Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Implementasi The Celestial Management Pada Perusahaan Asuransi Syariah di Indonesia Alvernia Kurniartha; Sidik, Syahrial; Wahyuari, Wahyuari
IJEEM - Indonesian Journal of Environmental Education and Management Vol. 11 No. 1 (2026): IJEEM: Indonesian Journal of Environmental Education and Management Volume 11
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/ijeem.v11i1.66490

Abstract

Implementasi POJK No. 11 Tahun 2023 yang mewajibkan pemisahan unit usaha syariah (spin-off) telah memaksa entitas untuk berdiri mandiri sebagai perusahaan full-fledged, termasuk industri Asuransi Syariah. Berdasarkan laporan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), transisi ini menuntut kesiapan modal dan penguatan tata kelola yang jauh lebih kokoh dibandingkan saat masih berbentuk unit usaha. Namun, industri ini dihadapkan pada tantangan berat berupa krisis kepercayaan publik akibat kasus gagal bayar pada beberapa perusahaan asuransi besar yang disebabkan oleh kesalahan kelola investasi dan lemahnya pengawasan etika internal. Kepatuhan syariah secara formal saja tidak cukup, diperlukan integrasi nilai-nilai etik yang mendalam untuk menjamin keberlanjutan bisnis. The Celestial Management (TCM) atau Manajemen Langit menawarkan paradigma manajemen berbasis spiritualitas yang mengintegrasikan pilar 3W: Worship, Wealth, dan Warfare dan masing-masing nilai utama yang diturunkannya adalah Zero Base, Iman, Konsisten, Result Oriented (ZIKR); Power, Information, Knowledge, Reward (PIKR) dan Militan, Intelek, Kompetitif, Regeneratif (MIKR) sebagai indikator yang dapat menjadi parameter yang tepat dalam mengukur praktek spiritual manajemen dan sebagai landasan operasional perusahaan. Hal tersebutlah yang melatar-belakangi penelitian ini. Tujuan penelitian adalah : untuk mengetahui apakah TCM sudah diimplementasikan dalam manajemen Perusahaan Asuransi Syariah full-fledged di Indonesia? dan untuk mengetahui bagaimana profil implementasi pilar ZIKR, PIKR, dan MIKR pada perusahaan asuransi syariah full-fledged di Indonesia dan disparitas penerapan nilai-nilai tersebut mempengaruhi kualitas tata kelola di tengah tantangan krisis kepercayaan industri asuransi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Responden adalah karyawan dari 8 (delapan) sampel Perusahaan Asuransi Syariah Jiwa dan Umum (full-fledged), dengan total 100 responden mengisi kuisioner yang didesign menggunakan skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor dari pengukuran 3 indikator TCM adalah 92,79%, yang artinya bahwa Perusahaan sudah sepenuhnya mengimplementasi-kan konsep TCM. Sedangkan implementasi indikator PIKR (Wealth) memiliki rata-rata skor terendah (89,20%) dibandingkan 2 variabel lainnya, terutama 1 (satu) Perusahaan yang skor PIKR-nya masih 70.0%. Ini menunjukkan bahwa aspek spiritualitas dalam konteks "distribusi kemakmuran" masih perlu diperkuat lagi. Selain itu, 2 dari 8 sampel Perusahaan (25%) memiliki skor di bawah 90%, diharapkan untuk melakukan evaluasi pada implemensistem Reward Distribution dan Information Sharing (bagian dari PIKR) agar selaras dengan prinsip manajemen langit.