Ikan Waulang (Priacanthus sp.) merupakan salah satu jenis ikan demersal yang banyak ditangkap oleh nelayan di Desa Tanah Rata, Kecamatan Banda, dan memiliki nilai ekonomi yang cukup penting dalam menunjang pendapatan masyarakat pesisir. Namun demikian, hingga saat ini belum tersedia data ilmiah yang memadai terkait aspek bioekologinya, sehingga penelitian ini perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik bioekologi ikan Waulang yang meliputi pola pertumbuhan serta indeks kondisi ikan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi lapangan, analisis regresi untuk mengetahui pola pertumbuhan (isometrik atau alometrik), serta perhitungan indeks kondisi ikan (K) dengan rumus K = (W/L³) × 100 untuk menilai kondisi atau kesehatan ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang–bobot ikan Waulang (Priacanthus sp.) menghasilkan nilai koefisien b sebesar 1,6664 pada ikan betina dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,7708, sedangkan pada ikan jantan diperoleh nilai b sebesar 0,9055 dengan R² sebesar 0,0615. Persamaan hubungan panjang–bobot untuk ikan betina adalah W = 0,7282L¹·⁶⁶⁶⁴, sedangkan untuk ikan jantan adalah W = 7,9014L⁰·⁹⁰⁵⁵. Nilai indeks kondisi ikan betina sebesar 1,059 termasuk dalam kategori cukup sehat atau normal, meskipun mendekati batas bawah, sedangkan nilai indeks kondisi ikan jantan sebesar 1,153 juga tergolong cukup sehat dengan kondisi fisik yang relatif lebih baik dibandingkan ikan betina.