainability of the program. Keywords: learning technology, Quizizz, teacher competence, interactive science.
PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK MENDUKUNG PERAN GURU DALAM PENYAMPAIAN MATERI DI KELAS Diva Apri Mulya; Muhammad Ali Imron; Egi Agustandi; Helmi Syarif; Shobrina Fitri; Ade Taufan; Muhammad Rizzky Abdillah
AbdiMasya | Hira Institute Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Hira Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to improve teachers' skills in developing and utilizing digital learning media to support their role in delivering learning materials. The activity was conducted at Sungai Tutung 02/III Public Elementary School, targeting all 17 elementary school teachers. The activity employed a workshop approach in the form of in-service training with a participatory approach, where participants actively engaged through hands-on practice in creating digital-based learning media using the Genially application. The activity included an introduction to digital learning media, training in media creation, and mentoring for classroom implementation. The results of the activity demonstrated an increase in teachers' understanding and skills in designing creative and interactive digital learning media. Teachers demonstrated high enthusiasm and were able to produce Genially-based learning media that could be used in the learning process. This activity had a positive impact on learning innovation and is expected to increase student motivation and understanding of the material presented.
Decision-Making Effectiveness and Organizational Commitment Among Islamic Boarding School Educators: A Sequential Explanatory Mixed-Methods Study Muhammad Ali Basroh; Ferinaldi Ferinaldi; Egi Agustandi
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 3 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i3.1624

Abstract

Organizational commitment among educators is essential for the continuity of instructional and residential services in Islamic boarding schools. However, the mechanisms through which managerial decisions shape commitment remain insufficiently explained in pesantren settings, where leadership authority and communal values intersect. This study examined the association between decision-making effectiveness and organizational commitment among educators at Al Munawaroh Tabir Raya Islamic Boarding School, Merangin Regency, Indonesia. A sequential explanatory mixed-methods design was used. Quantitative data from 20 educators were collected through a Likert-type questionnaire and analyzed using descriptive statistics, normality and linearity tests, Pearson correlation, simple linear regression, and coefficient of determination. Interviews, observation, and document review with key informants were used to explain the statistical pattern. Decision-making effectiveness was strongly and positively associated with organizational commitment (r = 0.897, p < 0.001), accounting for 80.5% of the observed variance (R² = 0.805). Qualitative evidence indicated that transparent goal setting, participation in formulating alternatives, and systematic evaluation and follow-up promoted fairness, role clarity, and a sense of belonging. The findings position decision-making effectiveness as a salient correlate of educator commitment and support the formalization of participatory decision procedures and feedback mechanisms in Islamic boarding schools.
Pemanfaatan Lubuk Larangan sebagai Sumber Belajar Kontekstual pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Kabupaten Merangin Shobrina Fitri; Egi Agustandi; Muhammad Ali Imron; Diva Apri Mulya; Muhamat Soprian
JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): JIMAD - AGUSTUS
Publisher : PT. Penerbit Tiga Mutiara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61404/jimad.v4i3.531

Abstract

Science learning in elementary schools is still predominantly based on textbooks, resulting in the underutilization of the local environment as a contextual learning resource. Consequently, students have not yet gained meaningful learning experiences that connect scientific concepts with real-world phenomena in their surrounding environment. This study aims to analyze the potential of Lubuk Larangan in Merangin Regency as a contextual learning resource, examine the integration of ecosystem concepts and local wisdom into science learning, and explain its contribution to students' conceptual understanding, science process skills, and environmental awareness. The findings indicate that Lubuk Larangan functions as a natural laboratory that supports contextual learning through direct observation of river ecosystems, thereby enhancing scientific thinking skills, learning motivation, active participation, and appreciation of local culture. Its implementation requires the support of instructional materials, collaboration among stakeholders, and school policies to ensure sustainability. The novelty of this study lies in the development of a community-based natural laboratory perspective of Lubuk Larangan that integrates river ecology, ethnoscience, conservation practices, science learning, and character education.