Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Setawar Abdimas

PENGUATAN PERAN PENDIDIK TERHADAP PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS PROYEK SATUAN PENDIDIKAN Tomi Hidayat; Irwandi; Pariyanto
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i1.6174

Abstract

Tujuan dari pengabdian adalah peserta dapat menguatkan pemahaman mengenai esensi pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan, merefleksikan pelaksanaan projek profil di tahun pertama sebagai Sekolah Penggerak, menganalisis miskonsepsi pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan, merancang asesmen projek yang efektif menyasar profil pelajar Pancasila. Mengoptimalkan kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila yang berdampak kepada murid. Seluruh peserta memaparkan mengenai pengembangan kegiatan projek di satuan pendidikan, merancang asesmen projek yang efektif menyasar profil pelajar Pancasila, dan mengoptimalkan kegiatan projek yang berdampak kepada murid. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler. Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler. Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Kata Kunci : Profil Pelajar Pancasila, Refleksi, Miskonsepsi, Proyek.
OPTIMALISASI PENINGKATAN BLUE ECONOMY MASYARAKAT BERBASIS EDUPRENEURSHIP PRODUK OLAHAN SEAFOOD DI KAMPUNG NELAYAN Olda Riezqyka; Reza Wulandari; Tomi Hidayat
Setawar Abdimas Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v3i2.6497

Abstract

Letak kampung nelayan ini cukup strategis, letaknya yang berada di tepian laut mempunyai potensi sumber daya alam perikanan laut yang tinggi, mata pencaharian nelayan Kelurahan Malabero berpotensi cukup besar dimana pada musim panen rata-rata nelayan mampu memproduksi seafood sebanyak 500 kg per harinya. Kelurahan Malabero masih menggunakan metode pengolahan yang masih bahan setengah jadi. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat kampung nelayan ini karena pada aspek penggunaan teknologi dan kualitas produksi hasil tangkap laut, untuk itu aplikasi teknologi yang berbasis edupreneurship dalam hal produksi hasil tangkapan nelayan diharap dapat meningkatkan blue economy, ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat nelayan Kelurahan Malabero Kota Bengkulu (Ilham Albohari, 2023). Tujuan dilakukannya observasi ini dapat mengetahui permasalahan yang terjadi sehingga kami dapat membantu perkembangan untuk kedepannya. Metode pendekatan pelaksanaan program ini menggunakan (1) Metode kualitatif deskriptif; (2) Observasi lapangan dan wawancara; (3) Sosialisasi pengemasan produk; (4) Evaluasi kegiatan. Proses aplikasi teknologi ini tepat guna ini diawali dengan memetakan potensi blue economy, ketahanan pangan, modal, peluang usaha, pemasaran, komunikasi, motivasi,perkembangan, dan pengenalan edupreneurship (Khoirul Muslimin, 2022). Kata Kunci : Optimalisasi, Blue Economy, Edupreneurship.
SOSIALISASI PEMBELAJARAN MENDALAM DAN AKREDITASI SEKOLAH MENUJU PENDIDIKAN BERMUTU UNTUK SEMUA Tomi Hidayat; Adi Asmara; Pariyanto
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8033

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu tujuan utama dalam pembangunan sumber daya manusia. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui proses akreditasi, yang bertujuan untuk menilai kelayakan dan kinerja institusi pendidikan. Namun, masih banyak institusi pendidikan yang kurang memahami pentingnya akreditasi dan cara mempersiapkannya secara efektif. Di sisi lain, perkembangan teknologi, khususnya deep learning, menawarkan potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pendidikan. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian yang menggabungkan pendekatan deep learning dengan sosialisasi akreditasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua metode utama, yaitu sosialisasi akreditasi dan pelatihan deep learning, yang ditujukan kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya akreditasi serta kemampuan dalam memanfaatkan teknologi deep learning untuk analisis data pendidikan. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesiapan institusi pendidikan menghadapi akreditasi dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pendidikan.
SOSIALISASI AKREDITASI SEKOLAH DAN PEMBELAJARAN MENDALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERMUTU DI KABUPATEN MUKOMUKO Adi Asmara; Tomi Hidayat; Santoso
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8051

Abstract

Pendidikan bermutu merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Artikel ini bertujuan untuk menyosialisasikan pendekatan deep learning (pembelajaran mendalam) dalam proses pembelajaran serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya akreditasi sekolah sebagai upaya menuju pendidikan yang berkualitas dan inklusif. Melalui kegiatan pengabdian ini, dilakukan sosialisasi kepada guru dan tenaga kependidikan di tingkat sekolah menengah. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang penerapan deep learning dalam pembelajaran dan kesadaran akan pentingnya akreditasi sekolah. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.