Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : academicus

Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning: Dari Pendekatan Hafalan Menuju Internalisasi Nilai Wafa, Ali; Syarifah, Syarifah; Nadhif, Moh.
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.95

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama masih dominan menggunakan pendekatan hafalan (rote learning). Model ini terbukti kurang efektif dalam membentuk pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai spiritual serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran integratif yang memberikan kesempatan bagi semua anak didik mendapatkan pengetahuan secara utuh dan lebih bermakna, melalui internalisasi niali. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap transformasi pembelajaran pendidikan agama berbasis deep learning: dari pendekatan hafalan menuju internalisasi nilai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang tujuan memahami transformasi pembelajaran secara mendalam melalui wawancara mendalam, observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, serta telaah dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) transformasi pembelajaran membutuhkan komitmen dan dukungan kelembagaan; (2) penerapan deep learning meningkatkan kesadaran metakognitif, refleksi nilai spiritual, kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta internalisasi nilai melalui pengalaman nyata; (3) integrasi strategi refleksi diri, studi kasus, dan proyek berbasis pengalaman nyata menjadikan pembelajaran lebih bermakna, menyenangkan, dan mampu meningkatkan profesionalisme guru. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis deep learning dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan agama.
Pendidikan Islam Berwawasan Nilai-nilai Toleransi di Pesantren Nazhatut Thullab Ali Wafa; Mohammad Thoyyib Madani; Subairi Subairi
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 3 No. 1 (2024): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v3i1.36

Abstract

Artikel ini mengungkap pendidikan Islam berwawasan nilai-nilai toleransi di pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang. Penulis beragumen, pendidikan Islam pesantren apabila dirancang dan dilaksanakan dengan penuh pertimbangan, dapat menjadi alat yang ampuh, tidak hanya untuk menyebarkan pengetahuan tentang berbagai agama, namun juga meningkatkan empati, rasa hormat, dan kemanusiaan di antara individu-individu dari latar belakang agama dan budaya yang berbeda. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatitf dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendidikan Islam berwawasan nilai-nilai toleransi yang dikembangankan di pondok pesantren Nazhatut Thullab Prajjan Camplong Sampang, berdasarkan hasil Penelitian adalah: sikap belajar hidup dalam perbedaan; sikap saling menghargai perbedaan; sikap menghindari prasangka buruk; sikap solidaritas sosial; sikap keterbukaan (inklusif); kemanusiaan atau humanis; dan sikap rendah hati (tawadhu), keseimbangan (tawazun), moderat (tawasuth), keteladanan (uswah), pola hidup sehat, dan cinta tanah air.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Deep Learning: Dari Pendekatan Hafalan Menuju Internalisasi Nilai Ali Wafa; Syarifah Syarifah; Moh. Nadhif
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.95

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama masih dominan menggunakan pendekatan hafalan (rote learning). Model ini terbukti kurang efektif dalam membentuk pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai spiritual serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran integratif yang memberikan kesempatan bagi semua anak didik mendapatkan pengetahuan secara utuh dan lebih bermakna, melalui internalisasi niali. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap transformasi pembelajaran pendidikan agama berbasis deep learning: dari pendekatan hafalan menuju internalisasi nilai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang tujuan memahami transformasi pembelajaran secara mendalam melalui wawancara mendalam, observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, serta telaah dokumen yang relevan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) transformasi pembelajaran membutuhkan komitmen dan dukungan kelembagaan; (2) penerapan deep learning meningkatkan kesadaran metakognitif, refleksi nilai spiritual, kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta internalisasi nilai melalui pengalaman nyata; (3) integrasi strategi refleksi diri, studi kasus, dan proyek berbasis pengalaman nyata menjadikan pembelajaran lebih bermakna, menyenangkan, dan mampu meningkatkan profesionalisme guru. Kesimpulannya, pembelajaran berbasis deep learning dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai spiritual dalam pendidikan agama.