Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Membangun Pemahaman Komprehensif Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Di Kampung Tulung Kota Magelang Yeni Yulistanti; Wiwin Renny Rahmawati; Lulut Handayani
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 2 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i2.13358

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek fundamental dalam kehidupan wanita yang harus mendapatkan perhatian. Kesehatan reproduksi yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup wanita dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Namun, masih banyak wanita di Indonesia, termasuk di Kampung Tulung, yang kurang memahami pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi mereka. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari infeksi hingga komplikasi yang lebih serius karena masalah kesehatan reproduksi tidak hanya berkaitan dengan masalah fisik saja, namun berpengaruh terhadap masalah psikologis, spiritual maupun sosial. Pemahaman secara komprehensif tentang kesehatan reproduksi wanita diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan wanita, keluarga dan masyarakat.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan informasi yang lengkap kepada wanita usia subur tentang kesehatan reproduksi meliputi aspek fisik, mental, sosial dan spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh tim pengabdi Prodi Keperawatan Magelang Poltekkes Kemenkes Semarang dan bekerja sama dengan Salimah Kota Magelang. Kegiatan dilaksanakan di Kampung Tulung Kota Magelang yang melibatkan 32 wanita usia subur sebagai responden. Edukasi dengan pendekatan ceramah dan tanya jawab disampaikan oleh tim pengabdi yang membahas kesehatan reproduksi wanita secara fisik, mental dan sosial, sedangkan kesehatan reproduksi wanita dipandang dari aspek spiritual disampaikan oleh narasumber dari Salimah Kota Magelang.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi wanita serta adanya komitmen bersama untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita.
PERBANDINGAN RENDAM KAKI DENGAN HYPNOSIS 5 JARI TERHADAP TEKANAN DARAH IBU HAMIL HIPERTENSI Pratiwi Citraningtyas; Yeni Yulistanti; Wiwin Renny Rahmawati; Tulus Puji Hastuti
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.02 DESEMBER 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i02.820

Abstract

Latar Belakang: Kejadian hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi patologis yang mengakibatkan beberapa komplikasi yaitu preeklampsia, eklampsia, gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin, serta kematian ibu dan janin. Upaya untuk menurunkan tekanan darah dapat dilakukan dengan tindakan non farmakologi yaitu rendam kaki air hangat dan hypnosis lima jari. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan rendam kaki air hangat dengan hypnosis lima jari terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksprimen dengan rancangan the non-equivalent group design yang dilakukan pada bulan April-Mei 2023. Alat ukur yang digunakan adalah sphygmomanometer yang telah dikalibrasi dan lembar observasi tekanan darah. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil dengan hipertensi di Kabupaten Kebumen Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 orang. Hasil: Terdapat rerata penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok rendam kaki sebesar 11,9±10,176 mmHg dan 7,067±7,732 mmHg. Pada kelompok hypnosis lima jari terdapat penurunan tekanan darah sistolik (t hitung =6,405 > t tabel=1,69913) dan diastolik (t hitung=5,006>t tabel =1,69913)sebesar 9,933±10,831 mmHg dan 10,831 mmHg. Pada penelitian ini, tidak ada perbedaan antara rendam kaki air hangat dengan hypnosis lima jari dengan t hitung=0,725<t tabel=1,671 dan t hitung=0,770<t tabel=1,671. Simpulan: Tidak ada perbedaan rendam kaki dengan hypnosis lima jari dalam penurunan tekanan darah.
The Effect of Combined Foot Massage and Leg Elevation on Foot Edema in Third-Trimester Pregnant Women Meisya Nuraliffa; Yeni Yulistanti; Wiwin Renny Rahmawati; Lulut Handayani
Health and Technology Journal (HTechJ) Vol. 4 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/htechj.v4i1.424

Abstract

Pregnancy, particularly during the third trimester, is commonly associated with lower-limb edema due to increased pressure on the pelvic veins and inferior vena cava from the enlarging uterus. Foot edema in late pregnancy results from this venous compression, leading to elevated hydrostatic pressure and fluid accumulation in the interstitial spaces of the feet and ankles. Management of foot edema can be performed non-pharmacologically, one approach being a combination of foot massage and leg elevation. The objective of this study was to determine the effect of the combination of foot massage and leg elevation on foot edema in third-trimester pregnant women. This research employed a quasi-experimental study design with a two-group pretest-posttest design and a control group. The sample was 30 respondents. The sampling technique used was purposive sampling. The instruments used were the SOP and the pitting scale observation sheet. Data analysis using the Wilcoxon test showed a p-value < 0.001, indicating a statistically significant reduction in foot edema before and after the intervention. Additionally, the Mann-Whitney test yielded a p-value of 0.003, confirming a statistically significant difference in posttest results between the intervention and control groups. The combination of foot massage and leg elevation significantly reduced foot edema in pregnant women in the third trimester. Clinically, this combination can be applied as a simple and effective non-pharmacological intervention to reduce physiological foot edema during pregnancy.
Membangun Generasi Tanggap Bencana Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kegawatdaruratan Yeni Yulistanti; Wiwin Renny Rahmawati; Angga Sugiarto; Aisyah Nur Izzati
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 3 No. 2 (2026): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama berpotensi meningkatkan risiko keparahan kondisi korban sebelum memperoleh penanganan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA N 5 Kota Magelang dalam melakukan pertolongan pertama pada kasus kegawatdaruratan di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengetahui pengetahuan peserta sebelum pelatihan. Pada pelaksanaan pelatihan dimulai dengan  pemberian materi melalui ceramah interaktif tentang konsep dasar kegawatdaruratan, prinsip keselamatan penolong, bantuan hidup dasar, teknik balut bidai dan teknik evakuasi. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik menggunakan metode simulasi pertolongan pertama. Evaluasi dilakukan melalui posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta observasi praktik untuk menilai keterampilan peserta. Kegiatan diikuti oleh 15 siswa SMA N 5 Kota Magelang yang menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai posttest dibandingkan pretest yaitu sebesar 28 poin. Rata-rata nilai pre-test sebesar 65 dan rata-rata nilai post test sebesar 93. Hasil obeservasi menunjukkan sebagian besar peserta mampu mempraktikkan langkah-langkah pertolongan pertama sesuai prosedur yang telah diajarkan pada saat simulasi. 
Determinan Status Gizi Ibu Hamil YENI YULISTANTI; TULUS PUJI HASTUTI; NOVEMA ASHAR NURAHMAN; MOH RIDWAN
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.278

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Status gizi ibu hamil yang buruk dapat berdampak serius bagi kesehatan ibu dan janin  berupa peningkatan angka morbiditas maupun mortalitas. Badan Pusat Statistik Jateng mencatat jumlah ibu hamil dengan KEK di Kabupaten Temanggung masih cukup tinggi sehingga memerlukan perhatian khusus. Determinan status gizi ibu hamil perlu diketahui untuk dapat dilakukan upaya tindak lanjut yang tepat dalam mencegah terjadinya status gizi yang buruk. Tujuan: mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi status gizi pada ibu hamil trimester 3 di wilayah kerja Puskesmas Traji, Temanggung. Metode: penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil di Puskesmas Traji, Temanggung pada bulan April-Juli 2024. Teknik pengumpulan data berupa pengisian kuesioner, pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar lengan atas (LiLA) menggunakan timbangan dan mikrotois yang telah terkalibrasi. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa usia, tingkat pengetahuan, paritas dan riwayat penyakit terbukti secara signifikan memengaruhi status gizi ibu hamil (p < 0,05), sedangkan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan pola makan tidak memengaruhi status gisi ibu hamil (p > 0,05). Hasil uji regresi logistic menunjukkan tingkat pengetahuan sebagai faktor paling dominan yang memengaruhi status gizi ibu hamil (OR ; 4,83 ;95% CI: 1,8 – 13,4). Kesimpulan: Faktor yang memengaruhi status gizi ibu hamil adalah usia, tingkat pengetahuan, paritas dan riwayat penyakit dimana tingkat pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan. Kata Kunci:   determinan ; status gizi ; ibu hamil
Lama Hemodialisis Mempengaruhi Perubahan Menstruasi pada Wanita Usia Subur Uswatun Hasanah; Wiwin Renny Rahmawati; Yeni Yulistanti; Lulut Handayani
Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara, Magelang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56186/jkkb.286

Abstract

Latar Belakang: Hemodialisis merupakan tindakan medis sebagai pengganti fungsi ginjal untuk mengeluarkan sisa metabolisme dari darah. Lama hemodialisis dapat mempengaruhi kondisi psikologis dan fisik pasien, termasuk sistem reproduksi. Pada wanita usia subur, hemodialisis dapat mengubah sekresi hormon, yang bisa berdampak pada perubahan menstruasi. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa wanita yang menjalani hemodialisis lebih lama lebih banyak mengalami perubahan menstruasi. Namun, belum ada yang memberikan informasi secara jelas tentang jenis perubahan menstruasinya. Perubahan menstruasi hanya dinyatakan berubah dan tidak berubah. Tujuan: mengetahui adanya hubungan antara lama hemodialisis dengan perubahan menstruasi pada wanita usia subur di Unit Hemodialisis RST dr. Soedjono Magelang. Metode: metode yang digunakan adalah Cross-Sectional dengan teknik pengambilan sampel berupa total sampling terhadap 31 responden yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Uji hipotesis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden menjalani hemodialisis dua kali seminggu (90,3%) dan lama hemodialisis kurang dari 50 bulan (58,1%). Sebanyak 77,4% mengalami perubahan menstruasi. Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rank menunjukkan p value 0,025 (p<0,05). Simpulan: Artikel ini menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan antara lama hemodialisis dengan perubahan menstruasi pada wanita usia subur di Unit Hemodialisis RST dr. Soedjono Magelang.
ASUHAN KEPERAWATAN POST SECTIO CAESAREA PADA Ny. D DENGAN POST PARTUM BLUES DENGAN MASALAH KOPING TIDAK EFEKTIF DI RUMAH SAKIT HARAPAN MAGELANG MITA WIDYA PANGESTIKA; Wiwin Renny Rahmawati; Lulut Handayani; Yeni Yulistanti
Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Indonesian National Nurses Association (INNA) of Central Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Post partum blues adalah gangguan psikologis yang menyertai suatu persalinan ditandai dengan perasaan cemas, khawatir, sedih, murung, menyalahkan diri, tidak percaya diri akan kemampuan mengurus bayinya. Faktor penyebab post partum blues terdiri dari faktor internal dan eksternal. Jika masalah tidak tertangani dengan segera, maka akan berlanjut menjadi post partum depresi dan post partum syndrome. Tujuan karya tulis ilmiah ini adalah untuk menggambarkan pemberian asuhan keperawatan pada ibu post sectio caesarea dengan post partum blues dengan masalah koping tidak efektif. Metode : Metode yang digunakan dalam asuhan keperawatan ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu klien yaitu Ny. D, pasien post operasi sectio caesarea dengan post partum blues dengan masalah koping tidak efektif di Rumah Sakit Harapan Magelang. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam diperoleh hasil status koping pada klien meningkat sesuai dengan kriteria hasil. Simpulan : Masalah pada klien dapat teratasi setelah diberikan intervensi keperawatan dengan promosi koping, pemberian dukungan pengambilan keputusan, dan pendidkan kesehatan.