Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sustaining Weight Loss in Women: The Role of Social Intelligence and Physiotherapy in Optimizing Low Impact Aerobic Exercise and Pilates Syurrahmi, Syurrahmi; Rahmanti, Ainnur; Margiyati; Dayaningsih, Diana; Krisna Dwi Patrisia, Ni Kadek
LAW & PASS: International Journal of Law, Public Administration and Social Studies Vol. 1 No. 6 (2025): February
Publisher : PT. Multidisciplinary Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/lawpass.v1i6.67

Abstract

The global rise in obesity necessitates effective interventions, particularly for women, who often face unique challenges. This study investigates the comparative effects of low-impact aerobic exercise and Pilates on body fat percentage reduction in obese women, considering the moderating role of age. A quantitative experimental design with pre- and post-tests was employed, involving 40 obese women recruited through purposive sampling. Participants engaged in either low-impact aerobic exercise or Pilates for eight weeks, with body fat percentage measured using skinfold calipers. Two-way ANOVA was used to analyze the data, revealing significant differences between exercise types and age groups. Low-impact aerobics demonstrated a greater reduction in body fat percentage compared to Pilates. Adolescents experienced a more pronounced reduction with aerobics, while adults benefited more from Pilates. These findings highlight the importance of tailoring exercise interventions to age-specific needs. Furthermore, social intelligence, motivation, adherence, and social support were identified as crucial factors in program success. This study underscores the potential of integrating social and psychological elements into physiotherapy practices to enhance weight management outcomes in obese women. The results provide valuable insights for designing targeted exercise programs that consider both physical and social-emotional factors.
Perbedaan Faktor Maternal Sebagai Determinan Stunting Dary, Dary; Davidson, Sarah Melati; Margiyati, Margiyati; Astuti, Yuni; Dayaningsih, Diana; Sari, Novita Wulan; Tauho, Kristiani Desimina; Tampubolon, Rifatolistia; Kalyani, Ratana Subha Putri
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1019

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia tergolong tinggi yaitu 24,4% sehingga harus segera ditangani dan dicegah agar tidak terjadi. Banyak studi menghubungkan stunting dengan dengan faktor maternal karena ibu adalah penentu tersedianya asupan dan perawatan kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan faktor maternal sebagai determinan stunting pada kelompok anak stunting dan tidak stunting. Desain penelitian adalah cross-sectional dengan membandingkan data pada kelompok kasus dan kontrol. Populasi penelitian yaitu balita usia 24-60 bulan di wilayah kerjasama pelayanan Puskesmas Karanggede. Jumlah sample penelitian sebanyak 30 pada masing-masing kelompok. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus sampai Oktober 2023. Analisis data menggunakan uji statistik non parametric Mann Whitney untuk menganalisis perbedaan faktor maternal pada kelompok stunting dan tidak stunting. Hasil penelitian menemukan bahwa faktor maternal yang berbeda secara signifikan antara kelompok stunting dan tidak stunting yaitu tinggi badan ibu (p-value=0,018), pendidikan ibu (p-value=0,000) dan LiLA ibu sebelum hamil subjek (p-value=0,039). Faktor maternal seperti usia ibu ketika menikah, usia ibu ketika hamil subjek, pekerjaan ibu, dan status gizi ibu tidak signifikan berbeda antara kelompok stunting dan tidak stunting (p-value>0,05). Penanganan stunting harus dilakukan secara multipihak dengan memperhatikan faktor maternal.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga Tentang Covid 19 Dayaningsih, Diana; Suprapti, Erni
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10 No 1 (2021): Edisi Januari-Juni 2021
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.271 KB) | DOI: 10.32534/jik umc.v10i1.1976

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Fenomena Covid 19 begitumencengangkan dunia, Covid 19 yang sudahtersebarsampaike 34 provinsi di Indonesia berpengaruhbesarbagi sektor kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Data pada tanggal 31 Maret 2020 menunjukkan kasus yang terkonfirmasi berjumlah 1.528 kasus dan 136 kasus kematian. Tingkat mortalitas COVID 19 di Indonesia sebesar 8,9 %, angka ini merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara. Pada masa pandemi Covid 19 ini, pengetahuan masyarakat mengenai Covid 19 sendiri sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih luas sehingga masyarakat bisa mendapatkan pertolongan dengan segera jika memiliki keluhan/gejala terkait. Penguatan pengetahuan tentang Covid 19 pada keluarga diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid 19 melalui pendidikan kesehatan dengan sasaran keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang Covid 19 di Wilayah Kota Semarang. Metode penelitian ini penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan Pra-Pasca Test dalam suatu kelompok (One-Group Pra Test-Posttest Design) tanpa kelompok kontrol dengan jumlah sampel 206 orang yang bersedia menjadi subjek dalam penelitian ini. Hasil penelitianWilcoxon test dapat disimpulkan terdapat perbedaan pengetahuankeluargatentang covid-19 sebelum dan sesudah diberikan pendidikankesehatan (p = 0,000 < 0,05) dimana 148 responden yang mengalamipeningkatanpengetahuantentang Covid19, 23 respondenmengalamipenurunanpengetahuantentang Covid19, dan sebanyak 35 orang tidakmengalamipeningkatanataupenurunan. Kesimpulanbahwapendidikankesehatanefektifdalammeningkatkanpengetahuankeluargatentang Covid19. Saran peningkatan pendidikan kesehatan tentang Covid 19 pada masyarakat menjadi potensi dan kekuatan yang baik bagi Pemerintah Kota Semarang dalam penanganan Covid 19. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan, Covid 19